STRATEGI POKOK Kebijakan Fiskal Kebijakan Perbankan/Keuangan

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
STRATEGI KELUAR DARI KRISIS:
Advertisements

OLEH : SHANTI EMAWATI, S.Pt., MP.
SISTEM AGRIBISNIS.
Skenario dan Strategi Konsep Agro Mina Politan Cluster
B. Kombaitan dan Ridwan Sutriadi
Perencanaan Tata Guna Lahan
PENGEMBANGAN ROTAN INDONESIA MELALUI POLA SENTRA HHBK
DINAS PERTANIAN PROVINSI BENGKULU 2012
PEMBANGUNAN PERTANIAN/PEDESAAN DAN PERUBAHAN SOSIAL
Kegiatan ekonomi masyarakat
PENYUSUNAN RTRW KECAMATAN SANDARAN BERBASIS MASYARAKAT
PENYUSUNAN RTRW KECAMATAN SANGKULIRANG BERBASIS MASYARAKAT
PERTANIAN PERTEMUAN 8 Powerpoint Templates.
KEBIJAKAN DAN REVITALISASI PERTANIAN
Perencanaan Pembangunan Wilayah
PEMBANGUNAN AGRIBISNIS
ARAH PEMBANGUNAN EKONOMI SEKTOR PERTANIAN
Kelompok : 1. AZIS BASUKI 2. ANDI FIRMANSAH 3. M.ROFIQUL F 4. M.AMALUDIN 5. YUNUS WIDODO.
PAKET KEBIJAKAN KEDAULATAN PANGAN
REDISTRIBUSI TANAH ... ?.
Peranan Pertanian di Dalam Pembangunan Ekonomi
KOORDINASI, INTEGRASI DAN SINKRONISASI PERENCANAAN PEMBANGUNAN
SOSIALISASI DANA DESA dengan Materi: “PENGGUNAAN DANA DESA TAHUN 2015”
PANGAN Segala sesuatu yang berasal dari sumber hayati dan air, baik yang diolah maupun tidak diolah yang diperuntukkan bagi konsumsi manusia, termasuk.
PERENCANAAN PEMANFATAN LAHAN; ZONASI LAHAN & PERWILAYAHAN KOMODITAS
PEMERINTAH PROVINSI JAWA TIMUR
Kepala Biro Organisasi Setda Prov. Sumbar
PELIBATAN LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN DALAM PERTANIAN
PROSPEK DAN ARAH PENGEMBANGAN AGRIBISNIS UNGGAS
ADAPTASI.
OLEH : SHANTI EMAWATI, S.Pt., MP.
OLEH : SHANTI EMAWATI, S.Pt., MP.
Arah Kebijakan Persusuan
DANA ALOKASI KHUSUS 2008 “Kebijakan dan Mekanisme Alokasi”
PEREKONOMIAN INDONESIA
PERKEBUNAN DAN MASALAHNYA
PROSPEK DAN ARAH PENGEMBANGAN AGRIBISNIS UNGGAS
Dr. Ir. F. DIDIET HERU SWASONO, M.P.
Industrialisasi Perikanan untuk Kesejahteraan Masyarakat
Disampaikan Oleh: MY ESTI WIJAYATI ANGGOTA DPR RI KOMISI X
By Siti Nurul Chotimah, S. Pd
PROSPEK DAN ARAH PENGEMBANGAN AGRIBISNIS: Kambing dan Domba
Arah Kebijakan Persusuan
Pemanfaatan Sumber Daya ALAM
Arah Kebijakan Persusuan
Definisi dan Arti Penting Agroindustri
Ukuran Keberhasilannya
PENDAHULUAN PERTANIAN DAN PEMBANGUNAN PERTANIAN
OTONOMI BIDANG PERTANAHAN
PERAN SERTA DAERAH DALAM MEWUJUDKAN KETAHANAN PANGAN
Kelestarian Lingkungan dalam Sistem Penataan Ruang
Bahan tayang 3-4 Mei.
REVOLUSI HIJAU.
Arah Kebijakan Persusuan
PEMBANGUNAN AGROPOLITAN BERBASIS AGRIBISNIS PETERNAKAN: SUATU KONSEP
Teknologi Mendukung Diversifikasi Pertanian
PEMBANGUNAN APLIKASI INFORMASI PELUANG PENANAMAN MODAL
Lembaga Keuangan Mikro dan Usaha Kecil Menengah
PEMBANGUNAN PERIKANAN
Rancangan Awal RKPD Provinsi Jawa Barat Tahun 2019
DI SAMPAIKAN OLEH KEPALA BAPPEDA
DINAS KEHUTANAN PROV. SULAWESI SELATAN. “MEWUJUDKAN HUTAN LESTARI, PERKEBUNAN PRODUKTIF MASYARAKAT SEJAHTERA MANDIRI ”
LEADERSHIP AND ENTREPRENEURSHIP
OLEH : SHANTI EMAWATI, S.Pt., MP.
Ketahanan Pangan dan Gizi Ade Saputra Nasution. Peraturan Pemerintah No.68 Tahun 2002 tentang Ketahanan Pangan sebagai peraturan pelaksanaan UU No.7 tahun.
PENATAAN RUANG 14/01/ :10.
3/23/ Model Pembangunan Ekonomi Dosen: Dr. Sri Endang Kornita, SE, MSi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau Pekanbaru 2018.
RENCANA KERJA DAN ARAH KEBIJAKAN TAHUN
PERAN AGRIBISNIS DAN STRATEGI PENGEMBANGAN
INDONESIA MENUJU POROS MARITIM DUNIA Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia yang memiliki potensi untuk menjadi Poros Maritim Dunia.
Transcript presentasi:

STRATEGI POKOK Kebijakan Fiskal Kebijakan Perbankan/Keuangan Kebijakan Reforma Agraria Kebijakan Tata Ruang Kebijakan SDM dan teknologi Kebijakan Sektoral

KEBIJAKAN FISKAL/KEUANGAN Belanja Pemerintah diarahkan untuk pembangunan berbagai sektor pendukung seperti infrastruktur Pengenaan tarif pajak digunakan sebagai insentif bagi pengembangan SDA Perlakuan pajak atas pertanian berbeda Harmonisasi kebijakan antar wilayah (terkait desentralisasi) sehingga mengurangi konflik antar wilayah sekaligus mengurangi hambatan perdagangan antar wilayah Lembaga keuangan lainnya seperti asuransi menjadi kebutuhan

KEBIJAKAN PERBANKAN Perbankan didorong untuk memberikan suku bunga yang tidak saja kompetitif bagi sektor pertanian dan SDA tetapi juga disesuaikan dengan karakter proses produksi yang berbasis SDA Lembaga Perbankan dan produk-produknya yang mengkhususkan untuk mendukung sektor pertanian dalam arti luas (Bank Pertanian) Kebijakan fiskal dan moneter harus berjalan seiringan dan tidak kontraproduktif Amandemen terhadap UU Perbankan yang hanya mengakui Bank Umum dan Bank Perkreditan Rakyat

REFORMA AGRARIA Tanah sebagai komoditi Sentralisasi sumber agraria Tanah dengan fungsi sosial Devolusi sumber agraria 1. Mempertahankan aset pertanian dan SDA lain untuk kepentingan masyarakat lokal: Mencegah lebih lanjut konversi lahan pertanian Mempertahankan tanah dan SDA lokal untuk dimanfaatkan masyarakat lokal Melakukan administrasi pertanahan yang tertib dan benar Kelembagaan keuangan yang pro-poor

Lanjutan REFORMA AGRARIA 2. Memberikan dan memperbesar akses petani miskin pada tanah pertanian: Penyewaan tanah petani kaya untuk dikelola oleh petani miskin Pengembangan lembaga keuangan pro-poor Membuka akses penduduk pada tanah perkebunan 3. Akuisisi dan akumulasi tanah pertanian oleh petani kaya harus dibatasi 4. Mengembalikan hak-hak terhadap SDA lokal kepada masyarakat lokal dan masyarakat adat

KEBIJAKAN TATA RUANG Penataan ruang yang menciptakan keberimbangan inter-regional melaui percepatan pusat pertumbuhan perdesaan dan kota menengah/kecil Prasarana dasar untuk pembangunan perdesaan : irigasi dan jalan Meningkatkan daya dukung lingkungan menciptakan kapasitas fungsi kawasan lindung dan budidaya Mencegah konversi lahan pertanian pangan dan hutan

KEBIJAKAN SEKTORAL Kebijakan Sektor Pertanian Tanaman Pangan Kebijakan Sektor Kehutanan Kebijakan Sektor Perikanan Kebijakan Sektor Peternakan

Kebijakan Sektor Pertanian Pangan Ketergantungan Pertanian Pangan terhadap Kekuatan Eksternal Kemandirian Pertanian Pangan dengan Kekuatan Lokal Memperkuat kapasitas daerah dan kelembagaan lokal untuk menjamin kedaulatan pangan (kedaulatan atas benih, teknologi & akses atas sumber daya) Mengintegrasikan upaya peningkatan pendapatan dan pengentasan kemiskinan dengan perbaikan gizi, kesehatan dan pendidikan. Peningkatan produksi bahan pangan dengan mengembangkan komoditas pangan lokal dan berbasis pada sumberdaya lokal

Lanjutan Membangun jejaring dan pengelolaan pengetahuan untuk ketahanan dan kedaulatan pangan Diversifikasi pangan dengan pengembangan teknologi yang dapat dijangkau masyarakat luas Membangun potensi dan keunggulan lokal serta teknologi dengan pendekatan klaster. Mengembangkan teknologi pertanian yang berkarakter sederhana, tepat guna dan tepat sasaran, berbasis pengetahuan lokal, meningkatkan nilai tambah, keterkaitan hulu hilir Pembukaan lahan baru untuk mencukupi kebutuhan pangan di luar Jawa

Kebijakan Sektor Perikanan ARAH Perikanan dan Kelautan Sebagai Sebuah Sistem Pembangunan Perikanan dan Kelautan Berkelanjutan Memperkuat Kerangka Pengelolaan Perikanan dan Kelautan STRATEGI Penataan Sistem Pengelolaan Wilayah Pesisir, Pulau-Pulau Kecil dan Laut Perubahan Rejim Perikanan dari Quasi Open Access ke Limited Entry Kebijakan Total Allowable Effort : Jumlah Nelayan Kebijakan Local Fisheries Management Organization Optimalisasi Distant Waters Fishing

Kebijakan Sektor Kehutanan ARAH Meningkatkan peran serta masyarakat dan pemerintah daerah Mendorong program reboisasi dan penghijauan Perbaikan lingkungan Penyediaan bahan baku industri dalam negeri Peningkatan kualitas industri kehutanan Indonesia Mendorong program pembangunan HTI STRATEGI Mendorong penggunaan sistem Agroforestry (Kegiatan pertanian, perikanan, peternakan dan kehutanan dapat dilaksanakan pada lahan yang sama dalam waktu yang bersamaan maupun secara bergantian) Penggunaan sistim silvikultur yang implementatif Melaksanakan program hutan tanaman berbasis industri kehutanan Pemanfaatan lahan-lahan hutan produksi yang tidak produktif Pemberian Kredit Memperkuat kebijakan memerangi illegal logging Dapat mencontoh kisah sukses program sengonisasi tahun 1988

Kebijakan Sektor Peternakan ARAH Kemandirian pengembangan pakan lokal Integrasi peternakan dengan kegiatan lain Revitalisasi Kelembagaan dan SDM Fungsional di Lapangan Meningkatkan jumlah dan kualitas dokter hewan untuk pencegahan zoonosa Fokus pada komoditi (sapi perah, sapi pedaging dan ayam) STRATEGI Peningkatan ketrampilan peternak dan pengembangan usaha pengolahan produk ternak berbasis rumah tangga Pendirian milk processing plant mini di KUD-KUD sapi perah Pembentukan kelembagaan industri pengolahan produk ternak. Pembentukan Lembaga Mutu Produk Ternak Perbaikan dan Pengadaan Infrastruktur Penunjang Pembentukan Pusat Pembibitan dan Bakalan Berbasis Pastura dan Perkebunan