TABEL VIRTUAL (VIEW) SYAIFUL HUDA, S.Kom.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
SQL – DML.
Advertisements

PERINTAH SQL.
Dasar-dasar SQL soesanto.
BAHASA QUERY TERAPAN Sub Materi : Structured Query Language
Praktikum Database Query Tingkat Lanjut Abdul Kadir.
DDL & Aturan Referential
SQL.
Sistem Manajemen Basis Data
SISTEM BASISDATA Lasmedi Afuan, ST.,M.Cs. SQL (S RUCTURE Q UERY L ANGUAGE ) Query/SQL : Bahasa standar yang digunakan untuk mengakses basisdata. Standar.
Manajemen Basis Data menggunakan SQL Server
Pertemuan : Basisdata Terapan
Me-Retrieve Data Menggunakan Pernyataan SQL SELECT
DDL & Aturan Referential
DATA MANIPULATION LANGUAGE (DML)
Praktek Pemograman Client-Server
TRIGGER.
Data Definition Language dan Data Manipulation Language
Praktikum Database Subquery Lanjutan dan View Abdul Kadir.
SQL (Structured Query Language) Materi Pertemuan
Data Types Data Definition Language Referential Constraint SQL Query
SQL-Aggregate dengan Fungsi GROUP, HAVING dan subQuery
Antonius Wahyu Sudrajat, S. Kom., M.T.I. View Sub Query.
BAHASA QUERY TERAPAN OLEH : HARSITI, ST.
Sistem Basis Data Pertemuan 11 Presented by :
MANAJEMEN BASIS DATA Pertemuan 8 SUBQUERY.
PTIK-13 PERANCANGAN DATABASE (2) MENGOLAH DATA MENJADI INFORMASI Dosen: Arya Yudhi W.,S.Kom.,M.Kom.
DATA DEFINITION LANGUAGE
SQL Basis data kelas XI. PENGENALAN SQL ■SQL merupakan singkatan dari Structured Query Language. ■SQL merupakan bahasa yang digunakan untuk mengakses.
PENGANTAR TEKNOLOGI SIA 2
SQL Basis Data.
Menampilkan Data dari Beberapa Tabel
PEMASARAN BERBASIS WEB
TRIGGER SYAIFUL HUDA, S.Kom.
Bahasa Basis Data.
FUNGSI-FUNGSI AKSES MySql
DDL, DML.
Praktikum Database Subquery Lanjutan dan View
View dan Trigger Materi 5
SQL (Structure Query Language)
VIEW.
Query Query adalah statement yang berada dalam SQL untuk menampilkan suatu data dari database dimana data diambil dari satu atau beberapa tabel.
Query.
Menggunakan Subquery untuk Memecahkan Query Query
SUB QUERY LANJUTAN Oleh : SYAIFUL HUDA, S.Kom Powerpoint Templates.
Manajemen Basis Data menggunakan SQL Server
SQL DML Pertemuan 6 dan 7.
Konsep Teknologi Informasi B
SQL (Structured Query Language)
PEMASARAN BERBASIS WEB
Stucture Query Language
Stucture Query Language
SQL OVERVIEW.
Dml(Data manipulation language)
Oleh : Henry Primandari,S.Kom (2006) STMIK MDP Palembang
Sistem Manajemen Basis Data
Created By Amir Ali,S.Kom.,M.Kom
Structured Query Language (SQL)
Structure Query Language (II)
.: VIEW :. DB - Wiji Setiyaningsih, M.Kom
Stucture Query Language
Sistem Basis Data View STMIK – AUB SURAKARTA.
Referensi Bahasa MySQL
Stucture Query Language
Membuat Query ACCESS Query adalah fasilitas untuk mengakses data dengan cara  yang memungkin bagi kita untuk menampilkan data-data dari database dalam.
SUB QUERY DAN VIEW Praktikum SBD – 7 & 8.
Obyek-Obyek Primer Basis Data Administrasi Basis Data Ajenkris Y. Kungkung, S.Kom.
DATA MANIPULATION LANGUAGE
BAHASA BASIS DATA Data Manipulation Languange
Pengantar Teknologi SIM 2 (pertemuan 7)
Pengertian DML, DCL, dan DDL. Data Manipulasi Language(DML) DML adalah sub printah dari bahasa SQL yang digunakan untuk memanipulasi data dalam database.
Transcript presentasi:

TABEL VIRTUAL (VIEW) SYAIFUL HUDA, S.Kom

Tabel Virtual View adalah obyek dalam database yang berisi kumpulan kolom-kolom yang dihasilkan perintah select View adalah obyek yang menyimpan hasil query View sering dinamakan ‘Tabel Virtual’ karena sebenarnya view tidak memiliki data View diambil dari tabel-tabel aktual yang disertakan dalam perintah SELECT

GAMBAR TABEL VIRTUAL Tabel T1 A B C Tabel T2 E F G H Tabel T3 I J VIEW V A F G J

VIEW View V adalah obyek yang merupakan hasil query ( perintah select ) dari tiga buah tabel T1,T2 dan T3. Dengan cara tersebut dapat dilakukan perintah Query hanya dari View V, bukan dari tabel-tabel terkait SELECT * FROM V;

MANFAAT VIEW Akses data lebih mudah : Digunakan untuk menampilkan rangkuman suatu perhitungan tertentu Menampilkan beberapa kolom dan baris saja tergantung kondisi yang di definisikan Menampilkan data yang berasal dari dua tabel atau lebih View dapat digunakan untuk menampilkan data yang berbeda untuk masing-masing user, sehingga masing-masing user dapat melihat data sesuai dengan hak aksesnnya.

MEMBUAT VIEW Sintak View : CREATE VIEW <nama view> AS <perintah SELECT>; Contoh : CREATE VIEW v_kotapropinsi AS SELECT a.kode_kota, a.nama_kota, b.nama_propinsi FROM ms_kota a, ms_propinsi b WHERE a.kode_propinsi=b.kode_propinsi

PENJELAS Perintah tersebut mendifinisikan view di dalam database dengan nama v_kotapropinsi dengan berisi perintah SELECT yang melibatkan dua tabel yaitu tabel ms_kota dan ms_propinsi Kolom relasi tabel tersebut adalah KODE_PROPINSI

SELEKSI VIEW Sintak : SELECT * FROM v_kotapropinsi

KOLOM DALAM VIEW Seperti tabel, view juga memiliki kolom Untuk melihat kolom pada View digunakan perintah DESCRIBE atau DESC di ikuti nama view Sintak : DESCRIBE v_kotapropinsi;

MENGUBAH VIEW Perintah ALTER digunakan untuk mengubah definisi suatu tabel yang sudah ada sebelumnya Perintah ALTER akan membuah definisi view yang lama dan menimpa dengan yang baru Sintah : ALTER VIEW <nama_view> AS <perintah SELECT yang baru>; Contoh : ALTER VIEW v_kotapropinsi AS SELECT a.kode_kota, a.nama_kota, a.kode_propinsi, b.nama_propinsi FROM ms_kota a, ms_propinsi b WHERE a.kode_propinsi=b.kode_propinsi

HASIL PERUBAHAN VIEW SELECT * FROM v_kotapropinsi

HAPUS VIEW Sintak : DROP VIEW [IF EXIST] <nama view> [, <nama view>, ..] ; IF EXIST bersifat opsional dan berfungsi untuk mencegah terjadinya kesalahan pada saat perintah di eksekusi. Contoh : DROP VIEW IF EXISTS v_kotapropinsi, v_transaksi; Perintah diatas akan menghapus dua view tersebut (dengan catatan view sudah didefinisikan sebelumnya dalam database)

HAPUS VIEW Sintak : DROP VIEW v_kotapropinsi Perintah diatas tidak menggunakan IF EXISTS karena benar-benar yakin bahwa View yang akan dihapus benar-benar sudah ada di database

VIEW MODIFIKASI View dapat dimodifikasi jika kolom-kolom dalam view mengacu langsung ke kolom yang terdapat pada tabel, bukan hasil perhitungan CREATE VIEW v_jumlahkotapropinsi AS SELECT b.nama_propinsi,COUNT(a.nama_kota)as jumlahkota FROM ms_kota a, ms_propinsi b WHERE a.kode_propinsi=b.kode_propinsi GROUP BY b.nama_propinsi

VIEW TIDAK DAPAT DI MODIFIKASI SELECT * FROM v_jumlahkotaprpinsi View diatas tidak dapat dimodifikasi karena data yang ditampilkan adalah hasil proses perhitungan ( fungsi Agregate COUNT )

VIEW TIDAK DAPAT DIMODIFIKASI

VIEW DAPAT DIMODIFIKASI Sintak : SELECT * FROM v_kotapropinsi

MODIFIKASI VIEW Sintak : UPDATE v_kotapropinsi SET nama_kota = 'Banda Aceh1' WHERE nama_kota = 'Banda Aceh'

HASIL MODIFIKASI VIEW

BATASAN VIEW Tidak dapat membuat View yang sifatnya temporari Tidak dapat mengasosiasikan trigger dengan view Tabel yang diakses oleh view harus ada didalam database Jika nama tabel diubah maka view tidak dapat digunakan lagi (kesalahan pada saat eksekusi) Perintah SELECT yang didefinisikan didalam VIEW tidak boleh berisi konstruksi : Subquery didalam klausa FROM Mengacu ke tabel temporari