Wahyudi Kumorotomo Jurusan Manajeman dan Kebijakan Publik Universitas Gadjah Mada 2013.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
TEKNIK PENULISAN UNTUK PUSTAKAWAN
Advertisements

PERTEMUAN: 1 I. PENULISAN KARYA ILMIAH
MENGGALI WAWASAN DALAM PENULISAN ILMIAH
Teknik Penulisan Jurnal Ilmiah
METODE PENELITIAN HUKUM
MAKALAH Neneng Sri Wulan.
PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA BERDASARKAN KURIKULUM 2013
Tinjauan Kepustakaan.
Kelompok 2 : investigasi ilmiah
Metode Penelitian.
III. METODOLOGI PENELITIAN
RAGAM BAHASA KARYA TULIS BUKAN FIKSI DAN FIKSI Pertemuan 2
RAGAM BAHASA KARYA TULIS BUKAN FIKSI DAN FIKSI Pertemuan 2
KARANGAN ILMIAH Marlina, M.Pd..
BAB 4 PENELITIAN USAHATANI PERTEMUAN KE - 8.
Masalah Penelitian Penelitian: proses penemuan masalah dan pemecahan masalah Penemuan masalah: identifikasi bidang masalah, penentuan atau pemilihan.
METODE PENULISAN ILMIAH PERTEMUAN 2: PENDAHULUAN
Penulisan Karya/Artikel Ilmiah.
PENULISAN KARYA ILMIAH
Langkah-Langkah Membuat Tulisan Ilmiah
METODOLOGI PENELITIAN
METODE PENULISAN ILMIAH PERTEMUAN 2: PENDAHULUAN
MENULIS AKADEMIK.
MEMBACA KRITIS A. SYUKUR GHAZALI.
Pendekatan Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif
Perumusan Masalah dan Hipotesis Penelitian
BAB 4 PENELITIAN SOSIAL.
KONSEP PENDEKATAN SCIENTIFIC
Kerangka Penelitian Merupakan langkah/kegiatan sistematis yang saling mendukung yang diperlukan dalam perencanaan dan pelaksanaan penelitian Sangat ditentukan.
PENULISAN ILMIAH Anita Apriliawati.
Pendahuluan Riset Akuntansi.
Pendahuluan.
PENELITIAN SOSIOLOGI.
KEDUDUKAN BAHASA INDONESIA DAN MENULIS AKADEMIK
TATA TULIS KARYA ILMIAH TAHUN AKADEMIK 2016/
METODE PENELITIAN.
Penelitian: Strategi untuk Penemuan dan Inovasi Baru
Dr. Gatot Sugeng Purwono, M.S. NIP
Konsep Karya Ilmiah By Ishmah Zakiyah.
Disampaikan Oleh ERWIN SETYO KRISWANTO
TEORI DALAM PENELITIAN KUALITATIF Dr. RATNAWATI SUSANTO, M.M., M.Pd
Karangan Ilmiah, Ilmiah Populer, dan Nonilmiah
PSIKOLOGI EKSPERIMEN BIDANG LAIN PERSEPSI PSIKOLOGI BELAJAR KLINIS
PENELITIAN PEKERJAAN SOSIAL
PROGRAM PASCA SARJANA UNIVERSITAS RIAU
METODOLOGI PENELITIAN HUKUM (KULIAH IV)
MENENTUKAN DAN MERUMUSKAN PERMASALAHAN PENELITIAN
PENELITIAN SOSIAL BAB 4 OLEH: MAHARROMIYATI, S. Pd
METODE PENELITIAN KOMUNIKASI
PRINSIP-PRINSIP METODOLOGI
Penggolongan Karangan
JENIS PENELITIAN, STRATEGI DAN METODENYA
PENELITIAN (Pemilihan Tema dan Topik)
BAB 4 PENELITIAN SOSIAL.
RAGAM KARYA ILMIAH Dilihat dari tujuan penulisannya karangan ilmiah dapat dibedakan ke dalam dua jenis. Pertama adalah tugas-tugas perkuliahan, seperti.
LOGIKA DAN PROSEDUR PENELITIAN ADMINISTRASI
MAKALAH Disampaikan dalam diklat Penulisan Makalah Mahasiswa
KONSEP DASAR PENYUSUNAN KARYA ILMIAH
PERENCANAAN PENULISAN KARYA ILMIAH
I. PENULISAN KARYA ILMIAH
PENELITIAN (Pemilihan Tema dan Topik)
BERPIKIR ILMIAH BY Triono Soendoro.
RAGAM KARYA ILMIAH Dilihat dari tujuan penulisannya karangan ilmiah dapat dibedakan ke dalam dua jenis. Pertama adalah tugas-tugas perkuliahan, seperti.
LANGKAH-LANGKAH PENELITIAN LANGKAH-LANGKAH PENELITIAN (Kesimpulan)
MASALAH.
PENDAHULUAN JIKA ANDA INGIN DAPAT MENULIS SUATU KARYA ILMIHA MAKA YANG HARUS ANDA MILIKI ADALAH KEMAUAN KEMAUAN YANG KERAS AKAN DAPAT MEMOTIVASI DIRI.
METODE RISET (Research Method)
MATA KULIAH : METODE PENELITIAN
Bahan Presentasi Mata Kuliah Metode Ilmiah
Sebelum belajar saksikan video berikut ini klik 3.11 Mengidentifikasi informasi pada teks ulasan tentang kualitas karya (film, cerpen, puisi, novel,
Transcript presentasi:

Wahyudi Kumorotomo Jurusan Manajeman dan Kebijakan Publik Universitas Gadjah Mada 2013

 Berubah seiring waktu  Saling tergantung  Dipengaruhi umpan- balik  Bersifat non-linier; struktur dominan terus berubah  Sering ahistoris (history-dependent)  Self-organizing  Adaptif  Sulit diperkirakan (counter-intuitive)  Cenderung menolak perubahan kebijakan (policy resistant)  Saling bertukar kemanfaatan (trade- off)

1. Fakta; Memuat data dan informasi yang dapat diuji kebenarannya secara objektif. Sifatnya murni dan bebas nilai (value-free) 2. Interpretasi; Merupakan penafsiran seseorang atas fakta tertentu. Interpretasi mungkin bersifat objektif, tetapi informasi mengenai sumbernya harus jelas karena mungkin banyak unsur subjektifnya. 3. Opini; Opini adalah pendapat atau ekspresi seseorang atas suatu masalah. Opini sifatnya bebas dan merupakan sarana penting demokratisasi. Tetapi pembuat keputusan harus cermat dalam menggunakan opini karena sifatnya yang subjektif.

 Mempersempit, memperjelas dan merumuskan ulang masalah penelitian adalah proses penelitian yang sangat mendasar  Kualitas tesis/disertasi tidak ditentukan oleh luasnya masalah, tetapi oleh kedalaman analisisnya.  Merumuskan “pertanyaan yang tepat” merupakan proses iteratif (berulang-ulang) yang ditentukan oleh kemampuan mencerna literatur dalam bidang yang relevan.  Membaca jurnal ilmiah & hasil-hasil penelitian mutakhir terkadang lebih membantu daripada membaca buku teks.

1. Pengalaman pribadi 2. Teori 3. Pengamatan dari lapangan 4. Isu-isu mutakhir 5. Kekayaan rujukan dari literatur.

 Menunjukkan hasil penelitian yang jelas dan prediktor kuncil dari variabel-variabel yang mungkin berpengaruh.  Menentukan jenis studi yang dibutuhkan (Mis: deskriptif, relasional, eksperimental).  Mengidentifikasi ciri-ciri kontekstual yang berpengaruh terhadap hasil penelitian.  Memberi petunjuk tentang metode pengumpulan data yang tepat.  Menentukan berapa lama dan berapa besar cakupan penelitian yang harus dikuasai oleh peneliti.

 Bagaimana mekanisme Musrenbang dalam perencanaan pembangunan di Indonesia? (tidak menantang pembuktian ilmiah)  Bagaimana perubahan pola pendekatan teknokratis dan politis setelah perubahan sistem politik dari Orde Baru ke sistem Reformasi menuju demokrasi? (lebih menantang pembuktian ilmiah).

 Mengapa tingkat PAD Kabupaten X proporsinya lebih rendah dibanding total pendapatannya? (Bukan hal yang baru untuk konteks Indonesia)  Mengapa desentralisasi pemungutan PBB dan BPHTB tidak berhasil meningkatkan proporsi PAD di kabupaten yang berciri perdesaan? (Hal yang baru untuk konteks Indonesia)

1. Bedakan gaya bahasa untuk tulisan populer dan tulisan akademik 2. Tulisan akademik mengutamakan kekuatan argumentasi. Informasi pendukung harus akurat. Tulisan praktis mengutamakan solusi; informasi harus faktual dan rekomendasi dapat dilaksanakan. 3. Perhatikan kaidah bahasa. Penggunaan bahasa menunjukkan kemampuan berpikir dan logika dari penulisnya. 4. Kemampuan menulis akademik harus diasah setiap hari. Dapatkan informasi aktual sebanyak mungkin.