Bagian Ke-4 Pertemuan Ke-4

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
1. Biarkan system komputer memuat berkas pemasangan dan tunggu hingga muncul halaman pemilihan bahasa. Pilih English sebagai bahasa pemasangan karena.
Advertisements

PERINTAH DASAR LINUX Masuk ke sistem operasi (login)
SHELL PROMPT 1.
1.2 MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK BEBERAPA PROGRAM APLIKASI
Materi Praktikum Sistem Operasi INTERNAL COMMAND
SISTEM OPERASI DOS Oleh : Joko Supriyanto Oleh : Joko Supriyanto.
Sistem Operasi.
PENGENALAN MYSQL Musdalifah DJ.
DISUSUN OLEH : SITI MUTHOHAROH HENDRA ELIA DWI CHANDRA RINDHY ANTHIKA N. YOHANES.
PENGENALAN DOS Pengertian, Sejarah, Struktur Direktory & File
Metode Alokasi Berkas.
Bagian Ke-6 Manajemen File Pertemuan Ke-6
Sistem Operasi (pertemuan 7) Memori Razief Perucha F.A Jurusan Informatika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Syiah Kuala
Command Prompt.
Mengoperasikan Sistem Operasi Berbasis Teks
STRUKTUR DIREKTORI.
Riyani Purwita Rachmawati, S.Pd
PERTEMUAN – 11 KULIAH SISTEM OPERASI SISTEM BERKAS
Manajemen File.
PRESENTASI MANAJEMEN FILE
Sistem Terdistribusi 010 – File Service Oleh : Muh. Ary Azali.
PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI - B PERTEMUAN - 3. INSTRUKSI EKSTERNAL Instruksi eksternal merupakan instruksi penunjang di dalam pengoperasian komputer,
Internet Programming MySQL
“ SISTEM BERKAS DAN KEAMANAN DATA ”
Manajemen File/Berkas
Perintah-perintah internal DOS(lanjutan)
OPERASI DASAR PADA UNIX
PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI - B
PENGENALAN NETWORK OPERATING SYSTEM NOVELL NETWARE 3.12
XTKJ1 SMK Darut Taqwa Semester Ganjil
PENGENALAN DOS Pengertian, Sejarah, Struktur Direktory & File
PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI - B
PERINTAH INTERNAL DOS Bag. II
Sistem File Persyaratan penyimpanan jangka panjang
Struktur Directory dan File Nyimas Artina Arfansyah, S.Kom, M.Si.
PENGANTAR TEKNOLOGI SISTEM INFORMASI B
PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI PENGANTAR SISTEM KOMPUTER
PERINTAH INTERNAL DOS.
SISTEM OPERASI MANAJEMEN FILE Disajikan Oleh :.
Matakuliah : Perangkat Keras Komputer Versi Materi
Manajemen File.
Pengenalan DOS (Disk Operating System)
Mata Kuliah : Sistem Operasi
Strukture File dan Direktori
STRUKTUR DIREKTORI.
“ SISTEM BERKAS DAN KEAMANAN DATA ”
Manajemen File STMIK MDP PALEMBANG.
PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI
MANAJEMEN MEMORI.
Sistem Operasi ~ Teknik Informatika ~ STT Wastukancana Purwakarta
PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI
Ni Nym Harini Puspita, ST.
Disk Operating System Salah satu software yang termasuk dalam golongan Sistem Operasi Sekumpulan program untuk mengoperasikan, mengorganisasikan dan mengelola.
Praktek Dos Internal Command.
Disk Operating System Salah satu software yang termasuk dalam golongan Sistem Operasi Sekumpulan program untuk mengoperasikan, mengorganisasikan dan.
Command Line Linux - UBUNTU
1.2 MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK BEBERAPA PROGRAM APLIKASI
DOS.
KONSEP FILE STT.DIM.
“ SISTEM BERKAS DAN KEAMANAN DATA ”
DOS PERINTAH INTERNAL DOS.
Sistem Operasi ~ Teknik Informatika ~ STT Wastukancana Purwakarta
PERINTAH DASAR LINUX Masuk ke sistem operasi (login)
Modul Sistem Operasi / 2010 / Maria Cleopatra, S.Kom
Masuk / Keluar Sistem UNIX
PENGENALAN NETWORK OPERATING SYSTEM NOVELL NETWARE 3.12
PENGENALAN NETWORK OPERATING SYSTEM NOVELL NETWARE 3.12
Manajemen Sistem File Konsep File Metode Akses Struktur Direktori
Riyani Purwita Rachmawati, S.Pd
PENGENALAN NETWORK OPERATING SYSTEM NOVELL NETWARE 3.12 Network Operating System Netware 3.12 dibuat oleh Novell Inc. yang merupakan lanjutan dari versi.
Transcript presentasi:

Bagian Ke-4 Pertemuan Ke-4 Sistem Operasi, Komang Setemen-Manajemen Informatika

Direktori Direktori berisi informasi mengenai file. Kebanyakan informasi berkaitan dengan penyimpanan yang dikelola oleh sistim operasi. Direktori sendiri adalah file, dimiliki oleh sistim operasi dan dapat diakses dengan rutin-rutin sistim operasi. Sebuah direktori biasanya mengandung sejumlah isian (entries), satu untuk setiap file. Sistem Operasi, Komang Setemen-Manajemen Informatika

Direktori Bila sebuah file dibuka, sistim operasi menelusuri direktori file tersebut sampai menemukan nama file yang akan dibuka. Kemudian sistim operasi mengambil atribut dan pengalamatan disk dan menempatkannya pada memori utama. Semua pengulangan yang beracuan pada file menggunakan informasi pada memori utama. Sistem Operasi, Komang Setemen-Manajemen Informatika

Direktori (Hirarki Direktori) Bentuk direktori bervariasi dari suatu sistem dengan sistem lain. Bentuk sederhana adalah sebuah direktori berisi semua file dari semua user (pengguna). Bentuk tersebut diperlihatkan pada gambar berikut ini. Sistem Operasi, Komang Setemen-Manajemen Informatika

Direktori (Hirarki Direktori) Jika banyak pengguna (users) dan mereka memilih nama file yang sama, konflik dan kebingungan akan secara cepat membuat sistim tidak bekerja. Sistim ini hanya digunakan pada sistim operasi mikro komputer yang sangat primitif. Perbaikan dari bentuk di atas adalah satu direktori untuk setiap pengguna. Hal ini diperlihatkan pada gambar berikut ini. Sistem Operasi, Komang Setemen-Manajemen Informatika

Direktori (Hirarki Direktori) Sistem Operasi, Komang Setemen-Manajemen Informatika

Direktori (Hirarki Direktori) Bentuk seperti di atas mengurangi konflik nama diantara pengguna, akan tetapi bentuk seperti ini tidak begitu memuaskan bagi pengguna yang mempunyai banyak file. Perbaikan selanjutnya adalah direktori pohon (tree of directory), diperlihatkan seperti gambar berikut ini. Sistem Operasi, Komang Setemen-Manajemen Informatika

Direktori (Hirarki Direktori) Sistem Operasi, Komang Setemen-Manajemen Informatika

Direktori (Hirarki Direktori) Dengan bentuk seperti di atas setiap pengguna dapat mempunyai sejumlah direktori yang mereka butuhkan dimana dengan demikian pengguna dapat mengelompokkan file-file mereka. Direktori pohon banyak digunakan oleh berbagai sistim operasi saat ini. Sistem Operasi, Komang Setemen-Manajemen Informatika

Direktori (Path Name) Bila sistim file diorganisasikan dengan pohon direktori, maka diperlukan cara menspesifikasikan nama file. Masalah penamaan file diselesaikan dengan penamaan absolut dan penamaan file relatif. Terdapat dua jalur, yaitu: 1. Nama jalur absolut (absolute pathname) 2. Nama jalur relatif (relatif pathname) Sistem Operasi, Komang Setemen-Manajemen Informatika

Direktori (Absolute Path Name) Nama jalur dari direktori root ke file, selalu dimulai dari direktori root dan akan bernilai unik. Sebagai contoh jalur (path) \usr\ast\mailbox maksudnya adalah root direktori mengandung sebuah subdirektori usr, dimana ia berisi sebuah subdirektori ast yang berisi file mailbox. Pada sistim operasi UNIX komponen path dipisahkan dengan tanda /. Sedangkan pada MS-DOS menggunakan tanda \ dan tanda > pada sistim operasi MULTICS. Pada sistim operasi MS-DOS root direktori ditandai dengan nama drive, contoh c:\, a:\, d:\ dan sebagainya. Untuk UNIX nama drive ditiadakan. Contoh E:\Dok UNDIKSHA\Materi Kuliah\SO\Book OS Sistem Operasi, Komang Setemen-Manajemen Informatika

Direktori (Relative Path Name) Jalur relatif terhadap direktori kerja/saat itu (working directori atau current directory). Pengguna dapat menyatakan satu direktori sebagai current directory. Nama jalur yang tidak dimulai direktori root berarti relatif terhadap current directory. Contoh: /data/dokumen/ Sistem Operasi, Komang Setemen-Manajemen Informatika

Direktori (Operasi Direktori) Create Menciptakan direktori Delete Menghapus direktori. Hanya direktori yang kosong yang dapat dihapus. OpenDir Membuka direktori untuk dibaca. Sebagai contoh untuk menampilkan semua file pada sebuah directori. Sebelum direktori dapat dibaca, direktori harus dibuka. CloseDir Bila sebuah directori telah dibaca, ia harus ditutup untuk mendelokasi sumber daya. Sistem Operasi, Komang Setemen-Manajemen Informatika

Direktori (Operasi Direktori) ReadDir. Membaca isi direktori. Rename Seperti halnya file directori juga dapat diganti namanya. Link Membuat tautan terhadap suatu berkas (file), sehingga berkas dapat muncul sebagai anggota lebih dari satu direktori. UnLink Memutuskan tautan terhadap suatu berkas. Sistem Operasi, Komang Setemen-Manajemen Informatika

Direktori (Perintah Memanipulasi Direktori) Perintah-perintah Manipulasi Direktori di MS-DOS. Menampilkan isi direktori: dir Pindah direktori:cd Penciptaan direktori: md atau mkdir Penghapusan direktori: rd atau rmdir Sistem Operasi, Komang Setemen-Manajemen Informatika

Direktori (Direktori pada MS-DOS) MS-DOS menerapkan sistim direktori hirarki atau berstruktur pohon. Isian direktori MS-DOS adalah sebagai berikut: Sistem Operasi, Komang Setemen-Manajemen Informatika

Direktori (Direktori pada MS-DOS) Field-field tersebut mempunyai arti sebagai berikut: 1. Nama file (file name). 2. Extension. Kedua field (File name dan extension) memberikan nama dan ektension file. 3. Atribut file. Atribut ini memberitahu sifat file, berupa: Read Only yaitu file dapat dibaca dan ditulis atau hanya dibaca saja. System yaitu file merupakan file sistim atau tidak. Archive yaitu apakah file berupa arsip. Hidden yaitu apakah file tidak ditampilkan saat dilihat direktorinya. Sistem Operasi, Komang Setemen-Manajemen Informatika

Direktori (Direktori pada MS-DOS) 4. Reserved, disimpan untuk penggunaan masa datang. 5. Waktu (time) Mencatat waktu pertama kali file diciptakan atau terakhir kali dimodifikasi. 6. Tanggal Mencatat tanggal pertama kali file diciptakan atau terakhir kali dimodifikasi. 7. Nomor blok pertama (first block number) Memberitahu nomor blok pertama dari file. MS-DOS menggunakan FAT yaitu pencatatan blok-blok file menggunakan rantai blok berupa indeks di memori. 8. Ukuran (Size). Ukuran file. Sistem Operasi, Komang Setemen-Manajemen Informatika