7. PENJUMLAHAN DUA BUAH MATRIKS

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
BAB IV MATRIKS (ARRAY MULTI DIMENSI)
Advertisements

Introduction to Algorithm evaluation Soal Matrikulasi Buka Buku
STRUKTUR DASAR ALGORITMA
bentuknya, yang dapat berubah pada saat runtime.
Suksesor bilangan asli adalah bilangan asli
MATRIKS 1. PENDAHULUAN Sebuah larik yang setiap elemennya adalah larik disebut matriks. Dibawah ini contoh matriks identitas Sebuah system persamaan.
Array Dimensi Banyak Gerlan A. Manu, ST.,MKom
PERTEMUAN 6 Algoritma Presented by : Sity Aisyah, M.Kom
QUEUE II. IMPLEMENTASI QUEUE
PENGURUTAN (SORTING).
Pengantar Algoritma.
STRUKTUR DATA PERTEMUAN 5
LOGIKA DAN ALGORITMA - PERTEMUAN 8 - REKURSI.
PENCARIAN (SEARCHING)
LOGIKA ALGORITMA Pertemuan 6.
Struktur Kontrol: Keputusan
ARRAY Suatu array (larik) adalah tipe terstruktur yang terdiri dari sejumlah komponen-komponen yang mempunyai tipe yang sama. Komponen ini disebut dengan.
Algoritma dan Struktur Data
Dasar Pemrograman ARRAY/LARIK.
Notasi Algoritma.
ARRAY 1 DIMENSI.
Instruksi Runtutan Instruksi Pemilihan dan Instruksi Perulangan dalam Pascal Minggu XII.
Algoritma dan Pemrograman
Sistem Persamaan Linear
Procedure & Function Sub Program.
Algoritma (Struktur, Tipe Data, Input/Output)
Notasi Algoritma.
Kasus Buat algoritma untuk menghitung total pembayaran dari proses pembelian.
Stack.
TEL 2112 Dasar Komputer & Pemograman Contoh Pemecahan Masalah
TEL 2112 Dasar Komputer & Pemograman Contoh Pemecahan Masalah
Algoritma dan Pemrograman Subrutin
Materi 9 LOGIKA & ALGORITMA.
Array (bagian 2).
MATERI PERKULIAHAN ANALISIS ALGORITMA
MATERI PERKULIAHAN ANALISIS ALGORITMA
Algoritma Pencarian (searching)
Algoritma dan Pemrograman STRUKTUR PEMILIHAN (SELECTION) lanjutan
CSG3F3/ Desain dan Analisis Algoritma
Dasar-Dasar Pemrograman
STRUKTUR DASAR ALGORITMA
STRUKTUR DASAR ALGORITMA
PENGURUTAN (SORTING).
Rahmat Deddy Rianto Dako, ST, M.Eng
Array 1.
Algoritma dan Pemrograman Subrutin
Algoritma dan Pemrograman
MATRIKS (ARRAY 2 DIMENSI)
Struktur Dasar Algoritma dan Runtunan
MATERI PERKULIAHAN ANALISIS ALGORITMA
Algoritma dan Pemrograman Subrutin (Function)
ARRAY.
Array Buat algoritma untuk mencari nilai terbesar dari 5 nilai mahasiswa yang diinputkan dengan array.
Quiz : Pengujian P/L 1 : Jelaskan pengertian dari pengujian kotak hitam, sebutkan dan jelaskan 4 jenisnya 2 : Buat kasus2 uji u/ pengujian jalur dasar.
MULTIDIMENSI ARRAY Struktur Data
Algoritma dan Pemrograman Subrutin
FUNGSI.
MATRIKS (ARRAY 2 DIMENSI)
TEL 2112 Dasar Komputer & Pemograman Prosedur
Oleh : UMMU ZAHRA ALGORITMA.
Algoritma Rekursif Alpro-2.
Algoritma dan Pemrograman STRUKTUR PEMILIHAN (SELECTION) lanjutan
Rekursif By Serdiwansyah N. A..
Algoritma dan Pemrograman
Pencarian (searching)
ARRAY 2d (matriks) MERISKA DEFRIANI, S.KOMP
STRUKTUR DASAR ALGORITMA
Pengulangan FOR - DO Temu 9.
Pemilihan Dua Kasus, tiga kasus dan banyak kasus
While – Do (Lanjutan) Temu 11.
Transcript presentasi:

7. PENJUMLAHAN DUA BUAH MATRIKS Penjumlahan dua buah matriks A dan B menghasilkan matriks C atau A + B = C, hanya dapat dilakukan bila ukuran matriks A dan ukuran matriks B sama dan kedua matriks sudah terdefinisi nilai-nilainya. Matriks C juga berukuran sama dengan matriks A dan B. Penjumlahan matriks A dan B didefinisikan sbb : C[I, J] = A[I, J] + B[I, J] untuk semua I dan J Contoh : Matriks A Matriks B Matriks C 135 525 6 5 10 -1 2 1 + 724 = 6 45 721 621 13 4 2 Algoritmanya : Procedure JumlahDuaMatriks(input A:MatriksInt, input B:MatriksInt, Output C:Matriks, input Nbar, Nkol : integer) DEKLARASI I : integer J : integer DESKRIPSI for I 1 to Nbar do for J 1 to Nkol do C[I, J] A[I, J] + B[I, J] endfor http://www.mercubuana.ac.id 1

DEFINISI : 3 i, j : integer {pencacah baris dan kolom} If Nbar Nkol then return false else for i 2 to m do for j 1 to i – 1 do if (M[i,j] 0) then endfor return true endif endfunction If Cek (M, m, n) then Write (‘M merupakan matriks segitiga atas’) Else Write (‘M bukan merupakan matriks segitiga atas’) End_algoritma 2. Algoritma Cek_identitas {Menentukan apakah sebuah matriks merupakan matriks identitas} DEKLARASI : type MatriksInt: array [1..100, 1..100] of integer M : MatriksInt m n : integer {Jumlah baris} {Jumlah kolom} function Cek_identitas(input M : MatriksInt, input m, n : integer)  boolean http://www.mercubuana.ac.id 3

procedure Hitung_jumlah_kar_A(input K:MatriksKar, m, n:integer, output Else Write (‘M bukan merupakan matriks identitas’) End_algoritma 3. Algoritma Cek_jumlah_kar_A {Menentukan jumlah karakter A dalam sebuah matriks karakter} DEKLARASI : type MatriksKar : array [1..100, 1..100] of char K : MatriksKar m n : integer {Jumlah baris} {Jumlah kolom} procedure Hitung_jumlah_kar_A(input K:MatriksKar, m, n:integer, output jumlah : integer) DEFINISI : {Menghitung jumlah karakter A dalam Matriks K} DEKLARASI : i, j : integer {pencacah baris dan kolom} DEFINISI : jumlah 0 for i 1 to m do for j 1 to n do if (M[i,j] = ‘A’) then jumlah jumlah + 1 endif endfor http://www.mercubuana.ac.id 5