Source: Discovering new business opportunities JOHN ENGLISH & BABETTE MOATE John English and Babette Moate 2009, PP. 3-40 1.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
TURUNAN/ DIFERENSIAL.
Advertisements

Perkeretaapian Khusus Tahap III Tahapan Menuju Perubahan Regulasi Jakarta 21 Juni 2011.
ENTREPRENEURSHIP KEWIRAUSAHAAN BAB 16 Oleh : Zaenal Abidin MK SE 1.
Bab 1 Pemasaran Mengatur Hubungan Pelanggan yang Menguntungkan
ENTREPRENEURSHIP KEWIRAUSAHAAN BAB 14 Oleh : Zaenal Abidin MK SE 1.
PASAR BISNIS dan Perilaku Pembelian Bisnis
MERINTIS USAHA BARU DAN MODEL PENGEMBANGANNYA
1 S.D.M. BISNIS PENGANTAR. 2 Kebutuhan SDM   Dari semua sumberdaya sebuah perusahaan, barangkali SDM adalah sumberdaya yang paling besar kontribusinya.
STRATEGI PENETAPAN HARGA JASA
1 Achmad Rozi El EROY. 2 Pendahuluan Perusahaan sebagai bagian dari lingkungan ekonomi perlu mencermati situasi dan kondisi ekonomi. Optimaslisasi kekuatan.
PROGRAM STUDI AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS ANDALAS
BUSINESS PLAN.
Kiat sukses menjadi wirausaha
Teori Motivasi.
Bab 10 Penetapan Harga Produk Memahami dan Menangkap Nilai Pelanggan
SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN
ENTREPRENEURSHIP KEWIRAUSAHAAN Oleh : Zaenal Abidin MK SE 1.
Bab 9 Pengembangan Produk Baru dan Strategi Siklus Hidup Produk
Dasar-dasar Ilmu Ekonomi
Bab 5 ELEMEN DAN SEGMEN PASAR
Chapter 6 Merancang Struktur Organisasi : Spesialisasi dan Koordinasi
STRUKTUR DASAR BISNIS RITEL
DASAR-DASAR PENYUSUNAN BUSINESS PLAN
SIKLUS HIDUP PRODUK (PRODUCT LIFE CYCLE)
Bab 2. Desain Produk.
Bab 6 Positioning Positioning ini mengacu pada teori dimana Positioning Produk harus Jelas, Berbeda dan memiliki nilai lebih. Positioning adalah salah.
OVERVIEW Konsep dasar dan arti penting klasifikasi industri.
Pertemuan 11 Strategi Produk dan Penentuan Harga
PERTEMUAN 6 Pemecahan Masalah & Pengambilan Keputusan
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
Karakteristik Entrepereneur
Kuliah KS KEWIRAUSAHAAN
PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK MENCAPAI KEUNGGULAN KOMPETITIF
IT untuk Keunggulan Kompetitif
Manajemen Sumber Daya Manusia
Penerimaan Perikatan dan Perencanaan Audit
Lingkungan Pemasaran Pertemuan 03.
MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA
BAGIAN I MENGENAL PROFESI AUDIT
Manajemen Pengadaan Proyek
Dasar-Dasar Periklanan
PELUANG USAHA YANG SUKSES
Aspek Pasar dan Pemasaran Aspek Pasar
BAB II MANAJEMEN STRATEGIS DAN PROSES MANAJEMEN
Aspek Pasar dan Pemasaran
STRATEGI PRODUK PRODUK Adalah segala sesuatu yang mempunyai
Rencana Bisnis.
MENILAI FAKTOR EKSTERNAL
STRATEGI MENCAPAI KEUNGGULAN BERSAING
BAB 3 PENILAIAN EKSTERNAL
TINGKATAN STRATEGI.
Aspek Pasar dan Pemasaran
PELUANG BISNIS & PROSES KEWIRAUSAHAAN
Pengembangan Produk Baru dan Strategi Siklus Hidup Produk
Business Plan UNIVERSITAS PEMBANGUNAN JAYA 2016.
Aspek Pasar dan Pemasaran
Febriyanto, SE, MM. KEWIRAUSAHAAN Identifikasi Peluang Usaha Baru Febriyanto, SE, MM.
Menganalisis lingkungan pemasaran Pertemuan -3
ANALISIS PASAR & PEMASARAN.
Analisis persaingan hasim.
KEWIRAUSAHAAN ANGGIA PARAMITA PUTI KENCANA, SE, MSM Fakultas Ekonomi
Bab 1 Merencanakan Bisnis.
Analisis Peluang Pasar (lanjutan)
PENGGUNAAN SUMBER DAYA
Lingkungan Pemasaran.
Lingkungan Pemasaran.
PRODUK KREATIF DAN KEWIRAUSAHAAN
Manajemen dan Lingkungannya
“B I S N I S “ B = BERBASIS ILMU I = NOVATIF S = STRATEGI
Bab 9 Pengembangan Produk Baru dan Strategi Siklus Hidup Produk
Transcript presentasi:

Source: Discovering new business opportunities JOHN ENGLISH & BABETTE MOATE John English and Babette Moate 2009, PP

AA—YKPN, JOGJAKARTA  Peluang bisnis adalah ide bisnis yang memiliki potensi finansial  Beberapa ide (bisnis) memiliki peluang sukses, namun ada yang gagal  Anda akan bisa membedakan  Ide bisnis dan  Peluang bisnis  jika Anda secara meyakinkan mampu menjawab dengan YA untuk TIGA PERTANYAAN berikut. 2

AA—YKPN, JOGJAKARTA  Dapatkah Anda mengidentifikasi bukti- bukti kelayakan pasar?  Dapatkah Anda mengantisipasi resiko- resiko yang timbul?  Apakah Anda memiliki MODEL BISNIS yang masuk akal?  Sebuah peluang bisnis BUKAN sebuah jaminan keberhasilan bisnis.  Namun peluang bisnis mencerminkan prospek penciptaan bisnis yang berhasil. 3

AA—YKPN, JOGJAKARTA  Kelayakan pasar bisa mencerminkan prospek bagus untuk:  Potensi permintaan,  Konfirmasi bukti pasar, dan  Posisi bersaing yang sehat  Potensi permintaan merupakan satu elemen terpenting dalam evaluasi ide bisnis, namun juga paling sulit untuk bisa mengaksesnya, sebab mengetahui potensi pasar memerlukan pemahaman tentang perilaku konsumen.  Potensi pasar bukan merupakan cerminan prakiraan penjualan pada tahap-tahap awal bisnis.  Potensi permintaan merupakan gambaran faktor- faktor yang bisa didorong untuk menciptakan permintaan. 4

AA—YKPN, JOGJAKARTA  Apa yang harus dipahami dalam membaca potensi permintaan:  Apa yang bisa kita pelajari tentang ukuran relatif dari potensi pasar?  Apakah potensi pasar akan naik ataukakh menurun?  Apakah tren permintaan akan stabil ataukah berfluktuasi (naik/turun secara signifikan)?  Seberapa lama Anda akan menghadapi permintaan tersebut?  Seberapa luas ide bisnis Anda bisa diperluas menjadi produk/jasa lain? 5

AA—YKPN, JOGJAKARTA  Bukti pasar sangat penting agar Anda bisa mengubah potensi permintaan menjadi penjualan:  Apakah potensi pasar benar-benar mampu memenuhi kebutuhan konsumen yang sesungguhnya?  Apakah pasar dapat memahami dengan mudah manfaat produk/jasa yang Anda tawarkan?  Apakah produk/jasa Anda cocok dengan perilaku pasar dan pola penggunaannya selama ini?  Apakah produk/jasa Anda tergolong rumit untuk mengkonsumsinya/menggunakannya?  Apakah dalam pendistribusiannya dinilai sulit atau mahal? 6

AA—YKPN, JOGJAKARTA  Kekuatan bersaing berhubungan dengan bagaimana produk/jasa Anda mampu bersaing secara WAJAR.  Bagaimana produk/jasa Anda bisa dikembangkan mirip dengan produk/jasa yang ada?  Bagaimana customer value produk/jasa Anda dibanding dengan pesaing?  Apakah produk/jasa Anda rentan terhadap proses negosiasi dengan pelanggan?  Apakah produk/jasa Anda rentan terhadap proses negosiasi dengan penyedia?  Apakah produk/jasa Anda dapat dikenali/diduga oleh pesaing (pesaing yang ada, potensiall, langsung, atau tidak langsung)? 7

AA—YKPN, JOGJAKARTA  Ada sejumlah resiko penting yang harus diperhatikan pada tahap-tahap awal bisnis.  Resiko-resiko itu dibedakan menjadi dua:  Boundary risks  Establishment risks  Boundary risks adalah sejumlah bahaya yang umumnya di luar kendali Anda, namun tidak menghambat potensi finansial ide bisnis Anda.  Boundary risks bisa berasal dari mana saja: (a) Pemerintah, (b) Perbedaan kepentingan, baik yang ada maupun potensial, dan (c) Publik. 8

AA—YKPN, JOGJAKARTA  Apa saja yang harus Anda perhatikan:  Apakah ide bisnis Anda memenuhi syarat-syarat hukum/legal, keamanan, dan berbagai peraturan?  Apakah rentan terhadap perubahan teknologi?  Apakah memiliki pengaruh terhadap lingkungan?  Apakah rentan terhadap perubahan-perubahan sosial maupun ekonomi? 9

AA—YKPN, JOGJAKARTA  Establishment risks merupakan hambatan-hambatan yang berpotensi terhadap peluang bisnis di tahap- tahap awal.  Beda antara boundary risks dan establishment risks terletak pada apakah Anda mampu mengendalikan atau tidak.  Apakah Anda memiliki rencana/plan untuk masa transasi dari sebuah ide bisnis menjadi perusahaan yang berhasil?  Apakah Anda benar-benar memahami pasar yang menjadi sasaran Anda?  Apakah Anda mampu menghasilkan produk/jasa serta menyampaikannya kepada pasar sasaran sesuai harapan Anda?  Apakah Anda memiliki cukup dana pada tahap awal bisnis Anda?  Apakah Anda mampu mengelola keuangan pribadi Anda, karier Anda, keluarga/kerabat Anda, dan emosi Anda? 10

AA—YKPN, JOGJAKARTA  Model bisnis adalah strategi Anda untuk mengkombinasi keterampilan Anda dan sumberdayaan yang Anda butuhkan.  Tujuan model bisnis adalah untuk mengantisipasi keterampilan dan sumberdaya apa yang akan Anda butuhkan:  Apakah Anda mampu atau tidak mendapatkan keduanya?  Apakah hasil finansial sesuai dengan potensi finansiall yang Anda harapkan? 11

12

AA—YKPN, JOGJAKARTA  Perubahan bukan sesuatu yang baru dan kita harus mampu menyesuaikan diri tanpa terlalu banyak berfikir.  Berbagai tren berikut senantiasa berubah dan mampu menciptakan peluang bisnis.  Tren demografi  Tren gaya hidup  Tren sosial  Tren teknologi  Tren hukum dan politik  Tren ekonomi 13 Elemen- elemen lingkungan bisnis

14

AA—YKPN, JOGJAKARTA  Berbagai mitos tentang ide bisnis:  Mengawali sebuah bisnis HARUS melalui berbagai prosedur penemuan ide bisnis yang bagus.  Ide bisnis yang bagus menjamin keberhasilan berbisnis.  Mitos yang paling terkenal bahwa Anda harus menemukan ide-ide unik atau datang dari penemuan-penemuan.  Ketiganya tidak benar! 15

AA—YKPN, JOGJAKARTA  Matriks peluang bisnis dibedakan menjadi empat pendekatan untuk mengidentifikasi peluang bisnis.  Matriks ini dibedakan menjadi dua pendekatan. Anda menjual:  produk/jasa yang sudah ada di pasar, ATAU  menciptakan peluang produk/jasa baru  Masing-masing kedua di atas dibedakan menjadi:  pasar yang sudah ada pesaingnya, ATAU  Pasar yang belum ada atau sangat sedikit pesaingnya. 16

AA—YKPN, JOGJAKARTA 17 Contested market Uncontested market Parallel Opportunities New market Opportunities New product Opportunities Radical Opportunities Opportunity recognition Opportunity creation

AA—YKPN, JOGJAKARTA  Parallel opportunities merupakan pemahaman terhadap potensi produk/jasa yang sudah beredar di pasar; dan pemain lama/pesaing sudah ada (banyak)  Misalnya:  Warung bakso  Warung penyetan  Salon  Dll 18

AA—YKPN, JOGJAKARTA  BAGAIMANA?  Membeli bisnis yang sudah ada (mahal tentunya)  Meniru bisnis yang sudah ada.  Mengisi kekurangan produk/jasa  Mengenalkan ulang produk/jasa  Assembling, misalnya mengemas kado bayi lahir, dll.  Subkontrak  Impor  Menjadi agen atau distributor 19

AA—YKPN, JOGJAKARTA  New market opportunities merupakan pemahaman terhadap potensi produk/jasa yang sudah beredar di pasar; dan pemain belum ada atau sangat sedikit  Misalnya:  Salad organik  Jus organik  Salon binatang  Salon anak 20

AA—YKPN, JOGJAKARTA  BAGAIMANA?  Meniru 100% bisnis yang ada  Waralaba  Import dan export  Special interest groups  Pengemasan  Internet marketing 21

AA—YKPN, JOGJAKARTA  New product or service opportunities merupakan penciptaan produk/jasa baru atau modifikasi di pasar yang sudah banyak pemainnya/pesaing.  Misalnya:  Salad organik  Jus organik  Salon binatang  Salon anak 22

AA—YKPN, JOGJAKARTA  BAGAIMANA?  Mengambil keunggulan switching konsumen ke produk/jasa lain  Piggybacking (pendukung) untuk pertumbuhan bisnis tertentu  Menambah nilai  Mengembangkan/memperbaiki produk/jasa  Membuat kombinasi baru  Jasa informasi 23

AA—YKPN, JOGJAKARTA  Radical opportunities: penciptaan 100% produk/jasa di pasar yang belum ada pemainnya/pesaingnya.  Misalnya:  Membuat mesin pengolah limbah plastik menjadi BBM (contoh guru SMKN Madiun)  Membuat mesin batik digital (contoh guru SMK Bekasi) 24

AA—YKPN, JOGJAKARTA  BAGAIMANA?  Inventing  Membeli lisensi  Transfer ide  Situasi khusus 25