JURUSAN ADMINISTRASI PENDIDIKAN FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
ENTREPRENEURSHIP KEWIRAUSAHAAN BAB 15 Oleh : Zaenal Abidin MK SE 1.
Advertisements

METODE PERAMALAN Metode Peramalan (forecasting)
Bab 1 Pemasaran Mengatur Hubungan Pelanggan yang Menguntungkan
Mengukur Permintaan Pasar
TEKNIK PRAKIRAAN ATAU PERAMALAN
Rencana Bisnis Strategis BLU
MANAJER DAN LINGKUNGAN EKSTERNAL ORGANISASI
BUSINESS PLAN.
Disusun oleh: Desy Herma Fauza, SE., MM
Bab 10 Penetapan Harga Produk Memahami dan Menangkap Nilai Pelanggan
Bab 9 Pengembangan Produk Baru dan Strategi Siklus Hidup Produk
OVERVIEW Konsep dasar dan arti penting klasifikasi industri.
Human Resource Management
Studi Kelayakan Bisnis
BAB I PENDAHULUAN.
Bagian 2 Pemahaman Pemasaran
Lingkungan Pemasaran Pertemuan 03.
MANAGEMEN STRATEGIK.
PERTEMUAN 4 Proses Perencanaan
dalam menghadapi pesaing
Pertemuan VIII Peramalan Produk
MENILAI FAKTOR EKSTERNAL
Bab 7 Manajemen dan Strategi Pemasaran
Analisis Eksternal Perusahaan
PANDANGAN UMUM MANAJEMEN STRATEGIK
BAB 3 PENILAIAN EKSTERNAL
MANAJEMEN STRATEGIK.
DESKRIPSI PENGANGGARAN
PERAMALAN (FORECASTING)
MANAJEMEN DAN LINGKUNGANNYA
PROSES MANAJEMEN OLEH : ADEK KURNIA ROZA, S.Kom.
PERTEMUAN 3 MANAJEMEN OPERASI (EKMA4215)
MANAJEMEN INVENTORY DAN LOGISTIK
SESI 04: PROSES PERENCANAAN
MANAJEMEN STRATEGIK.
Analisis internal Perusahaan
MANAJEMEN STRATEGIS.
Mata Kuliah : Manajemen Strategik
PERTEMUAN 4 Proses Perencanaan RIKA KHARLINA EKAWATI, S.E., M.T.I.
BAB I PENDAHULUAN.
MANAJEMEN INVENTORY DAN LOGISTIK
Aspek Pasar Analisis pasar sangat penting karena jika pasar yang akan dituju jelas, prospek bisnis ke depan pun akan jelas, sehingga risiko kegagalan bisnis.
Menilai Faktor Eksternal
Aspek Pasar Analisis pasar sangat penting karena jika pasar yang akan dituju jelas, prospek bisnis ke depan pun akan jelas, sehingga risiko kegagalan bisnis.
ASPEK LINGKUNGAN.
Implementasi IT dalam Strategi Bisnis
Peramalan Operation Management.
LANJUTAN FORECASTING PROGRAM KULIAH SABTU MINGGU FAKULTAS EKONOMI
Prinsip-prinsip Pemasaran
FORECASTING/ PERAMALAN
Bagian 1 Definisi Pemasaran dan Proses Pemasaran
MODEL MANAJEMEN STRATEGIK
Peramalan .Manajemen Produksi #3
Bab 1 Merencanakan Bisnis.
Sistem informasi, organisasi dan strategi
SISTEM INFORMASI PERAMALAN
Hubungan Masyarakat Manajemen.
SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN : MEMAHAMI STRATEGI
LINGKUNGAN BISNIS.
MODEL KEMATANGAN INOVASI LEVEL 4 STANDAR INOVASI
MANAJEMEN PEMASARAN (EKMA4216) MODUL 2 PERUMUSAN STRATEGI PEMASARAN Tutor : Padlah Riyadi., SE., MM., Ak., CA.
Lingkungan Pemasaran.
KELOMPOK 4 FATIMAH ALAMSYAH NATALIA C. KUMEANG OLIVIA CH. PARAMULIA MICHELA S. TAMBUNAN PRISKILA LANG
Lingkungan organisasi
Penyusunan Anggaran.
Lingkungan Pemasaran.
DASAR-DASAR MANAJEMEN YANG EFEKTIF
MATA KULIAH : MANAJEMEN STRATEGIS
MENGHADAPI PERSAINGAN
Bagian 1 Definisi Pemasaran dan Proses Pemasaran
Transcript presentasi:

JURUSAN ADMINISTRASI PENDIDIKAN FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN BAB 5 PERAMALAN LINGKUNGAN MATAKULIAH MANAJEMEN STRATEGIK Dosen : Drs. Ade Rukaman, M.Pd Cepi Triatna, M.Pd JURUSAN ADMINISTRASI PENDIDIKAN FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

KELOMPOK 5 ASTRID JEIN A (1002140) FITRI AFRIANTIKA (1006690) HANUM MIRNAWATI (1000685) PITA ARIANTI () RESSA OKTRIANTI (1006403)

MEMILIH VARIABEL LINGKUNGAN PENTINGNYA PERAMALAN MENGEVALUASI TEKNIK-TEKNIK PERAMALAN MENYELEKSI SUMBER-SUMBER INFORMASI LINGKUNGAN YANG PENTING MEMANTAU ASPEK-ASPEK PENTING MANAJEMEN PERAMALAN KESIMPULAN

PENTINGNYA PERAMALAN Lingkungan merupakan salah satu faktor yang harus dipertimbangkan dalam merencanakan strategi. Para manajer harus bisa menyesuaikan organisasi dengan perubahan-perubahan serta beradaptasi dengan lingkungan-lingkungan baru agar dapat membuka peluang-peluang baru untuk pertumbuhan dan profitabilitas. Peramalan yang akurat atas elemen-elemen lingkungan yang berubah merupakan bagian sangat penting dari manajemen strategik.

Untuk membantu menduga peluang dan kendala yang akan datang maka dilakukan dengan langkah sebagai berikut : Memilih variabel-variabel lingkungan yang penting bagi perusahaan Memilih sumber informasi lingkungan yang penting Mengevaluasi teknik-teknik peramalan Mengintegrasikan hasil peramalan kedalam proses manajemen strategik Memantau aspek-aspek penting dalam manajemen peramalan

MEMILIH VARIABEL LINGKUNGAN YANG PENTING Perubahan struktur dan dinamika populasi merupakan hal penyebab tidak menentunya lingkungan bisnis. Perubahan populasi ini bersifat radikal, tak menentu, dan kontradiktif. Maka dengan adanya kaitan tersebut dalam menentukan variabel lingkungan yang penting perlu menelaah pada dampak yang akan terjadi atau memiliki keterhubungan, misalnya dari populasi penduduk akan berdampak pada aspek sosial, ekonomi, bahkan politik, hal-hal tersebut perlu diramalkan atau diprediksi. Dalam hal ini aspek ekonomi merupakan aspek tertinggi yang berpengaruh.

Memilih Variabel-Variabel Kunci Yang bertanggung jawab atas perusahaan untuk mendapatkan data peramalan lingkungan yaitu eksekutif atau komite. Seperti di perusahaan Sun (Oil) Company, tanggung jawab masa depan jangka panjang perusahaan dipikulkan kepada ketua dan wakil ketua dewan direksi yang bertugas menilai lingkungan, khususnya dalam lingkungan bisnis umum. Dalam perusahaan tersebut yang memilih variabel-variabel kunci yaitu yang memiliki kapabilitas dan kemampuan dibutuhkan untuk memilih variabel-variabel politik, ekonomi, dan sosial di seluruh dunia. Oleh karenanya, personil setempat, konsultan luar, atau satuan tugas perusahaan dapat ditugasi untuk membantu dalam peramalan.

Variabel-Variabel yang Harus Dipilih Daftar penyusunan variabel-variabel yang harus dipilih dalam menentukan mati dn hidup suatu perusahaan : Masukkan semua variabel yang akan menimbulkan dampak besar meskipun probabilitasnya rendah Abaikan bencana-bencana besar (kendala-kendala) Bila memungkinkan, kelompokkan variabel ke dalam variabel yang lebih besar. Jika nilai suatu variabel didasarkan pada nilai variabel lain, pisahkan variabel dependen ini untuk perencanaan ke depan.

MENYELEKSI SUMBER-SUMBER INFORMASI LINGKUNGAN YANG PENTING Sebelum peramalan formal dapat dimulai, sumber-sumber informasi lingkungan yang sesuai haruslah diidentifikasikan. Pengumpulan informasi strategik yang biasa melalui bahan bacaan, interaksi, dan pertemuan-pertemuan merupakan sebagian cara yang biasa ditempuh para eksekutif, tetapi ini dipengaruhi oleh pandangan pribadi dan karenanya perlu diseimbangkan dengan pandangan-pandangan alternatif.

MENGEVALUASI TEKNIK-TEKNIK PERAMALAN Peramalan Ekonomi Isu Kunci dalam Lingkungan Jauh Ekologi Politik Teknologi Isu Kunci dalam Lingkungan Industri Pendatang Baru Kekuatan Tawar Menawar Pemasok Produk atau Jasa Substitusi Kekuatan Tawar Menawar Pembeli Persaingan Dikalang Peserta Persaingan Yang Ada Isu Kunci dalam Lingkungan Operasional Posisi Bersaing Profil Pelanggan dan Perubahan Pasar Hubungan dengan Pemasok Kreditor Pasar Tenaga Kerja

PERAMALAN POLITIK ASUMSI : keberhasilan bisnis dipengaruhi oleh perubahan besar pada faktor politik, ex: anggaran sekolah, tarif sekolah, pemimpin sekolah, dll.

Rancangan-rancangan Peramalan yang populer a) Model kausal-kuantitatif Model Ekonometrik Model ini biasa digunakan dengan perusahaan-perusahaan konsultan swasta untuk dapat mengembangkan model “kausal”, khususnya model-model yang melibatkan ekonometri. Model ekonometri ini memanfaatkan persamaan kompleks regresi simultan untuk menghubungkan peristiwa-peristiwa ekonomi dengan bidang-bidang kegiatan perusahaan. Model ini dapat berguna bila informasi tentang hubungan kausal tersedia dan diduga akan terjadi perubahan besar. Model Deret berskala (time series) Model ini berusaha mengidentifikasi pola berdasarkan kombinasi dari kecenderungan-kecenderungan historis dengan faktor-faktor siklis dan musiman. Model Analisis kecenderungan Model ini mengasumsikan bahwa masa depan merupakan kelanjutan dari masa lalu, dengan mengikuti suatu kecenderungan jangka panjang tertentu.

Dalam analisis kecenderungan diatas, perhatian harus dipusatkan pada kecenderungan jangka panjang, seperti Kecenderungan C, yang didasarkan pada penjualan yang berfluktuasi selama 11 tahun. Kecenderungan A, yang didasarkan pada tiga tahun yang gemilang terlalu optimistik. Begitu juga, kecenderungan B, yang didasarkan pada empat tahun yang buruk, terlalu pesimistik.

b) Model kualitatif atau judgment Model Taksiran tenaga (Sales force estimate) Model ini bersifat menggabungkan opini para tenaga penjual tentang keinginan pelanggan terhadap produk-produk tertentu. Taksiran ini dapat dikatakan relevan jika para pelanggan memang bersikap jujur diseertai dengan keinginan yang konsisten. Penilaian opini eksekutif (Jury of executive opinion) Model ini dalam bentuk merata-ratakan taksiran yang dibuat oleh para eksekutif dari pemasaran, produksi, keuangan, dan pembelian. Dalam model ini tidak diperlukan matematika atau statistik yang rumit.

Peramalan sosial Upaya peramalan sosial mencakup analisis dalam bidang-bidang seperti kependudukan, perumahan, jaminan, dan kesejahteraan sosial, kesehatan serta gizi, pendidikan dan pelatihan, penghasilan, serta kekayaan dan pengeluaran. Ada banyak ancangan yang digunakan dalam peramalan sosial, termasuk analisis deret berskala dan teknik judgment yang telah diuraikan diatas. Tetapi, pengembangan skenario merupakan ancangan yang paling populer. Skenario disini merupakan cerita rekaan yang mengintegrasikan bagian-bagian objektif dan subjektif dari peramalan-peramalan lain, dirancang untuk membantu menyiapkan kemungkinan-kemungkinan mereka mengembangkan rencana-rencana kontinjensi (berkelanjutan).

Skenario dapat dikembangkan melalui proses sebagai berikut : 1) Menyiapkan latar belakang dengan menilai keseluruhan lingkungan sosial yang akan diselidiki (contoh: aturan-aturan sosial) 2) Memilih indikator-indikator penting, dan meneliti peristiwa-peristiwa mendatang yang mungkin mempengaruhi mereka (contoh: makin meningkatnya rasa tidak percaya kepada bisnis) 3) Menganalisis sebab-sebab perilaku masa lalu dari masing-masing indikator (contoh: ketidak-sadaran akan pentingnya kualitas udara dan air) 4) Meramalkan masing-masing indikator dalam tiga skenario menuju lingkungan yang paling tidak mendukung, lingkungan yang mungkin, dan lingkungan yang paling mendukung 5) Menulis skenario dari sudut pandang seseorang pada suatu waktu tertentu dimasa mendatang 6) Meringkas masing-masing skenario dalam beberapa paragraf

Teknik peramalan teknologi Sumbang-saran, untuk menghasilkan gagasan baru dan ramalan yang akan datang Metode Delphi,prosedur yang disusun secara sistematis untuk mecapai persetujuan pada kalangan pakar. (-) mahal dan menyita waktu (+) dapat berhasil untuk peramalan sosial dan politik

Mengintegrasikan hasil peramalan dalam proses manajemen strategik Para pengambil keputusan strategi harus memahami asusmi yang mendasari peramalan lingkungan Meramalkan peristiwa ekstern Kemampuan melihat jauh ke depan Kepekaan dan keterbukaan terhadap ancangan dan peluang baru

Memantau aspek-aspek penting manajemen peramalan Identifikasi faktor lingkungan yang layak diramalkan Pemilihan sumber peramalan yang memiliki reputasi dan hemat biaya d luar perusahaan Pemilihan tugas peramalan yang dapat perusahaan lakukan senediri

Kesimpulan Peramalan lingkungan dapat diidentifikasikan melalui faktor-faktor kritis yang dapat memberikan peluang ataupun ancaman di masa yang akan datang. Untuk memilih teknik peramalan lingkungan dapat dilakukan dengan analisis kekuatan dan kelemahan namun diharapkan tidak hanya menggunakan satu teknik peramalan lingkungan melainkan dua atau lebih sehingga dapat menghindari kekeliruan. Selain itu, terdapat aspek yang penting dalam peramalan lingkungan ini yaitu Identifikasi faktor lingkungan yang layak diramalkan, pemilihan sumber peramalan yang memiliki reputasi dan hemat biaya d luar perusahaan, dan pemilihan tugas peramalan yang dapat perusahaan lakukan sendiri.