RANGKUMAN PKn KELOMPOK 1: Dian Ratnawati

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL
Advertisements

PENYUSUNAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
DADANG SUNDAWA JL. GEGERASIH
PERKEMBANGAN IPS DI INDONESIA
Hakekat Pendidikan Politik
NUR PRATOMO ADI BINTORO, Upaya Guru Pendidikan Kewarganegaraan dalam Menanamkan Nilai-nilai Anti Korupsi di SMA Negeri 3 Demak.
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
SEJARAH PERKEMBANGAN IPS
Kurikulum SMP.
PENGERTIAN DAN TUJUAN PKN
Perkembangan Kurikulum PKn
Prosedur dan alat evaluasi belajar PKN di SMP/MTS dan SMA/MA/SMK/MAK
I Pemanfaatan TIK dalam Pembelajaran Di sekolah Dasar
KURIKULUM 2013 DAN PROFESIONALISASI BIMBINGAN DAN KONSELING
Kewarganegaraan Sebagai Matakuliah Pengembangan Kepribadian dan Pendidikan Karakter di Perguruan Tinggi Dr. Dewi Kurniasih, S.IP.,M.Si.
5 Penyesuaian Beban 1.
KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN
Kurikulum PKN dan Agama
TELAAH KURIKULUM FISIKA 1
Perkuliahan PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
RANCANGAN KERANGKA DASAR DAN STRUKTUR KURIKULUM
VISI DAN MISI 0LEH Motto:
Pengantar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
KEBIJAKAN PENYEMPURNAAN KURIKULUM
METODE PEMBELAJARAN INKUIRI
Kewarganegaraan Sebagai Matakuliah Pengembangan Kepribadian dan Pendidikan Karakter di Perguruan Tinggi Dr. Dewi Kurniasih, S.IP.,M.Si.
Kewarganegaraan Sebagai Matakuliah Pengembangan Kepribadian/Karakter
PKN SEBAGAI PENDIDIKAN NILAI DAN MORAL
Kewarganegaraan Sebagai Matakuliah Pengembangan Kepribadian Dr
Kewarganegaraan Sebagai Matakuliah Pengembangan Kepribadian dan Pembentuk Karakter Dr. Dewi Kurniasih, S.IP.,M.Si.
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang
Kewarganegaraan Sebagai Matakuliah Pengembangan Kepribadian dan Pendidikan Karakter di Perguruan Tinggi Dr. Dewi Kurniasih, S.IP.,M.Si.
Pengertian Hakikat pendidikan kewarganegaraan adalah upaya sadar dan terencana untuk mencerdaskan kehidupan bangsa bagi warga negara dengan menumbuhkan.
PDGK4201 Keterkaitan Pendidikan Kewarganegaraan dengan IPS dan Mata Pelajaran Lain   Pertemuan Ketiga.
Pendidikan Kewarganegaraan Sebagai Matakuliah Pengembangan Kepribadian
Pengembangan Kurikulum dalam Penulisan
Pendidikan Kewarganegaraan Sebagai Matakuliah Pengembangan Karakter
UNDANG–UNDANG NO. 20 TH.2003 Tentang SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL.
PERAN ILMU PENDIDIKAN DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL
Undang Undang Sisdiknas no. 20 Tahun 2003
TUJUAN DAN MATERI PKN Pertemuan Ke-13 Nurul Febrianti, M.Pd.
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang
Tinjauan Perkembangan Kurikulum IPS SD
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang
PROFIL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN SD SEBAGAI PENDIDIKAN NILAI DAN MORAL (PKN SEBELUM & SETELAH KURIKULUM 1994) By : Kelompok 2 1. Albert Gultom 2. Atika.
Peraturan Menteri Nomor 22 Tahun 2006 tentang
KELAS IV, V, DAN VI SEKOLAH DASAR
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang
SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL
SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL
KEBIJAKAN PENYEMPURNAAN KURIKULUM
SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL
KARAKTERISTIK PKN SEBAGAI PENDIDIKAN NILAI DAN MORAL
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang
PEMBELAJARAN PKn di SD MODUL 3
SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL
PERBEDAAN KURIKULUM 2004 Dan KTSP
SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL
STANDAR ISI HENDRA ERIK RUDYANTO.
SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL
KEBIJAKAN PENYEMPURNAAN KURIKULUM
RIA KURNIASARI. KEMAMPUAN AKHIR YANG DIHARAPKAN Mahasiswa mampu menganalisis hakikat, fungsi dan tujuan Pendidikan Kewarganegaraan di SD.
KARAKTERISTIK PKN SEBAGAI PENDIDIKAN NILAI DAN MORAL Pertemuan Ke-3 Nurul Febrianti, M.Pd Prodi PGSD FKIP.
SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL
Sosialisasi KTSP Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang STANDAR ISI (SI)
Sosialisasi KTSP Departemen Pendidikan Nasional Sosialisasi KTSP UNDANG–UNDANG NO. 20 TH.2003 Tentang SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL.
KEWARGANEGARAAN Ary Handayani 1. Menggali sumber sosiologis & politis tentang pendidikan kewarganegaraan di Indonesia Membangun argumen tentang dinamika.
Transcript presentasi:

RANGKUMAN PKn KELOMPOK 1: Dian Ratnawati 825354231 Modul I : Hakikat, Fungsi dan Tujuan PKn di SD KELOMPOK 1: Dian Ratnawati 825354231 Dewi Ratnawati 825343285 Fredika Beny T 825333592

KEGIATAN BELAJAR 1 Hakikat , fungsi, dan tujuan Pkn di SD

Hakikat Pendidikan kewarganegaraan Mata pelajaran menurut standr isi 2006, merupakan perkembangan terbaru dari mata pelajaran yaang sama dalam tabel yang berbeda sejak kurikulum SD 1968 Sebelum tahun 1968 tidak dikenal adanya mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan.

Sejarah, geogravi dan civic (PKN) SMP Sejarah dan tata negara SMA 1968 SD Sejarah, geogravi dan civic (PKN) SMP Sejarah dan tata negara SMA Materi UUD 1945 SPG Sejarah Indonesia, UUD 1945, kemasyarakatan dan HAM

Dalam wacana yang berkembang selama ini ada 2 istilah yang perlu di bedakan PKn Kewargaanegara (civic) merupakan mata pelajaran sosial yang bertujuan membina dan mengembangkan anak didik agar menjadi warga negara yang baik Kewarganegaraan digunakan dalam perundangan mengenai status formal warga negara dalam suatu negara. Kedua konsep tersebut digunakan sebagai istilah kewarnegaraan yang secara umum diartikan sebagai hal-hal yang terkait sebagai hal-hal yang terkait pada status hukum dan karakter warga negara

Fungsi &Tujuan pendidikan Kewarganegaraan Sekolah sebagai bagian integral dari masyarakat perlu dikembangkan sebagai pusat pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik sepanjang hayat yang mampu memberi keteladanan, membangun kemauan dan mengembangkan kreativitas dalam proses pembelajaran yang demokratis.dalam kerangka semua itu pelajaran PKn berfungsi sebagai wahana kurikuler pengembangan karakter warga negara Indonesia yang demokratis dan bertanggung jawab.

Sedangkan tujuan dan isi dari Pkn itu sendiri yang berkenaan dengan konsep nilai moral dan norma terkandung dalam pancasila dan UUD 1945 terutama pada pembukaan UUD 1945 alinea ke 4. Untuk sekolah dasar kurikulum SD 1994 menjabarkan konsep, nilai, nilai, moral dan norma pancasila dan UUD 1945 itu secara “Berjenjang berkelanjutan semakin meluas” mulai dari kelas I sampai dengan kelas VI.

KEGIATAN BELAJAR 2 Ruang Lingkup PKn di SD

permendiknas No. 22 th 2006 PKn Membentuk WNI : Pancasila dan UUD 1945 CERDAS TERAMPIL BERKARAKTER

Tujuan umum PKn membentuk peserta didik berkemampuan : Berfikir secara kritis, rasional, dan kreatif dalam menanggapi isu kewarganegaraan Aktif dan bertanggung jawab, dan bertindak secara cerdas dalam kegiatan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara serta antikorupsi. Berkembang secara positif dan demokratis Berinteraksi dengan bangsa-bangsa lain

Struktur kurikulum di SD/MI disusun berdasarkan standar kompetensi kelulusan dan standar kompetensi mata pelajaran, dengan ketentuan sbb: Kurikulum Sd memuat 8 mata pelajaran, muatan lokal, dan pengembangan diri. Mapel IPA & IPS merupakan IPA terpadu dan IPS terpadu. Pembelajaran kelas I-III dilaksanakan melalui pendekatan Tematik, sedang kelas IV-VI dilaksanakan melalui pendekat mata pelajajaran. Jam pembelajaran pada setiap mata pelajaran maksimal 4 jam per minggu. Alokasi waktu pada satu jam pembelajaran adalah 35 menit. Minggu effektif dalam satu tahun (2 semester) adalah 34-38 minggu.

No. 22 th 2006 ruang lingkup mata pelajaran PKn untuk SD dan menengah secara umum Persatuan dan kesatuan bangsa Norma, hukum dan peraturan Hak asasi manusia Kebutuhan warga negara Konstitusi negara Kekuasan dan politik Pancasila, Globalisasi,

Tuntutan Pedagogis PKn di SD KEGIATAN BELAJAR 3 Tuntutan Pedagogis PKn di SD

Tuntutan pedagogis berupa pengalaman belajar (learning experiences) ketuntasan penguasaan kompetensi kewarganegaraan yang tersurat dan tersirat dalam lingkup isi dan kompetensi dasar.

Implikasi dari lingkup isi PKn SD/MI perlu dikaitkan dengan esensi kualitas warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab.

belajar nilai dan sikap belajar perilaku pengalaman belajar yang bersifat utuh memuat belajar kognitif belajar nilai dan sikap belajar perilaku

Proses pendidikan yang dituntut dan menjadi kepedulian PKn adalah proses pendidikan yang terpadu utuh, yang juga disebut sebagai bentuk confluent education. Tuntutan pedagogis memerlukan persiapan mental, profesionalitas, dan hubungan sosial guru dan murid yang kohesif.

postulat : Value is neither tought now cought, it is learned nilai tidak bisa diajarkan maupun di tangkap sendiri melainkan tetapi dicerna melalui proses belajar.

PKn bersifat multi dimensional pendidikan nilai demokrasi pendidikan moral pendidikan sosial pendidikan politik PKn dinilai sebagai mata pelajaran yang mengusung misi pendidikan nilai dan moral

PKn merupakan program pembelajaran nilai dan moral Pancasila dan UUD 45 yang bermuara pada terbentuknya watak Pancasila dan UUD 45 dalam diri peserta didik. PKn merupakan suatu bentuk mata pelajaran yang mencerminkan konsep, strategi, dan nuansa confluent education yang memusatkan perhatian pada pengembangan manusia Indonesia seutuhnya.