Manajemen Proses dan pendekatan Lean

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Analisis & Informasi Proses Bisnis (CSA221)
Advertisements

Perancangan Sistem Produksi
ANALISIS PROSES BISNIS
PETA ANALISA KERJA KESELURUHAN
OLEH : Faisal Arif Pratama Isa Bharoka Trawardani Onovio Bagus permata
ANALISIS PROSES BISNIS
DOKUMENTASI PROSES Mahendrawathi ER, Ph.D Purchasing Department
Sasaran Menjelaskan apa yang dimaksud model proses
Analisa kekuatan dan kelemahan perusahaan
Pengukuran Kinerja Supply Chain
SISTEM PRODUKSI TEPAT WAKTU (JUST IN TIME-JIT)
Manajemen rantai pasokan
Pengantar SCM ( Supply Chain Management )
Supply Chain Management with Lean Production and RFID Application :
PETA-PETA KERJA (Process Chart)
Value stream mapping.
Memahami Proses yang Ada dan Contoh. Memahami Proses yang Ada Salah satu cara yang paling efektif untuk memahami proses yang ada adalah dengan membuat.
Manajemen rantai pasokan. Materi Supply Chain Supply Chain Management.
DOKUMENTASI PROSES Mahendrawathi ER, Ph.D Purchasing Department
Pertemuan 5 Manajemen Operasi
BAB III-V Penentuan HPP(harga pokok produk) dalam lingkungan pemanufakturan maju, pengambilan keputusan dalam pemanufakturan maju,pengukuran kinerja dan.
Bab XIV PENERAPAN ETIKA PERUSAHAAN DALAM MANAJEMEN MUTU.
SISTEM PRODUKSI TEPAT WAKTU (JUST IN TIME-JIT)
E - Business “SCM” Sistem Informasi STMIK AMIKOM Purwokerto 2013.
Proses bisnis dan sistem informasi manajemen
PRODUCTION MANAGEMENT
SISTEM PRODUKSI TEPAT WAKTU (JUST IN TIME-JIT)
Analisis & Dokumentasi Proses bisnis bag. 1
DOKUMENTASI PROSES Purchasing Department Manufacturing Department
BAB II E-BUSINESS GLOBAL: BAGAIMANA BISNIS MENGGUNAKAN SI
MERANCANG JARINGAN SUPPLY CHAIN
DOKUMENTASI PROSES Mahendrawathi ER, Ph.D Purchasing Department
Pengantar Teknologi Informasi (Teori)
Pertemuan XI Sistem “Just In Time” dan “Supply Chain Management”
ACTIVITY-BASED MANAGEMENT
SISTEM PRODUKSI TEPAT WAKTU (JUST IN TIME-JIT)
Pengantar SCM ( Supply Chain Management )
ACTIVITY BASED COSTING & ACTIVITY BASED MANAGEMENT
BAB 9 ANALISIS KINERJA KEUANGAN
Proses Pengembangan Database
Manajemen Produksi dan Operasi
MODUL 8 PENGENDALIAN PERSEDIAAN TEPAT WAKTU A. TUJUAN INTRUKSIONAL
Pemodelan Sistem Bisnis
Manajemen rantai pasokan
DOKUMENTASI PROSES Mahendrawathi ER, Ph.D Purchasing Department
PRINSIP-PRINSIP JUST-in-TIME
Integrasi Rantai Pasok
MERANCANG JARINGAN SUPPLY CHAIN
BAB II E-BUSINESS GLOBAL: BAGAIMANA BISNIS MENGGUNAKAN SI
Tahap Frame The Process
Pengantar SCM ( Supply Chain Management )
Manajemen rantai pasokan
SISTEM PRODUKSI TEPAT WAKTU ( JUST IN TIME -JIT).
Managemen Sistem Operasi
SISTEM INFORMASI PERSPEKTIF AKUNTAN
DOKUMENTASI PROSES Mahendrawathi ER, Ph.D Purchasing Department
Manajemen rantai pasokan
ANALISIS PROSES BISNIS
DASAR-DASAR MANAJEMEN YANG EFEKTIF
SISTEM PRODUKSI TEPAT WAKTU (JUST IN TIME-JIT)
ANALISIS PROSES BISNIS
SUPPLY CHAIN MANAGEMENT ( SCM )
Manajemen rantai pasokan
LINGKUNGAN BISNIS DAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI
Manajemen rantai pasokan
Integrasi Rantai Pasok
Pengembangan Sistem Informasi Erliyan Redy Susanto.
Tujuan Pembelajaran 1) Mengetahui model sistem umum perusahaan 2) Memahami model delapan unsur lingkungan sebagai suatu kerangka untuk memahami lingkungan.
Sistem Informasi Manufaktur/ SIMA Eka Yuniar. SAP 1. Pengertian Sistem 2. Pengertian Informasi 3. Pengertian Sistem Informasi 4. Pengertian Manufaktur.
Transcript presentasi:

Manajemen Proses dan pendekatan Lean

Manajemen Proses Setiap organisasi mengelola sekumpulan proses Proses bisnis adalah serangkaian aktivitas yang terhubung secara logis dengan menggunakan sumber daya perusahaan untuk mentransformasikan suatu obyek fisik maupun nonfisik untuk menciptakan hasil spesifik dan terukur baik untuk pelanggan internal maupun eksternal.

Manajemen Proses Supply chain mengelola banyak proses, baik proses inti yang berfungsi untuk membantu mentransformasi bahan mentah menjadi produk jadi, maupun proses penunjang yang membantu proses inti, mis Pengembangan produk baru Peluncuran produk baru Pembelian material Pemenuhan order pelanggan Pengiriman produk

Manajemen Proses Untuk melakukan perbaikan pada proses, perlu dilakukan pemetaan proses Dengan mengetahui peta proses saat ini, bisa dilakukan perbaikan, mis menghilangkan proses yang tumpang tindih, menyederhanakan proses, atau merubah urutan pengerjaan subproses Tujuan perubahan tersebut untuk mempercepat waktu pengerjaan, mereduksi jumlah sumber daya, mengurangi masalah kualitas, atau menciptakan konsistensi yang lebih tinggi. Contoh aliran proses

Pendekatan Lean Dapat dipandang sebagai kombinasi craft production dan mass production Craft, skala produksi kecil, tidak ada standar produksi Mass, mementingkan jumlah output yang besar dan standar

Craft Mass Lean Tenaga kerja Organisasi Alat Produk Terampil membuat rancangan produk dan mengoperasikan mesin Spesialisasi tenaga kerja namun dimungkinkan rotasi dari satu pekerjaan ke yang lain Tim bersifat fleksibel, hirarki manajemen sedikit, setiap lapisan di jajaran org punya tanggung jawab perbaikan Organisasi Sangat terdesentralisasi tetapi terkonsentrasi di satu kota Integrasi vertikal. Kegiatan perancangan, teknik, dan produksi ada di satu tempat Jaringan supplier dengan kemampuan perancangan dan teknik. Perbaikan terjadi disepanjang supply chain Alat Peralatan multifungsi (general perpose) Mesin-mesin khusus (dedicated) Multifungsi Produk Volume produksi sangat rendah dan tidak ada produk yang sama atau identik Volume produksi tinggi, siklus hidup produk panjang Siklus hidup menurun

Pendekatan Lean di Toyota Identifikasikan apa yang memberikan nilai dan apa yang tidak dilihat dari sudut pandang pelanggan dan bukan dari perspektif orangisasi, fungsi, atau departemen Indentifikasikan langkah yang diperlukan untuk merancang, memesan, dan memproduksi produk disepanjang aliran proses nilai tambah untuk menandai adanya pemborosan Buat kegiatan yang memberikan nilai tambah mengalir tanpa gangguan, berbalik, atau menunggu Buatlah hanya yang diminta oleh pelanggan Berupayalah untuk sempurna dengan secara kontinyu mengurangi pemborosan

Tiga Jenis Aktivitas Aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah (non-value adding) dan bisa direduksi atau dihilangkan Aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah tapi perlu dilakukan (necessary but non-value adding) Aktivitas yang memang memberikan nilai tambah (value adding)

Tiga Jenis Aktivitas di Toyota 5% aktivitas yang memberikan nilai tambah 60% aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah (dan mungkin bisa dikurangi) 35% aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah namun perlu dilakukan

Tujuh Tipe Pemborosan Produksi berlebihan Menunggu Transportasi Proses yang tidak tepat Persediaan yang tidak perlu Gerakan yang tidak perlu Kecacatan

Implementasi Lean Thinking Mengerti pemborosan yang terjadi Mengeset arah perbaikan yang akan dilakukan. Mengerti gambaran umum (big picture) Melakukan pemetaan secara detail Melibatkan supplier maupun pelanggan untuk terlibat dalam inisiatif perbaikan Mengecek apakah arah yang dituju sudah sesuai dengan rencana awal. Contoh Process Activity Mapping

Process Activity Mapping Jenis aktivitas Jumlah Waktu Operasi 2 50 (2%) Transportasi 6 55 Tersimpan 2500 Menunggu 3 280 Inspeksi 1 10 Total 14 2895