Parameter formal adalah variabel yang ada pada daftar parameter dalam

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Fungsi Konsep Pemrograman.
Advertisements

POINTER.
Algoritma dan Struktur Data
Fungsi (2) Dr. Anto Satriyo Nugroho, M.Eng Web:
PERTEMUAN VIII POINTER
FUNGSI Deklarasi dan Definisi fungsi Void dan Non-void Fungsi main.
STRUKTUR DATA (5) Pointer dan Function
MODUL 13 STRING 13.1 Pendahuluan String merupakan suatu kumpulan
Modul 10 Fungsi PENGERTIAN FUNGSI
STRUKTUR Konsep Pemrograman.
Pointer Konsep Pemrograman.
Pointer. Output? #include int x = 2; void misteri(int a, int b) { a = 2*x; b = y; y = a; } main() { int y; x = 5; y = 7; misteri(x, y); printf("%d %d\n",
Pointer.
Fungsi, Parameter, Rekursi Daniel Riano Kaparang Book reference: Jogiyanto. Konsep Dasar Pemrograman Bahasa C. Andi Star. Yogyakarta Kristanto Andri.
Modul 11 – Hendi Hermawan - 1
3 Variabel, Konstanta Tipe Data dan dalam Bahasa C/C++ Java dan Bab
Struktur Data Universitas PGRI Ronggolawe
PERTEMUAN VI POINTER LANJUT
Konsep Pemrograman Function.
Prosedur (Procedure).
Pointer Variabel pointer sering disebut sebagai variabel yang menunjuk obyek lain, karena variabel pointer atau pointer adalah variabel yang berisi alamat.
BAB IV SUB PROGRAM DAN FUNGSI
Review-Dasar Pemrograman Komputer
Fungsi Lecture 7. Motivation Complexity of programming problem  more difficult to consider the solution as a whole  clue: dividing the problem into.
Struktur data selain array : Structure, Union, Enumeration
Function Ery Setiyawan Jullev.
FUNGSI.
STRUKTUR DATA (5) Pointer dan Function
Pointer Yuliana Setiowati.
POINTER (VAR.PENUNJUK)
STRUKTUR DATA Pointer dan Function
#include //bagian modul int hitung(x,y) { return(x+y); } //bagian utama main() { int jumlah,a,b; a=8; b=2; jumlah=hitung(a,b); cout
P O I N T E R. Merupakan sebuah variabel yang berisi alamat dari variabel lain. Suatu pointer dimaksudkan untu menunjukan ke suatu alamat memori sehingga.
Modul 4 Prosedur dan Fungsi.
Fungsi Fungsi.
Bab 8 Pointer Riyanto Sigit Konsep Dasar Pointer  Variabel pointer sering dikatakan sebagai variabel yang menunjuk ke obyek lain  Variabel.
Pointer Pointer.
Function User Function.
Pemrograman Berorientasi Obyek1 Sub Pokok Bahasan Pointer. Reference. Function Passing Parameter by Value, by Reference, by Pointer.
Bab 05 Tipe Data dan Mengisi Variabel
FUNCTIONS Pertemuan 9 Matakuliah: T0456 / Algoritma dan Metode Object Oriented Programming Tahun: 2007.
Rahmat D. R. Dako, ST, M.Eng.  Modul  void main (void)  Modul  fungsi = function  Keuntungan penggunaan Fungsi atau modul :  Program menjadi lebih.
Konsep Pemrograman Politeknik Elektronika Negeri Surabaya 2006
POINTER.
Teknik Pemrog. Terstruktur 2
1 Pertemuan Fungsi Matakuliah: T0016 / Algoritma dan Pemrograman Tahun: 2007 Versi: 6.
1. Pada akhir pertemuan ini, diharapkan mahasiswa akan mampu :  Mendemonstrasikan penggunaan fungsi serta pengiriman parameter 2.
Prosedur dan Fungsi Triana Elizabeth, S.Kom.
FUNGSI.
Function (Fungsi).
PROCEDURE DAN FUNCTION
FUNCTION Fungsi (Function) merupakan sekumpulan instruksi yang membentuk satu unit serta memiliki nama. Fungsi digunakan.
FUNGSI.
FUNGSI.
FUNGSI.
Prosedur dalam C++.
Pointer TEE 2103 Algoritma dan Pemrograman Dosen: Abdillah, MIT
FUNGSI.
Struktur Data (Data Structure) – IS 2313
Fungsi, Parameter & Rekursi
QUIS Algoritma Pemrograman I
Algoritma dan Pemrograman
IT234 ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA
Parameter Ketika procedure atau function dipanggil, kita dapat melewatkan suatu nilai ke dalam function atau procedure tersebut. Nilai yang dilewatkan.
FUNGSI II.
STRUCTURE Struktur (Structure = struct) merupakan suatu struktur data yang terdiri dari satu atau lebih variabel yang bertipe data.
Algoritme dan Pemrograman
FUNGSI.
PERTEMUAN V F U N G S I Tujuan membuat suatu fungsi
Transcript presentasi:

Parameter formal adalah variabel yang ada pada daftar parameter dalam Modul 10 FUNGSI II 10.1 Fungsi Dengan Parameter Parameter adalah suatu variabel yang berfungsi untuk menampung nilai yang akan dikirimkan ke dalam fungsi. Parameter itu sendiri terbagi dua macam, yaitu parameter formal dan parameter aktual. 10.1.1 Parameter Formal dan Parameter Aktual Parameter formal adalah variabel yang ada pada daftar parameter dalam definisi fungsi. Pada fungsi jumlah( ) program 6-3, x dan y dinamakan sebagai parameter formal. Parameter aktual adalah parameter (tidak selamanya menyatakan variabel) yang digunakan dalam pemanggilan fungsi. Untuk lebih memahaminya, perhatikan contoh pendefinisian fungsi dibawah ini: TambahSatu(int X) { Return ++X; } Pada sintak di atas, variabel X dinamakan sebagai parameter formal. Sekarang perhatikan sintak berikut: main() { int a = 10, hasil; hasil = TambahSatu(a); return 0; } Pada saat pemanggilan fungsi TambahSatu() di atas, variabel a dinamakan dengan parameter aktual 10.2 Cara Melewatkan Parameter Terdapat dua cara untuk melewatkan parameter ke dalam fungsi, yaitu dengan cara: Pemanggilan dengan nilai (call by value). Pemanggilan dengan referensi (call by reference). Pemanggilan dengan nilai merupakan cara yang digunakan pada contoh fungsi program terdahulu. Pada pemanggilan dengan nilai, nilai dari parameter aktual akan 1http://www.mercubuana.ac.id

Dari contoh program di atas terlihat bahwa hasil pemanggilan fungsi tukar( ), variabel a dan b (yang dilewatkan ke fungsi tukar ()) tidak berubah, walaupun pada fungsi tukar ( ) telah terjadi penukaran antara parameter x dan y. Hal ini terjadi karena x hanyalah salinan dari a dan y salinan dari b, serta definisi fungsi tidak mengembalikan nilai (tidak ada instruksi return( ) ). Pemanggilan dengan referensi merupakan upaya untuk melewatkan alamat dari suatu variabel ke dalam fungsi. Cara ini dapat digunakan untuk mengubah isi suatu variabel di luar fungsi dengan pelaksanaan pengubahan dilakukan di dalam fungsi. Adapun perubahan dalam parameter aktual adalah sebagai berikut: Tukar(&a, &b); /* variabel diawali dengan & */ Pendeklarasian parameter: int *px, *py; menyatakan bahwa px dan py adalah suatu variabel pointer, yaitu variabel yang berisi alamat variabel yang lain. /* ---------------------------------------------------------- */ /* File program : Tukar2.cpp */ /* Melihat pengaruh pemanggilan dengan referensi */ /* ---------------------------------------------------------- #include <stdio.h> tukar (int *px, int *py); main() { int a,b; a = 88; b = 77; printf("Nilai sebelum pemanggilan fungsi\n"); printf("a = %d b = %d\n\n",a,b); tukar(&a,&b); /* parameter alamat a dan alamat b */ printf("Nilai sesudah pemanggilan fungsi\n"); } tukar (int *px, int *py) int z; 3http://www.mercubuana.ac.id

5http://www.mercubuana.ac.id 10.3.2 Variabel Eksternal Variabel eksternal merupakan variabel yang dideklarasikan di luar fungsi, dan mempunyai sifat:  Dapat diakses oleh semua fungsi.  Jika tidak diberi nilai awal, secara otomatis diinisialisasi dengan nilai sama dengan nol Contoh penggunaan variabel eksternal diperlihatkan pada contoh program Eksternal.cpp berikut ini: /* --------------------------------------------- */ /* File program : Eksternal.cpp */ /* Penggunaan variabel eksternal */ /* --------------------------------------------- */ #include <stdio.h> int i = 273; /* variabel eksternal */ tambah (); main() { printf("Nilai awal i = %d\n",i); i += 7; printf("Nilai i kini = %d\n",i); tambah(); printf("Nilai i kini = %d\n",i); tambah(); printf("Nilai i kini = %d\n",i); } tambah () { i++; } Hasil eksekusi: Nilai awal i = 273 Nilai i kini = 280 Nilai i kini = 281 Nilai i kini = 282 5http://www.mercubuana.ac.id