BAB 4 DERET Deret adalah rangkaian bilangan yang tersusun secara teratur dan memenuhi kaidah - kaidah tertentu. Bilangan - bilangan yang merupakan unsur.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
TEORI KEUANGAN Teori Discounted Cash Flow Teori Struktur Modal
Advertisements

UNIVERSITAS MERCU BUANA JAKARTA
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Analisis Nilai Waktu Uang
NILAI UANG MENURUT WAKTU (TIME VALUE OF MONEY)
BAB 4 DERET Kuliah ke 2.
Teori Investasi (Nilai dan Waktu Uang)
Studi Kelayakan Bisnis
Penerapan Barisan dan Deret
D e r e t MATEMATIKA EKONOMI.
D e r e t MATEMATIKA EKONOMI.
D e r e t MATEMATIKA EKONOMI
MATEMATIKA EKONOMI Bagian 1 - Deret
Logaritma & Deret (point 1)
Materi Matematika Bisnis
Penerapan Barisan dan Deret
MATA KULIAH: PENGANTAR BISNIS BAB VIII. Konsep Nilai Waktu Dari Uang
BAB 4 DERET Deret adalah rangkaian bilangan yang tersusun secara teratur dan memenuhi kaidah - kaidah tertentu. Bilangan - bilangan yang merupakan unsur.
NILAI WAKTU UANG (TIME VALUE OF MONEY)
TIME VALUE OF MONEY.
PROGRAM STUDI MANAJEMEN/AKUNTANSI UNIVERSITAS PGRI ADI BUANA SURABAYA
NILAI WAKTU DARI UANG Pertemuan ke-2.
MATEMATIKA EKONOMI Bagian 1 - Deret DOSEN FEBRIYANTO, SE., MM.
(Bunga dihitung berdasarkan modal awal)
PERTEMUAN 2 DERET DAN TERAPANNYA.
KONSEP NILAI UANG TERHADAP WAKTU
Nilai uang menurut Waktu
SRI SULASMIYATI, S.SOS., MAP
TIME VALUE OF MONEY Time value of money atau sering disebut nilai uang adalah hal yang berkaitan dengan perhitungan bunga majemuk. Time value of money.
DERET Bab 4 Dumairy.
NILAI WAKTU UANG Hasim As’ari.
DERET Bab 4 Dumairy.
Bab viii Nilai Waktu dan Uang (Time Value of Money)
NILAI WAKTU DARI UANG Pertemuan ke-2.
NILAI WAKTU DARI UANG Pertemuan ke-2.
NILAI WAKTU UANG (TIME VALUE OF MONEY)
PERHITUNGAN BUNGA DAN NILAI UANG
D e r e t MATEMATIKA EKONOMI.
KONSEP NILAI WAKTU UANG
MODUL MANAJEMEN KEUANGAN
MATEMATIKA EKONOMI Pertemuan 3: Deret dan Penerapannya
BUNGA MAJEMUK.
Analisis Investasi Interest Rate Model.
03 SESI 3 MATEMATIKA BISNIS Viciwati STl MSi.
BARISAN DAN DERET DAN PENERAPANNYA.
PENDAHULUAN.
DERET ialah rangkaian bilangan yang tersusun secara teratur dan memenuhi kaidah-kadiah tertentu. Bilangan-bilangan yang merupakan unsur dan pembentuk sebuah.
PERTEMUAN X Perhitungan Bunga dan Nilai Uang
Nilai uang menurut Waktu
D e r e t MATEMATIKA EKONOMI.
DISCOUNTED CASH FLOW DAN TEKNIK PENILAIANNYA
DERET & PENERAPANNYA Jaka Wijaya Kusuma M.Pd Matematika Ekonomi.
Baris & Deret : Penerapan Ekonomi
NILAI WAKTU UANG (TIME VALUE OF MONEY)
MATEMATIKA EKONOMI Pertemuan 3: Deret dan Penerapannya
MATEMATIKA EKONOMI Pertemuan 3: Deret dan Penerapannya
KONSEP NILAI WAKTU UANG
KONSEP NILAI WAKTU DARI UANG
NILAI WAKTU UANG.
TIME VALUE OF MONEY POKOK BAHASAN: Compounding Factor
BAB 2 KONSEP EKUIVALENSIA.
DERET.
D E R E T.
Konsep Nilai Waktu Uang Pengertian Konsep Nilai Waktu Uang Konsep nilai waktu uang adalah suatu konsep yang berkaitan dengan waktu dalam menghitung nilai.
TIME VALUE OF MONEY (NILAI WAKTU UANG). Analisis suatu proyek biasanya dilakukan dalam waktu yang relatif lama (memerlukan waktu yang cukup lama) dimensi.
Nilai uang menurut Waktu
Penggunaan fungsi eksponensial dan logaritma dalam ekonomi dan bisnis
BUNGA A. PENGERTIAN Bunga (Interest) adalah tambahan uang sebagai jasa atas sejumlah modal yang ditanam atau kelebihan pembayaran dari yang seharusnya.
Pertemuan Pertama Kompetensi Dasar : 3.7. Menganalisis pertumbuhan, peluruhan, bunga dan anuitas 4.7. Menyelesaiakan masalah kontekstual yang berkaitan.
Garis Waktu Mohammad Habibi, SE., M.Si. Pertemuan ke-4 STAI An Najah Indonesia Mandiri SIDOARJO 2019.
Transcript presentasi:

BAB 4 DERET Deret adalah rangkaian bilangan yang tersusun secara teratur dan memenuhi kaidah - kaidah tertentu. Bilangan - bilangan yang merupakan unsur dan pembentuk sebuah deret dinamakan suku. Dilihat dari segi pola perubahan bilangan pada suku-sukunya, deret bisa dibedakan menjadi deret hitung dan deret ukur.

4.1 Deret Hitung Deret hitung adalah deret yang erubahan suku-sukunya berdasarkan penjumlahan terhadap sebuah bilangan tertentu. Rumus suku ke-n : Un = a + (n – 1) b Jumlah n suku :

4.2 Deret Ukur Deret ukur adalah deret yang perubahan suku- sukunya berdasarkan perkalian terhadap sebuah bilangan tertentu. Rumus suku ke-n deret ukur : Un = arn-1 Rumus jumlah n suku : atau untuk

4.3 PENERAPAN EKONOMI 4.3.1 MODEL PERKEMBANGAN USAHA Jika perkembangan variabel-variabel tertentu dalam kegiatan usaha, misalnya produksi, biaya, pendapatan, penggunaan tenaga kerja, atau penanaman modal, berpola seperti deret hitung, maka prinsip-prinsip deret hitung dapat digunakan untuk menganalisis perkembangan variabel tersebut. 4.3.2 MODEL BUNGA MAJEMUK Model bunga majemuk merupakan penerapan deret ukur dalam kasus simpan-pinjam dan kasus investasi. Dengan model ini dapat dihitung, misalnya, besarnya pengembalian kredit di masa datang berdasarkan tingkat bunganya. Atau sebaliknya, untuk mengukur nilai sekarang dari suatu jumlah hasil investasi yang akan diterima di masa datang.

Jika misalnya modal pokok sebesar P dibungakan secara majemuk dengan suku bungan per tahun setingkat i, maka jumlah akumulatif modal tersebut di masa datang setelah n tahun (Fn) dapat dihitung sebagai berikut : Fn = P(1 + i )n Dengan : P = jumlah sekarang i = tingkat bunga per tahun n = jumlah tahun

Rumus di atas mengandung anggapan tersirat bahwa bunga diperhitungkan dibayarkan satu kali dalam setahun. Apabila bunga diperhitungkan dibayarkan lebih dari satu kali (misalnya m kali, masing-masing i/m per term) dalam setahun, maka di masa datang menjadi : Fn = P( 1 + i/m)mn dimana : m = frekuensi pembayaran bunga dalam setahun

Suku (1 + i) dan (1 + i/m) dalam dunia bisnis dinamakan “faktor bunga majemuk” (compounding interest factor), yaitu suatu bilangan lebih besar dari 1 yang dapat dipakai untuk menghitung jumlah di masa datang dari suatu jumlah sekarang. Dapat pula dihitung besarnya nilai sekarang apabila yang diketahui jumlahnya di masa datang. Nilai sekarang (present value) dari suatu jumlah uang tertentu di masa datang adalah : atau

Suku dan dinamakan “faktor diskonto” (discount factor), yaitu suatu bilangan lebih kecil dari 1 yang dapat dipakai untuk menghitung nilai sekarang dari suatu jumlah di masa datang.

4.3.3 MODEL PERTUMBUHAN PENDUDUK Penerapan deret ukur yang paling konvensional di bidang ekonomi adalah dalam hal penaksiran jumlah penduduk. Sebagaimana pernah dinyatakan oleh Malthus, penduduk dunia tumbuh mengikuti pola deret ukur. Secara matematik, hal ini dapat dirumuskan sebagai : Dimana R = 1 + r P1 : jumlah pada tahun pertama (basis) Pt : jumlah pada tahun ke-t r : persentase pertumbuhan per tahun t : indeks waktu (tahun)