OVERVIEW QUERY PROCESSING

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Pertemuan 11 FRAGMENTASI DATA.
Advertisements

10 Data Handling Distribution
Pengenalan Arsitektur Basis Data
KD 1.2. Mendeskripsikan dasar-dasar sistem jaringan internet/intranet
TEKNIK INFORMASI DAN KOMUNIKASI PERTEMUAN x LITERASI KOMPUTER SUTOMO PENDIDIKAN DAN LATIHAN PROFESI GURU (PLPG)
DAMPAK TEKNOLOGI INFORMASI PADA PROSES AUDIT
Oleh: Ignatius Hadi Prabowo
DDBMS (Distributed Database Management System)
Optimasi Query Terdistribusi
JARINGAN KOMPUTER Oleh : Muhammad Fahmi.
BASIS DATA TERDISTRIBUSI
Sistem Basis Data Disusun oleh: Devi Indriani. SISTEM BASIS DATA TERDISTRIBUSI.
BASIS DATA TERDISTRIBUSI
PENGANTAR DATA TERDISTRIBUSI
Overview BASIS DATA TERDISTRIBUSI
Kelas IX semester gasal
Oleh : Syarah Munawaroh
DATABASE TERDISTRIBUSI (DISTRIBUTED DATABASE= DDB)
DATABASE TERDISTRIBUSI (DISTRIBUTED DATABASE= DDB)
Sistem Terdistribusi.
Database terdistribusi secara geografis
Sistem Basis Data Lanjut
DBMS Terdistribusi.
CHAPTER 7 : OVERVIEW OF QUERY PROCESSING
BASIS DATA TERDISTRIBUSI
KOMUNIKASI DATA TEKNOLOGI DAN JEJARINGAN TEKNOLOGI BISNIS
Analisa Algoritma Greedy Algorithm
Algoritma Greedy.
ROUTING REDISTRIBUTE PROTOCOL RIANDA PRATAMA Teknisi Komputer Jaringan Universitas Sriwijaya.
Distributed Database Management
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN ORGANISASI (ODSS)
BASIS DATA 2 Basis Data Terdistribusi
SISTEM JARINGAN KOMPUTER
Pengantar Client Server
Pendahuluan Teknologi database cenderung membentuk suatu konfigurasi sistem pengolahan data yang terpusat. Secara teoritis databse dapat didistribusikan.
ARSITEKTUR SISTEM TERDISTRIBUSI
Enterprise Information System (E I S)
SISTEM BASIS DATA PERTEMUAN 13 dan 14.
Operasi Relasional Basis Data
ARSITEKTUR TEKNOLOGI INFORMASI
Basis Data Terdistribusi
Konsep Jaringan Komputer
Pengantar sistem informasi berbasis komputer
Basis Data Terdistribusi
Pengelolaan Instalasi Komputer
DATABASE TERDISTRIBUSI
DATABASE TERDISTRIBUSI
Syarifah Tri Permatadewi
Query Processing.
Pemrograman basis data internet dan client server
KD 1.2. Mendeskripsikan dasar-dasar sistem jaringan internet/intranet
Basis Data Terdistribusi
LINGKUNGAN DATABASE Arsitektur Database
Pendahuluan Basis Data
PENDAHULUAN PEMROGRAMAN SISTEM
Sistem Informasi Manajemen
BASIS DATA TERDISTRIBUSI
Query Processing & Optimization
KONSEP JARINGAN KOMPUTER
6 SUMBER DAYA JARINGAN CHAPTER
Database Administrator
BASIS DATA TERDISTRIBUSI
Pertemuan 18 CODE OPTIMIZATION
SISTEM BASIS DATA TERSEBAR
DISTRIBUTED SYSTEM.
Optimasi Query Terdistribusi
Sistem Terdistribusi dan Jaringan Komputer
SISTEM BASIS DATA TERSEBAR
Pengantar Teknologi Informasi
Erlina Wati Fitrah Arrasyid Samsurizal Muhammad Rizal Ramadhaningrum BASIS DATA 2 SISTEM TERDISTRIBUSI.
Transcript presentasi:

OVERVIEW QUERY PROCESSING Muhammad Hasan (07650071) Ginong Pratidhina Nur M (08650002) Eka Farizqi Martalena (08650006) Devi Puspitasari (08650007) R Katu Unggara (08650017) Andi Febriyanto (08650020) Intan Dwi Utami (08650022) Muhtar Ali Irfani (08650032)

Masalah Query Processing Pada dasarnya low-level Query mengimplementasikan strategi eksekusi untuk query. Perubahan level query harus memenuhi nilai kebenaran dan efisien. Yaitu benar bila low level query hasilnya sama dengan query aslinya. Setiap strategi eksekusi memiliki perbedaan dalam penggunaan sumber daya komputer. Kesulitan utama ialah untuk memilih strategi eksekusi yang meminimalkan penggunaan sumberdaya (efisiensi).

Tujuan Query Processing Yaitu untuk mengubah query level tinggi dari basis data terdistribusi ke strategi eksekusi yang efiseien yang diperlihatkan pada low level language pada database lokal. Tujuannya ialah mencapai efisiensi dan meminimalisir penggunaan sumber daya. Pada sistem basis data terdistribusi yang harus diminimalisir adalah biaya CPU, I/O, dan komunikasi.

Komplesitas Operasi Aljabar relasional karena kompleksitas adalah relatif terhadap hubungan kardinalitas, operasi paling selektif yang mengurangi kardinalitas harus di lakukan terlebih dahulu. operasi harus diperintah dengan meningkatkan kompleksitas sehingga hasil kartesius dapat dihindari atau ditunda.

Karakteristik Query Processors Bahasa Bahasa input untuk query processor dapat didasarkan pada kalkulus relasional atau aljabar relasional. Jenis optimisasi (exhaustive search, heuristics) Waktu optimisasi (statis, dinamis, hybrid) Statistik untuk memilih operasi mana yang harus dilakukan terlebih dahulu. Decision sites (Sentralisasi, Terdistribusi, Hybird) Pemanfaatan topologi jaringan (Wide Area Network, Local Area Network) Pemanfaatan Replicated fragment untuk memotong biaya komunikasi. Penggunaan semijoins Mengurangi ukuran ukuran relasi operand. Meningkatkan pemrosesan operasi join terdistribusi yang mengurangi ukuran pertukaran data antar situs.

Lapisan Pemrorosesan Query

Query decomposition: Menguraikan pendistribusian query kalkulus menjadi query aljabar pada hubungan global. Data localization: Membatasi data query dalam menggunakan data informasi distribusi. Global optimization: Menemukan startegi eksekusi untuk queri yang mendekati optimal. Local optimization: Memilih algoritma untuk melakukan operasi relational.

Kesimpulan Pengolahan Query berfungsi untuk mengubah query level tinggi (relasional kalkulus/SQL) ke sebuah level query yang lebih rendah (relasional aljabar) untuk mencapai efisiensi. Optimasi query bertujuan untuk meminimalkan fungsi biaya CPU, I/O, dan komunikasi. Pengoptimalan query bervariasi menurut jenis pencariannya (exhaustive search, heuristic) dan jenis algoritma (dinamis, statis, hybrid). Statistik berfungsi untuk mendukung optimasi query. Optimalisasi query bervariasi oleh decision site (terpusat, terdistribusi, hybrid) Pengolahan query dilakukan dengan urutan sebagai berikut: query decompotion, data localization, global optimization, dan local optimization.