Peranan Perawat Komunitas

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Konsep Kelompok Khusus dan Kelompok Resiko Tinggi di Komunitas
Advertisements

USAHA KESEHATAN SEKOLAH (UKS)
ILMU KESEHATAN MASYARAKAT (IKM)
Peran dan Fungsi Bidan.
Falsafah dan Paradigma Keperawatan
KEBIDANAN SEBAGAI PROFESI
PARADIGMA KEBIDANAN Oleh : Isna Hudaya, S SiT.
KONSEP DASAR KEPERAWATAN MATERNITAS
Falsafah dan Paradigma Keperawatan
KONSEP DASAR KEPERAWATAN KELUARGA
Konsep Kesehatan Komunitas (Public Health) dan Keperawatan Komunitas
PROSES PELAYANAN KEPERAWATAN LANSIA
HASIL PENCAPAIAN INDIKATOR SPM BIDANG KESEHATAN TAHUN 2008
TREND DAN ISSUE 2014 dalam KEPERAWATAN KOMUNITAS
PERAN DAN TUGAS BIDAN SISTEM PELAYANAN KESEHATAN Di seb. Besar wil.
PENGANTAR ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA
PUSKESMAS Suatu unit pelaksana fungsional yang berfungsi sebagai pusat pengembangan kesehatan masyarakat, pusat pembinaan peran serta masyarakat dalam.
LINGKUP DAN PERAN FUNGSI KEPERAWATAN GERONTIK
Sistem Informasi manajemen puskesmas
PENGUMPULAN DATA DI SARANA PELAYANAN KESEHATAN
PERAWATAN KESEHATAN KELUARGA
PERAN DAN FUNGSI PERAWAT KOMUNITAS
OLEH REZQI HANDAYANI, M.P.H., Apt
USAHA KESEHATAN SEKOLAH (UKS)
TUGAS DAN TANGGUNGJAWAB BIDAN DI KOMUNITAS
Konsep Kelompok Khusus dan Kelompok Resiko Tinggi di Komunitas
ASKEB 1 Peran dan tanggung jawab bidan dalam asuhan kehamilan
Peranan Perawat Komunitas
PERAN FUNGSI BIDAN Elsi Ermalinda, S.SiT.
Promosi Kesehatan dalam Berbagai Tatanan
PROGRAM NASIONAL KESEHATAN LANSIA
KONSEP DASAR KEPERAWATAN KELUARGA
PERAWATAN KELOMPOK KHUSUS
KONSEP KEPERAWATAN KOMUNITAS
PARADIGMA KEBIDANAN.
PENDIDIKAN KESEHATAN WIWIK AFRIDAH.
TUGAS & TANGGUNG JAWAB BIDAN
Peran & Fungsi Perawat Keluarga
Oleh : Utary Dwi L, SST, M.Kes
KONSEP KEBIDANAN KOMUNITAS
KONSEP DASAR KEPERAWATAN MATERNITAS
KEPERAWATAN KOMUNITAS (Community Health Nursing)
LINGKUP,PERAN dan FUNGSI PERAWATAN LANSIA
Peran Dan Tanggung Jawab Bidan Dalam Asuhan Kehamilan
KONSEP DASAR ASKEB KELOMPOK KHUSUS
INSTITUSI PELAYANAN KESEHATAN PERTEMUAN 11
Falsafah dan Paradigma Keperawatan
Usaha kesehatan sekolah
Wahyu Hadi Prasojo,S.Kep,Ns
COMMUNITY MENTAL HEALTH NURSING (CMHN) Kelompok 1 : ANI A.SYAMSUDIN DENOK WAHIDA.
Isu dan kecenderungan kep.keluarga”HOME CARE”
KONSEP KEPERAWATAN KELUARGA
KEBIJAKAN kemenKES TENTANG PELAYANAN KEPERAWATAN KELUARGA
ASUHAN KEPERAWATAN LANSIA DI PANTI WERDA
KEPERAWATAN KELOMPOK & PEGEMBANGGAN PENGORGANISASIAN MASYARAKAT
KONSEP KEBIDANAN KOMUNITAS
Sistem Informasi manajemen puskesmas
1 By : Ns. WIDYAWATI, S.Kep, M.Kes. Latar belakang Krisis multidimensional berdampak negatif terhadap status kesehatan dan ketahanan keluarga di Indonesia.
PENDIDIKAN KESEHATAN Budi Widiyanto. a. Pengertian Pendidikan kesehatan b. Konsep Pendidikan Kesehatan c. Upaya Pendidikan Kesehatan d. Peran pendidikan.
PENGUMPULAN DATA DI SARANA PELAYANAN KESEHATAN
Kelompok 12. Upaya promotif upaya promotif adalah suatu rangkaian kegiatan pelayanan kesehatan yang lebih mengutamakan kegiatan yang bersifat promosi.
KONSEP DASAR KEBIDANAN KOMUNITAS Oleh : WIDYA PANI, SKM,SST.,M.Kes.
PENGUMPULAN DATA DI SARANA PELAYANAN KESEHATAN
Sistem Informasi manajemen puskesmas
Manajemen Kolaborasi Kebidanan Oleh : Rani Kusmirani.
Oleh : Rani Kusmirani. PENDAHULUAN Pelayanan kebidanan merupakan pelayanan yang diberikan oleh bidan sesuai kewenangan yang diberikan dengan maksud meningkatkan.
PELAYANAN DI PUSKESMAS
KEPERAWATAN KOMUNITAS PERTEMUAN 1
PARADIGMA KEBIDANAN Oleh : ROHMI HANDAYANI. PARADIGMA Bhs YUNANI: MODEL/POLA pandangan hidup, pandangan suatu disiplin ilmu/profesi.
Transcript presentasi:

Peranan Perawat Komunitas Oleh : Yonrizal Nurdin Staf Pengajar PSIK-FK Unand

Peranan Perawat Komunitas 1. Pelaksana Pelayanan Keperawatan ( provider of nursing care ) Peranan yang utama perawat komunitas  sebagai pelaksana askep kepada individu, klg, klp dan komunitas  sehat atau sakit atau mempunyai masalah kes/kep di rumah, disekolah, dipanti, tempat kerja dll

2. Sebagai pendidik(health educator) Memberikan pend kes kepada individu, klg, klp dan komunitas  dirumah, di puskesmas, dikomunitas secara terorganisir  menanamkan perilaku hidup sehat  terjadi perubahan perilaku utk mencapai tingkat kes optimal

3. Sebagai pengamat kes (health monitor ). Monitoring terhadap perubahan yg terjadi pada individu, klg, klp, komunitas  masalah kes/kep yg timbul serta dampak thd status kes melalui : Kunjungan rumah Pertemuan-pertemuan Observasi Pengumpulan data

4. Koordinator Yankes (coordinator of servises) Mengkoordinir seluruh kegiatan upaya yankesmasy dalam mencapai tujuan kesehatan melalui kerjasama dengan team kes lainya  tercipta keterpaduan dalam sistem yankes  yankes merupakan kegiatan yg menyeluruh dan tidak terpisah-pisah

5. Sebagai pembaharu ( inovator ) Pembaharu terhadap individu, klg, klp, komunitas  merobah perilaku dan pola hidup  peningkatan dan pemeliharaan kes

6. Pengorganisir yankes (organisator) Berperan serta dalam memberikan motivasi dalam rangka meningkatkan peran serta individu, keluarga, kelompok, dan masyarakat dalam setiap upaya yankes yang dilaksanakan oleh masyarakat misalnya : kegiatan posyandu, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, sampai dengan tahap penilaian, ikut berpartisipasi dalam kegiatan pengembangan dan pengorganisasian masyarakat dalam bid kesehatan.

7. Sebagai panutan ( Role Model ) Dapat memberikan contoh yang baik dalam bidang kesehatan kepada individu, keluarga, kelompok, dan masyarakat tentang bagaimana tata cara hidup sehat yang dapat ditiru dan dicontoh oleh masyarakat.

8. Sebagai Tempat Bertanya ( Fasilitator ) Tempat bertanya oleh individu, keluarga, kelompok dan masyarakat untuk memecahkan berbagai permasalahan dalam bidang kes/ keperawatan yang dihadapi sehari-hari. Dapat membantu memberikan jalan keluar dalam mengatasi masalah kesehatan dan keperawatan yang mereka hadapi. Penghubung antara masyarakat dengan unit yankes dan instansi terkait

9. Sebagai Pengelola ( Manager ) Dapat mengelola berbagai kegiatan yankes dan masyarakat sesuai dengan beban tugas dan tanggung jawab yang diembankan kepadanya. Mengkoordinasikan upaya-upaya kesehatan yang dijalankan, melalui puskesmas sebagai institusi pelayanan dasar utama, baik di dalam atau di luar gedung ataukah di keluarga, terhadap kelompok-kelompok khusus seperti kelompok ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas/menyususi, anak balita, usia lanjut, sesuai dengan peran , fungsi dan tanggung jawabnya.

Fungsi Perawat Komunitas Fungsi  Merupakan pekerjaan yang harus dilaksanakan sesuai dengan perannya Fungsi perawat dalam menjalankan peran : Fungsi Independen  perawat melaksanakan perannya secara mandiri  terpenuhinya bio-psiko-sosil spiritual klien Fungsi Dependen  Peran dilaksanakan atas instruksi tim lain Fungsi Interdependen  kerjasama tim  saling ketergantungan

Sasaran perawatan komunitas 1. Tingkat individu Individu adalah bagian dari anggota keluarga. Apabila individu mempunyai masalah kes/kep, karena ketidak mampuan merawat diri sendiri oleh suatu sebabdapat mempengaruhi anggota keluarga lain (fisik, mental dan sosial).

2. Keluarga Keluarga merupakan unit terkecil di masyarakat, terdiri atas KK, anggota klg, yang berkumpul dan tinggal dalam suatu rumah tangga karena pertalian darah dan ikatan perkawinan atau adobsi, saling tergantung dan berinteraksi. Bila salah satu anggota klg mempunyai masalah kes/kepberpengarus terhadap anggota keluarga lain/keluarga lain.

3. Kelompok khusus Adalah kumpulan individu yang mempunyai kesamaan jenis kelamin, umur, permasalahan, kegiatan yang terorganisir yang sangat rawan terhadap masalah kes, termasuk : a. Kelompok khusus dengan kebutuhan kes khusus sebagai akibat pertumbuhan dan perkembangan, seperti IH, bayi, balita, pra sekolah, usila, dll.

b. Kelompok dengan kesehatan khusus yang memerlukan pengawasan dan bimbingan serta askep, seperti : Penderita penyakit menular (TBC, AIDS, dll). Penderita yang menderita penyakit tidak menular (DM, PJK, gangguan mental, dll). c. Kelompok yang mempunyai resiko terserang penyakit (WTS, penarkoba, dll). d. Lembaga sosial, rehabilitasi (panti wredha, panti asuhan, penitipan balita, dll).

4. Komunitas Adalah sekelompok mnusia yang hidup dan bekerjasama cukup lama sehingga mereka dapat mengatur diri mereka dan menganggap diri mereka sebagai suatu kesatuan sosial dengan bats-batas yang jelassaling berinteraksi, saling tergantung dan bekerjasama untuk mencapai tujuan. Masalah kes bermula dari perilaku individu, keluarga atau kelompok : Kesling (buang sampah, BAB, SPAL, dll).

Gizi (kurang pengetahuan, pengolahan salah, kebiasaan makan, pantangan, ddl). Personal hygiene kurang Pengertian sakitsakit bila tak mampu lagi berbuat sesuatu (pilek, pusing, ggn ringan,belum sakit). Pemanfaatan fasilitas yankes rendah (pemeriksaan kes, kehamilan, imunisasi, dll). Budaya yang tak sesuai dengan perilaku sehat

Ruang lingkup yan kep komtas 1. Promotif (peningkatan kes ind, klg, klp, komtas ) Penyuluhan kesmasy Peningkatan gizi Pemeliharaan kes individu Pemeliharaan kesling Olahraga secara teratur Rekreasi Pendidikan seks

2. Upaya preventif (mencegah terjadinya penyakit dan gangguan kes terhadap ind, klg,klp, komunitas ) melalui : Imunisasi (BAYI, BALITA, IH ) Pemeriksaan kes berkala Skreening Pemberian vit.A, Yodium Pemeriksaan dan pemeliharaan kehamilan, nifas dan menyusui

3. Upaya Kuratif (merawat dan mengobati )  kolaborasi, melalui kegiatan : Home nursing Perawatan lanjutan dari RS Perawatan IH,IM,nifas dengan kondisi patologis Perawatan buah dada Perawatan tali pusat bayi baru lahir

4. Upaya rehabilitatif (pemulihan kes ) melalui kegiatan : Latihan fisik Fisioterapi

5. Resosialitatif Upaya mengembalikan ind,klg,klp kedalam pergaulan masyarakat Mis : kelompok yang diasingkan oleh masyarakat (kusta,aids,wts dll) Tugas : meyakinkan masyarakat agar dapat menerima kembali dg memberikan pengertian dan batasan yang jelas dan dimengerti

Bentuk kegiatan wat komtas 1. Askep langsung (dirumah,disekolah,perusahaan,posyandu, polindes) 2. Pend kes  merobah perilaku 3. Konsultasi/pemecahan masalah 4. Bimbingan dan pembinaan 5. Melaksanakan rujukan 6. Penemuan kasus

7. Penghubung antara masyarakat dengan unit yankes ( sebagai fasilitator ) 8. Melaksanakan askep komunitas,melalui pengenalan masalah kesmasy, perencanaan kes, pelaksanaan dan penilaian hasilkegiatan  menggunakan proses keperawatan sebagai suatu pendekatan ilmiah keperawatan

9. Mengadakan koordinasi diberbagai kegiatan 10. Kerjasama lintas program dan lintas sektoral 11. Roll model  panutan, ketauladanan 12. Penelitian  ikut serta mengembangkan keperawatan komunitas sesuai dengan tingkat yan dan pendidikan yang dimiliki

TERIMA KASIH