NAMA : MUHAMMAD MUCHLISHIN NIM : L KELAS : A

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Usman Bauna / P Latar Belakang  Kehidupan manusia saat ini tidak dapat dilepaskan dari alat-alat elektronik (hand phone)  Bagaimana memamfaatkan.
Advertisements

Operasi SCR dan Aplikasinya
PSK (Pengantar Sistem Kontrol)
Nama : Juniar Achmad Syaifutra NPM : Jurusan : Teknik Elektro
MENGGUNAKAN SENSOR AIR BERBASIS MIKROKONTROLER SIMULASI SISTEM PENGENDALI PINTU AIR IRIGASI OTOMATIS for further detail, please visit
APLIKASI SISTEM PEMANTAU KEAMANAN RUMAH VIA INTERNET MENGGUNAKAN SENSOR INFRARED DENGAN ANTARMUKA DELPHI 7 Fahmi Windiarto DC01.
NAMA : ARIF SUBHAN NIM : L
Disusun oleh : Ary tri wibowo L Pendahuluan Kemajuan teknologi yang semakin pesat, membuat kehidupan manusia menjadi lebih mudah,salah satunya.
Disusun oleh: Dwi Joko Supriyanto (L )
Elektronika Industri Muh. Afdhal Syahrullah D
Komponen Elektronika dan Fungsi-Fungsinya
Rancang Bangun Mixer Otomatis Berbasis Programmable Logic Control Untuk Adonan Donat Kentang dan Pastel By : Satiti Dewi
RANGKAIAN PENGENDALI MOTOR
SENSOR PENDETEKSI KEBAKARAN
SIMULASI Nia Nofrianti
Dibuat oleh: Muhamad Ali Urfih/
SISTEM DIGITAL Sinyal (signal) Adalah: Adalah:
PI, Fakultas Ilmu Komputer, 2007 Robot Pembersih Lantai Otomatis Berbasis Mikrokontroler AT89S52 for further detail, please visit
PENGANTAR SISTEM KONTROL
PERANCANGAN SAKLAR LAMPU OTOMATIS MENGGUNAKAN Adri Kristian
Wahyu Setiawan Teknik Elektro Universitas Gunadarma
SISTEM PERINGATAN DINI TERHADAP PENYUSUP RUMAH Galih Permana
Prosesor RISC dan CISC.
NADIA NOVIRA D ELEKTRONIKA INDUSTRI.
TOMBOL Andri Yansah for further detail, please visit
MENGOPERASIKAN SISTEM KOMPUTER
Komunikasi Paralel Port Komputer
 Effrida Hanum Siregar  Jonathan Simamora  Retri Witra Nastiti  Nurkholija Harahap  Siti Aisyah  Ruth.
INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
Miniatur Kotak Pengaman Museum Otomatis Menggunakan Inframerah Irfan Budiansyah for further detail, please visit
“ROBOT WALL FOLLOWER DENGAN MEMANFAATKAN KOMPARATOR”
BRANKAS PENGAMAN OTOMATIS BERBASIS MIKROKONTROLER AT89S52
Dwisnanto Putro, S.T., M.Eng.
Abdillah, S.Si MIT Model Hipotesis SAP-1 Abdillah, S.Si MIT
Transduser Dan Aplikasi.
ADC (ANALOG TO DIGITAL CONVERTER)
RUNNING LED SISTEM DIGITAL KOM B.
ROBOT WALL FOLLOWER DENGAN MEMANFAATKAN KOMPARATOR
Jenis-jenis Komponen Elektronika
Pengenalan Sistem Operasi
Pengenalan Mikrokontroller
RANGKAIAN ELEKTRONIKA
Dwisnanto Putro, S.T., M.Eng.
Mikrokontroler ATmega8535
Pengaplikasian PLC Dyah Darma Andayani.
Dibuat oleh: Ilham Nurchahyo /
PENGANTAR SISTEM KONTROL
Mikrokontroler Umar Muhammad, ST.
Pertemuan 11 Interface Mikroprosesor dengan Keyboard
Assalamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
RANGKAIAN DISPENSER OTOMATIS MENGGUNAKAN LDR Fansuri,
Pengontrolan sistem digital pada laboratorium elektronika berbasis pemrograman ephi nama: Npm:
PERKEMBANGAN MIKROPROSESOR DAN MIKROKONTROLER
Dwisnanto Putro, S.T., M.Eng.
Piranti Keluaran (Output Device)
Sistem monitoring daya listrik
KELOMPOK IV : 1. Adrian Louis 2. Helby 3. Elnard 4. Rahmad K 5. Yessica Rattu.
DWI NURFATIMAH H MIKROKONTROLER DAN ANTARMUKA
Humidity and Temperature Measurement Using Arduino
Kelompok 5 PNEUMATIK & HIDROLIK (Katup Pneumatik Saklar Tekan)
SKRIPSI / TUGAS AKHIR RANCANG BANGUN SISTEM KONTROL KONVEYOR PENGHITUNG BARANG MENGGUNAKAN PLC (PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLER) OMRON TIPE CPM1A 20 CDR.
SENSOR CAHAYA Photo-sensitive Light Intensity Sensor Module Disusun Oleh: SYAHLA SHABRINA A. EK 2A-23.
Kegiatan Belajar 2: Sistem Kendali Digital
SISTEM PERANCANGAN PENGERING KERTAS
KOMPONEN – KOMPONEN ELEKTRONIKA
Modul Pengontrol Peralatan Listrik Berbasis Mikrokontroler Sudrajat,
PENAMPIL ARY SUPRIYANTO:
Dasar Mikrokontroler. Mikrokontroler  Mikrokontroler sebagai suatu terobosan teknologi mikroprosesor dan mikrokomputer, hadir memenuhi kebutuhan pasar.
Aplikasi Komputer
AUTOMATIC STREET LAMP. KELOMPOK INDRI SUKMAWATI RAHAYU ( ) AMMARZAN BAIHAQI ( )
Transcript presentasi:

NAMA : MUHAMMAD MUCHLISHIN NIM : L200100062 KELAS : A APLIKASI MIKROKONTROLER ATMEGA16 SEBAGAI PENGONTROL SISTEM EMERGENCY PADA MINIATUR KOMPLEKS PERUMAHAN MODERN NAMA : MUHAMMAD MUCHLISHIN NIM : L200100062 KELAS : A

Pendahuluan Perkembangan teknologi saat ini telah merambah ke segala aspek kehidupan sehingga saat ini seolah kita dimanjakan oleh adanya alat- alat yang dapa memberikan kemudahan. Dengan tingginya angka kriminalitas khususnya pencurian yang terjadi saat ini maka system keamanan menjadi kebutuhan yang mutlak untuk diterapkan, untuk itu dibutuhkan suatu perangkat sistem keamanan yang dapat menjaga. Sehingga diharapkan dengan pengaplikasian sistem keamanan tersebut maka dapat memberikan rasa aman dan nyaman untuk penghuni di dalamnya, selain hal tersebut tentunya dengan aplikasi sistem keamanan maka dapat menekan angka kriminalitas yang terjadi di masyarakat. Bardasarkan alasan tersebut, maka penyusun mencoba merancang suatu sistem emergency yang ditempatkan pada kompleks perumahan modern.

Mikrokontroller AVR ATmega16 AVR merupakan seri mikrokontroler CMOS 8-bit buatan Atmel,berbasis arsitektur RISC (Reduced Instruction Set Computer). Hampir semua instruksi dieksekusi dalam satu siklus clock.

LCD (Liquid Crystal Display) Banyak sekali kegunaan LCD dalam perancangan suatu system yang menggunakan mikrokontroler. LCD berfungsi menampilkan suatu nilai hasil sensor,menampilkan teks,atau menampilkan menu pada aplikasi mikrokontroler. LCD yang digunakan adalah jenis LCD M1632.

LDR (Light Dependent Resistor) LDR adalah suatu bentuk komponen yang mempunyai perubahan resistansi yang besarnya tergantung pada cahaya. Light Dependent Dioda (LED) LED adalah singkatan dari Light Emiting Dioda, merupakan komponen yang dapat mengeluarkan emisi cahaya

Real Time Clock (RTC) DS1307 adalah IC serial Real Time Clock (RTC) dimana alamat dan data ditransmisikan secara serial melalui sebuah jalur data dua arah I2C. Karena menggunakan jalur data I2C maka hanya memerlukan dua buah pin saja untuk komunikasi Push Button Prinsip kerja Push Button adalah apabila dalam keadaan normal tidak ditekan maka kontak tidak berubah,apabila ditekan maka kontak NC akan berfungsi sebagai stop (memberhentikan) dan kontak NO akan berfungsi sebagai start (menjalankan) biasanya digunakan pada sistem pengontrolan motor – motor induksi untuk menjalankan atau mematikan motor pada industri – industri.

Buzzer Buzzer dalam hal ini dapat disebut dengan “bel listrik”. Buzzer yang kecil didasarkan pada suatu alat penggetar yang terdiri atas bahan lempengan (disk) buzzer yang tipis (membran) dan lempengan logam tebal (piezzoelektrik).

Cara Kerja Rangkaian Emergency : Cara kerja rangkaian ini yaitu pada saat tombol push button ditekan, maka buffer yang menggunakan IC 74HC563 akan menyalurkannya sinyal menuju mikrokontroler ATmega16 pada port PB0-PB7. Saat mikrokontroler mendapat logic high (1), kemudian akan diproses pada sistem mikrokontroler. Output yang dikeluarkan Mikrokontroler tidak langsung dapat diterima oleh Buzzer tetapi harus melalui rangkaian driver terlebih dahulu. Driver buzzer terdiri dari resistor 47KΩ dan transistor 8050 yang berfungsi sebagai saklar. Sama halnya dengan Buzzer,outputan dari mikrokontroler juga tidak langsung masuk ke LCD tetapi melewati sebuah buffer (penyangga).

lanjutan Buffer ini menggunakan IC 74HC563 yang berfungsi sebagai perluasan port mikrokontroller atau sabagai ekspansi. Sedangkan tampilan yang muncul pada LCD berupa keterangan rumah nomor berapa yang menekan tombol. Jadi,saat penghuni menekan tombol emergency, maka akan muncul indikator pada layar LCD. Pada saat yang bersamaan buzzer juga akan mengeluarkan suara sebagai alarm pemberitahuan. Selain itu, saat tombol emergency di tekan maka pintu portal akan mengunci secara otomatis. Portal masuk dan keluar akan kembali normal saat tombol reset ditekan.

Kesimpulan Pada sistem emergency bekerja secara semi otomatis. Dimana diperlukan seorang atau penghuni rumah untuk menekan tombol dalam hal in adalah push button. Selain itu dibutuhkan operator atau satpam yang bertugas menekan tombol reset sehingga sistem dapat berjalan normal kembali. Dengan menggunakan Mikrokontroler ATmega16 kebutuhan port yang dibutuhkan oleh sitem kurang terpenuhi sehingga membutuhkan IC Buffer sebagai ekspansi atau perluasan.