PERTEMUAN XII (DUA BELAS) MATA KULIAH : PENULISAN NASKAH SEMESTER : GANJIL DOSEN : BAMBANG SUDJATI TAHUN : 2011.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Oleh : Rudy Eko Rahardjo, SE, M.Kom
Advertisements

CREATE A MOVIE Ika Arfiani, S.T..
Membuat Film Dokumenter
PENULISAN NASKAH.
Video Dokumenter Elisabeth,S.Kom.
VIDEO.
BROADCASTING TV REMIDIAL.
Ciskha Septefani Tri Hapsari
PROGRAM DIRECTOR PROGRAM DIRECTOR – PENGARAH ACARA
PERTEMUAN VI (KE ENAM) LANJUTAN MATA KULIAH : PENULISAN NASKAH SEMESTER : GANJIL DOSEN : BAMBANG SUDJATI TAHUN : 2011.
PERTEMUAN I (PERTAMA) MATA KULIAH : PENULISAN NASKAH SEMESTER : GANJIL
PERTEMUAN IV (KEEMPAT) MATA KULIAH : PENULISAN NASKAH SEMESTER : GANJIL DOSEN : BAMBANG SUDJATI TAHUN : 2011.
Dasar-dasar produksi documentary
Mata Kuliah Metode Penulisan Karya Ilmiah Maret 2012
PERTEMUAN III (KETIGA) LANJUTAN MATA KULIAH : PENULISAN NASKAH SEMESTER : GANJIL DOSEN : BAMBANG SUDJATI TAHUN : 2011.
PERTEMUAN II (KEDUA) MATA KULIAH : PENULISAN NASKAH SEMESTER : GANJIL DOSEN : BAMBANG SUDJATI TAHUN : 2011.
Sinematografi (Terminologi)
PERTEMUAN VIII (KE DELAPAN) MATA KULIAH : PENULISAN NASKAH SEMESTER : GANJIL DOSEN : BAMBANG SUDJATI TAHUN : 2011.
PERTEMUAN XI (SEBELAS)
PERTEMUAN XIII (TIGA BELAS)
Story Board Media Instruksional 006 Oleh Drs Zamris Habib, M.Si
Matakuliah : U0162/AUDIO VISUAL II
AUDIO VISUAL APLIKASI TOPIK 11 TAHAP PRODUKSI 2 (SHOOTING) LUAR STUDIO
Proses Rancangan Produksi
TUJUAN INSTRUKSIONAL MATERI PERKULIAHAN BUKU REFERENSI QUIZ
EDUCATION PROGRAM.
Storyboard.
PRAKTIKUM TERPADU Kode : BCT 237 Bobot : 3 SKS
Tahapan Produksi Film Pra Produksi (Pre Production)
Menulis skenario? Gampang, Kok!
FILM DOKUMENTER MARSELLI SUMARNO 2009.
Storyboard Pengembangan Media Pembelajaran Matematika
PASCA PRODUKSI TOPIK 3 PROSES PRODUKSI KARYA AUDIO VISUAL
Menemukan Ide dan Merumuskan Konsep
Pendalaman Materi Produksi
PRODUKSI PROGRAM TV - DOKUMENTER
[deskripsi] Elemen Naskah AUDIO VISUAL.
PRODUKSI TV KATAGORI FIKSI
PENGEMBANGAN MEDIA.
Pendalaman Materi Produksi
Menulis skenario? Gampang, Kok!
Pendahuluan dan deskripsi
Pendalaman Materi Produksi Pertemuan 6
TUJUAN INSTRUKSIONAL MATERI PERKULIAHAN BUKU REFERENSI QUIZ
Menemukan Ide dan Merumuskan Konsep
AUDIO VISUAL KREATIF Pertemuan ke-1
Jurnalistik Dokumenter
RISET – OBSERVASI Pertemuan 5
TV COMMERCIAL D A N FILM PENDEK (lanjutan)
Dokumenter Episode ke 4 Tahap Pra Produksi.
TAHAPAN PRA PRODUKSI Bagian dari tahapan pra produksi termasuk juga, Ide, Tema/Topik Sinopsis Treatment Penulisan Scenario/Naskah Desain Produksi Riset.
TAHAPAN PRODUKSI KONTEN E-LEARNING SMK TELKOM BANDUNG 2016.
CONTOH PENDEKATAN SAINTIFIK
Matakuliah : U0162/AUDIO VISUAL II
Pengenalan Produksi Film Maukuf Masykur
Proses Rancangan Produksi
PENYUSUNAN MATERI MENYIMAK
REVIU FILM OLEH KELOMPOK 8.
PERTEMUAN V (KELIMA) MATA KULIAH : PENULISAN NASKAH SEMESTER : GANJIL
TEKS CERITA SEJARAH RATIH PRATIWI XII/ 1.
Menemukan Ide dan Merumuskan Konsep
PRODUKSI PROGRAM AUDIO-VISUAL / TV
Narrative Strategies.
PRODUKSI PROGRAM AUDIO-VISUAL / TV
Creative Feature Documenter
(PROGRAM JURNALISTIK & ARTISTIK)
(PROGRAM JURNALISTIK & ARTISTIK)
PRODUKSI PROGRAM TV - DOKUMENTER
PRODUKSI PROGRAM TV - DOKUMENTER
MATERI SEMESTER GANJIL.
Transcript presentasi:

PERTEMUAN XII (DUA BELAS) MATA KULIAH : PENULISAN NASKAH SEMESTER : GANJIL DOSEN : BAMBANG SUDJATI TAHUN : 2011

Konsep penyusunan Naskah Dokumenter 1.Ide (konsep struktur, batasan dari isi keseluruhan cerita) 2.Sinopsis (ringkasan cerita) 3.Treatment / Storyline (sketsa, yang dapat memberikan gambaran pendekatan dan keseluruhan isi cerita – dapat pula menjadi materi presentasi untuk Produser/Sponsor)

4. Naskah syuting atau skenario (disebut juga Shooting Script, sangat penting untuk mendapat gambaran konkret dan jelas) 5. Naskah editing (Bentuk penulisannya tak begitu berbeda dengan shooting script, isinya dapat saja berbeda dalam hal konstruksi shot, adegan/scene,dan sekuen. 6. Naskah narasi (Susunan penulisan narasi yang nantinya akan dibaca oleh Narator)

Bentuk penuturan naskah 1. Secara kronologis 2. Secara tematis 3. Secara dialektik

Kronologis Peristiwa dituturkan secara berurutan dari awal hingga akhir. Penyajian – konstruksi, buku harian, kilas balik, perjalanan, sejarah

Tematis Cerita dipecah ke dalam beberapa kelompok tema, yang menempatkan sebab dan akibat digabungkan dalam tiap sekuen Dalam satu adegan, dokumentaris bisa membangun serta menggabungkan sebab dan akibatnya

Dialektik Memiliki kekuatan dramatik dibanding dua lainnya Dalam stuktur dialektik terdapat variasi menarik dari cara bertutur yang kontras Dalam sebuah peristiwa yang terjadi pada waktu bersamaan, sutradara dapat menempatkannya ke dalam sebuah kontradiksi