BAB 2 PERMASALAHAN EKONOMI ERLINA AYU INDRIANI TATANIAGA 5A 0901095016.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
PENGANTAR MIKRO EKONOMI
Advertisements

RUANG LINGKUP EKONOMI MIKRO
ILMU EKONOMII Oleh FEBRIANI, SE, M.SI.
PROBLEMATIK EKONOMI Pertemuan 2.
PENGERTIAN DASAR ILMU EKONOMI By: Saptaningsih Sumarmi, SE.MM
Teori Pengantar Mikro Ekonomi.
MASALAH EKONOMI DAN KEBUTUHAN UNTUK MEMBUAT PILIHAN
Intan Silviana Mustikawati, MPH
ILMU EKONOMI DAN PERMASALAHANNYA
Ilustrasi Setiap orang menginginkan dapat tercukupi kebutuhan hidupnya sehingga dapat merasa puas, tenang, tenteram, hingga tercapai kemakmuran. Namun,
TEORI EKONOMI MAKRO Bab I Pendahuluan
PENDAHULUAN Sriyanto, SE., MM.
KEBIJAKAN EKONOMI MAKRO DAN MIKRO Eny Lia purwandari A
Pengantar Ilmu Ekonomi Mikro kuliah ke 1
Sistem Ekonomi.
ILMU EKONOMI.
TEORI EKONOMI MIKRO Lanjutan PERTEMUAN 2.
Oleh :HERTIANA IKASARI, SE, MSi
BIODATA SINGKAT Nama : Kholid Farid Alamat
PENGANTAR EKONOMI 2 ATA 2016/2017 UNIVERSITAS GUNADARMA
KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM BIDANG EKONOMI
PENDAHULUAN Muh. Yunanto, SE., MM.
Kebutuhan Manusia, Kelangkaan dan Sistem Ekonomi
Pengantar Ekonomi Mikro
PENGANTAR TEORI EKONOMI
SRI SULASMIYATI, S.SOS., MAP
SISTEM EKONOMI Pertemuan 4.
CAKUPAN DAN METODE EKONOMI (oleh IMRAN SYAFEI M. NUR, S.E.,M.Si)
PENGERTIAN DASAR ILMU EKONOMI
KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM BIDANG EKONOMI
EKONOMI Ekonomi Makro dan Ekonomi Mikro.
PENDAHULUAN Dr. Hj . Tien Yustini
Peran Kegiatan Pelaku Ekonomi
ILMU EKONOMI.
PENGANTAR EKONOMI DAN BISNIS
EKONOMI DAN SISTEM EKONOMI
Program Studi Pendidikan Akuntansi
PELAKU KEGIATAN EKONOMI
EKONOMI KELAS 10 (UMUM) SMAN 11 KAB. TANGERANG
Teori Pengantar Mikro Ekonomi.
TEORI EKONOMI MIKRO HARGA PASAR.
PENGANTAR ILMU EKONOMI
POKOK PERMASALAHAN EKONOMI, PELAKU EKONOMI DAN SISTEM EKONOMI
PENGANTAR ILMU EKONOMI
KONSEP ILMU EKONOMI RO’I SATIN JANNAH A / H FKIP AKUNTANSI.
PENDAHULUAN Dadan Rukandar, SE., MM.
EKONOMI MANAJERIAL.
Disiapkan oleh suyadi,se.,mm
PENDAHULUAN Andre Prasetya Willim, S.E.,M.M.
Kebijakan Pemerintah Dalam Bidang Ekonomi
Pertemuan 5 pelaku ekonomi
Pelaku kegiatan konsumsi
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
BAB 2 PERMASALAHAN EKONOMI
MATA KULIAH EKONOMI KOPERASI DAN UKM SUMBER-SUMBER PAD OLEH MUHAMMAD FAISAL.
PENGANTAR EKONOMI MAKRO
RENCANA KULIAH (SEBELUM UTS)
Pertemuan Ke-10 Model Aliran Melingkar
Pertemuan 1 Konsep Ekonomi.
Masalah Pokok Dalam Perekonomian dan Cara Mengatasinya
PENDAHULUAN Sriyanto, SE., MM.
KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM MENGHADAPI MASALAH EKONOMI
EKONOMI MIKRO DAN EKONOMI MAKRO. Ekonomi Mikro Ekonomi Makro Ekonomi Mikro Ilmu ekonomi yang mempelajari fungsi ekonomi individu dan perilaku sistem pembuatan.
Dasar-dasar Ilmu Ekonomi Pertemuan 1. Daftar Rujukan Mankiw, N. Gregory Priciples of Economics : Pengantar Ekonomi Mikro. Edisi 3. Salemba Empat.
TEORI EKONOMI I.
Bab 1 MODEL EKONOMI & OPTIMISASI EKONOMI
Enter a brief course description PENGANTAR ILMU EKONOMI.
TEORI EKONOMI MAKRO Bab I Pendahuluan
Dosen : Deskoni, S.Pd., M.Pd Yuliana FH, S.Pd., M.Pd KONSEP DASAR DAN RUANG LINGKUP EKONOMI MAKRO Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Sriwijaya.
Transcript presentasi:

BAB 2 PERMASALAHAN EKONOMI ERLINA AYU INDRIANI TATANIAGA 5A 0901095016

DAFTAR MENU A. ILMU EKONOMI Pengertian ilmu ekonomi Kedudukan ilmu ekonomi dengan ilmu sosial Pembagian ilmu ekonomi B. PERMASALAHAN DAN SISTEM EKONOMI 1. Tiga masalah pokok ekonomi 2. Sistem ekonomi C. PELAKU EKONOMI Rumah tangga keluarga Rumah tangga perusahaan Rumah tangga pemerinta D. INTERAKSI PELAKU EKONOMI

1. PENGERTIAN ILMU EKONOMI Prof PA samuelson Dr soediyono n ,Mba Ilmu ekonomi adalah suatu studi tentan perilaku individu dan masyarakat dalam memilih cara menggunakan sumber daya yang langka dan memilki beberapa alternatif penggunaan , dalam rangkan memproduksi berbagai komoditas untuk kemudian menyalurkannya baik saat ini maupun di masa yang akan datang kepada berbagai individu dan kelompok yang ada dalam masyarakat. Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari bagaimana manusia dalam usaha memenuhi kebutuhan-kebutuhannya mengadakan pemilihan diantara berbagai alternatif pemakaian atas alat-alat pemuas kebutuhan yang tersedianya relatif terbatas.

Jadi …. Ilmu ekonomi merupakan cabang dari ilmu pengetahuan sosial yang mempersoalkan hubungan kebutuhan di 1 pihak dan alat” pemenuhan kebutuhan di lain pihak.

Pemenuhan kebutuhan dan mencapai kemakmuran Ilmu sosial Ilmu ekonomi Pemenuhan kebutuhan dan mencapai kemakmuran

3. Pembagian ilmu ekonomi Ekonomi teori kumpulan teori di bidang ekonomi yang dapat digunakan sebagai alat melaksanakan kebijakan ekonomi untuk kepentingan masyarakat. b. Ekonomi deskriptif Analisa ekonomi yang menggambarkan keadaan yang sebenarnya terjadi dalam perekonomian, yaitu dengan mencatat atau mendaftarkan peristiwa-peristiwa ekonomi sehingga keadaan ekonomi itu terlukis dalam bentuk angka-angka.

c. Ekonomi terapan ekonomi terapan merupakan penggunaan teori ekonomi pada masalah-masalah ekonomi tertentu yang banyak terjadi di dalam masyarakat. Back

1. 3 MASALAH EKONOMI Masalah-masalah ekonomi timbul karena tidak sesuainya kebutuhan manusia di bandingkan dengan alat pemuas. Kebutuhan berupa barang dan jasa yang tersedia.

3 masalah dasar yang dihadapi disetiap perekonomian ( what) barang dan jasa apa yang harus diproduksikan dan berapa banyak jumlah yang harus di produksikan b. ( how) bagaimana barang dan jasa diproduksi dan siapa yang memproduksinya.

c. ( for whom) untuk siapa barang dan jasa diproduksikan atau siapa yang menggunakan barang dan jasa tersebut.

2. Sistem ekonomi Secara garis besar, sistem ekonomi diberbagai negara terbagi menjadi empat bentuk, yaitu… Sistem ekonomi tradisonal setiap keluarga memproduksi sendri barang-barang kebutuhannya. Kegiatan produksi,bahkan kegiatan ekonominya secara keseluruhan ditunjukkan untuk memenuhi kebutuhan akan makanan. Sistem ekonomi komando disebut juga sistem ekonomi terpusat karena seluruh kegiatan pereonomian direncanakan oleh pemerintah.

c. Sistem ekonomi liberal sistem ekonomi pasar yang tumbuh bersamaan dengan kapitalisme. Sistem liberal menghendaki kebebasan bagi setiap warga negara. d. Sistem ekonomi campuran sistem ekonomi campuran banyak digunakan oleh negara-negara berkembang . Penerapan sistem ekonomi campuran bervariasi disetiap negara berkembang. Penerapannya di pengaruhi oleh potensi dan kondisi ekonomi masing-masing negara.

C. PELAKU EKONOMI Rumah tangga keluarga rumah tangga keluarga memiliki faktor-faktor produksi seperti : tanah, modal, tenaga kerja, dan keahlian pengusaha. Semua faktor tersbut dimanfaatkan dan digunakan oleh dunia usaha dalam proses produksi. Sebagai imbalan perusahaan membayar sewa tanah, bunga atau deviden, dan upah kepada rumah tangga keluarga.

2. Rumah tangga perusahaan rumah tangga perusahaan membeli atau menyewa dan menggunakan faktor-faktor produksi untuk digunakan dalam proses produksi. Benda dan jasa yang dihasilkan dijual ke konsumen baik rumah tangga keluarga maupun pemerintah.

3. Rumah tangga pemerintah untuk meningkatkan taraf hidup, kecerdasan dan kesejahteraan seluruh rakyat yang makin merata dan adil selalu meletakkan landasan yang kuat untuk tahap pembangunan berikutnya. Pemerintah juga melakukan pembelanjaan.

RUMAH TANGGA PERUSAHAAN Interaksi pelaku ekonomi Sewa tanah, uoah bunga, dan keutungan pengusaha) Tanah, tenaga kerja, modal, dan keahlian pengusaha RUMAH TANGGA KELUARGA RUMAH TANGGA PERUSAHAAN Hasil produksi berupa benda dan jasa Pembayaran benda dan jasa berupa pengeluaran konsumsi Skema interaksi rumah tangga keluarga dan perusahaan

NUSA DUA, KOMPAS.com — Pemerintah memperkirakan angka pengangguran pada tahun 2009 akan naik. Karena itu, angka pengangguran akan direvisi menjadi 8,3 atau 8,4 persen pada tahun ini. Sebelumnya, pemerintah menargetkan penurunan angka pengangguran tahun ini mencapai 7-8 persen. "Pengangguran tahun ini kemungkinan di atas 8 persen. Kemarin kita menargetkan penurunan angka pengangguran di level 7-8 persen, tetapi kemungkinan akan di atas itu, sekitar 8,3-8,4 persen," kata Prasetijono, Minggu (3/5). Kenaikan target angka pengangguran ini, lanjutnya, menggunakan asumsi adanya angkatan kerja yang tidak terserap dan angkatan pekerja yang terkena PHK. Ia mengakui, seharusnya angka pengangguran dapat ditekan dengan adanya stimulus infrastruktur yang dikucurkan pemerintah. Namun, stimulus tersebut tidak akan berpengaruh bagi pengurangan angka pengangguran bila pengucurannya lambat. Hal tersebut disampaikan Deputi Bidang Kemiskinan dan Ketenagakerjaan Bappenas Prasetijono Widjojo di sela Sidang Tahunan Asian Development Bank (ADB) ke-42 di Bali International Convention Center (BICC), Nusa Dua, Bali. "Angka kemiskinan di atas 8 persen itu diestimasikan tanpa memasukkan stimulus infrastruktur. Seharusnya dengan adanya stimulus pengangguran bisa ditekan, itu pun kalau stimulusnya tetap direalisasikan. Tetapi kalau lambat itu tidak akan berpengaruh," paparnya.

Dari uraian diatas, menurut anda bagaimana cara mengatasi permasalahan pengangguran di indonesia ? Jelaskan….