SERTIFIKASI GURU TAHUN 2017 PENYEGARAN INSTRUKTUR PLPG

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Workshop Wakasek Kurikulum
Advertisements

PANITIA SERTIFIKASI GURU (PSG) Rayon 116 UNIVERSITAS JEMBER
Penyusunan RPP DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN KEMENTeRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SISTEM PPL PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI GURU
Format Penilaian Peerteaching
Keterampilan Dasar Mengajar
ANALISIS BUKU GURU dan SISWA (Mata Pelajaran Program Keahlian SMK)
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (UNTUK IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013)
PANDUAN TUGAS PEER TEACHING
Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan
KONSORSIUM SERTIFIKASI GURU KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
Teknis Pelaksanaan & SOP SERTIFIKASI GURU Tahun 2016
PENGEMBANGAN KURIKULUM PPG KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL
STKIP-PGRI Banjarmasin
IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 SMK PRAKTEK PEMBELAJARAN DAN PENILAIAN
EVALUASI, PELAPORAN DAN TINDAK LANJUT BIMBINGAN DAN KONSELING
REFRESGMENT INSTRUKTUR PLPG 2017 RAYON UNM
PERANGKAT PEMBELAJARAN
DIREKTORAT JENDERAL PEMBELAJARAN DAN KEMAHASISWAAN
DIREKTORAT JENDERAL PEMBELAJARAN DAN KEMAHASISWAAN
Workshop Wakasek Kurikulum
J Refleksi Pembelajaran dan Tindak Lanjutnya Melalui PTK
DIREKTORAT JENDERAL PEMBELAJARAN DAN KEMAHASISWAAN
RAMBU-RAMBU PLPG 2017.
Program Sertifiksi Guru 2016
Pengertian Microteaching
MODUL PEMBIMBING Modul terdiri dari: Pendahuluan PIGP
STRUKTUR KURIKULUM 2013 Pendekatan Saintifik.
Presentasi hasil pembekalan dan penilaiannya
RAMBU - RAMBU PENYUSUNAN RPP
SKENARIO PEMBELAJARAN Kebijakan Pengembangan Profesi Guru (KPPG-2017)
Pelatihan Pendampingan Kurikulum 2013
Kegiatan 6b Kajian dan Simulasi Penggunaan Modul GP Waktu: 14 JP
Kegiatan 7a Strategi Fasilitasi Moda Tatap Muka
RAMBU - RAMBU PENYUSUNAN RPP
BIMBINGAN TEKNIS IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
PERANCANGAN RPP KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
WORKSHOP DAN PEER TEACHING
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (UNTUK IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013)
SKENARIO PEMBELAJARAN Kebijakan Pengembangan Profesi Guru (KPPG-2017)
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (UNTUK IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013)
PENYUSUNAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
PERANCANGAN RPP KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN KEBIJAKAN SERGUR 2016
6/11/2018 Orientasi Pengajaran Mikro Dwi Anggraeni Siwi/
Workshop Pembuatan RPP
PENGEMBANGAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
PANDUAN PENYUSUNAN RPP
PANDUAN PENYUSUNAN RPP
PERANCANGAN RPP PELATIHAN IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 SMK
Keterampilan Dasar Mengajar
PRAKTIK MENGAJAR MIKRO
Sesuai dengan Permendikbud No. 22 Tahun 2016 Tentang Standar Proses
RAMBU - RAMBU PENYUSUNAN RPP
RAMBU - RAMBU PENYUSUNAN RPP
Keterampilan Dasar Mengajar
Model problem based learning
Workshop Wakasek Kurikulum
PENGUATAN MATERI-MATERI ESSENSIAL
INSPIRASI PEMBELAJARAN MELALUI TAYANGAN VIDEO
PENGEMBANGAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP )
ANALISIS PERANGKAT PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU
DIREKTORAT JENDERAL PEMBELAJARAN DAN KEMAHASISWAAN
RAMBU - RAMBU PENYUSUNAN RPP
RPP Rencana yang menggambarkan prosedur dan pengorganisasian pembelajaran untuk mencapai kompetensi dasar yang ditetapkan dalam Standar Isi dan dijabarkan.
Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) PPG TAHUN 2019 PRAJABATAN Tim PPG Universitas Mulawarman 2019.
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN RAMBU-RAMBU PENYUSUNAN.
PENYUSUNAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
RAMBU - RAMBU PENYUSUNAN RPP
KRITERIA PENILAIAN STANDAR 5 :
Transcript presentasi:

SERTIFIKASI GURU TAHUN 2017 PENYEGARAN INSTRUKTUR PLPG DR. SUARMAN, M.Pd PANITIA SERTIFIKASI GURU SUB RAYON UNIVERSITAS RIAU PEKANBARU, 8 OKTOBER 2017

PLPG 1 2 3 Tujuan… Meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru Memantapkan penguasaan dan kemampuan guru dalam mengimplementasikan kurikulum dalam pembelajaran 2 Menentukan untuk mengikuti UTN/UKG 3 PAPARAN BUKU 2 & 3 Tahun 2016

INSTRUKTUR Syarat: Dosen tetap pada LPTK Rayon, Subrayon, LPTK mitra, dan PT pendukung. Memiliki NIDN/NIDK dan NRI Kualifikasi akademik minimal S2, sekurang kurangnya salah satu jenjang (S1/S2 bidang kependidikan), jika semua S1, S2 dan S3 non kependidikan harus memiliki sertifikat AA atau Pekerti. Lanjut…

INSTRUKTUR Syarat: Memiliki sertifikat pendidik. Jabatan akademik sekurang kurangnya Lektor dan atau memiliki pengalaman mengajar sebagai dosen sekurang kurangnya 10 tahun. Bersedia mengisi Pakta Integritas. Sehat jasmani/rohani dan memiliki komitmen, kinerja yang baik, serta sanggup melaksanakan tugas.

SERTIFIKASI GURU MELALUI PLPG ALUR PELAKSANAAN SERTIFIKASI GURU MELALUI PLPG PAPARAN BUKU 2 & 3 Tahun 2016

Sertifikasi Guru melalui PLPG Alur Pelaksanaan Sertifikasi Guru melalui PLPG Ujian Akhir PLPG (Ujian Ulang 2 kali) Presentasi Laporan Hasil Pembekalan Pendalaman Materi Lokakarya (SCL) Praktek Mengajar (SCL) PLPG Sertifikat Pendidik L TL Guru terdaftar dalam DAPODIK Memenuhi syarat adminsitrasi Skor UKG minimal 55 (bagi guru yang diangkat mulai tahun 2006) Peningkatan Kompetensi Mandiri UKG ≥ 80 Ujian Ulang 4 kali dlm 2 tahun Pembekalan materi secara daring selama 2 (dua) bulan

PENYELENGGARAAN SERTIFIKASI GURU MELALUI PLPG PAPARAN BUKU 2 & 3 Tahun 2016

RAMBU-RAMBU STRUKTUR KURIKULUM PLPG (TATAP MUKA) (SD/SD-LB, SMP/SMP-LB, SMA/SMA-LB/SMAK) TAHUN 2017 No. Materi Diklat Alokasi Waktu Teori Praktik A. LAPORAN PRAKONDISI Presentasi Laporan Hasil Pembekalan oleh Peserta 6 B. UMUM Kebijakan Pengembangan Profesi C. POKOK 1. Pendalaman Materi Bidang Studi 28 2. Pendalaman Pedagogik 8 D. WORKSHOP Pengembangan Perangkat Pembelajaran 30 E. Praktik Pembelajaran 20 F. Ujian Tulis LPTK (UTL) 2 Jumlah 44 56 UTN/UKG PG 80

SKENARIO PEMBELAJARAN ……. MATERI: Presentasi Laporan Hasil Pembekalan oleh Peserta 6 JP SKENARIO Presentasi laporan hasil pembekalan materi dilaksanakan dalam kelompok yang terdiri atas 10 peserta (dalam kondisi tertentu jumlah kelompok dapat disesuaikan) dengan difasilitasi oleh satu orang instruktur yang memiliki NRI PLPG yang relevan.

SKENARIO PEMBELAJARAN ……. MATERI: Presentasi Laporan Hasil Pembekalan oleh Peserta 6 JP SKENARIO Presentasi laporan hasil pembekalan materi bertujuan untuk mengetahui tingkat penguasaan kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional peserta sebagai hasil dari belajar mandiri sumber belajar pedagogik dan bidang studi. Presentasi hasil pembekalan materi juga dapat menjadi ajang peserta dalam mempertanggung-jawabkan (akuntabilitas) pelaksanaan pembekalan termasuk laporan yang disusun.

SKENARIO PEMBELAJARAN ……. MATERI: Presentasi Laporan Prakondisi oleh Peserta 6 JP SKENARIO Bobot presentasi laporan hasil pembekalan 6 JP sehingga tersedia durasi waktu selama 300 menit untuk setiap kelompok yang berjumlah 10 orang peserta. Setiap peserta diberikan waktu presentasi selama 20 menit. Sepuluh menit berikutnya untuk memberikan pertanyaan atau balikan dari instruktur ataupun teman sejawat.

SKENARIO PEMBELAJARAN ……. MATERI: Presentasi Laporan Prakondisi oleh Peserta 6 JP SKENARIO Peserta mempresentasikan secara ringkas isi laporan yang telah disusun yang meliputi ringkasan, materi yang sulit dipelajari, materi penting atau esensial tetapi tidak ada di dalam sumber belajar, dan materi yang tidak penting (tidak perlu) tetapi ada di dalam sumber belajar, dan masukan-masukan apa saja yang telah diberikan oleh mentor pada saat kegiatan pembekalan/mentoring. Instruktur memberikan balikan atau komentar dan memberikan penilaian dengan menggunakan format yang telah disediakan.

Keruntutan penyajian isi laporan Format Penilaian Presentasi Laporan Hasil Pembekalan Nama Peserta : …………………………….. NUPTK Nomor Peserta PLPG Bidang Studi Sertifikasi Sekolah Asal No ASPEK 1 2 3 4 5 1. Kualitas bahan/substansi presentasi 2. Media dalam presentasi 3. Penguasaan materi 4. Keruntutan penyajian isi laporan 5. Kemampuan menjawab pertanyaan 6. Penggunaan bahasa dalam presentasi 7. Penampilan presentasi 8. Sikap/etika selama presentasi Total Skor Konversi (Skala 100) PAPARAN BUKU 2 & 3 Tahun 2016

FORMAT PENILAIAN LAPORAN AKHIR PEMBEKALAN PLPG (Untuk Instruktur) Nama Peserta : …………………………….. NUPTK Nomor Peserta PLPG Bidang Stud iSertifikasi Sekolah Asal Sumber Belajar Pedagogik/Bidang Studi*) No ASPEK 1 2 3 4 5 A. Ringkasan Materi 1. Kesesuaian uraian dengan isi sumber belajar 2. Kejelasan uraian 3. Kecermatan uraian 4. Keruntutan uraian 5. Penggunaan bahasa B. Materi yang sulit dipahami Kecermatan Kejelasan Ketepatan argumentasi C. Materi esensial yang tidak ada dalam Sumber Belajar D. Materi tidak esensial namun ada dalam Sumber Belajar E. Jawaban Latihan Soal Uraian Ketepatan jawaban Total Skor Konversi (skala 100) PAPARAN BUKU 2 & 3 Tahun 2016 *) Coret yang tidak perlu

SKENARIO PEMBELAJARAN ……. MATERI: Kebijakan Pengembangan Profesi Guru (KPPG) 6 JP CAKUPAN MATERI guru profesional (Standar Kompetensi Guru) penilaian kinerja guru (PKG) pengembangan diri guru pembelajar Literasi etika profesi wawasan Penelitian Tindakan Kelas.

SKENARIO PEMBELAJARAN ……. MATERI: Kebijakan Pengembangan Profesi Guru (KPPG) 6 JP SKENARIO Pembelajaran KPPG berpusat pada peserta, dengan pendekatan saintifik. Durasi total pembelajaran KPPG adalah 6JP. Materi dikemas dan disampaikan secara menarik, mudah dipahami, mampu mendorong terjadinya interaksi pembelajaran yang saling menghargai dan dapat mengoptimalkan potensi peserta didik. Instruktur melakukan perkenalan, menyampaikan tujuan pembelajaran, ringkasan materi, apersepsi dan wacana yang berupa kasus/fenomena untuk merangsang peserta didik untuk bertanya dan berargumentasi. (Waktu penyampaian 30 Menit). Instruktur membagi kelas ke dalam 7 kelompok sesuai materi.

SKENARIO PEMBELAJARAN ……. MATERI: Kebijakan Pengembangan Profesi Guru (KPPG) 6 JP SKENARIO Instruktur membagikan 7 lembar kerja dalam bentuk softfile PPT yang bernama file “Lembar Kerja” kepada 7 kelompok. Masing-masing kelompok mendiskusikan dan mengerjakan topik yang berbeda-beda sesuai tugas yang diperolehnya. Setiap kelompok berdiskusi dan mengerjakan lembar kerja, dengan mengakses sumber belajar yang disarankan dan telah dilampirkaan dalam folder, atau dapat juga mengakses dari ragam sumber belajar lain. (durasi waktu diskusi mengerjakan lembar kerja 120 menit) Setelah waktu mengerjakan Lembar Kerja selesai, setiap kelompok diminta mempresentasikan hasil pekerjaan dan ditanggapi kelompok lain. Di akhir setiap sajian kelompok, instruktur memberikan penguatan. (Durasi waktu presentasi kelompok 3 JP / 150 menit, untuk 7 kelompok termasuk penguatan dari instruktur)

SKENARIO PEMBELAJARAN ……. MATERI: Pendalaman Materi Bidang Studi 28 JP SKENARIO Instruktur memfasilitasi peserta untuk mengidentifikasi materi dari kisi-kisi PLPG yang dianggap sulit, baik dalam memahami maupun cara mengajarkannya selama mereka menjadi guru. Instruktur memfasilitasi peserta didik dalam merumuskan permasalahan yang relevan dengan materi yang sulit melalui penayangan video, gambar, diagram, atau objek lain yang relevan.

SKENARIO PEMBELAJARAN ……. MATERI: Pendalaman Materi Bidang Studi 28 JP SKENARIO Instruktur memfasilitasi dalam menggali informasi untuk menemukan alternatif solusi dalam pemecahan masalah. Instruktur memfasilitasi pembelajaran kolaboratif melalui kerja kelompok dan peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok secara lisan/poster/unjuk kerja/gesture. Instruktur melakukan konfirmasi/penguatan terhadap hasil kerja dan diskusi kelompok.

SKENARIO PEMBELAJARAN ……. MATERI: Pendalaman Materi Bidang Studi 28 JP SKENARIO Instruktur memberikan tugas-tugas mandiri untuk materi yang memerlukan pendalaman lebih lanjut. Pembelajaran dengan berbagai model pembelajaran antara lain discovery learning, inquiry learning, problem based learning, dan/atau project based learning.

SKENARIO PEMBELAJARAN ……. 8 JP MATERI: Pendalaman Materi Pedagogik SKENARIO Instruktur memfasilitasi peserta untuk mengidentifikasi problematika pembelajaran yang terkait dengan materi kisi-kisi PLPG yang dianggap sulit, baik dalam memahami maupun cara mengajarkannya selama mereka menjadi guru melalui penayangan video pembelajaran, gambar, wacana atau objek lain yang relevan.

SKENARIO PEMBELAJARAN ……. 8 JP MATERI: Pendalaman Materi Pedagogik SKENARIO Instruktur memfasilitasi peserta dalam merumuskan permasalahan yang relevan. Instruktur memfasilitasi peserta dalam menggali informasi untuk menemukan alternatif solusi dalam pemecahan masalah.

SKENARIO PEMBELAJARAN ……. MATERI: WS Pengembangan Perangkat Pembelajaran 30 JP SKENARIO Aktifitas workshop berupa pengembangan perangkat pembelajaran berdasarkan hasil analisis KD tertentu. Dalam pengembangan perangkat tersebut instruktur harus mengarahkan peserta agar merujuk pada sumber belajar. Skenario workshop; WS untuk guru kelas dan guru mata pelajaran WS untuk guru BK WS untuk guru TIK

PERUBAHAN RPP K13 REVISI 2017 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) EDISI REVISI 2017 YANG DIBUAT TENAGA PENDIDIK HARUS MEMUNCULKAN DAN MENGINSERT EMPAT MACAM POINT YAITU: Mengintegrasikan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) didalam pembelajaran. Karakter yang diperkuat: religius, nasionalis, mandiri, gotongroyong, dan integritas. Mengintegrasikan dan menginsert literasi dalam RPP baik sebelum, sedang dan sesudah pembelajaran. Penguasaan Ketrampilan abad 21 atau 4C (creative, critical thingking, communacative dan collaborative) Mengintegrasikan HOTS (High Order Thnking Skill): kemampuan berpikir kritis, logis, reflektif, metakognitif, dan berpikir kreatif. PAPARAN BUKU 2 & 3 Tahun 2016

GURU KELAS DAN GURU MATA PELAJARAN SKENARIO PEMBELAJARAN ……. MATERI: WS Pengembangan Perangkat Pembelajaran 30 JP GURU KELAS DAN GURU MATA PELAJARAN Instrukstur memberikan contoh perangkat pembelajaran hasil workhsop PLPG tahun sebelumnya atau hasil kerja mahasiswa sesuai kurikulum yang berlaku dan dilakukan analisis bersama. Peserta difasilitasi instruktur untuk melakukan orientasi dan mendiskusikan komponen dalam format RPP, lembar kerja peserta didik (LKPD), rancangan bahan ajar, media, dan perangkat penilaian. Peserta memilih kompetensi dasar (KD) yang akan dikembangkan menjadi perangkat pembelajaran.

GURU KELAS DAN GURU MATA PELAJARAN SKENARIO PEMBELAJARAN ……. MATERI: WS Pengembangan Perangkat Pembelajaran 30 JP GURU KELAS DAN GURU MATA PELAJARAN Peserta difasilitasi instruktur melakukan analisis KD yang terpilih sesuai dengan sumber belajar. Instruktur harus dapat mensimulasikan atau memberi contoh penerapan prinsip-prinsip pembelajaran sesuai kurikulum yang berlaku. Peserta didampingi instruktur mengembangkan perangkat pembelajaran, yang terdiri atas: RPP sesuai format kurikulum yang berlaku Rancangan materi ajar Media pembelajaran LKPD dan perangkat penilaian

GURU KELAS DAN MATA PELAJARAN SKENARIO PEMBELAJARAN ……. MATERI: WS Pengembangan Perangkat Pembelajaran 30 JP GURU KELAS DAN MATA PELAJARAN Presentasi dan refleksi hasil workshop. Setiap peserta wajib mengembangkan masing masing 2 (dua) set RPP untuk digunakan dalam praktik pembelajaran (peerteaching) dan ujian praktik.

GURU BIMBINGAN DAN KONSELING SKENARIO PEMBELAJARAN ……. 30 JP MATERI: WS Pengembangan Perangkat Pembelajaran GURU BIMBINGAN DAN KONSELING Instrktur memfasilitasi peserta mengembangkan dan menyusun perangkat pembelajaran berikut dsesuai engan sistimatika yang telah ditentukan. Pengembangan Program Bimbingandan Konseling (PPBK) Pengembangan Rencana Pelaksanaan Layanan (RPL) Pengembangan Instrumen dan Media Bimbingan dan Konseling Praktik layanan bimbingan dan konseling

INSTRUMEN PENILAIAN PROSES WORKSHOP (IPPW) No. Aspek yang dinilai Skor Tanggung jawab (sanggup menyelesaikan tugas sesuai dengan 1. ketentuan, misal: melaksanakan pembelajaran dengan baik dan 1 2 3 4 5 sesuai jadwal) 2. Kemandirian (tidak tergantung pada teman lainnya) Kejujuran (menyampaikan sesuatu apa adanya, misal: tidak 3. mengaku buatannya, bila dia memang tidak membuat produk itu) Kedisiplinan (kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku, 4. misal mulai dan mengakhiri kegiatan pembelajaran sesuai dengan jadwal) Etos kerja (komitmen dan semangat dalam melaksanakan tugas, 5. misal yang memiliki etos kerja tinggi, bersemangat melaksanakan dan mentaati kaidah-kaidah dalam tugas) Inovasi dan Kreativitas (kemampuan dan kemauan untuk 6 mengadakan pembaharuan melalui olah pikirnya, misal selalu berusaha menggunakan alam sekitar dan bahan-bahan yang ada di sekitarnya dalam proses pembelajaran di kelas) Kemampuan berkomunikasi (dapat menyampaikan ide-idenya 7. dengan bahasa yang baik dan dapat dipahami oleh sasaran, misal: dalam keseharian dapat berkomunikasi secara baik dengan sejawat) 8. Kemampuan bekerjasama Skor Total ....... PAPARAN BUKU 2 & 3 Tahun 2016

SKENARIO PEMBELAJARAN ……. MATERI: Praktik Pembelajaran 10 JP UMUM Praktik pembelajaran dilaksanakan dalam bentuk peer teaching/peer guidance and counseling. Peer teaching/peer guidance and counseling dilaksanakan dalam kelompok yang terdiri atas 10 peserta (dalam kondisi tertentu jumlah kelompok dapat disesuaikan) dengan difasilitasi oleh satu orang instruktur yang memiliki NRI PLPG yang relevan.

SKENARIO PEMBELAJARAN ……. MATERI: Praktik Pembelajaran 10 JP UMUM Lama waktu untuk setiap peserta melakukan praktik adalah 1 JP atau selama 50 menit. Peserta dalam rombel dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil, setiap kelompok terdiri dari 10 peserta, selanjutnya setiap kelompok kecil melakukan hal-hal berikut. Setiap peserta tampil dua kali, tampilan pertama merupakan latihan dan pada tampilan kedua merupakan ujian praktik atau ujian kinerja.

KHUSUS: GURU KELAS & GURU MAPEL SKENARIO PEMBELAJARAN ……. MATERI: Praktik Pembelajaran 10 JP KHUSUS: GURU KELAS & GURU MAPEL Tampilan pertama untuk menilai kemampuan mengajar peserta dengan tahapan sebagai berikut. Untuk 30 menit pertama, peserta melakukan praktik mengajar dengan menggunakan RPP yang disusun pada saat workshop. Pada 20 menit berikutnya peserta lain dan instruktur memberi masukan dan menilai dengan menggunakan IPPP (lampiran 12). Tampilan kedua untuk ujian kinerja dilaksanakan dengan durasi waktu 1 JP (50 menit).

KHUSUS: GURU BK/KONSELOR DI SEKOLAH SKENARIO PEMBELAJARAN ……. MATERI: Praktik Pembelajaran 10 JP KHUSUS: GURU BK/KONSELOR DI SEKOLAH Praktik pembelajaran bagi guru BK berbentuk peer guidance and counseling dan terpadu dengan ujian kinerja. Setiap peserta tampil dua kali dan keduanya merupakan ujian praktik atau ujian kinerja. Tampilan pertama melakukan konseling individual dan tampilan kedua melakukan bimbingan kelompok atau bimbingan klasikal dengan menggunakan RPLKI dan RPLBK yang dibuat pada workshop.

KHUSUS: GURU BK/KONSELOR DI SEKOLAH SKENARIO PEMBELAJARAN ……. 10 JP MATERI: Praktik Pembelajaran KHUSUS: GURU BK/KONSELOR DI SEKOLAH Pelaksanaan praktik dan uji kinerja dengan langkah-langkah sebagai berikut. Peserta mengemukakan tujuan dan mendemonstrasikan layanan bimbingan dan konseling selama 30 menit. Peserta menerima masukan dari peserta lain dan instruktur serta mendapatkan penilaian dari Instruktur selama 20 menit, dengan menggunakan format penilaian pada Lampiran 13 dan Lampiran 14.

INSTRUMEN PENILAIAN PERENCANAAN PEMBELAJARAN (IPPP-1) No. Aspek yang dinilai Skor 1. Kesesuaian antar kompetensi dasar dari KI1, KI2, KI3, dan KI4 1 2 3 4 5 2. Kesesuaian rumusan indikator pencapaian dengan kompetensi dasar (dari KI1, KI2, KI3, dan KI4) yang akan dicapai. 3. Kesesuaian perumusan tujuan pembelajaran dengan indikator pencapaian kompetensi 4. Kesesuaian materi pembelajaran dengan indikator dan kompetensi dasar yang akan dicapai 5. Kejelasan dan urutan materi ajar 6. Kesesuaian strategi pembelajaran (metode dan pendekatan) dengan tujuan pembelajaran dan materi ajar 7. Kesesuaian strategi pembelajaran dengan karakteristik peserta didik 8. Kejelasan skenario pembelajaran (langkah-langkah kegiatan pembelajaran) dengan tujuan yang akan dicapai 9. Skenario pembelajaran (langkah-langkah kegiatan pembelajaran) menggambarkan active learning dan mencerminkan scientific learning 10. Ketepatan kegiatan penutup dalam pembelajaran 11. Penilaian mencakup aspek-aspek kompetensi dasar dari KI1, KI2, KI3, dan KI4 yang harus dicapai 12. Kesesuaianteknik penilaian dengan indikator/kompetensi yang akan dicapai 13. Kelengkapan perangkat penilaian (soal, kunci, rubrik penilaian) 14. Keterpaduan dan kesinkronan antar komponen dalam RPP Skor Total ....... Petunjuk Berilah skor pada butir-butir perencanaan pembelajaran dengan cara melingkari angka pada kolom skor (1, 2, 3, 4, 5) sesuai dengan kriteria sebagai berikut. = sangat tidak baik = tidak baik = kurang baik = baik = sangat baik PAPARAN BUKU 2 & 3 Tahun 2016

INSTRUMEN PENILAIAN PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING (IPPBK) Nama Peserta : ............................................................................ Nomor Peserta Asal Sekolah NO. ASPEK PROGRAM SKOR 1. DASAR PEMIKIRAN a. Menggambarkan Kebutuhan Konseli 1 2 3 4 5 b. Berpijak pada kebijakan sekolah dan sistem pendidikan nasional c. Mengacu pada hasil evaluasi penyelenggaraan layanan BK sebelumnya d. Sesuai dengan kekuatan dan kelemahan sekolah Skor Sub Total 2. TUJUAN PROGRAM a. Mengarah pada pencapaian perkembangan konseli secara optimal b. Menunjang pencapaian tujuan institusi sekolah dan pendidikan nasional c. Bersifat ideal dan secara realistis dapat dicapai d. Mencakup tujuan umum dan tujuan khusus 3. BIDANG LAYANAN a. Mencakup seluruh aspek perkembangan konseli b. Menggambarkan kebutuhan layanan seluruh konseli c. Keseimbangan layanan antara pribadi, sosial, belajar dan karir 4. STRATEGI LAYANAN a. Relevan dengan tujuan dan bidang layanan b. Realistis untuk dapat dilaksanakan c. Menggambarkan kekinian yang memungkinkan diapresiasi konseli d. Ditunjang dengan perlengkapan dan media yang memadai PAPARAN BUKU 2 & 3 Tahun 2016

a. Menggambarkan kompetensi/keahlian dan kewenangan layanan 1 2 3 4 5 Skor Sub Total 5. PERSONEL LAYANAN a. Menggambarkan kompetensi/keahlian dan kewenangan layanan 1 2 3 4 5 b. Memadai untuk melaksanakan tugas layanan c. Menggambarkan tanggungjawab seluruh personel sekolah d. Menggambarkan koordinasi dan komunikasi layanan 6. WAKTU PELAKSANAAN LAYANAN a. Sesuai dengan kalender akademik sekolah b. Memiliki keseimbangan antar layanan c. Realistis dan sesuai dengan kebutuhan konseli dan sekolah d. Terjadwal dengan baik 7. FASILITAS PENDUKUNG a. Kejelasan kebutuhan anggaran dan sumber pembiayaannya b. Kesediaan tempat penyelenggaraan bimbingan dan konseling secara memadai c. Ketersediaan perlengkapan layanan sesuai kebutuhan d. Kelengkapan bahan pustaka secara memadai 8. RENCANA EVALUASI a. Evaluasi BK dilakukan terhadap program, proses dan hasil layanan b. Memiliki kejelasan tujuan dan aspek evaluasi c. Memiliki kejelasan metode dan waktu evaluasi d. Melibatkan personel yang memiliki keahlian dan kewenangan e. Dijadikan sebagai bahan pengembangan program BK selanjutnya JUMLAH SKOR TOTAL NILAI= SKOR TOTAL x 100 = 160 PAPARAN BUKU 2 & 3 Tahun 2016

RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN KONSELING INDIVIDUAL (IPRPLKI) INSTRUMEN PENILAIAN RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN KONSELING INDIVIDUAL (IPRPLKI) Nama Peserta : ..................................................................... Asal Sekolah :..................................................................... Nomor Peserta Penilaian : Workshop ASPEK LAYANAN KONSELING INDIVIDUAL SKOR 1. RUMUSAN TUJUAN a. Ketepatan perumusan tujuan layanan konseling 1 2 3 4 5 b. Relevansi tujuan dengan permasalahan konseling SKOR SUB TOTAL 2. RUMUSAN MASALAH a. Ketepatan dalam mendeskripsikan masalah yang dialami konseli b. Ketepatan dalam menentukan penyebab terjadinya masalah konseli c. Ketepatan dalam mendeskripsikan kekuatan dan kelemahan konseli 3. TEKNIK PEMECAHAN MASALAH a. Ketepatan pemilihan teknik konseling sesuai dengan masalah konseli b. Relevansi pemilihan teknik konseling dengan tujuan pemecahan masalah 4. TAHAP KEGIATAN KONSELING a. Kejelasan dan keterarahan rumusan aktivitas yang akan dilakukan konselor dalam setiap langkah : 1) Pembukaan (kejelasan dan keterarahan aktivitas konselor dengan tujuan tahap pembukaan) 2) Transisi (kejelasan dan keterarahan aktivitas konselor dengan tujuan tahap transisi) 3) Inti (kejelasan dan keterarahan intervensi yang akan PAPARAN BUKU 2 & 3 Tahun 2016

ASPEK LAYANAN KONSELING INDIVIDUAL sambungan ASPEK LAYANAN KONSELING INDIVIDUAL SKOR digunakan konselor untuk mengubah perilaku konseli dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan) 4) Penutupan (kejelasan keterarahan kegiatan konselor 1 2 3 4 5 dengan tujuan tahap penutupan, meliputi: merangkum, refleksi, memberikan penguatan, dan tindak lanjut) SKOR SUB TOTAL 5. RENCANA EVALUASI KONSELING a. Relevansi rumusan evaluasi dengan tujuan konseling b. Relevansi rumusan evaluasi dengan tahapan aktivitas konseling c. Kejelasan kriteria keberhasilan konseling d. Kejelasan tindak lanjut setelah konseling SKOR TOTAL NILAI= SKOR TOTAL x 100 = 80 PAPARAN BUKU 2 & 3 Tahun 2016

RENCANA LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK ATAU KLASIKAL (IPRLBK) INSTRUMEN PENILAIAN RENCANA LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK ATAU KLASIKAL (IPRLBK) Nama Peserta : ....................................................................................................... Asal Sekolah Nomor Peserta Penilaian : Workshop No ASPEK LAYANAN BIMBINGAN SKOR 1. Relevansi Topik dengan Kebutuhan atau kompetensi konseli 1 2 3 4 5 2. Ketepatan perumusan tujuan pelayanan 3. Relevansi teknik/metode dengan tujuan bimbingan 4. Relevansi alat dan media dengan topik bimbingan 5. Kejelasan dan keterarahan rumusan aktivitas yang dilakukan oleh guru BK dalam setiap langkah: a. Pembukaan (kejelasan dan keterarahan aktivitas guru BK dengan tujuan tahap pembukaan) b. Transisi (kejelasan dan keterarahan aktivitas guru BK dengan tujuan tahap transisi) c. Inti (kejelasan dan keterarahan intervensi yang akan digunakan oleh guru BK untuk mengubah perilaku konseli dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan) d. Penutupan (kejelasan keterarahan kegiatan guru BK dengan tujuan tahap penutupan, meliputi: merangkum, refleksi, memberikan penguatan, dan tindak lanjut) 6. Kelengkapan RPLBK (sumber materi/referensi, dukungan alat bantu, dukungan data/pemetaan kebutuhan konseli) 7. Orisinalitas dan kreativitas dalam melakukan persiapan/ menyusun RPLBK Jumlah Total NILAI= SKOR TOTAL x 100 = 50 PAPARAN BUKU 2 & 3 Tahun 2016

PAPARAN BUKU 2 & 3 Tahun 2016

sambungan b. Keberhasilan yang diperoleh berkaitan dengan keutuhan kompetensi konseli 1 2 3 4 5 Skor Sub Total 7. TINDAK LANJUT a. Kejelasan tindak lanjut dalam pengembangan program b. Tindak lanjut dalam perbaikan ketenagaan c. Tindak lanjut dalam perbaikan layanan d. Tindak lanjut dalam perbaikan fasilitas e. Tindak lanjut dalam proporsi bidang dan waktu kegiatan 8. DOKUMEN LAPORAN (BUKTI FISIK) a. Semua rencana kegiatan terdokumenkan b. Semua kegiatan bimbingan dan konseling terdokumenkan c. Semua hasil kegiatan bimbingan dan konseling terdokumenkan d. Semua laporan didistribusikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan JUMLAH SKOR TOTAL NILAI= SKOR TOTAL x 100 = 120 PAPARAN BUKU 2 & 3 Tahun 2016

PAPARAN BUKU 2 & 3 Tahun 2016

sambungan NO INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI SKOR direncanakan C. Pemanfaatan sumber belajar /media pembelajaran 13. Menggunakan media secara efektif dan efisien 1 2 3 4 5 14. Menghasilkan pesan yang menarik 15. Melibatkan siswa dalam pemanfaatan media D. Pembelajaran yang memicu dan memelihara keterlibatan siswa 16. Menumbuhkan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran 17. Menunjukkan sikap terbuka terhadap respons siswa 18. Menumbuhkan keceriaan dan antusisme siswa dalam belajar E. Penilaian proses dan hasil belajar 19. Memantau kemajuan belajar selama proses 20. Melakukan penilaian akhir sesuai dengan kompetensi (tujuan) F. Penggunaan bahasa 21. Menggunakan bahasa lisan dan tulis secara jelas, baik, dan benar 22. Menyampaikan pesan dengan gaya yang sesuai III PENUTUP 23. Melakukan refleksi atau membuat rangkuman dengan melibatkan siswa 24. Melaksanakan tindak lanjut dengan memberikan arahan, atau kegiatan, atau tugas sebagai bagian remidi/pengayaan Total Skor PAPARAN BUKU 2 & 3 Tahun 2016

INSTRUMEN PENILAIAN PRAKTIK KONSELING INDIVIDUAL (IPPKIN) Nama Peserta : ......................................................................... Asal Sekolah Nomor Peserta No. KETERAMPILAN KONSELING INDIVIDUAL SKOR A. ATTENDING (PERHATIAN) 1. MEMBANGUN HUBUNGAN a. Menunjukkan empati terhadap kebutuhan konseli 1 2 3 4 5 b. Mengkomunikasikan rasa hormat kepada konseli c. Menyampaikan kata-kata penerimaan (pembukaan) ketika konseli datang d. Mengkomunikasikan peran konselor e. Menyampaikan tujuan konseling kepada konseli f. Menemukan kebutuhan-kebutuhan konseli secara konkrit 2. MEMPOSISIKAN DUDUK a. Mengatur posisi dan jarak duduk b. Mengatur kecondongan duduk secara santai Melakukan kontak mata d. Mengatur gerakan tangan dan kaki e. Melakukan sentuhan yang diperlukan untuk memberikan rasa nyaman kepada konseli 3. MENGAMATI a. Menunjukkan pemahaman terhadap gerakan tubuh konseli b. Menunjukkan pemahaman terhadap ekspresi konseli Menunjukkan pemahaman terhadap pikiran konseli melalui ekspresi wajah dan gerakan tubuh konseli 4. MENDENGARKAN a. Memfokuskan perhatian pada pembicaraan konseli tentang peristiwa dialaminya b. Memfokuskan pada proses terjadinya peristiwa yang dialami konseli INSTRUMEN PENILAIAN PRAKTIK KONSELING INDIVIDUAL (IPPKIN)

sambungan No. KETERAMPILAN KONSELING INDIVIDUAL SKOR c. Memperhatikan saat konseli berbicara 1 2 3 4 5 B. RESPONDING 1. MERESPON TERHADAP ISI a. Merespon pernyataan konseli berdasarkan urutan kepentingan secara kronologis b. Merespon pernyataan konseli berdasarkan sebab akibat c. Memfasilitasi konseli untuk mengeksplorasi isi pembicaraan 2. MERESPON PERASAAN a. Merespon perasaan konseli melalui pikiran konseli b. Merespon perasaan konseli melalui pengalaman konseli 3. MERESPON MAKNA a. Memberi respon terhadap perasaan dan pikiran konseli b. Memberikan respon terhadap perasaan konseli dengan memberikan alasan penyebab terjadinya perasaan itu C. PERSONALIZING (MEMPERSONALISASIKAN MASALAH DAN TUJUAN) Mempersonalisasikan kekurangan-kekurangan yang ada pada konseli Mempersonalisasikan keadaan (masalah) yang dialami konseli karena tidak memiliki kemampuan tertentu Merumuskan kekurangan konseli dan sekaligus menunjukkan keinginan konseli untuk melakukan sesuatu D. INITIATING (MENGINISIASI KEGIATAN KONSELI) Merumuskan kegiatan atau langkah-langkah yang akan dilakukan konseli Mengembangkan langkah-langkah awal/menengah/akhir yang akan dilakukan konseli Menetapkan waktu untuk memulai melakukan kegiatan (langkah-langkah) awal 4. Bersama-sama dengan konseli menetapkan waktu pertemuan untuk memonitor langkah-langkah yang akan dilakukan konseli 5. Memberikan penguatan positif/negatif terhadap konseli untuk melakukan rencana kegiatannya SKOR TOTAL NILAI= SKOR TOTAL x 100 = 160

PRAKTIK PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK ATAU KLASIKAL INSTRUMEN PENILAIAN PRAKTIK PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK ATAU KLASIKAL (IP3LBK) Nama Peserta : ................................................................................................... Asal Sekolah Nomor Peserta ASPEK LAYANAN BIMBINGAN SKOR 1. TAHAP PEMBENTUKAN a. Mengungkapkan tujuan kegiatan layanan bimbingan 1 2 3 4 5 b. Menjelaskan cara-cara pelaksanaan layanan yang akan ditempuh c. Menjelaskan asas-asas kegiatan bimbingan d. Memfasilitasi terjadinya pengungkapan diri para anggota e. Keterlaksanaan kegiatan penghangatan/pengakraban f. Menampilkan kehormatan kepada konseli (hangat, tulus, bersedia membantu dan penuh empati) Sub Total 2. TAHAP PERALIHAN/TRANSISI a. Menjelaskan kegiatan yang akan ditempuh pada tahap berikutnya b. Memelihara suasana kelompok agar tetap semangat, kompak, dan fokus pada tujuan c. Menerima perbedaan konseli secara terbuka d. Memfasilitasi terjadinya perubahan suasana interaksi antar anggota kelompok 3. TAHAP KEGIATAN INTI (PERUBAHAN PERILAKU) a. Kemampuan mendorong anggota untuk berbagi pemikiran dan pengalaman b. Kemampuan untuk mengendalikan diri; tidak mengambil alih permasalahan kesulitan yang ditemukan oleh konseli c. Kemampuan mengatur lalu lintas kegiatan secara terarah d. Kemampuan memotivasi anggota kelompok untuk aktif PAPARAN BUKU 2 & 3 Tahun 2016

sambungan ASPEK LAYANAN BIMBINGAN SKOR terlibat e. Kemampuan menggunakan teknik intervensi yang relevan 1 2 3 4 5 dengan perubahan perilaku yang diharapkan f. Kemampuan mengendalikan diri (aktif tetapi tidak mendominasi pembicaraan) Sub Total 4. TAHAP PENUTUPAN a. Memberitahukan kegiatan akan segera diakhiri b. Kemampuan merangkum proses dan hasil-hasil kegiatan c. Membahas kegiatan lanjutan yang dipandang perlu d. Mengemukakan pesan dan harapan SKOR TOTAL NILAI= SKOR TOTAL x 100 = 100 PAPARAN BUKU 2 & 3 Tahun 2016

UJI KOMPETENSI Uji kompetensi dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu: UJIAN AKHIR PLPG: UMUM Uji kompetensi dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu: ujian akhir PLPG yang meliputi uji kinerja dan uji tulis LPTK (UTL), dan uji kompetensi guru (UKG) dalam bentuk uji tulis nasional (UTN). Kelulusan ujian akhir PLPG merupakan prasyarat untuk mengikuti UTN.

UJI KOMPETENSI UJIAN AKHIR PLPG: UTL Soal UTL dikembangkan oleh LPTK Rayon dalam bentuk soal uraian berbasis masalah dengan mempertimbangkan Higher Order Thinking Skills (HOTS) sekurang-kurangnya level 4. Pengembangan soal mengikuti prosedur baku, sekurang-kurangnya dilaksanakan dengan tahapan- tahapan: penyusunan butir soal dengan mengacu pada kisi-kisi UTN, validasi pakar sejawat, dan revisi serta perakitan soal. Materi UTL ini harus sesuai dengan materi yang dipelajari pada saat PLPG.

UJI KOMPETENSI UJIAN AKHIR PLPG: UTL Waktu UTL selama 2 JP (100 menit) sehingga jumlah soal mengacu pada durasi waktu tersebut. Waktu pelaksanaan UTL (termasuk ujian ulang) ditetapkan oleh LPTK Rayon/Subrayon. UTL dilaksanakan dengan pengaturan tempat duduk yang layak dan setiap 30 peserta diawasi oleh dua orang pengawas. Koreksi lembar jawaban UTL dilakukan oleh Rayon/Subrayon penyelenggara PLPG. Penilaian UTL harus dilakukan secara sahih, adil, obyektif, dan akuntabel. Minimal skor 70

UJIAN AKHIR PLPG: UJI KINERJA UJI KOMPETENSI UJIAN AKHIR PLPG: UJI KINERJA Uji kinerja dilaksanakan pada tampilan kedua praktik pembelajaran (peer teaching/peer guidance and counseling/bimbingan TIK/fasilitasi TIK) untuk guru kelas dan guru mata pelajaran, sedangkan untuk guru bimbingan dan konseling atau konselor di sekolah uji kinerja dilaksanakan secara terintegrasi pada tampilan pertama dan kedua.

UJIAN AKHIR PLPG: UJI KINERJA UJI KOMPETENSI UJIAN AKHIR PLPG: UJI KINERJA Penguji pada ujian praktik/uji kinerja harus memiliki NRI yang relevan dengan mata pelajaran peserta yang dinilai. Ujian praktik mengajar dinilai dengan Instrumen Penilaian Pelaksanaan Pembelajaran atau IPPP (Lampiran 15). Ujian praktik BK dinilai dengan instrumen penilaian konseling individual (Lampiran 13) dan instrumen penilaian bimbingan kelompok atau klasikal (Lampiran 14).

UJIAN AKHIR PLPG: UJI KINERJA UJI KOMPETENSI UJIAN AKHIR PLPG: UJI KINERJA Skor Uji Kinerja (SUK) guru mata pelajaran dan guru kelas, diambil dari skor tampilan kedua. Skor akhir ujian praktik (uji kinerja) guru bimbingan dan konseling adalah rata-rata skor tampilan pertama dan kedua. Skor akhir ujian praktik (uji kinerja) minimal 76

KETENTUAN UJIAN AKHIR PLPG UJI KOMPETENSI KETENTUAN UJIAN AKHIR PLPG Penentuan kelulusan peserta PLPG dilakukan secara objektif dan didasarkan pada rambu-rambu penilaian yang telah ditentukan. Peserta yang lulus pada ujian akhir PLPG (skor minimal kelulusan adalah 70, dapat mengikuti UTN, sedangkan peserta yang tidak lulus diberi kesempatan untuk mengikuti 2 (dua) kali ujian ulang pada tahun berjalan. Bagi peserta yang belum lulus pada ujian ulang akhir PLPG kedua, diberi kesempatan mengulang pada tahun berikutnya sebanyak 4 (empat) kali selama dua tahun setelah melaksanakan peningkatan kompetensi secara mandiri.

Penentuan kelulusan ujian akhir PLPG ditentukan dengan rumus dan ketentuan sebagai berikut: SAP = 0,15SP + 0,30SUT + 0,35SUK + 0,20SWS Keterangan: SAP : Skor Akhir PLPG SP : Skor Pembekalan SUT : Skor Uji Tulis SUK : Skor Uji Kinerja SWS : Skor Workshop SP = 0,30SPP + 0,30SLP + 0,40SPL Keterangan: SP : Skor Pembekalan SPP : Skor Proses Pembekalan SLP : Skor Laporan Pembekaan SPL : Skor Presentasi Laporan Hasil Pembekalan Ketentuan: Menggunakan penilaian acuan kriteria (PAP) SP minimal 65 SAP minimal 70 SUT minimal 70 SUK minimal 76

Ujian Akhir PLPG Uji Tulis LPTK (2 JP) Uji Kinerja (10 JP) UTN/UKG PAPARAN BUKU 2 & 3 Tahun 2016

UJI TULIS NASIONAL (UTN) UJI KOMPETENSI UJI TULIS NASIONAL (UTN) UTN dilaksanakan secara daring (dalam jejaring/online) dan diikuti oleh peserta yang telah lulus PLPG. Soal Ujian Tulis Nasional (UTN) dikembangkan secara nasional di bawah kendali KSG. Soal UTN disusun dalam bentuk tes objektif pilihan ganda 4 (empat) opsi dengan mempertimbangkan HOTS minimal level C4 dan mengacu pada kisi-kisi UTN yang telah ditetapkan. Durasi waktu pelaksanaan UTN selama 120 menit dengan jumlah butir menyesuaikan durasi waktu tersebut. UTN dapat dilaksanakan di LPTK Penyelenggara atau tempat uji kompetensi (TUK) setelah peserta dinyatakan lulus ujian akhir PLPG.

UJI TULIS NASIONAL (UTN) UJI KOMPETENSI UJI TULIS NASIONAL (UTN) Nilai batas minimal kelulusan UTN adalah 80. Peserta yang telah memenuhi batas minimal kelulusan UTN berhak mendapat sertifikat pendidik. Peserta yang belum memenuhi batas minimal kelulusan UTN diberikan kesempatan mengulang UTN pada tahun berikutnya sebanyak 4 kali dalam waktu 2 tahun setelah melaksanakan peningkatan kompetensi secara mandiri. Ujian ulang UTN/UKG dilaksanakan di tempat uji kompetensi (TUK) yang ditetapkan Pemerintah. Guru yang dinyatakan lulus PLPG dan memiliki skor UKG 2015 ≥ 80, tidak menempuh UTN/UKG dan langsung diberikan sertifikat pendidik.

Sertifikasi Guru melalui PLPG Alur Pelaksanaan Sertifikasi Guru melalui PLPG RINGKASAN No Kondisi akhir PLPG Tindak Lanjut 1 Skor UKG 2015 ≥ 80 PLPG  minimal“BAIK” Tidak perlu UKG/UTN, Langsung mendapat Sertifikat Pendidik 2 Skor UKG 2015 < 80 UKG/UTN ≥ 80  Lulus (Sertifikat) UKG/UTN < 80  Tidak Lulus, mengulang UKG/UTN 4 kali dalam 2 tahun terhitung mulai tahun depan 3 PLPG  Belum mencapai “BAIK” Belum Boleh UKG/UTN 2 kali kesempatan mengulang Ujian akhir PLPG pd tahun berjalan Jika belum lulus, diberi 4 kali kesempatan mengulang dlm 2 tahun pada tahun berikutnya

Terima Kasih… Semoga…..