HERITABILITAS Kwt, 4-2-2005.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
TRANSFORMASI DATA.
Advertisements

VIII. RANCANGAN PETAK TERBAGI (RPT)
DASAR GENETIK TANAMAN MENYERBUK SENDIRI DAN TANAMAN MENYERBUK SILANG
PEMULIAAN TANAMAN.
PEMULIAAN TANAMAN JAGUNG DENGAN METODE Seleksi Berulang Timbal Balik (Reciprocal Recurrent Selection) Kelompok 3 FIRMAN PHE OCHA.
RAKL (Rancangan Acak Kelompok Lengkap)
Keragaman Genetik Kwt,
PEMULIAAN TANAMAN MENYERBUK SILANG
RBSL (Rancangan Bujur Sangkar Latin)
MODUL 5 :METODE SELEKSI PADA TANAMAN MENYERBUK SENDIRI
PENGERTIAN DASAR Prof.Dr. Kusriningrum
Rancangan Cross-Over Dalam kondisi-kondisi tertentu pemberian perlakuan dilakukan secara serial dimana setiap objek diterapkan seluruh perlakuan pada periode.
Pokok Bahasan 3 STERILITAS POLEN
Mata Kuliah Ilmu Pemuliaan Ternak
METODE SELEKSI PADA TANAMAN MENYERBUK SENDIRI
BAB IX: PEMULIAAN TANAMAN MENYERBUK SILANG
BAB VIII: METODE PEMULIAAN TANAMAN MENYERBUK SENDIRI
Pemuliaan Tanaman Menyerbuk Silang
(RECURRENT SELECTION)
PEMULIAAN TANAMAN.
GENETIK TANAMAN MENYERBUK SILANG : JAGUNG
Regresi Eni Sumarminingsih, SSi, MM. Analisis regresi linier merupakan analisis yang digunakan untuk mengetahui dan mempelajari suatu model hubungan fungsional.
Regresi Linier Berganda
VIII. RANCANGAN PETAK TERBAGI (RPT)
DASAR STATISTIK PEMULIAAN TANAMAN
PERCOBAAN FAKTORIAL DAN TERSARANG NUR LAILATUL RAHMAH, S.Si., M.Si.
Pemuliaan Padi Kelompok 4 Abd. Lathif al-basyir
VII. RAK FAKTORIAL Percobaan RAK pola faktorial adalah penelitian dengan rancangan dasar RAK dan faktor perlakuan labih dari atau sama dengan 2. Contoh.
Rancangan Acak Lengkap (RAL) (Completely Randomized Design)
RANCANGAN ACAK KELOMPOK (RANDOMIZED BLOcK Design)
MODUL XII ANALISIS RAGAM KLASIFIKASI DUA ARAH DENGAN INTERAKSI
TAKSIRAN NILAI PARAMETER
RANCANGAN ACAK LENGKAP FAKTORIAL
RANCANGAN BUJUR SANGKAR LATIN (RBSL) (LATIN SQUARE DESIGN)
RANCANGAN ACAK LENGKAP (RAL) COMPLETTED RANDOMIZED DESIGN (CRD)
RANCANGAN BUJUR SANGKAR LATIN (RBSL) (LATIN SQUARE DESIGN)
BAB III: PEMULIAAN TANAMAN MENYERBUK SILANG
METODE PEMULIAAN TANAMAN MENYERBUK SENDIRI
ILMU PEMULIAAN TERNAK Bertujuan : untuk meningkatkan produktifitas (sifatproduksi dan reproduksi) suatu ternak melalui peningkatan mutu genetiknya dengan.
DASAR STATISTIKA DALAM PEMULIAAN TERNAK
DASAR STATISTIKA DALAM PEMULIAAN TERNAK
Dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL)
METODE PEMULIAAN TANAMAN
RANCANGAN ACAK KELOMPOK (RANDOMIZED BLOcK Design)
RAL (Rancangan Acak Lengkap)
Rancangan Acak Lengkap (RAL) (Completely Randomized Design)
Dalam Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL)
Seleksi populasi bersegregasi
Rancangan Cross-Over Dalam kondisi-kondisi tertentu pemberian perlakuan dilakukan secara serial dimana setiap objek diterapkan seluruh perlakuan pada periode.
Rancangan Bujur Sangkar Latin (RBSL)
RANCANGAN SPLIT PLOT.
Peubah yang Diamati Dalam Penelitian
Parameter Genetik Dan Fenotipik
SELEKSI MASSA Bogor Agricultural University Institut Pertanian Bogor.
Heritabilitas.
2. Pembentukan varietas melalui persilangan
SELEKSI Alam Buatan ?.
HERITABILITAS HEREDITY = KETURUNAN HERITABILITAS ABILITY = KEMAMPUAN
Parameter Genetik.
Prosedur Seleksi Massa
? ? SELEKSI Disingkirkan/diculling dipelihara Alam Buatan
GENETIKA POPULASI.
Parameter Genetik Dan Fenotipik
Correlated Responce (respon terkorelasi)
H2 HERITABILITAS.
Dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK)
PEMULIAAN TANAMAN.
METODE PEMULIAAN TANAMAN MENYERBUK SENDIRI
KORELASI ANTARA KOMPONEN HASIL DENGAN HASIL PADA POPULASI F6 TANAMAN CABAI MERAH BESAR (Capsicum annuum L.)
RANCANGAN PERSILANGAN
Transcript presentasi:

HERITABILITAS Kwt, 4-2-2005

SUB BAHASAN PENGERTIAN VARIAN GENETIK PENGERTIAN HERITABILITAS HERITABILITAS ARTI LUAS HERITABILITAS ARTI SEMPIT RESPON SELEKSI PENGGUNAAN HERITABILITAS UNTUK PT

PENGERTIAN VARIAN GENETIK Hasil pengamatan (atau nilai penotip) untuk individu tertentu adalah hasil kerja faktor genetik dan lingkungan (dan interaksi dan lingkungan), P = G + E Jumlah dari tiap faktor akan berperan menyumbangkan varian dalam populasi. Jadi varian total dapat dituliskan sebagai berikut. ²p = ²g + ²e ²p = varian penotip total dari populasi segregasi ²g = varian genetik yang berperan pada varian penotip ²e = peran lingkungan pada varian penotip kembali pokok bahasan

Pengertian Heritabilitas Proporsi varian genetik terhadap varian total Nilai antara 0 – 1 atau 0 – 100% Heritabilitas tidak mencerminkan derajad genetik suatu sifat, tetapi heritabilitas mengukur proporsi dari varian penotip yang dipengaruhi oleh faktor varian genetik. Terdapat 2 macam heritabilitas : Heritabilitas arti luas (broad-sense heritability) Heritabilitas arti sempit (narrow-sense heritability) kembali pokok bahasan

Heritabilitas arti luas Heritabilitas arti luas (broad-sense heritability) adalah rasio dari varian genetik total terhadap varian penotip total. H = ²g/²p Heritabilitas arti luas dipakai apabila bekerja dengan klone atau galur homosigot atau hibrida F1, karena pengaruh aditifnya tidak akan berubah-ubah kembali pokok bahasan

Pendugaan heritabilitas arti luas Pendugaan berdasarkan Taksiran Kuadrat Tengah dari RAK Sumber Keragaman Db KT TKT Blok r-1 KTr ²e + g²b Genotip g-1 KTg ²e + r²g Galat (r-1)(g-1) KTe ²e Total rg-1 Ragam genotip ²g = (KTg - KTe)/r Ragam lingkungan ²e = KTe Sehingga nilai heritabilitas dapat dicari dengan rumus : ²g H = ---------------- ²g + ²e Cara pendugaan yang lain akan diberikan di TARPP

Heritabilitas arti sempit Heritabilitas arti sempit (narrow-sense heritability) adalah rasio dari varian genetik aditif terhadap varian penotip total. h2 = ²a/²p Heritabilitas arti sempit dipakai apabila bekerja dengan populasi segregasi awal dan populasi heterogen (cross pollinated). Pada populasi demikian yang berubah-ubah adalah genetik aditifnya. kembali pokok bahasan

Pendugaaan heritabilitas arti sempit Diawali dengan pendugaan varian genetik aditif Var G = Var A + Var D + Var I Cara pendugaan varian aditif dengan rancangan persilangan, varian BC dan F2 dan regresi tetua keturunan (TARPP) Rasio var aditif dengan var total

HERITABILITAS BERDASARKAN RESPON SELEKSI Pada perhitungan sebelumnya nilai heritabilitas adalah berdasarkan estimasi, sedang berdasarkan cara ini akan diperoleh heritabilitas yang sesungguhnya. Nilai heritabilitas akan nyata karena tidak berdasar pada keturunan. Perhatikan ilustrasi berikut : kembali pokok bahasan

Illustrasi h² = R/s dan R = h² s = h² i p s R

PENGGUNAAN HERITABILITAS UNTUK PT MENGETAHUI PADA POPULASI ADA KERAGAMAN GENETIK UNTUK MEMBERIKAN REKOMENDASI TERHADAP METODE SELEKSI HERITABILITAS RENDAH (<20%), SEDANG (20-<50%) DAN TINGGI (>=50%) HERITABILITAS TINGGI  SELEKSI EFEKTIF HERITABILITAS RENDAH  DITINGKATKAN DULU BARU DILAKUKAN SELEKSI kembali pokok bahasan

CARI TAHU PENGERTIAN VARIAN GENETIK, VARIAN LINGKUNGAN PENGERTIAN HERITABILITAS MACAM HERITABILITAS DAN CARA PENDUGAANNYA RESPON SELEKSI MANFAAT HERITABILITAS UNTUK PEMULIAAN TANAMAN kembali pokok bahasan

Selamat Belajar