PENGEMBANGAN KTSP SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Direktorat Pembinaan SMA
Advertisements

Permendiknas No. 19 Tahun 2007 TENTANG STANDAR PENGELOLAAN PENDIDIKAN OLEH SATUAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH.
MODEL PENGEMBANGAN KTSP SMA
Analisis Standar Proses
PEMANFAATAN HASIL ANALISIS KONTEKS
PENGEMBANGAN KURIKULUM SATUAN PENDIDIKAN SMK
PANDUAN PENGEMBANGAN KTSP
DIKLAT/BIMTEK KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL HALAMAN 1.
PENGELOLAAN KURIKULUM
KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP)
JUKNIS PENYUSUNAN LAPORAN ANALISIS KONTEKS
KOMPETENSI Menjelaskan standar isi (kerangka dasar dan struktur kurikulum, beban belajar, kurikulum tingkat satuan pendidikan, dan kalender pendidikan).
KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN 2013 (KTSP 2013)
01 PANDUAN PENYUSUNAN KTSP PANDUAN PENYUSUNAN KTSP.
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP)
JUKNIS PENYUSUNAN LAPORAN ANALISIS KONTEKS
PANDUAN PENGEMBANGAN KTSP
PENDIDIKAN TAMAN KANAK-KANAK
Skl, ki, kompetensi dasar dan indikator pencapaian kompetensi
PRAKTIK KERJA LAPANGAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
KTSP KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN
M. Hamka Puskurbuk, Balitbang, Kemdikbud 2014
KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN
JUKNIS ANALISIS STANDAR ISI
ANALISIS KONTEKS.
Penyaji: Momon Sulaeman
Berbasis Kurikulum 2013 Dokumen 1 Penyusunan KTSP BIMBINGAN TEKNIS
Permendiknas No. 19 Tahun 2007 TENTANG STANDAR PENGELOLAAN PENDIDIKAN OLEH SATUAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH.
KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP)
PENYUSUNAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN
KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN
PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN MUATAN LOKAL
ANALISIS KONTEKS.
UU SISDIKNAS NO 20 TH 2003 BAB IX STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN Pasal 35 (1) dan (2):
Analisis Standar Proses
VERVAL DOKUMEN 1 KURIKULUM 2013
ANALISIS KONTEKS.
ANALISIS STANDAR KOMPETENSI LULUSAN
Analisis Standar Proses
ANALISIS KONTEKS.
KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDKAN DASAR DAN MENENGAH
 PERANGKAT AKREDITASI HASIL UJICOBA
ANALISIS DAN EVALUASI KTSP Oleh : Bb. Sujatmiko
Penyusunan Peraturan Akademik SMA
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
PRAKTIK KERJA LAPANGAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
JUKNIS PENYUSUNAN LAPORAN ANALISIS KONTEKS
PENGEMBANGAN KURIKULUM SATUAN PENDIDIKAN SMK
ANALISIS KONTEKS.
JUKNIS PENYUSUNAN LAPORAN ANALISIS KONTEKS
BIMBINGAN TEKNIS IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 SMK (PERBAIKAN)
ANALISIS STANDAR KOMPETENSI LULUSAN
IMPLIKASI PP 19/2005 TERHADAP PENGEMBANGAN KURIKULUM
ANALISIS KONTEKS.
Pengembangan Muatan Lokal
PENGEMBANGAN MODEL MATA PELAJARAN
PENGEMBANGAN MODEL MATA PELAJARAN
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
PANDUAN PENGEMBANGAN KTSP
MUATAN LOKAL KURIKULUM MUATAN LOKAL
JENJANG PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
Analisis Standar Proses
PENGEMBANGAN MODEL MATA PELAJARAN
ANALISIS KONTEKS.
PENGEMBANGAN MODEL MATA PELAJARAN
PENGEMBANGAN MODEL MATA PELAJARAN
DISAMPAIPAIKAN OLEH LUGTYASTYONO bn PENGAWAS SMA Dinas P&k 2018
KURIKULUM SMA KRISTEN 1 KALABAHI TAHUN PELAJARAN 2017/2018 KURIKULUM SMA KRISTEN 1 KALABAHI TAHUN PELAJARAN 2017/2018.
Transcript presentasi:

PENGEMBANGAN KTSP SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 2015

Tujuan Pembelajaran Peserta mampu: Memahami prinsip pengembangan KTSP; Memahami komponen KTSP; Memahami prosedur pengembangan KTSP; Melakukan analisis Konteks.

RUANG LINGKUP PENGEMBANGAN KTSP A. PRINSIP PENGEMBANGAN KTSP B. KOMPONEN KTSP C. PROSEDUR PENGEMBANGAN KTSP D. ANALISIS KONTEKS

A. PENGERTIAN Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai: Tujuan, isi, dan bahan pelajaran, serta Cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. KTSP adalah kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan oleh satuan pendidikan, berfungsi sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan nasional, daerah, dan satuan pendidikan serta sesuai dengan kondisi, potensi, dan kebutuhan peserta didik. KTSP setiap sekolah dapat berbeda sesuai potensi dan kondisi masing-masing sekolah . UU No 20/2003 tentang Sisdiknas

B. ACUAN KONSEPTUAL PENYUSUNAN KTSP Peningkatan iman, takwa, dan akhlak mulia; Toleransi dan kerukunan umat beragama; Persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan; Peningkatan potensi, kecerdasan, bakat, dan minat sesuai dengan tingkat perkembangan dan kemampuan peserta didik; Kesetaraan warga negara memperoleh pendidikan bermutu; Kebutuhan kompetensi masa depan; Tuntutan dunia kerja; Perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni; Keragaman potensi dan karakteristik daerah serta lingkungan; Tuntutan pembangunan daerah dan nasional; Dinamika perkembangan global, dan Karakteristik satuan pendidikan.

C. KOMPONEN KTSP Dokumen 1 Disebut BUKU I KTSP. Sekurang-kurangnya berisi tentang visi, misi, tujuan, muatan, pengaturan beban belajar, dan kalender pendidikan. Dikembangkan oleh satuan pendidikan di bawah tanggung jawab kepala sekolah. Dokumen 2 Disebut BUKU II KTSP. Berisi kumpulan silabus semua mata pelajaran kelompok A, B dan C (Peminatan). Dikembangkan oleh Pemerintah , Pemerintah Daerah, dan Sekolah . Dokumen 3 Disebut BUKU III KTSP. Berisi kumpulan RPP semua mata pelajaran kelompok A, B, dan C (Peminatan), disusun oleh guru sesuai potensi, minat, bakat, dan kemampuan peserta didik.

Isi dari Buku I KTSP Bab I Pendahuluan (Mengacu Permendikbud No. 60 Tahun 2014 Lampiran 1 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum SMK/MAK). Latar Belakang Memuat alasan rasional dikembangkannya KTSP pada satuan pendidikan yang bersangkutan antara lain: pengertian kurikulum, rasional pengembangan kurikulum, analisis konteks Karakteristik Kurikulum Memuat pengembangan sikap, pengetahuan, keterampilan melalui KI-KD dengan menempatkan sekolah dan masyarakat sebagai sumber belajar.

Bab I Pendahuluan Landasan Landasan Filosofis Kurikulum dikembangkan dengan landasan filosofis yang memberikan dasar bagi pengembangan seluruh potensi peserta didik menjadi manusia Indonesia berkualitas, sebagaimana harapan yang tercantum dalam tujuan pendidikan nasional. Landasan Sosiologis Kurikulum dikembangkan atas dasar adanya kebutuhan akan perubahan rancangan dan proses pendidikan dalam rangka memenuhi dinamika kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara, sebagaimana termaktub dalam tujuan pendidikan nasional. Landasan Psikopedagogis Kurikulum dimaksudkan untuk memenuhi tuntutan perwujudan konsepsi pendidikan yang bersumbu pada perkembangan peserta didik beserta konteks kehidupannya, sebagaimana dimaknai dalam konsepsi pedagogik transformatif.

Bab I Pendahuluan Landasan Teoritis Kurikulum 2013 dikembangkan atas dasar teori “pendidikan berdasarkan standar” (standard-based education), dan teori kurikulum berbasis kompetensi (competency-based curriculum). Landasan Yuridis Merupakan landasan hukum pengembangan kurikulum 2013. Tujuan Pengembangan KTSP Memuat tentang segala hal yang hendak dicapai oleh satuan pendidikan yang bersangkutan dengan dikembangkannya kurikulum pada satuan pendidikan tersebut.

Bab II Tujuan Satuan Pendidikan (Mengacu Permendikbud No. 61 Tahun 2014 Lampiran 1 tentang Pedoman Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Tujuan Pendidikan Nasional Memuat tujuan pendidikan nasional berdasarkan UUD 1945. Tujuan Pendidikan SMK Tujuan pendidikan SMK merupakan gambaran tingkat kualitas yang akan dicapai dalam kurun waktu tertentu, maksimal 4 (empat) tahun. Setiap SMK mengacu pada karakteristik dan/atau keunikan sebagai satu satuan pendidikan dan sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku, harus merumuskan tujuan pendidikan yang ingin dicapai. Visi SMK Hasil rumusan warga yang merupakan cita-cita bersama untuk masa depan sekolah, diturunkan dengan memperhatikan visi dari instansi yang ada di atasnya.

Bab II Tujuan Satuan Pendidikan Misi SMK Segala sesuatu yang harus dilaksanakan bersama oleh warga sekolah, memberi arah agar visi dan tujuan satuan pendidikan dapat dicapai dan berhasil dengan baik. Tujuan SMK Mengacu pada visi dan misi satuan pendidikan, dirumuskan dengan ukuran yang spesifik dan akuntabel. Tujuan Paket Keahlian Memuat tujuan masing-masing paket keahlian yang dibuka, mengacu pada visi dan misi satuan pendidikan yang mempunyai karakteristik di paket keahlian.

Bab III Struktur dan Muatan Kurikulum Struktur Kurikulum Merupakan substansi pembelajaran yang ditempuh dalam satu jenjang pendidikan (3 atau 4 tahun), disusun berdasarkan SKL, KI, dan KD untuk semua mata pelajaran. Standar Kompetensi Lulusan SMK Memuat SKL SMK yang meliputi ranah Sikap, Pengetahuan, dan Keterampilan dengan kualifikasi kemampuan sesuai ketentuan pada lampiran Permendikbud Nomor 54 Tahun 2013. Kompetensi Inti Memuat tingkatan kompetensi (tingkat 5 dan 6), merupakan kriteria capaian kompetensi bersifat generik yang harus dipenuhi oleh peserta didik pada setiap tingkat kelas dalam rangka pencapaian SKL, sesuai ketentuan pada lampiran Permendikbud Nomor 64 Tahun 2013.

Bab III Struktur dan Muatan Kurikulum Kompetensi Dasar Memuat KD setiap Mata Pelajaran sesuai Permendikbud Nomor 60 Tahun 2014 dan atau KD hasil analisis di tingkat satuan pendidikan. Struktur Kurikulum Memuat Struktur Kurikulum SMK sesuai Paket Keahlian yang dikembangkan, terdiri atas mata kelompok A, B, dan C. Mata pelajaran peminatan (C) dikelompokkan atas mata pelajaran Dasar Bidang Keahlian (C1), mata pelajaran Dasar Program Keahlian (C2), dan mata pelajaran Paket Keahlian (C3).

Bab III Struktur dan Muatan Kurikulum Mata Pelajaran Memuat mata pelajaran dan alokasi waktunya per minggu yang harus ditempuh oleh siswa pada satu jenjang pendidikan. Muatan Lokal (Mengacu kepada Permendikbud Nomor 79 Tahun 2014 tentang Muatan Lokal). Memuat kajian satuan pendidikan terhadap keunggulan dan kearifan daerah. Dapat diintegrasikan pada mata pelajaran: seni budaya, prakarya dan kewirausahaan, pendidikan jasmani, olah raga, dan kesehatan, atau Karena ternyata memiliki keunikan tersendiri, dapat dijadikan sebagai mata pelajaran yang berdiri sendiri. Bimbingan Konseling Memuat komponen, strategi dan mekanisme layanan Bimbingan Konseling di satuan pendidikan sesuai ketentuan Permendikbud Nomor 111 Tahun 2014.

Bab III Struktur dan Muatan Kurikulum Ekstrakurikuler Memuat ekstrakurikuler wajib dan pilihan yang dikembangkan. Berisi tentang pengembangan, program, pelaksanaan, penilaian serta evaluasi ekstrakurikuler sesuai ketentuan Permendikbud Nomor 62 Tahun 2014. Pengaturan Beban Belajar Berisi pengaturan beban belajar yang diterapkan (paket semester atau kredit semester). Alokasi waktu setiap jam pembelajaran. Pemanfaatan alokasi waktu untuk penugasan terstruktur, kegiatan mandiri, dan kegiatan tidak terstruktur. Praktik Kerja Lapangan Merupakan uraian tentang persiapan, pelaksanaan, penilaian dan evaluasi kegiatan PKL.

Bab III Struktur dan Muatan Kurikulum Peraturan Akademik Peminatan Memuat penjelasan tentang peminatan pada satuan pendidikan yang bersangkutan mengacu pada Permendikbud Nomor 64 Tahun 2014, meliputi hal-hal sebagai berikut. Peminatan atau paket-paket keahlian yang dibuka atau dikembangkan sesuai dengan Spektrum Keahlian yang berlaku. Ketentuan tentang pemilihan dan penetapan peminatan peserta didik pada Program dan Paket Keahlian. Ketentuan tentang pemilihan lintas minat dan pendalaman minat bagi peserta didik. Ketentuan tentang perpindahan peserta didik, baik di dalam satuan pendidikan maupun antarsatuan pendidikan.

Bab III Struktur dan Muatan Kurikulum Ketuntasan Belajar dan Penilaian Penjelasan tentang ketuntasan dan penilaian hasil belajar sesuai ketentuan Permendikbud Nomor 104 Tahun 2014 sebagai berikut. Ketuntasan belajar dalam satu semester, ketuntasan belajar dalam satu tahun pelajaran dan ketuntasan belajar jenjang satuan pendidikan. Ketetapan tentang nilai ketuntasan belajar ranah sikap, pengetahuan dan keterampilan yang diberlakukan di satuan pendidikan. Teknik dan instrumen penilaian yang digunakan di satuan pendidikan. Ketetapan tentang waktu, pengolahan dan pelaporan penilaian di satuan pendidikan.

Bab III Struktur dan Muatan Kurikulum Kenaikan Kelas Memuat penjelasan tentang kriteria kenaikan kelas, pengaturan serta strategi penanganan peserta didik yang tidak memenuhi syarat naik, dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku. Kelulusan Memuat Penjelasan tentang kriteria kelulusan, pengaturan serta strategi penanganan peserta didik yang tidak memenuhi syarat lulus, dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku.

Bab V Penutup Bab IV Kalender Pendidikan Kalender Pendidikan SMK Memuat kalender pendidikan yang dibuat oleh dinas pendidikan Kab/Kota atau Provinsi dan menjadi acuan satuan pendidikan. Kalender Pendidikan SMK Berisi kegiatan akademik, berupa pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun. Kegiatan akademik meliputi: kegiatan awal tahun, waktu belajar, libur sekolah serta rencana kegiatan pembelajaran satuan pendidikan dalam 1 (satu) tahun pelajaran. Rencana kegiatan didasarkan pada jumlah minggu dan hari efektif, jumlah jam tiap mata pelajaran dalam tahun pelajaran hasil analisis, serta penjadwalan di satuan pendidikan. Bab V Penutup Penjelasan singkat tentang proses hasil pengembangan Kurikulum 2013 SMK menjadi KTSP, harapan dan ucapan terima kasih kepada semua pihak atas terselesaikannya pengembangan KTSP di satuan pendidikan.

Lampiran Reviu KTSP Analisis SWOT dari Satuan Pendidikan Daftar Perubahan/Revisi Surat Keputusan TPK Daftar Hadir TPK

Buku II KTSP (Silabus Mata Pelajaran) (Lampiran Permendikbud Nomor 60 Tahun 2014). Buku II KTSP berisi silabus mata pelajaran kelompok A, B dan C yang dikembangkan oleh Pemerintah, Pemerintah Daerah dan Sekolah sesuai Paket Keahlian yang dibuka, didasarkan pada ketentuan lampiran Permendikbud Nomor 60 Tahun 2014 serta hasil analisis silabus yang dilaksanakan oleh TPK satuan pendidikan. Buku III KTSP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) (Lampiran Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014). Menjelaskan rambu-rambu dan keharusan menyusun RPP sesuai ketentuan Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014. Bagian ini pun memuat secara lengkap kumpulan RPP seluruh mata pelajaran Kelompok A, B, dan C selama 1 tahun pelajaran, sesuai paket Keahlian yang dibuka, mulai dari kelas X, XI dan XII atau dan XIII.

Pihak yang Terlibat Kepala Sekolah; Tim Pengembang Kurikulum (TPK); Guru/Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP); Guru BP/BK; Komite Sekolah; Institusi Pasangan (DU/DI); Dinas Pendidikan terkait, dan Unsur pemangku kepentingan lainnya.

D. Prosedur Operasional Pengembangan KTSP Tahap Persiapan Pembentukan Tim Pengembang Kurikulum (TPK) sekolah Kepala Sekolah membentuk TPK. TPK terdiri atas Wakasek Bidang Kurikulum, Ketua Program Keahlian, MGMP, Guru Mata Pelajaran, Guru BP/BK, DU/DI, serta pengarah dari Pengawas dan Komite Sekolah. TPK bertugas selama 1 tahun pelajaran dan dapat diperpanjang. Penyusunan rencana program kegiatan Kepala Sekolah bersama Pengawas memberikan arahan terhadap TPK tentang program pengembangan KTSP. TPK membuat rencana program reviu, analisis konteks, pengembangan, pengesahan hingga penetapan.

Prosedur Operasional Pengembangan KTSP Tahap Analisis Melakukan reviu kurikulum tahun sebelumnya: analisis visi, misi, dan tujuan pendidikan serta kebutuhan peserta didik dan ketersediaan sumber daya. Melakukan analisis terhadap peraturan perundangan yang berlaku mengenai kurikulum. Melakukan analisis konteks tentang isi KTSP. Tahap Pengembangan Perumusan visi, misi, dan tujuan satuan pendidikan hasil analisis (Bab II BUKU I KTSP). Perumusan struktur dan muatan kurikulum hasil analisis (Bab III BUKU I KTSP). Pengaturan kalender pendidikan hasil analisis (Bab IV BUKU I KTSP). Pengembangan KD dan silabus hasil analisis KI-KD dan analisis silabus (BUKU II KTSP). Penyusunan RPP hasil analisis guru pada setiap mata pelajaran (BUKU III KTSP).

Prosedur Operasional Pengembangan KTSP Tahap Penetapan Pembahasan draf KTSP oleh TPK; Revisi draf KTSP oleh TPK; Finalisasi dokumen KTSP oleh TPK, dan Penandatanganan dokumen KTSP oleh Kepala Sekolah, Komite Sekolah dan Institusi Pasangan. 5. Tahap Pengesahan Terhadap dokumen KTSP yang sudah ditandatangani oleh Kepala Sekolah, Komite Sekolah, dan Institusi Pasangan perlu dilakukan pengesahan oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi. 6. Tahap Implementasi Satuan pendidikan menggunakan dokumen KTSP hasil pengembangan TPK yang sudah ditetapkan dan disahkan.

ANALISIS KONTEKS Mengidentifikasi Standar Isi, Standar Kompetensi Lulusan, Standar Pengelolaan, Standar Proses, dan Standar Penilaian Pendidikan sebagai acuan dalam penyusunan KTSP. Menganalisis kondisi satuan pendidikan yang meliputi peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan, sarana prasarana, biaya, dan program-program. Menganalisis peluang dan tantangan yang ada di masyarakat dan lingkungan sekitar misalnya komite sekolah, dewan pendidikan, dinas pendidikan, asosiasi profesi, dunia industri dan dunia kerja, sumber daya alam dan sosial budaya.

K T S P Standar Kompetensi Lulusan IDENTIFIKASI Standar Isi SNP Standar Pengelolaan Standar Proses Standar Penilaian Kekuatan dan Kelemahan : Peserta Didik Pendidik dan Tendik Sarana Prasarana Biaya Program ANALISIS KONDISI SATUAN PENDIDIKAN K T S P ANALISIS KONTEKS Peluang dan Tantangan : Komite Sekolah, Dewpend, Dinpen, Asprof, DU/DK, SDA, Sosbud, dsb ANALISIS KONDISI LINGKUNGAN

IDENTIFIKASI SI & SKL ? Standar Isi Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum Beban Belajar KTSP Kalender Pendidikan Kondisi di Satuan Pendidikan Bagaimana Mengidentifikasi ? Standar Kompetensi Lulusan SKL Sat. Pendidikan SKL Kel. Mata Pelajaran SKL Mata Pelajaran Upaya pencapaian disesuaikan dengan kondisi Satuan Pendidikan

IDENTIFIKASI STANDAR PROSES DAN STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN Penyiapan peroses pembelajaran Pelaksanaan proses pembelajaran Penilaian Hsl Bel Pengawasan pembelajarn Kondisi di Satuan Pendidikan Bagaimana Mengidentifikasi ? Standar Penilaian Pendidikan Perangkat penilaian Pelaksanaan penilaian Hasil penilaian Upaya pencapaian disesuaikan dengan kondisi Satuan Pendidikan

ANALISIS KONDISI SATUAN PENDIDIKAN Kekuatan (Strength): Kondisi sumber daya (peserta didik, pendidik & tendik, sarpras, biaya, dan program-program) yang baik dan terkendali Apa yang dianalisis ? Kelemahan (Weakness): Kondisi sumber daya (peserta didik, pendidik & tendik, sarpras, biaya, dan program-program) yang kurang baik dan tidak terkendali

ANALISIS KONDISI LINGKUNGAN Peluang (Opportunity) Faktor-faktor lingkungan (Komite Sek, Dewan Pendidikan, Dinas Pendidikan, Asos. Profesi, DU/DK, SDA, Sosbud, dsb) yang positif dan mendukung Apa yang dianalisis ? Tantangan/Ancaman (Threat) Faktor-faktor lingkungan (Komite Sekolah, Dewan Pendidikan, Dinas Pendidikan, Asosiasi Profesi, DU/DK, SDA, Sosbud, dsb) yang negatif dan kurang/tidak mendukung

CONTOH : IDENTIFIKASI STANDAR ISI No Aspek Indikator Kondisi Sat Pend Saat ini Upaya pencapaian 3 KTSP Silabus seba-gai lampiran KTSP dikem-bangkan melalui pengkajian KI dan KD sebagaimana tercantum pada Standar Isi Banyak guru yang belum melakukan pengkajian SI-KI- KD dalam mengembangkan silabus Mengadakan IHT/ workshop dan kegiatan lain untuk meningkat- kan kemampuan guru mengkaji KI-KD mata pelajaran dan membu-at pemetaan SI

Lakukan Analisis Konteks disekolah anda untuk 4 standar yaitu Standar Kelulusan, Standar Isi , Standar Proses dan Standar Penilaian Gunakan format seperti lampiran diatas .

TERIMA KASIH Dit. PSMK