BAB III MANUSIA DAN CINTA KASIH

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
WING W PANDOE DASAR-DASAR SENI.
Advertisements

Seni Budaya Musik dan Unsur-unsurnya
MANUSIA DAN HARAPAN.
MASALAH KEBUDAYAAN.
WAWASAN SENI DISUSUN OLEH WING W PANDU
PENGANTAR FILSAFAT Topik 9 ESTETIKA.
PEMERINTAH KOTA PONTIANAK
MANUSIA DAN KEBUDAYAAN
ILMU SOSIAL BUDAYA DASAR
Keindahan identik dengan kebenaran
Teori estetika (Konsep Dasar Estetika)
Seni budaya musik dan unsur-unsurnya
Manusia dan Cinta Kasih
BAB I APRESIASI KARYA SENI RUPA TERAPAN DAERAH BANYUMAS
PANCASILA SEBAGAI SISTEM FILSAFAT
Beauty is unity of formal realitions of our sense perception
FILSAFAT KOMUNIKASI Kuliah 1
Delivered by: Burhan Amin
ESTETIKA DALAM ARSITEKTUR
Sosiologi Antropologi Pendidikan
Estetika Bangunan Pertemuan 33
1.1 Karya Seni Rupa Terapan Daerah Setempat
Konsep dasar antropologi
APRESIASI SENI Seni & Keindahan.
Oleh: RUSDIANTO UNIVERSITAS NAROTAMA SURABAYA 2012
MANUSIA DAN KEINDAHAN Ilmu Budaya Dasar Karina Jayanti., S.I.Kom.
Manusia dan Cinta Kasih
MANUSIA DAN CINTA KASIH
Minggu ke 1 ESTETIKA Mukhsin Patriansyah. S.Sn., M.Sn.
DASAR_DASAR LOGIKA / 3 BAHAN TIGA DASAR-DASAR LOGIKA SEMESTER 1
PENGERTIAN KURIKULUM Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman.
Manusia Dan Kebudayaan
Pengalaman Estetis.
ESTETIKA DALAM ARSITEKTUR
Minggu 4 Estetika Sebagai Media Komunikasi.
MANUSIA DAN KEADILAN Yanti Trianita S.I.Kom.
STRUKTUR KARYA DESAIN INTERIOR
SENI, SENI RUPA, dan DESAIN
ILMU BUDAYA DASAR Manusia dan Cinta Kasih
Menguasai dasar animasi stop-motion (bidang datar)
Estetika klasik GRAECO-ROMAN
MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK budaya oleh : iswadi, Mpd
DASAR_DASAR LOGIKA / 3 BAHAN TIGA DASAR-DASAR LOGIKA SEMESTER 1
MANUSIA SEBAGAI MAHLUK BUDAYA
PENGANTAR FILSAFAT Topik 8 ETIKA.
NILAI ESTETIK.
KEBUDAYAAN Antarin Prasanthi.
SENI SEBAGAI PENGALAMAN
Kelas XII Semester 1 Guru Mapel: Deni Widi Arianto, S.Pd
MANUSIA DAN KEINDAHAN.
KEINDAHAN DAN KEBURUKAN KEBUDAYAAN
PANCASILA SEBAGAI ETIKA POLITIK
APRESIASI dan SENI RUPA
SASTRA.
Pancasila sebagai sistem filsafat, perbandingan filsafat pancasila dengan sistem filsafat lainnya didunia.
 NAMA KELOMPOK : ANGGA NOFRIADY MUHAMMAD BAIHAQI XII IPA 1.
PANCASILA SEBAGAI SISTEM FILSAFAT
Kritik Seni? Analisis Formal? Elemen Seni? Prinsip Seni?
SENI BUDAYA SENI RUPA.
MANUSIA DAN KEINDAHAN Kelompok 2 Ditha Destria
DASAR_DASAR LOGIKA / 3 BAHAN TIGA DASAR-DASAR LOGIKA SEMESTER 1
SENI, SENI RUPA, dan DESAIN
MANUSIA, KEBUDAYAAN, DAN PERADABAN
PENGEMBANGAN 6 ASPEK KEMAMPUAN ANAK USIA DINI
PENGENALAN FILSAFAT A. Arti Filsafat a. Dari segi etimologi FALSAFAH
Pembelajaran menyimak
PANCASILA SEBAGAI ETIKA POLITIK
The meaning of art and beauty
BAB 2 MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK BUDAYA
HUBUNGAN MANUSIA – KEBUDAYAAN
Transcript presentasi:

BAB III MANUSIA DAN CINTA KASIH Yanti Trianita S.I.Kom

KASIH SAYANG Dalam kamus umum Bahsasa Indonesia kasih sayang diartikan dengan perasaan sayang, perasaan cinta atau perasaan suka kepada seseorang. Dalam kasih sayang, sadar atau tidak masing- masing pihak di tuntut untuk tanggung jawab, pengorbanan, kejujuran, saling percaya, saling pengertian, saling terbuka, sehingga keduanya merupakan kesatuan yang bulat dan utuh.

Kemesraan adalah hubungan akrab antara pria-wanita atau suami-istri. Kemesraan merupakan bagian hidup manusia Kemesraan dapat membangkitkan daya kreativitas manusia untuk menciptakan atau menikmati seni budaya, seni sastra, seni musik, seni tari, seni lukis, dan sebagainya

PEMUJAAN Pemujaan adalah perwujudan cinta manusia kepada Tuhan. Pemujaan kepada Tuhan adalah inti, nilai, dan makna kehidupan yang sebenarnya. Pemujaan dapat berupa: sembahyang sebagai media berkomunikasi, membangun tempat beribadah yang sebaik dan seindah mungkin, menciptakan lagu, puisi, novel, film, dan sebagainya

BAB IV MANUSIA DAN KEINDAHAN

KEINDAHAAN Keindahan berasal dari kata “indah”, berarti bagus, cantik, molek dan sebagainya. Benda yang mengandung keindahan ialah segala hasil seni dan alam semesta ciptaan Tuhan. Menurut luasnya keindahan dibedakan atas tiga pengertian, yakni keindahan dalam arti luas, estetik murni, dan arti terbatas.

Lanjutan.. Keindahan dalam arti luas mengandung ide kebaikan, watak, hukum, pikiran, pendapat dan sebagainya. Keindahan dalam arti estetik disebut “symmetria”, keindahan berdasarkan penglihatan (misalnya pada seni pahat dan arsitektur) dan “harmonia” untuk keindahan berdasarkan pendengaran (musik) Keindahan dalam arti terbatas berupa keindahan bentuk dan warna, menyangkut benda-benda yang dapat diserap dengan penglihataan.

CIRI-CIRI KEINDAHAN Ciri-ciri keindahan yaitu segala benda yang mengandung kesatuuan (unity), keselarasan (harmony), keseimbangan (balance), dan pertentangan (contrast). Kesimpulannya, keindahan tersusun dari keselarasan dan pertentangan dari garis warna, bentuk, nada, dan kata- kata.

RENUNGAN Renungan atau pemikiran yang berhubungan dengan keindahan didasarkan atas tiga macam teori, yaitu teori pengungkapan, teori metafisika, dan teori psikologis. Teori pengungkapan oleh Benedetto Croce, bahwa seni adalah pengungkapan kesan-kesan.

Lanjutan.. Teori Metafisika (Plato), mendalilkan adanya dunia ide pada taraf yang tertinggi, sebagai realita Ilahi. Karya seni yang dibuat oleh manusia hanyalah merupakan imitasi (tiruan) dari relita dunia. Teori psikologis dinyatakan bahwa proses penciptaan seni adalah pemenuhan keinginan, penciptaan seni adalah pemenuhan keinginan, keinginan bawah sadar dari seorang seniman.

KESERASIAN Keserasian berasal dari kata serasi dan dari kata dasar rasi artinya cocok, sesuai. Kata cocok itu mengandung unsur perpaduan, pertentangan ukuran, dan simbang. Misalnya dalam memakai baju. Dalam menciptakan seni ada dua teori, yaitu teori objektif dan teori subjektif.

Lanjutan.. Teori subjektif menyatakan bahwa keindahan itu adalah terciptanya nilai- nilai estetik yang merupakan kualita yang telah melekat pada benda itu. Teori objektif dinyatakan bahwa keindahan merupakan suatu kualita dari benda.

Contoh Bangunan arsitektur Yunani Kuno yang terdiri dari atap yang tersusun yang ditopang tiang-tiang besar dengan ukuran yang seimbang, sehingga tampak harmonis dan serasi. Atap yang bersusun itu tercipta dari hubungan bagian-bagian yang berimbang berdasarkan perbandingan angka-angka.

KEHALUSAN Kehalusan berasal dari kata halus artinya tidak kasar (perbuatan), lembut, sopan, baik, beradab. Menurut Alex Gunur dalam bukunya yang berjudul: “Etika” menjelaaskan bahwa anggota badan yang melahirkan sikap kehalusan atau kasar ialah: kaki, tangan, kepala, mulut, bahu, bibir, mata, roman muka.

PERKATAAN Alex Gunur menjelaskan bahwa perkataan yang tersusun dalam kalimat-kalimat merupakan ungkapan atau gambaran isi hati, maksud keinginan, pendapat/buah pikiran, atau sikap kita terhadap orang lain. Perkataan itu keluarnya melalui dua saluran yakni saluran lisan dan tulisan. Perwujudan tingkah laku atau kata-kata itu mempunyai dua macam bentuk yaitu: Pemilihan kata dan penyusunan kalimat Berbentuk irama, nada atau alunan suara

Lanjutan... Pemilihan kata dan penyusunan kata Kata-kata yang baik, sopan maupun kata- kata yang kotor (kata-kata etis dan non etis). Penyusunan kat-kata/kalimat, ada yang teratur dan ada yang tidak teratur. Berbentuk irama, nada, atau alunan suara intonasi atau cara seseorang mengatur dan mengendalikan nada irama suaranya dalam mengungkapkan isi hati, keinginan atau buah pikirannya.

Bagian-bagian Rohaniah Yang Melahirkan Sikap Kemauan  unsur kemauan itu penting, karena kemauanlah yang menentukan pilihan, yakni: Berbuat atau tidak berbuat sesuatu Berbuat baik atau berbuat tidak baik Perasaan  perasaan juga datangnya dari jiwa manusia, yang wujud luarnya tampak pada tingkah lakunya, perbuatan atau tindakan.

Lanjutan... Pikiran  bagian rohani manusia yang dapat menciptakan pengetahuan, gagasan, pendapat, ide, daya upaya (akal), teori, pertimbangan, renungan, kesadaran, kebijaksanaan, dsb. Jadi antara pikiran, perasaan, dan kemauan yang lazim di sebut “Cipta, Rasa dan Karsa”itu yang membuat manusia selalu bergerak, berubah, berkembang dan maju, dengan katra lain membuat orang dinamis. Sebab itu, para filsuf menyebutnya dengan “Trias dinamika”.

KEINDAHAN OBJEKTIF DAN SUBJEKTIF Keindahan menurut kenyataannya dapat dibedakan atas dua macam: yaitu keindahan objektif dan subjektif. Keindahan Objektif  keindahan yang secara hakiki ada pada sesuatu benda atau apa saja. Menurut Alexius Meinong dan Christian “keindahan adalah kekayaan yang melekat pada objek itu sendiri”. Menurut Pater Dick H. “Keindahan merupakan sesuatu yang melekat pada segala sesuatu yang ada, baik pada Tuhan maupun pada makhluk- makhlukciptaan-Nya.

Lanjutan... Keindahan Subjektif  keindahan ini sangat bergantung pada asas manfaat. Karena itu sesuatu benda mungkin dianggap indah oleh seseorang, tapi dianggap orang lain sebagai sesuatu yang tidak indah. Hal itu terjadi karen abagi orang yang pertama, benda itu mendatangkan manfaat atau menyenangkannya, sedangkan bagi orang kedua justru sebaliknya.

KESENIAN Kesenian  karya, cipta, rasa dan karsa manusia untuk memberi rasa nikmat atau keindahan. Seni atau kesenian merupakan karya para seniman dalam maksud memberikan rasa indah kepada para penghayatnya dan bagi para seniman itu sendiri. Herbert Read membuat batasan dalam karya seni, yaitu: a. Visual; b. Plastis; c. Musik dan d. sastra

Lanjutan... Seni Visual  seni yang hanya ditangkap oleh mata (khas) yaitu seni lukis karena lukisan hanya hanya bisa ditangkap oleh indera mata. Seni plastis  seni jenis ini dapat digolongkan juga seni visual, seperti misalnya seni gerak dan patung, arsitektur serta pahat. Musik  hasil kesatuan dari susunan (komposisi) lagu dan karya musik dalam ekspresi bunyi. Yang termassuk ialah musik instrumen dan vokal serta koor.

Sastra. Yang termsuk dalam karya sastra, yaitu: Lanjutan... Sastra. Yang termsuk dalam karya sastra, yaitu: Tertulis, seperti: sajak, Cerpen, Novel, Drama Lisan e. Seni Gerak, misalnya tari, pantonim atau action dalam drama.