dr. evi artsini sp.rad (K)

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
CT SCAN Instrumentasi Biomedis
Advertisements

Low kV tehnik.
RADIOLOGY IMAGING. Sejarah:
Penggunaan Radiasi dalam Klinik
APLIKASI RADIASI SINAR-X DALAM KEDOKTERAN NUKLIR
SINAR X FADIYAH SURYANI, S.Pd.
Presented by : Kadriani D
CT Scan Andi Nuruljihad D
Oleh : Mario Latuihamallo/ D
Elis Dewi Novianti, AMd.Keb
Magnetic Resonance Image
POSITRON EMISSION TOMOGRAPHY-Scan
Berbagai Instrumen dalam Kesehatan
Radiologi anatomi Normal Susunan syaraf pusat : otak dan vertebra
POSITRON EMISSION TOMOGRAPHY-Scan
Peralatan Medis Berbasis Komputerisasi
Aplikasi Model Jaringan Syaraf Tiruan dengan Radial Basis Function untuk Mendeteksi Kelainan Otak (Stroke Infark) Yohanes Tanjung S.
Gelombang elektromagnetik
Ultrasonography (USG)
Peran Pemeriksaan X-Ray Pada Masalah Sistem Pencernaan
Penggunaan Komputer di bidang kesehatan
Biopsi Payudara dengan bantuan pencitraan yang invasif minimal
Pemeriksaan skrining mamografi payudara perlu atau tidak ?
APA ITU KANKER ? Suatu pertumbuhan dari sel-sel tubuh /organ yang tidak memenuhi kaidah-kaidah yang telah ditentukan untuk sel-sel tersebut.
Atom Pada tahun 1912, melalui karya J. J. Thompson, E. Rutherford, dan kolega, sejumlah fakta penting telah ditemukan tentang atom yang membentuk materi.
PROSEDUR PEMERIKSAAN PENYAKIT
KANKER PARU-PARU xi ipa 2
Ultrasonography (USG) HERMAN/D
ASUHAN KEPERAWATAN MELANOMA MALIGNA
Bahaya Radiasi Terhadap Lingkungan
PROSEDUR PEMERIKSAAN PENYAKIT
PERSIAPAN PEMERIKSAAN EEG, CT SCAN, MRI, BRAIN MAPPING
Produk Aplikasi TI pada Bidang Scientific / Ilmiah
Pemeriksaan Pasien dengan
Kanker Payudara Oleh : Dr. Shandra Breast Cancer by dr. yuli shandra.
PENGANTAR PADA PEMERIKSAAN RADIOLOGI DAN PEMERIKSAAN LABORATORIUM
Prosedur pemeriksaan dan deteksi dini
Penelitian di Bidang Neuroscience
Tumor Testis dr. Bobby Hery Yudhanto,SpU
CURRENT EVIDENCE ON INTERVENTIONAL RADIOLOGY (ANGIOGRAPHY)
ASPEK KLINIK KANKER PAYUDARA
dr. Evi Artsini Sp.Rad (K)
PROSEDUR PEMERIKSAAN PENYAKIT
PENCITRAAN PADA KELAINAN SISTEM UROGENITALIA
PROSEDUR PEMERIKSAAN DAN DETEKSI DINI
PROSEDUR PEMERIKSAAN DAN DETEKSI DINI
Yophi Nugraha, S.Kep.,Ners.,M.Kes
PEMERIKSAAN PENUNJANG AREA BEDAH Tintin Sukartini, SKp, M.Kes, Dr. Kep.
PROSEDUR PEMERIKSAAN PENYAKIT
BIOTEKNOLOGI KEDOKTERAN
Dasar - Dasar Pemeriksaan CT Scan
Sinar X Irma Rosa Indriyani
OLEH : WITRI HASTUTI, S.Kep, Ns STIKES KARYA HUSADA SEMARANG 2008
TUMOR WILMS Dr. Bobby Hery Yudhanto,SpU
SMK KESEHATAN SAMARINDA
DASAR – DASAR RADIOLOGI
LEUKIMIA (Kanker Darah)
BONE SCAN NUCLEAR MEDICINE
TRAUMA ABDOMEN oleh Ns. ARLANSYA, S.Kep.
MENGENAL, MENCEGAH & MENGOBATI KANKER PAYUDARA DIAWAL PAGI
FISIKA KESEHATAN “ FISIKA NUKLIR DALAM KEDOKTERAN “ DOSEN PENGAMPU : Dra. Astalini, M.Si OLEH : Ramadani Dwi Lestari (A1C315003) PROGRAM STUDI PENDIDIKAN.
CURRENT EVIDENCE ON RADIOTHERAPY dr. Evi Artsini Sp.Rad (K)
Anggota : 1. Muhammad Ikzan 2. L. M. Riswandi 3. Hasrianti 4. Reski Rahayu 5. Reski Wahyuni.
Leukemia Meiloid Akut (LMA) PROFESI NERS PSIK FK KEDOKTERAN UNHAS.
By kelompok 3. EKA NOVIANTI HAYDA ZUHRO MAHDIYANA GHAZIYAH AL WAFA NURUL FAAZA HAPSARI KUSUMA DIYANY REYHAN ANNAFIS DWIKKI RAHARDIAN YULISTYADI AFLAKHUZ.
Karsinoma Tiroid Kepaniteraan Klinik Ilmu Radiologi RSUD Budhi Asih Jakarta Aulia Maruapey Bernadetha Mayang Mutia Alfinta Jayanti Pembimbing : dr. Ratri.
Laboratory Exam in Emergency Cases
Penggunaan computer di bidang kesehatan
Hasil Kritis dalam Akreditasi SNARS
Transcript presentasi:

dr. evi artsini sp.rad (K) CURRENT EVIDENCE ON DIAGNOSTIC IMAGING dr. evi artsini sp.rad (K)

DEFINISI RADIOLOGI : Cabang ilmu kedokteran yg menggunakan energi pengion & bentuk2 energi lainnya (non pengion) untuk tujuan diagnostik imejing & terapi.

DIAGNOSTIK IMEJING (PENCITRAAN DIAGNOSTIK) Definisi : cara2 pemeriksaan yg menghasilkan gambar tubuh manusia untuk tujuan diagnostik. Terdiri dari : A. Radiologi konvensional, terbagi atas : - tanpa kontras (foto Rö biasa) - dgn bahan kontras (disertai dgn bantuan fluoroskopi) B. Radiologi non konvensional (canggih) : - USG, CT Scan, MRI, Kedokteran Nuklir, dll.

MODALITAS IMEJING Modalitas yang nanti akan sering ditemui dalam praktek sehari hari antara lain : Radiografi konvensional Computed Tomography Scanner (CT scan) Ultrasonografi Magnetic Resonance Imaging (MRI)

1. RADIOGRAFI KONVENSIONAL Sebuah generator sinar X dipakai untuk menghasilkan sinar X yang akan menembus tubuh pasien dan mengenai film

Wilhelm Conrad Roentgen

PROSEDUR PEMERIKSAAN RADIOLOGI KONVENSIONAL Pemeriksaan radiologi konvensional dilakukan untuk pemeriksaan organ-organ : - traktus respiratorius - traktus digestivus - traktus urinarius & sistem reproduksi - tulang-tulang & sistem muskuloskeletal - organ-organ superfisial & jaringan lunak (mis : mammae)

PROSEDUR PEMERIKSAAN RADIOLOGI KONVENSIONAL Pemeriksaan2 yang sering dilakukan antara lain : - Foto Toraks - Foto Sinus paranasalis - Foto Cranium - Foto Tulang-tulang ekstremitas - Foto Tulang belakang - Foto Abdomen polos

ILEUS PARALITIK ILEUS PARALITIK

3. ULTRASONOGRAFI Pemeriksaan radiologi dengan menggunakan gelombang suara ultrasonik yang akan ditangkap oleh tranducer

PEMERIKSAAN ULTRASONOGRAFI (USG) Prinsip : Memakai gelombang ultrasonik dgn frekuensi antara 1-10 MHz. Keuntungan : - tidak ada radiasi ionisasi - non invasif - biaya murah

PEMERIKSAAN ULTRASONOGRAFI (USG) Kelemahan : - tidak dapat digunakan untuk kelainan2 pada jaringan tulang, usus & paru-paru (jaringan yg banyak udara). - operator-dependent

2. COMPUTED TOMOGRAPHY SCANNER (CT SCAN) Sinar X dan sistem detektor dirangkai sedemikian rupa untuk mengukur atenuasi dari pencitraan serial dan dari berbagai macam proyeksi

PEMERIKSAAN CT SCAN Keuntungan : 1. Non invasif 2. Ketepatan diagnostik cukup tinggi 3. Memperpendek waktu pencapaian diagnosa 4. Memperpendek masa rawat pasien di RS Kelemahan : 1. Harga mahal -----> sehingga biaya pemeriksaan tinggi 2. Biaya perawatan & pengelolaannya tinggi 3. Tidak mobile 4. Membutuhkan pendidikan tambahan utk petugas/ pelaksana

PEMERIKSAAN CT SCAN Indikasi : 1. Menentukan luas & sifat suatu lesi/kelainan serta penyebaran atau perluasannya ke jaringan/organ sekitarnya. 2. Membantu penentuan stadium tumor. 3. Sebagai sarana peningkatan nilai diagnostik suatu lesi yg dicurigai atau belum terdeteksi dgn radiografi konvensional atau imaging non invasif lainnya. 4. Untuk follow up & menilai hasil terapi.

PEMERIKSAAN CT SCAN Persiapan : Pemeriksaan CT Scan kepala, thorax, daerah leher & muskuloskeletal tidak memerlukan persiapan khusus. Pemeriksaan CT Scan abdomen  - Pd kasus2 emergency, misal : trauma abdomen, tidak perlu persiapan. - Pd kasus2 non emergency, misal : suspek suatu tumor, kista, dll, diperlukan persiapan ----- diberikan kontras media peroral untuk menandai traktus digestivus.

Subdural hemorrhage

CT Abdomen

4. MAGNETIC RESONANCE IMAGING Menggunakan prinsip perbedaan karakteristik respon atom hidrogen pada tiap-tiap jaringan tubuh terhadap pemberian medan magnet dan gelombang radiofrekuensi Dapat memvisualisasikan dengan baik jaringan lunak, saraf dan sendi

Contoh pemeriksaan MRI lutut