Internet & Jaringan Komputer Universitas Gunadarma Minggu II.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Pengenalan Jaringan(Networking)
Advertisements

PENDAHULUAN & PENGANTAR SISTER
DASAR-DASAR JARINGAN INTERNET/INTRANET
NAMA : Amirul mu’minin jurusan :Perikanan NIM :
OSI Layer dan TCP / IP.
T O P O L O G I Oleh : Dahlan Abdullah.
(Manfaat, Jenis & Topologi Jaringan)
Internet & Jaringan Komputer
TEKNOLOGI INFORMASI WIRELINE
Aplikasi Teknologi Informasi Dalam Pendidikan
Pengenalan Jaringan Komputer Eka D Nurcahya. Definisi Jaringan Komputer 2  Jaringan komputer merupakan sekelompok komputer otonom yang saling berhubungan.
Dasar Arsitektur TCP/IP Komponen Fisik Dari Jaringan TCP/IP
Pertemuan 11 Komunikasi data.
TOPOLOGI JARINGAN STD week3.
3. Perangkat Jaringan Komputer 1. Pengenalan Jaringan Komputer 3. Perangkat Jaringan Komputer 2. Macam-Macam Jaringan Internet 4. Penggolongan Jaringan.
TOPOLOGI JARINGAN KOMPUTER
Topologi Jaringan.
Pertemuan-2 Referensi OSI
Rujianto Eko Saputro, S.Kom
PENGANTAR JARINGAN KOMPUTER ‏ Presented By : Dupien AMS.
Jaringan KOmputer dan Komunikasi Data
Sistem Operasi Berbasis Jaringan
Digunakan dalam pembuatan dasar- dasar hubungan internet Referensi ini sering disebut sebagai referensi model TCP/IP Terdiri atas empat lapisan.
Pengenalan Jaringan Komputer
Pengenalan Jaringan Komputer
Teknik Penyaluran Sinyal
Dasar Jaringan Komputer
JARINGAN KOMPUTER DAN PRODUK PERANGKAT KERAS INTERNET
JARINGAN KOMPUTER.
PENGENALAN DASAR JARINGAN KOMPUTER
Riyani Purwita Rachmawati, S.Pd
Keamanan Informasi dan Administrasi Jaringan
Pengenalan Jaringan Komputer
Riyani Purwita Rachmawati, S.Pd
pengantar Jaringan Komputer
Pembahasan Pendahuluan Distance Vector Routing Protocol Link-State
Referensi Model TCP/IP
Referensi Model TCP/IP (ransmission Control Protocol/Internet Protocol) Eko Riyanto.
Pertemuan-2 Referensi OSI
Klassifikasi, Hardware, dan Topologi Jaringan
Bayu Pratama Nugroho, S.Kom, MT
OSI MODEL.
Jaringan Komputer 1 Oleh : Husain, S.Kom.
KONSEP DASAR JARINGAN KOMPUTER
JARINGAN KOMUNIKASI DATA
Ihsan Naskah, S.Kom., MT JARINGAN KOMPUTER Ihsan Naskah, S.Kom., MT
NETWORK LAYER OSI LAYER 3.
Klasifikasi Jaringan Komputer Berdasarkan Metode Transmisi
Model OSI Layer dan Protokol TCP/IP
Pengenalan Jaringan Komputer
KELOMPOK 1 PEMODELAN LAYER (OSI, TCP/IP) Agung Ismail
6 SUMBER DAYA JARINGAN CHAPTER
Reperensi Model TCP/IP
SISTEM JARINGAN KOMPUTER
PERTEMUAN KETUJUH Referensi Model DoD.
Referensi Model TCP/IP
SOAL TEORI TKJ Dimas Pamarta XII TKJ 2 / 7 Selanjutnya.
Tugas Akhir Semester By : نور مالا  (Nurmala).
Model Referensi OSI.
Asep Nasrudin, ST. Jaringan Dasar Teknologi Jaringan Komputer.
SISTEM JARINGAN KOMPUTER
Administrasi Sistem Week1-Prolog, silabus,
Referensi Model TCP/IP
PENGANTAR JARINGAN KOMPUTER ‏ Oleh : Dahlan Abdullah.
Jaringan Komputer Week 2-Protocol Jaringan -TCP/IP Reference Model.
Disajikan: Yonatan Widianto
UNIVERSITAS PEMBANGUNAN JAYA
Referensi Model TCP/IP
Pertemuan 2.
Referensi Model TCP/IP
Transcript presentasi:

Internet & Jaringan Komputer Universitas Gunadarma Minggu II

Struktur Jaringan Umumnya koneksi antar jaringan komputer terbagi dalam 2 kelompok, yaitu berdasarkan Metode Transmisi serta Skala Klasifikasi Jaringan Komputer Berdasarkan Metode Transmisi 1. Broadcast : memiliki saluran komunikasi tunggal yang dipakai bersama-sama oleh semua mesin yang ada pada jaringan tersebut. Pesan-pesan berukuran kecil, disebut paket, yang dikirimkan oleh suatu mesin akan diterima oleh mesin-mesin lainnya. Field alamat pada sebuah paket berisi keterangan tentang kepada siapa paket tersebut ditujukan.

Klasifikasi Jaringan Komputer Berdasarkan Metode Transmisi 2. Point to Point : • Terdiri dari beberapa koneksi pasangan individu dari mesin-mesin. • Untuk pergi dari sumber ke tempat tujuan, sebuah paket pada jaringan jenis ini mungkin harus melalui satu atau lebih mesin-mesin perantara. • Seringkali harus melalui banyak route yang mungkin berbeda jaraknya. Karena itu algoritma routing memegang peranan penting pada jaringan point-to-point.

Klasifikasi Jaringan Komputer Berdasarkan Metode Skala Geografis 1.Local Area Network (LAN) (10m – 1 km) 2.Metropolitan Area Network (MAN) (10 km) 3.Wide Area Network (WAN) (100 – 1000 km) 4.Internetwork ( Km)

Klasifikasi Jaringan Komputer Berdasarkan Metode Skala Geografis 1.Local Area Networking • Ukuran: LAN mempunyai keterbatasan ukuran/jangkauan • Teknologi transmisi: LAN tradisional mempunyai kecepatan mulai 1 sampai 100 Mbps. LAN modern mempunyai kecepatan sampai dengan 10 Gbps 2.Metropolitan Area Networking • Seperti LAN, cuma ukurannya lebih besar • Biasanya digunakan oleh perusahaan-perusahaan • Lingkungan dalam 1 kota

Klasifikasi Jaringan Komputer Berdasarkan Metode Skala Geografis 3.Wide Area Networking • Lingkungan dalam negara atau benua • Host dihubungkan dengan sebuah subnet • Tugas subnet: pembawa pesan dari satu host ke host lainnya • Komponen subnet: kabel transmisi dan element switching Element Switching sering juga disebut sebagai: • Packet switching node • Intermediate system • Data switching exchange • Router

Klasifikasi Jaringan Komputer Berdasarkan Metode Skala Geografis 4.Internetworking • Kumpulan jaringan yang terinterkoneksi disebut Internetwork atau Internet. • Bentuk internet yang umum adalah kumpulan dari LAN yang dihubungkan oleh WAN. • Perbedaan yang nyata antara subnet dan WAN dalam kasus ini adalah keberadaan host.  Bila di dalam sistem terdapat kurva tertutup yang hanya terdiri dari router- router, maka itulah subnet.  Bila sistemnya terdiri dari router dan host, maka itulah WAN.

Topologi Jaringan Pengertian topologi Jaringan adalah susunan lintasan aliran data di dalam jaringan yang secara fisik menghubungkan simpul yang satu dengan simpul lainnya. Berikut ini adalah beberapa topologi jaringan yang ada dan dipakai hingga saat ini, yaitu: • Topologi Star • Topologi Hierarchical/Tree • Topologi Bus • Topologi Ring • Topologi Daisy Chain (Linear) • Topologi Mesh dan Full Connected

Topologi Bus Topologi ini merupakan bentangan satu kabel yang kedua ujungnya ditutup, dimana disepanjang kabel dipasang node-node. Signal dalam kabel dilewati satu arah sehingga memungkinkan sebuah collision terjadi. Keuntungan : • Murah, karena tidak memakai banyak media dan kabel yang dipakai banyak tersedia dipasaran. • Setiap komputer dapat saling berhubungan dengan langsung. Kerugian : Sering terjadi hang/crass talk, yaitu bila lebih dari satu pasang memakai jalur di waktu yang sama, harus bergantian atau ditambah relay.

Topologi Bus (lanjutan)

Topologi Star Karakteristik dari topologi ini adalah node berkomunikasi langsung dengan station lain melalui central node (Hub/Switch), Traffic data mengalir dari node ke central node dan diteruskan ke node tujuan. Jika salah satu segmen kabel terputus, jaringan lain tidak akan terputus. Keuntungan : • Akses ke Station lain cepat. • Dapat menerima workstation baru selama port di central node masih tersedia. • Hub/Switch bertindak sebagai konsentrator • Hub/Switch dapat disusun seri untuk menambah jumlah station yang terkoneksi di jaringan. • User dapat lebih banyak dibanding topologi bus maupun ring

Topologi Star (lanjutan) Kerugian : Bila traffic data cukup tinggi dan terjadi collision, maka semua komunikasi akan ditunda, dan koneksi akan dilanjutkan dengan cara random, apabila hub/switch mendeteksi tidak ada jalur yang sedang tidak dipergunakan oleh node lain. Switch

Topologi Ring Topologi jaringan yang berupa lingkaran tertutup yang berisi node-node. Signal mengalir dalam dua arah sehingga dapat menghindarkan terjadinya collision sehingga memungkinkan terjadinya pergerakan data sangat cepat. Semua komputer saling tersambung membentuk lingkaran. Data yang dikirim diberi address tujuan sehingga dapat menuju komputer yang dituju.

Topologi Ring (lanjutan) Tiap komputer dapat diberi repeater (transceiver) yang berfungsi sebagai: Listen State Tiap bit dikirim dengan mengalami delay waktu Transmit State Bila bit berasal dari paket lebih besar dari ring maka repeater dapat mengembalikan ke pengirim. Bila terdapat beberapa paket dalam ring, repeater yang tengah memancarkan, menerima bit dari paket yang tidak dikirimnya harus menampung dan memancarkan kembali. Bypass State Berfungsi menghilangkan delay waktu dari stasiun yang tidak aktif. Keuntungan : • Kegagalan koneksi akibat gangguan media dapat diatasi lewat jalur lainyang masih terhubung. • Penggunaan sambungan point to point membuat transmission error dapat diperkecil Kerugian : • Data yang dikirim, bila melalui banyak komputer, transfer menjadi lambat.

Jenis-jenis Topologi Lainnya Topologi Mesh dan Full ConnectedTopologi Hierarkis/Tree Switch

Arsitektur Jaringan Komputer proses pengiriman data dari satu komputer ke komputer yang lain memerlukan network interface (interface jaringan). Dalam proses pengiriman data ini terdapat beberapa masalah yang harus dipecahkan. Pertama, data harus dapat dikirimkan ke komputer yang tepat, sesuai tujuannya, dan data harus dalam keadaan utuh tanpa kerusakan (kerusakan data dapat terjadi jika ada interferensi sinyal dari luar atau komputer tujuan berada jauh secara jaringan). Protokol Protokol adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer. Protokol dapat diterapkan pada perangkat keras, perangkat lunak atau kombinasi dari keduanya.

Arsitektur Jaringan (lanjutan) Pada TCP/IP terdapat beberapa protokol sub yang menangani masalah komunikasi antar komputer. TCP/IP merngimplemenasikan arsitektur berlapis yang terdiri atas empat lapis, diantaranya adalah : 1.Protokol lapisan aplikasi : bertanggung jawab untuk menyediakan akses kepada aplikasi terhadap layanan jaringan TCP/IP. Protokol ini mencakup protokol Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP), Domain Name System (DNS), Hypertext Transfer Protocol (HTTP), File Transfer Protocol (FTP), Telnet, Simple Mail Transfer Protocol (SMTP), Simple Network Management Protocol (SNMP), dan masih banyak protokol lainnya. Dalam beberapa implementasi stack protokol, seperti halnya Microsoft TCP/IP, protokol-protokol lapisan aplikasi berinteraksi dengan menggunakan antarmuka Windows Sockets (Winsock) atau NetBIOS over TCP/IP (NetBT).

Arsitektur Jaringan (lanjutan) 2.Protokol lapisan antar-host : berguna untuk membuat komunikasi menggunakan sesi koneksi yang bersifat connection-oriented atau broadcast yang bersifat connectionless. Protokol dalam lapisan ini adalah Transmission Control Protocol (TCP) dan User Datagram Protocol (UDP). 3.Protokol lapisan internetwork : bertanggung jawab untuk melakukan pemetaan (routing) dan enkapsulasi paket-paket data jaringan menjadi paket-paket IP. Protokol yang bekerja dalam lapisan ini adalah Internet Protocol (IP), Address Resolution Protocol (ARP), Internet Control Message Protocol (ICMP), dan Internet Group Management Protocol (IGMP). 4.Protokol lapisan antarmuka jaringan : bertanggung jawab untuk meletakkan frame-frame jaringan di atas media jaringan yang digunakan. TCP/IP dapat bekerja dengan banyak teknologi transport, mulai dari teknologi transport dalam LAN (seperti halnya Ethernetdan Token Ring), MAN dan WAN (seperti halnya dial-up modem yang berjalan di atas Public Switched Telephone Network (PSTN), Integrated Services Digital Network (ISDN), serta Asynchronous Transfer Mode (ATM)).

Model Referensi Lapisan Jaringan Ada 2 model referensi yang bisa dipakai dalam membangun jaringan komputer, yaitu Model TCP/IP Layer dan Model OSI (Open System Interconnection) Layer

Perbandingan

Terima Kasih 