Program Magister Ilmu Lingkungan Universitas Mulawarman

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Pencemaran Lingkungan (Polusi)
Advertisements

KONSERVASI TANAH DAN AIR
PENYERAPAN-PENGALIRAN DAN KEHILANGAN AIR
Litosfir Litosfer ,diambil dari bahasa Yunani, yaitu lythos, yang berarti batuan, dan sphere, yang berarti lapisan. Secara definisi litosfer adalah lapisan.
BAB XI PENCEMARAN LINGKUNGAN
Perilaku dan Transportasi Polutan di Lingkungan Laut
Suhu Tanah.
KONSEP TEKNOLOGI PENGELOLAAN PENCEMARAN UDARA Oleh Sudrajat - FMIPA UNMUL - PROGRAM Magister Ilmu Lingkungan UNMUL 2005.
KESEIMBANGAN LINGKUNGAN
Komponen ekosistem.
PASCA SARJANA ILMU LINGKUNGAN Universitas Mulawarman
DEGRADASI TANAH PERTANIAN
Faktor Abiotik.
DAMPAK PADA KUALITAS UDARA
Program Magister Ilmu Lingkungan Universitas Mulawarman
EROSI TANAH Oleh: Drs.Mangapul P.Tambunan,M.Sc. Mangapul/Erosi_Tanah.
TANAH / PEDOSFER OLEH : SOFIA ZAHRO, S.Pd.
TANAH PADA LAHAN BEKAS PERTAMBANGAN (FREEPORT)
Pengelolaan Limbah Cair
BIOREMEDIASI DAN REKLAMASI TANAH JAMILAH WIDODO HARYOKO FATIMAH AGROTEKNOLOGI FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS TAMSISWA PADANG.
SELAMAT DATANG DI PERKULIAHAN BIOKIMIA
Mutu Tanah dan Lahan Drs. Suprapto Dibyosaputro, M.Sc.
Teknologi Biobriket.
PENCEMARAN UDARA OLEH : NARA ISWARI (10) RIDHO YURIO K. (16) ROSELINA ARUM. A (19) YULIANA EVITA N. (31)
SIFAT TOKSIKAN dan EFEKNYA BAGI BIOTA
DINAMIKA RACUN LINGKUNGAN DI DALAM EKOSISTEM Universitas Mulawarman
EROSI Erosi adalah suatu proses di mana tanah dihancurkan dan kemudian dipindahkan ke tempat lain oleh kekuatan angin, air atau gravitasi. Di Indonesia,
DINAMIKA RACUN LINGKUNGAN DI DALAM EKOSISTEM Universitas Mulawarman
PERLINDUNGAN DAN PRODUKTIVITAS TANAH
Pencemaran Air Oleh: Tien Zubaidah.
Pencemaran Tanah Dan Metode Penanganannya.
SIKLUS BIOGEOKIMIAWI Oksigen, karbodioksida, dan Nitrogen merupakan komponen udara yang proporsinya terpelihara. Keseimbangan ekosistem memelihara keajegan.
Rekayasa pengolahan limbah
Urban Runoff Disusun oleh : Mukhlis Riki Darmawan L2C009124
KONSERVASI TANAH DAN AIR
PENYEBARAN DAN PENGELOLAAN PESTISIDA
EKOLOGI DAN ILMU LINGKUNGAN
Pendahuluan.
HUBUNGAN AIR, TANAH & TANAMAN.
TANAH DAN PENCEMARAN TANAH DAN PENCEMARAN O:.
FISIOLOGI PASCA PANEN ke-3
Konservasi Sumber Daya Air Konservasi Sumber Daya Tanah
PENCEMARAN.
ARUS ENERGI DALAM EKOSISTEM
PERTANIAN ORGANIK : PERINSIP DAUR ULANG HARA, KONSERVASI AIR DAN INTERAKSI ANTAR TANAMAN KELOMPOK 2 MEGANANDA PUTERI SARAHDIBHA G SUSIANTI G111.
LAPORAN PENELITIAN EKOSISTEM KOPMA UIN SGD BANDUNG
FISIOLOGI PASCA PANEN ke-2
EKOFISIOLOGI.
`DASAR AGROTEKNOLOGI` Dr. Ir. F. DIDIET HERU SWASONO, M.P.
5.
`DASAR AGROTEKNOLOGI` Dr. Ir. F. DIDIET HERU SWASONO, M.P.
Sistem Pertanian Terpadu
Prodi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat
Daur air dan Fosfor Nama Kelompok :.
KELOMPOK : NAMA : Fitria Alfi R ( ) 2. Eka Fitriyani (123200)
KULIAH-7 7. PREDIKSI EROSI-4 Modifikasi MUSLE.
Tanah dan Keberlangsungannya
PERAN (MIKRO)ORGANISME TANAH
Dan Metode Penanganannya Septian Julifar Syamsul Huda
PENCEMARAN LINGKUNGAN
AKSI INTERAKSI Pada saat suatu organisme membutuhkan organisme lain ataupun lingkungan hidupnya, maka dipastikan akan terjadi hubungan yang bisa bersifat.
C. Fitoremediasi Fitoremediasi berasal dari kata Inggris phytoremediation; kata ini sendiri tersusun atas dua bagian kata, yaitu phyto yang berasal dari.
EROSI Erosi adalah pengangkutan tanah dan bagian –bagian tanah (BO, UH, MO) dari suatu tempat ke tempat yang lain oleh media alami baik air ataupun angin.
TANAH DAN PENCEMARAN O: TANAH DAN PENCEMARAN.
KELOMPOK 3 PENCEMARAN AIR. AMANDA NADIA PUTRI ATHAYA NADA SALSABILA DIAH AYU NASTITI HEFIN FEBRIANTARI MOHAMMAD HIBBAN F.
PENCEMARAN LINGKUNGAN Oleh: Titan Sulistia, S.Pd..
PEMCEMARA N LINGKUNGA N. Perhatikan gambar dibawah ini.
GLOBAL WARMING. DIAN NURIYAH INDAH ( ) MARINDA RESTI SARI ( )
Amati Gambar Berikut!. Tanah dan Kehidupan Kompetensi Inti 1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya. 2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin,
KONSERVASI SUMBER DAYA AIR
Transcript presentasi:

Program Magister Ilmu Lingkungan Universitas Mulawarman FITOREMEDIASI Oleh Drs. Sudrajat,S.U. PPLH-Universitas Mulawarman FMIPA- Unmul Program Magister Ilmu Lingkungan Universitas Mulawarman Tahun 2006

Fitoremediasi adalah suatu rekayasa teknologi menggunakan tumbuhan untuk memulihkan suatu daerah yang terkontaminasi. Banyak ragam kegiatan memakai istilah ini, namun di dalam kuliah ini yang dimaksud dengan fitoremediasi adalah suatu teknologi penggunaan tumbuhan untuk menghilangkan, memindahkan, menstabilkan atau menguraikan bahan pencemar baik senyawa organik maupun anorganik di suatu daerah yang terkontaminasi.

Istilah fitoremediasi , berasal dari bahasa Inggris yakni phytoremediation; kata ini tersusun atas kata phyton ( bahasa Yunani= tumbuhan) dan remediation ( bahasa Latin = remedium) yang berarti menyembuhkan. Istilah ini relatif baru, sekitar tahun 1991. Saat ini, istilah fitoremediasi digunakan secara luas pada berbagai bidang ( US EPA’S, 2000). Fitoremediasi dapat digunakan untuk memulihkan daerah-daerah yang tercemar logam berat, pestisida, larutan-larutan kimiawi, bahan eksplosive, senyawa hidrokarbon minyak, PAH dan senyawa-senyawa hasil pelindian dari landfill. Prinsip dasar dari teknologi fitoremediasi ini adalah memulihkan tanah terkontaminasi, menguraikan kandungan polutan , sedimen dan air bawah tanah melalui proses pemindahan, degradasi atau stabilisasi suatu kontaminan ( ITRC, 2003).

Upaya-upaya riset dibidang remediasi secara kasar dapat dibagi menjadi dua tujuan utama yakni mekanisme fitoremediasi dan evaluasi keberhasilan fitoremediasi. Kerja mekanisme fitoremediasi difokuskan untuk memperoleh konsep-konsep teoritis yang mampu menjelaskan fenomena-fenomena hasil-hasil riset di lapangan, sedangkan uji petik bertujuan untuk mengevaluasi teori yang telah diperoleh tersebut. Dalam jangka panjang, tujuan evaluasi keberhasilan di lapangan merupakan sasaran utama bagaimana teknologi fitoremediasi bekerja, berapa biaya yang diperlukan dan bagaimana membangun model untuk memprediksi interaksi antara tumbuhan dengan kontaminan yang mencemari suatu lingkungan.

Menurut Glick R. Bernard, 2003, menyatakan bahwa keuntungan-keuntungan yang diperoleh dari kegiatan fitoremediasi dibandingkan metode lainnya adalah : Mengembalikan struktur dan tekstur tanah ke keadaan semula Sumber energi utama yang dipergunkana dalam kegiatan ini berasal dari sinar matahari Pertambahan biomassa yang tinggi di dalam tanah dapat segera dicapai - Biayanya relatif rendah - Potensi proses remediasi relatif cepat

Macam-Macam Fitoremediasi Penerapan fitoremediasi ( lihat Gambar 1), dapat dikelompokkan berdasarkan proses terhadap polutan yang berlangsung di dalam media tersebut yakni : proses degradasi, proses ekstraksi, proses stabilisasi, atau kombinasi dari ke tiga metode tersebut. Selain itu dapat dikelompokkan juga berdasarkan mekanisme reaksinya, antara lain adalah mekanisme ekstraksi suatu kontaminan dari tanah atau air tanah; akumulasi kontaminan di dalam jaringan tumbuhan; degradasi kontaminan oleh beranekaragam organisme atau proses-proses fisikokimia; volatilisasi atau transpirasi kontaminan volatile dari tumbuhan ke atmosfer; imobilisasi kontaminan di daerah perakaran; pengontrolan kontaminan secara hidrolik; dan pengontrolan polutan yang mengalir di aliran permukaan, erosi dan infiltrasi oleh penutupan lahan dengan tumbuhan ( EPA, 2000).

Gambar 1. Mekanisme Fitoremdiasi ( Sumber : EPA, 2000)

Gambar 2. Fitoekstraksi ( Sumber : EPA, 2000)

Gambar 3. Fitodegradasi ( Sumber : EPA, 2000)

Gambar 4 Fitovolatilisasi ( Sumber : EPA, 2000)

Gambar 5. Rhizodegradasi ( Sumber : EPA, 2000)