ANALISIS KINERJA KEUANGAN PT SRIJAYA PUSAKA NUSANTARA JAKARTA TIMUR

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
UKURAN NILAI PUSAT UKURAN NILAI PUSAT ADALAH UKURAN YG DAPAT MEWAKILI DATA SECARA KESELURUHAN JENIS UKURAN NILAI PUSAT : MEAN , MEDIAN, MODUS KUARTIL,
Advertisements

Teori Graf.
Statistika Deskriptif: Distribusi Proporsi
SUBBIDANG DATA DAN INFORMASI
Wido Hanggoro ` Research and Development Department Indonesia Meteorological Climatological and Geophysical Agency.
Bulan maret 2012, nilai pewarnaan :
Tugas Praktikum 1 Dani Firdaus  1,12,23,34 Amanda  2,13,24,35 Dede  3,14,25,36 Gregorius  4,15,26,37 Mirza  5,16,27,38 M. Ari  6,17,28,39 Mughni.
Tugas: Perangkat Keras Komputer Versi:1.0.0 Materi: Installing Windows 98 Penyaji: Zulkarnaen NS 1.

1suhardjono waktu 1Keterkatian PKB dengan Karya Inovatif, Macam dan Angka Kredit Karya Inovatif (buku 4 halaman ) 3 Jp 3Menilai Karya Inovatif.
Bab 11A Nonparametrik: Data Frekuensi Bab 11A.
BADAN KOORDINASI KELUARGA BERENCANA NASIONAL DIREKTORAT PELAPORAN DAN STATISTIK DISAJIKAN PADA RADALGRAM JAKARTA, 4 AGUSTUS 2009.
BAB 2 PENERAPAN HUKUM I PADA SISTEM TERTUTUP.
Jurnal Ekonomi Nama : Sandra Tifani NIM :
Zaliqoh, S.Pd IIIa ke IIIb
Mari Kita Lihat Video Berikut ini.
Statistika Deskriptif
Bab 6B Distribusi Probabilitas Pensampelan
WEEK 6 Teknik Elektro – UIN SGD Bandung PERULANGAN - LOOPING.
WORKSHOP INTERNAL SIM BOK
Tutuk Windarwati seorang guru dengan tugas tambahan sebagai kepala sekolah, di tahun pertama nilai kinerjanya sebesar 20, nilai kinerja sebagai guru mendapat.
Median Lambangnya: Mdn, Me atau Mn
Tugas: Power Point Nama : cici indah sari NIM : DOSEN : suartin marzuki.
Introduction to 12 Chapter Managemenet Keuangan.
PI. Jurusan Manajemeni, Fakultas Ekonomi, Universitas Gunadarma, 2011 Analisis Rasio Laporan Keuangan PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA, Tbk for further detail,
DISTRIBUSI FREKUENSI oleh Ratu Ilma Indra Putri. DEFINISI Pengelompokkan data menjadi tabulasi data dengan memakai kelas- kelas data dan dikaitkan dengan.
Rabu 23 Maret 2011Matematika Teknik 2 Pu Barisan Barisan Tak Hingga Kekonvergenan barisan tak hingga Sifat – sifat barisan Barisan Monoton.
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN DAN PEMAHAMAN PERANCANGAN PERCOBAAN MAHASISWA SEMESTER VI FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA PENANGGUNG.
: : Sisa Waktu.
Nonparametrik: Data Peringkat 2
PERKEMBANGAN KELULUSAN SMP/MTS, SMA/MA DAN SMK KOTA SEMARANG DUA TAHUN TERAKHIR T.P DAN 2013.
Pengujian Hipotesis Parametrik 2
Luas Daerah ( Integral ).
MG-11 ANALISIS BIAYA MANFAAT ANALISIS PROYEK KEHUTANAN BERDISKONTO
PEMINDAHAN HAK DENGAN INBRENG
UKURAN PEMUSATAN DATA Sub Judul.
Fungsi Invers, Eksponensial, Logaritma, dan Trigonometri
ANALISIS RASIO LIKUIDITAS,SOLVABILITAS DAN RENTABILITAS Dewi Anugrah Setyawati for further detail, please visit
Bab 16 Sekor Komposit dan Seleksi Sekor Komposi dan Seleksi
Bulan FEBRUARI 2012, nilai pewarnaan :
AREAL PARKIR PEMERINTAH KABUPATEN JEMBRANA
PRODUKTIVITAS PERUSAHAAN
KINERJA SAMPAI DENGAN BULAN AGUSTUS 2013
Bab 13A Nonparametrik: Data Peringkat I Bab 13A
PI Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma 2009 Agus Setiawan for further detail, please visit
LAPORAN KEUANGAN Catur Iswahyudi Manajemen Informatika (D3)
ANALISA RASIO-RASIO KEUANGAN PADA PT.GUDANG GARAM TBK
Bahan Kuliah IF2091 Struktur Diskrit
Graf.
ANALISA LAPORAN KEUANGAN
USAHA DAN ENERGI ENTER Klik ENTER untuk mulai...
Statistika Deskriptif: Statistik Sampel
DISTRIBUSI FREKUENSI.
Bersyukur.
Statistika Deskriptif: Distribusi Proporsi
Analisa Kinerja Bank Devisa Dan Non Devisa di Indonesia Azizatul Hosniah / for further detail, please visit
Universitas Udayana.
Teknik Numeris (Numerical Technique)
ANALISIS RASIO PROFITABILITAS PADA PT. BANK PANIN Tbk Erwati,
• Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah•
Bahan Kuliah IF2120 Matematika Diskrit
Bab 7 Nilai Acuan Norma.
Pohon (bagian ke 6) Matematika Diskrit.
Akuntasi Sektor Publik Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah Daerah
Korelasi dan Regresi Ganda
Pengantar sistem informasi Rahma dhania salamah msp.
ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA PT. MULIA MULTI MANDIRI DI POLUGADUNG
ANALISIS RASIO LIKUIDITAS, SOLVABILITAS, DAN RENTABILITAS Anjar Prasetyo, for further detail, please visit
1. Rasio Likuiditas (Liquidity Ratio)
Analisis Rasio Keuangan dalam Memprediksi Kondisi Financial Distress pada Age Estri Budiarti for further detail, please visit
Transcript presentasi:

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PT SRIJAYA PUSAKA NUSANTARA JAKARTA TIMUR SEMINAR PENULISAN ILMIAH

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PT SRIJAYA PUSAKA NUSANTARA JAKARTA TIMUR DISUSUN OLEH : Nama : Gaby Gabriela Bosch NPM : 10208532 Jurusan : Manajemen Dosen Pembimbing : Ir.Agus Sulaksono,MMSi.,MT FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS GUNADARMA BEKASI 2011

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pada era globalisasi sekarang ini, dunia usaha semakin berkembang, keadaan itu menuntut setiap perusahaan untuk selalu meningkatkan kinerja perusahaan. Kinerja keuangan dapat diketahui dengan melakukan analisa terhadap laporan keuangan. Salah satu cara yaitu dengan melakukan analisa laporan keuangan pada PT Srijaya Pusaka Nusantara, yang mengalami ketidakstabilan sektor moneter sehingga masih kurangnya kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan. Berdasarkan pertimbangan tersebut penulis tertarik untuk melakukan penulisan ilmiah dengan judul “ANALISIS KINERJA KEUANGAN PT SRIJAYA PUSAKA NUSANTARA JAKARTA TIMUR.” 1.4 Tujuan Penulisan Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui kinerja keuangan PT Srijaya Pusaka Nusantara di Jakarta Timur.

4.3.1 Analisa Rasio Likuiditas Jika standar rasio untuk current ratio adalah 2 kali, maka kinerja perusahaan kurang baik karena tidak memenuhi syarat standar rasio. Oleh karena itu, kinerja perusahaan perlu ditingkatkan lagi. Jika standar rasio untuk cash ratio 50%, kinerja perusahaan cukup memuaskan karena berada di atas standar rasio. Namun pada tahun 2009 kinerja perusahaan belum memuaskan karena berada di bawah standar rasio. Jika standar rasio untuk quick ratio adalah 1.5 kali, kinerja perusahaan dapat dikatakan belum cukup memuaskan untuk ketiga tahun tersebut. No Rasio Likuiditas Tahun 2007 2008 2009 1 Current Ratio Naik / (turun) 1,6711 1,8116 0,1405 1,7765 (0,0351) 2 Cash Ratio 76,81% 66,14% (10,67%) 37,88% (28,26%) 3 Quick Ratio 1,4728 1,4717 (0,0011) 0,8267 (0,645)

4.3.2 Analisa Rasio Solvabilitas Jika standar rasio untuk total debt to equity ratio sebesar 80%, perusahaan dianggap kurang baik karena berada di atas standar rasio. Namun pada tahun 2009 kinerja perusahaan sudah cukup baik karena masih di bawah standar rasio. Jika standar rasio untuk total debt to assets ratio adalah 35%, kinerja perusahaan dinilai kurang baik. Karena itu artinya perusahaan dibiayai dengan hutang melebihi standar rasio. Jika standar rasio untuk long term debt to equity ratio adalah 100%, maka kinerja perusahaan cukup baik karena berada di bawah standar rasio. No Rasio Solvabilitas Tahun 2007 2008 2009 1 TDER Naik / (Turun) 336,33% 82,84% (253,49%) 72,38% (10,46%) 2 TDAR 77,08% 45,31% (31,77%) 41,99% (3,32%) 3 LTDER 97,73% 24,54% (73,19%) (24,54)

4.3.3 Analisa Rasio Profitabilitas Jika standar rasio untuk Return on equity adalah 40%, maka kinerja perusahaan tahun 2007, dan 2008 cukup baik karena keduanya masih di atas standar rasio. Namun kinerja perusahaan tahun 2009 belum cukup baik karena berada di bawah standar rasio. Jika standar rasio untuk return on investment adalah 30%, artinya laba yang diperoleh perusahaan tahun 2007 dan 2009 kurang baik karena masih di bawah standar rasio. Namun tahun 2008, laba yang diperoleh perusahaan sebesar 33,74% baik mengingat rasio berada di atas standar rasio. No Rasio Profitabilitas Tahun 2007 2008 2009 1 ROE Naik / (Turun) 110,26% 61,69% (48,57%) 22,02% (39,67%) 2 ROI 25,27% 33,74% 8,47% 12,77% (20,97%)

BAB V PENUTUP 5.1Simpulan Berdasarkan dari hasil analisis, penulis menyimpulkan : Menurut rasio likuiditas, kinerja keuangan PT Srijaya Pusaka Nusantara adalah illikuid. Hal ini bisa dilihat dari rasio – rasio likuiditas dari tahun 2007 sampai 2009 yang masih di bawah standar rasio seperti current ratio yang masih di bawah 2 kali, dan quick ratio yang masih di bawah 1,5 kali. Menurut rasio solvabilitas kinerja keuangan perusahaan belum cukup sehat. Hal ini bisa dilihat dari total debt to equity ratio yang berada di atas 80% pada tahun 2007, dan 2008 serta total debt to assets ratio yang berada di atas 35%. Hal ini menunjukkan bahwa jumlah aktiva perusahaan yang dibiayai oleh hutang cukup banyak. Menurut rasio profitabilitas, kinerja keuangan perusahaan cukup profitable atau cukup sehat. Hal ini bisa dilihat dari rasio – rasio profitabilitasnya yaitu return on equity yang berada di atas 40%.