Proses Stokastik Semester Ganjil 2013.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
MODEL ANTRIAN Matakuliah Operations Research.
Advertisements

Sistem Tunggu (Delay System)
Salah satu tujuan perhitungan trafik
Operations Management
P E N J A D W A L A N Pertemuan 10.
SOAL ESSAY KELAS XI IPS.
TEORI ANTRIAN.
MODEL ANTRIAN RISET OPERASI.
8 Statistik Selang untuk Sampel Tunggal.
TEORI ANTRIAN.
Sistem Persamaan Diferensial
4. PROSES POISSON Prostok-4-firda.
Delay System II. Tutun Juhana – ET3042 ITB 2 Sistem Antrian M/M/m Kedatangan panggilan : Poisson arrival Service time : exponentially distributed Jumlah.
Sistem Delay (Sistem Antrian/Delay System)
Proses Stokastik Semester Ganjil 2011.
Slide sebagian besar diambil dari:
Slide 7 – Penjadwalan Process
Manajemen Proses Meliputi : Pengelolaan sisklusi hidup proses
TEORI ANTRIAN Suatu antrian ialah garis tunggu dari nasabah yang
Model Antrian Ir Tito Adi Dewanto.
Simulasi Antrian Ipung Permadi, S.Si, M.Cs.
Teori Antrian/Queuing Theory Models
Modul 10 : Optimasi Kompetensi Pokok Bahasan :
TEORI ANTRIAN DAN SIMULASI
Kompleksitas Algoritma
TEORI ANTRIAN.
JARINGAN & REKAYASA TRAFIK ( EL 3146 ) B A B IV
Proses Stokastik Semester Ganjil 2013.
BAB 9 SIMULASI ANTRIAN.
Definisi dan Relasi Pokok
Analisis Antrian D Riset Operasi Pert Start.
Proses Kedatangan dan Distribusi Waktu Pelayanan
Teori Antrian.
Operations Management
Dipresentasikan oleh: Herman R. Suwarman, MT
Tutorial 6 SISTEM ANTRIAN.
Assalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh
Model Antrian.
Single Channel Single Server
MODEL ANTRIAN DAN APLIKASINYA
teori ANTRIAN & aplikasinya
Sistem Antrian Pemodelan Sistem.
Penjadwalan Proses.
TEORI ANTRIAN Tita Talitha, M.T.
Operations Management
Operations Management
Single Channel Single Server
Pertemuan 6 Model Antrian
Proses Kedatangan dan Distribusi Waktu Pelayanan
Operations Management
Proses Stokastik Semester Ganjil 2013.
SISTEM ANTREAN Pertemuan 11
Teori antrian Manajemen Operasional
ANTRIAN Pertemuan Ke-13.
SI403 Riset Operasi Suryo Widiantoro, MMSI, M.Com(IS)
ANALISA ANTRIAN.
ET 3042 Rekayasa Trafik Telekomunikasi Model Teletraffic
MODEL ANTRIAN 14.
DISUSUN OLEH : IPHOV KUMALA SRIWANA
SI403 Riset Operasi Suryo Widiantoro, MMSI, M.Com(IS)
Manajemen sains “Analisis Antrian” oleh: KELOMPOK 13 - STMIK RAHARJA
Waiting Line & Queuing Theory Model
Operations Management
Teori Antrian.
Pengertian Teori Antrian
ANTRIAN.
Riset Operasi Semester Genap 2011/2012
Contoh Simulasi kasus antrian Single Server
Riset Operasi Semester Genap 2011/2012
SI403 Riset Operasi Suryo Widiantoro, MMSI, M.Com(IS)
Transcript presentasi:

Proses Stokastik Semester Ganjil 2013

Penerapan Teori Antrian Telekomunikasi Traffic control Menentukan urutan operasional komputer Memprediksi performance dari komputer Pelayanan kesehatan atau pelayanan umum lainnya Airport traffic, airline ticket sales

Contoh Pada supermarket atau bank Beberapa counter atau checkout system  sistem antrian di mana pelanggan menunggu kasir yang kosong berikutnya

Ilustrasi penerapan Teori Antrian

Hukum Little (Little’s Law) System Arrivals Departures Little’s Law: Rata-rata jumlah pekerjaan di dalam sistem (L)= rata-rata laju kedatangan (λ) x rata-rata waktu respons layanan (W) Dapat diterapkan untuk sembarang sistem dalam kondisi kesetimbangan (equilibrium)

Proving Little’s Law J = daerah yg diarsir = 9 Sama di semua kasus! 1 2 3 4 5 6 7 8 # of Jobs in the System 1 2 3 Arrivals 1 2 3 Job # Departures 1 2 3 4 5 6 7 8 Time 1 2 3 Time in System Job # 1 2 3 Time J = daerah yg diarsir = 9 Sama di semua kasus!

Definisi-definisi J: “Luas” pada slide sebelumnya N: Jumlah pekerjaan T: Total waktu l: Rata-rata laju kedatangan N/T W: Rata-rata waktu pekerjaan di dalam sistem = J/N L: Rata-rata jumlah pekerjaan di dalam sistem = J/T

Proof: By Definition = 1 2 3 Time in System (W) Job # (N) 1 2 3 1 2 3 (L) = 1 2 3 4 5 6 7 8 Time (T)

Model Queuing System Model antrian (Queuing models) digunakan untuk: Server System Queuing System Queue Server Model antrian (Queuing models) digunakan untuk: Menggambarkan perilaku sistem antrian Mengevaluasi kinerja sistem

Karakteristik dari sistem antrian Proses kedatangan (Arrival Process) Sebaran yang menentukan bagaimana pekerjaan datang ke sistem Proses pelayanan Sebaran yang menentukan waktu memproses pekerjaan Jumlah server/meja layan Jumlah server/meja layan yang tersedia untuk memproses pekerjaan

Notasi Kendall 1/2/3(/4/5/6) Enam Paremeter Tiga pertama yang paling sering digunakan Sebaran kedatangan (Arrival Distribution) Sebaran pelayanan (Service Distribution) Jumlah server Total kapasitas (diasumsikan tak terbatas jika tidak didefinisikan) Ukuran populasi (diasumsikan tak terbatas jika tidak didefinisikan) Disiplin antrian (FCFS-First Come First Served/FIFO-First in First Out)

Sebaran-sebaran M: berasal dari istilah "Markovian", yang berarti sebaran eksponensial untuk waktu antar kedatangan atau waktu layanan. D: deterministik (konstan) Ek: Erlang dengan parameter k Hk: Hyperexponential dengan parameter k G: General (umum/apapun)

Contoh Notasi Kendall M/M/1: M/M/m G/G/3/20/1500/SPF Kedatangan sebagai proses Poisson dan waktu layanan menyebar eksponensial, 1 server, kapasitas tak terbatas, populasi tak terbatas dan FCFS (FIFO) Antrian paling sederhana yang realistis M/M/m Kedatangan sebagai proses Poisson dan waktu layanan menyebar eksponensial, m server, kapasitas tak terbatas, populasi tak terbatas dan FCFS (FIFO) G/G/3/20/1500/SPF Jumlah kedatangan dan waktu layanan mempunyai sebaran umum, 3 server, kapasitas antrian sejumlah 17 slot (20 – 3), 1500 total pekerjaan (populasi) dan Shortest Packet First (pekerjaan yang tersedikit yang didahulukan)

Proses Poisson Untuk proses Poisson dengan rata – rata kedatangan λ, peluang bahwa akan ada n kedatangan pada selang waktu ∆t

Proses Poisson dan Sebaran eksponensial Waktu antar kedatangan (interarrival time) t di dalam proses Poisson mengikuti sebaran eksponensial dengan parameter λ

Antrian M/M/1 Diberikan l: Laju kedatangan pekerjaan m: Laju selesainya layanan dari server Ingin ditentukan L: rata-rata jumlah pekerjaan di dalam sistem Lq : rata-rata jumlah pekerjaan yang menunggu di antrian W: rata-rata waktu tunggu di dalam sistem Wq : rata-rata waktu tunggu di antrian

Antrian M/M/1 l m Wq W L Lq

Menyelesaikan sistem antrian 4 variabel yang ingin dicari solusinya: L, Lq W, Wq Hubungan yang berlaku: L=lW Lq=lWq (steady-state argument) W = Wq + (1/m) Penentuan L adalah langkah awal. Yang tergantung dari tipe sistem antrian. Peluang equilibrium bahwa sistem mempunyai n pekerjaan di dalam antrian Nilai harapan

Analisis dari antrian M/M/1 Tujuan: Mendapatkan bentuk langsung dari peluang jumlah pekerjaan pada sistem (πi) sebagai fungsi dari l dan m

Syarat/kondisi Equilibrium Adalah proses kelahiran dan kematian dengan parameter kelahiran dan parameter kematian yang sama di setiap state yang mungkin πi , i=1, 2, … peluang equilibrium dari proses kelahiran dan kematian

Berdasarkan hubungan net flow balance: m Berdasarkan hubungan net flow balance: Dst secara rekursif

Dengan batasan sedemikian sehingga fungsi peluang terdefinisi dengan baik π0 ditentukan dari syarat di atas

Penyebut akan menjadi berhingga (deret geometri) jika λ <µ, or ρ<1 Sedemikian:

Perhatikan: Adalah fungsi dari sebaran geometrik dengan peluang sukses: Sehingga rata-rata jumlah pekerjaan di dalam sistem L: adalah nilai harapan dari sebaran geometrik.

Solusi bagi L Hasil tsb diterapkan untuk L: Intensitas traffic: ukuran performance sistem L akan berhingga jika λ <µ, or ρ<1, sebaliknya sistem akan “exploded”.

Solusi bagi W, Wq dan Lq

Analis model antrian M/M/∞ Jumlah server yang tak hingga Semua pelanggan dalam sistem akan segera dilayani seketika l: Laju kedatangan pekerjaan m: Laju pelayanan setiap server Jika terdapat k kedatangan ke dalam server maka laju pelayanan akan menjadi km.

Analis model antrian M/M/∞ Tujuan: Bentuk langsung dari peluang jumlah pekerjaan di dalam sistem (πi) sebagai fungsi dari l dan m

Syarat Equilibrium Menggunakan hubungan net flow balance: n+1 n n-1 l nm (n+1)m (n-1)m (n+2)m Adalah proses kelahiran dan kematian πi , i=1, 2, … adalah peluang ekuilbrium Menggunakan hubungan net flow balance:

Dst secara rekursif:

Dengan batasan: π0 sesuai syarat di atas menjadi:

Penyebut adalah deret Taylor: Sedemikian

Solusi bagi L Penerapan hasil tsb untuk L: Intensitas Traffic: L akan berhingga jika λ <µ, or ρ<1, sebaliknya sistem akan “exploded.”

Solusi bagi W, Wq and Lq