Upaya akselerasi pencapaiaN SDGs. SDGs ( Sustainable Development Goals ) sebuah dokumen yang akan menjadi sebuah acuan dalam kerangka pembangunan dan.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
PROGRAM KIA DI INDONESIA
Advertisements

INDIKATOR KESEHATAN PRODUKSI
PENJELASAN DEFINISI OPERASIONAL PROGRAM KIA
ADMINISTRASI PUSKESMAS
Tujuan Pengaturan Upaya Kesehatan Anak:
PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS)
PARDOMUAN B.M.SIANIPAR MORTALITAS.
PENCAPAIAN INDIKATOR KINERJA
Enny Zuliatie Die-J YPI (Drop in Center Cijantung Yayasan Pelita Ilmu)
MANFAAT STIKER P4K DALAM RANGKA PENURUNAN AKI DAN AKB
P4K dengan Stiker dan Registrasi Ibu Hamil
MAKING PREGNANCY SAFER (M P S)
POLINDES (Pondok Bersalin Desa)
DINAS KESEHATAN PROVINSI BALI
Data: karakteristik individu, sangat sulit diinterpretasikan karena jumlahnya sangat banyak dan beragam bentuknya [nominal, ordinal, interval] dan sifatnya.
KEBIJAKAN DAN PROGRAM KESEHATAN REPRODUKSI
SAFE MOTHERHOOD Yuly Sulistyorini, S.KM., M.Kes
Safe Motherhood (Keselamatan Ibu)
INDIKATOR PEMANTAUAN Sasaran yang di gunakan dalam PWS KIA berdasarkan kurun waktu 1 tahun, dengan prinsip konsep wilayah - maka untuk PWS Provinsi memakai.
MENDORONG KEBIJAKAN LAYANAN LAYANAN KESEHATAN SEKSUAL DAN REPRODUKSI YANG BERPIHAK PADA PEREMPUAN MISKIN *dr. Delis J Hehi, MARS (*Anggota DPD RI )
Titus Priyo Harjatmo, M,.Kes Slide Diambil Dari Direktorat Gizi
PUSKESMAS KARANGAN OLEH MARTA RAHAYU
Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi
Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA/ KELURAHAN
ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN KESEHATAN TAHUN OLE h Dr.Hj.Musdiawaty HR RoE,M.Kes Watansoppeng, 19 Maret 2014.
KESEHATAN IBU DAN ANAK.
SISTEM INFORMASI PUSKESMAS DI LINGKUP PROGRAM KESMAS
H. ARSON ABADI, SKM, M.Si Dinas Kesehatan Kab.OKU SELATAN
Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi Tenggara
STRATEGI PENINGKATAN COVERADE PEMAKAIAN KONTRASEPSI IUD OLEH BIDAN
PERAN SERTA MASYARAKAT
Pembinaan Peran Serta Masyarakat
PERAN PKK DALAM UPAYA PENANGGULANGAN MASALAH GIZI DI KELUARGA
TUGAS DAN TANGGUNGJAWAB BIDAN DI KOMUNITAS
PROGRAM KIA Kesehatan Ibu dan Anak.
BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA PROVINSI KEPULAUAN RIAU
ILMU KESMAS X (PROGRAM2 KESEHATAN)
Epidemiologi-Susanto, 2012
Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi
JAMPERSAL Kelompok 2.
OPTIMALISASI PELAKSANAAN JAMINAN PERSALINAN Dalam rangka Percepatan Pencapaian MDGs 2015 Tjetjep Yudiana,SKM, M.Kes KEPALA DINAS KESEHATAN PROPINSI KEPULAUAN.
EVALUASI PROGRAM KESEHATAN IBU
PELAYANAN KESEHATAN REPRODUKSI
ADAPTASI PSIKOLOGIS IBU MASA NIFAS
KONSEP KEBIDANAN KOMUNITAS
Di sampaikan pada pertemuan Bidan Jember tgl 21 November 2017
Hj. Juraida Roito Hrp, SKM, M.Kes MATA KULIAH KESEHATAN MASYARAKAT
PEMANFAATAN DATA SURVEI DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN
ICPD dan MDGS Indikator dan Pencapaian di Indonesia
STRATEGI PENDEKATAN RISIKO
ASPEK-ASPEK SOSIAL BUDAYA DALAM PELAYANAN KEBIDANAN
KEPERAWATAN KELOMPOK & PEGEMBANGGAN PENGORGANISASIAN MASYARAKAT
KONSEP KEBIDANAN KOMUNITAS
Balikpapan, 01 Nopember 2018 BAPPEDA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
PENGERTIAN FILOSOFI DAN DEFINISI BIDAN Raudhatun Nuzul ZA. S.ST.,M.Kes
KONSEP DASAR ASUHAN KEHAMILAN
Standar Pelayanan Minimal Puskesmas
Pembinaan Peran Serta Masyarakat
KONSEP DASAR KEBIDANAN KOMUNITAS Oleh : WIDYA PANI, SKM,SST.,M.Kes.
Sustainable Development Goals (SDGs)
KESEHATAN ANAK di indonesia
Manajemen Kolaborasi Kebidanan Oleh : Rani Kusmirani.
Oleh : Rani Kusmirani. PENDAHULUAN Pelayanan kebidanan merupakan pelayanan yang diberikan oleh bidan sesuai kewenangan yang diberikan dengan maksud meningkatkan.
KEMITRAAN BIDAN DAN DUKUN paraji
MENUJU KEMITRAAN BIDAN & DUKUN PARAJI DI KECAMATAN
Audit Maternal Perinatal (AMP) Sosial
PEMBANGUNAN BIDANG KESEHATAN PROVINSI BANTEN
Standar Pelayanan Minimum Bayi Baru Lahir
Transcript presentasi:

Upaya akselerasi pencapaiaN SDGs

SDGs ( Sustainable Development Goals ) sebuah dokumen yang akan menjadi sebuah acuan dalam kerangka pembangunan dan perundingan negara-negara di dunia. Konsep SDGs melanjutkan konsep pembangunan Milenium Development Goals “MDGs” yang dimana konsep itu sudah berakhir pada tahun Jadi kerangka pembangunan yang berkaitan dengan perubahan situasi dunia yang semula menggunakan konsep MGDs sekarang diganti dengan SDGs. Singkatan dari sustainable development goals, yaitu sebuah dokumen yang akan menjadi sebuah acuan dalam kerangka pembanngunan dan perundingan Negara- negara di dunia. Definisi

Tujuan SDGs antara lain.. 1. Mengakhiri kemiskinan dalam segala bentuknya dimana-mana 2. Mengakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan peningkatan gizi, dan mempromosika pertanian berkelanjutan 3. Pastikan hidup sehat dan mempromosikan kesejahteraan bagi semua segala usia 4. Menjamin kualitas pendidikan inklusif, adil dan mempromosikan kesempatan belajar seumur hidup untuk semua 5. Mencapai kesetaraan gender dan memberdayakan semua perempuan dan anak perempuan. 6. Memastikan ketersediaan dan pengelolaan yang berkelanjutan air dan sanitasi untuk semua 7. Menjamin akses keenergi yang terjangkau, dapat diandalkan, berkelanjutan, dan modern untuk semua 8. Mempromosikan pertumbuhan yang berkelanjutan, inklusif dan berkelanjutan ekonomi, kesempatan kerja penuh dan produktif dan pekerjaan yang layak untuk semua

Upaya Akselerasi Pencapaian SDGS A. Keluarga Sejahtera Sebagai Pilar Utama Kesehatan Ibu, Remaja, Dan Anak 1. Meningkatkan Kesehatan Ibu 2. menurunkan angka kematian anak

C. Hasil Kualitatif dan Kuantitatif Upaya Promotif dan Preventif Kematian Ibu dan Anak Serta Dampak dalam Pencapaian SDGS 1. Hasil Kualitatif dan Kuantitatif Provinsi Papua saat ini masih kekurangan tenaga bidan sebanyak orang. Sebagian besar kampung-kampung di Papua hingga kini tidak ada tenaga kesehatan. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Yosef Rinto di Merauke, mengungkapkan, tenaga bidan tersebut dibutuhkan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada ibu-ibu melahirkan guna menurunkan angka kematian ibu dan anak yang masih tinggi. "Papua kini sedang gencar-gencarnya berupaya menurunkan angka kematian ibu dan anak," ujarnya. Untuk mengatasi kekurangan tenaga bidan, Dinas Kesehatan Papua, tengah memberdayakan dan melatih kembali kader-kader kesehatan di kampung-kampung. "Ini supaya mereka bisa melakukan pengobatan sederhana," katanya. Di samping itu, juga menugaskan para bidan dan perawat dari kampung ke kampung selama enam bulan. Mereka juga akan melatih dukun-dukun bersalin untuk membantu persalinan di kampung. Selain kekurangan tenaga bidan, menurut Rinto, sarana kesehatan di Papua juga masih terbatas. Karena itu, saat ini didorong pembangunan rumah sakit-rumah sakit di kabupaten pemekaran dan puskesmas-puskesmas pembantu di kampung-kampung. Saat ini di di seluruh Papua ada 27 rumah sakit, 686 puskesmas, dan 462 polindes.

2. Upaya Promotif dan Preventif Upaya promotif adalah suatu usaha pelayanan kesehatan ini pertama. Upaya preventif adalah sebuah usaha yang dilakukan individu dalam mencegah terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan. :

A.Gerakan dan Upaya Dibidang Kesehatan Masyarakat Dalam Akselarasi Penurunan AKI dan AKB di Indonesia. Tahun 2011, AKI di Indonesia mencapai 228 kasus per kelahiran hidup. Diperkirakan ibu di Indonesia mati saat melahirkan tiap tahunnya. Pada tahun 2015, AKI ditargetkan turun menjadi 102 kasus per kelahiran untuk mencapai tujuan pembagunan MilleniumDevelopment Goals (MDGs). a. Kematian Ibu 1. Upaya-upaya yang perlu dilakukan untuk menurunkan AKI 1. Making Pregnancy Safer ( MPS ) a. Strategi sector kesehatan yang ditujukan untuk mengatasi masalah kesehatan b. Akibat kematian dan kesakitan ibu dan bayi c. Merupakan penekanan atau focus dari upaya safe motherdood 1. Making Pregnancy Safer ( MPS ) a. Strategi sector kesehatan yang ditujukan untuk mengatasi masalah kesehatan b. Akibat kematian dan kesakitan ibu dan bayi c. Merupakan penekanan atau focus dari upaya safe motherdood 2. Strategi PMS a. Meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak ditingkat dasar dan rujukan b. Membangun kemitraan yang efektif c. Mendorong pemberdayaan perempuan d. Keluarga dan masyarakat e. Meningkatkan system surveilans f. Monitoring dan informasi KIBLA, pembiayaan. 2. Strategi PMS a. Meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak ditingkat dasar dan rujukan b. Membangun kemitraan yang efektif c. Mendorong pemberdayaan perempuan d. Keluarga dan masyarakat e. Meningkatkan system surveilans f. Monitoring dan informasi KIBLA, pembiayaan. 3. Pesan kunci MPS a. Setiap persalinan ditolong tenaga kesehatan terampil b. Setiap komplikasi obstetri dan neonatal ditangani secara adekuat c.Setiap wanita usia subur mempunyai akses pencegahan kehamilan dan penanganan komplikasi keguguran 3. Pesan kunci MPS a. Setiap persalinan ditolong tenaga kesehatan terampil b. Setiap komplikasi obstetri dan neonatal ditangani secara adekuat c.Setiap wanita usia subur mempunyai akses pencegahan kehamilan dan penanganan komplikasi keguguran

1. Gerakan yang dilakukan dalam menurunkan angka AKI 1. Meningkatkan kualitas pelayanan dan cakupan pelayanan a. Pertolongan persalinan oleh nakes b. Penyediaan pelayanan kegawatdaruratan yang berkualitas dan sesuai dengan standar. c. Pencegahan terjadinya kehamilan yang tidak diinginkan dan penanganan komplikasi keguguran d. Pemantapan kerjasama lintas program dan sektoral e. Peningkatan partisipasi perempuan, keluarga dan masyarakat 1. Meningkatkan kualitas pelayanan dan cakupan pelayanan a. Pertolongan persalinan oleh nakes b. Penyediaan pelayanan kegawatdaruratan yang berkualitas dan sesuai dengan standar. c. Pencegahan terjadinya kehamilan yang tidak diinginkan dan penanganan komplikasi keguguran d. Pemantapan kerjasama lintas program dan sektoral e. Peningkatan partisipasi perempuan, keluarga dan masyarakat 2. Peningkatan kapasitas manajemen pengelolaan program melalui peningkatan kemampuan pengelolaan program agar mampu merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi ( P1-P2-P3) sesuai daerah. 3. Sosialisasi dan advokasi melalui penyusunan hasil informasi tentang masalah yang dihadapi daerah sebagai subtansi untuk soialisai dan advokasi.

B. Kematian bayi 1. Upaya-upaya yang perlu dilakukan untuk mencegah kematian bayi a. Peningkatan kegiatan imunisasi b. Peningkatan ASI eksklusif, status gizi, deteksi dini dan pemantauan tumbuh kembang c. Pencegahan dan pengobatan penyakit infeksi d. Program MTBS dan MTBM e. Pertolongan persalinan dan penatalaksanaan BBL cepat f. Diharapkan keluarga memiliki pengetahuan, pemahaman dan perawatan pasca persalinan sesuai standar kesehatan g. Program asuh h. Keberadaan bidan desa i. Perawatan neonatal dasar (perawatan tali pusat, metode kanguru, IMD) a. Peningkatan kegiatan imunisasi b. Peningkatan ASI eksklusif, status gizi, deteksi dini dan pemantauan tumbuh kembang c. Pencegahan dan pengobatan penyakit infeksi d. Program MTBS dan MTBM e. Pertolongan persalinan dan penatalaksanaan BBL cepat f. Diharapkan keluarga memiliki pengetahuan, pemahaman dan perawatan pasca persalinan sesuai standar kesehatan g. Program asuh h. Keberadaan bidan desa i. Perawatan neonatal dasar (perawatan tali pusat, metode kanguru, IMD)

1. Gerakan mencegah kematian bayi Bidan  Menerapkan program ASUH ( awal sehat untuk hidup sehat ) yang memfokuskan kegiatan pada keselamatan dan BBL ( 1-7 hari )  Mengintensifkan kunjungan rumah 7 hari pertama pasca persalinan berisi pelayanan dan konseling perawatan bayi dan ibu nifas yang bermutu. Masyarakat  Menyebarkan pentingnya asuhan 7 hari pertama pasca persalinan bagi kehidupan bayinya  Meningkatkan kesadaran tentang pentingnya kunjungan rumah 7 hari pertama pasca persalinan oleh bidan desa  Mencatat dan melaporkanadanya ibu hami, ibu melahirkan dan bayi meninggal pada bidan di desa  Mendukung dan mempertahankan keberadaan bidan di desa. Bidan  Menerapkan program ASUH ( awal sehat untuk hidup sehat ) yang memfokuskan kegiatan pada keselamatan dan BBL ( 1-7 hari )  Mengintensifkan kunjungan rumah 7 hari pertama pasca persalinan berisi pelayanan dan konseling perawatan bayi dan ibu nifas yang bermutu. Masyarakat  Menyebarkan pentingnya asuhan 7 hari pertama pasca persalinan bagi kehidupan bayinya  Meningkatkan kesadaran tentang pentingnya kunjungan rumah 7 hari pertama pasca persalinan oleh bidan desa  Mencatat dan melaporkanadanya ibu hami, ibu melahirkan dan bayi meninggal pada bidan di desa  Mendukung dan mempertahankan keberadaan bidan di desa.

KESIMPULAN Secara garis besar, 17 tujuan SDGs dapat dikelompokkan dalam empat pilar, yakni pembangunan manusia, pembangunan ekonomi,pembangunan lingkungan hidup, dan governance. Pilar pembangunan manusia lekat dengan penyediaan pelayanan dasar sehingga tujuan SDGs yang dapat dikelompokkan dalam beberapa sektor. Sektor-sektor itu adalah menjamin kehidupan yang sehat, memastikan pemerataan kualitas pendidikan dan pendidikan inklusif serta pembelajaran seumur hidup untuk semua, mengakhiri kemiskinan dan mencapai kesetaraan gender, serta memberdayakan semua perempuan dan anak perempuan.