EVALUASI PEMBELAJARAN SENI RUPA/KERAJINAN Dr. Tri Hartiti Retnowati

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
DIKLAT GURU DALAM RANGKA IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013
Advertisements

RANCANGAN PENILAIAN HASIL BELAJAR
PENILAIAN HASIL BELAJAR
Materi Sesi 6 Kelas PENILAIAN EMPAT KELOMPOK MATA PELAJARAN
RANCANGAN PENILAIAN HASIL BELAJAR
Peraturan Mendiknas Nomor: 20 Tahun 2007 tentang
PENYUSUNAN LAPORAN HASIL BELAJAR (LHB) PESERTA DIDIK SD/MI
Standar Kompetensi Kelompok Mata Pelajaran
STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN
DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL PENGEMBANGAN SILABUS.
Oleh Junaidi, S.Pd. Tugas Pokok Guru Merencanakan Pembelajaran Melaksanakan Kegiatan Pembelajaran Melakukan Penilaian Menindaklanjuti hasil pembelajaran.
PENYUSUNAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
MATERI-1 PRINSIP-PRINSIP PENILAIAN
Materi Sosialisasi SPM Kepada Kepala TK, SD, SMP, SMA, SMK, SLB
A PENGERTIAN DAN KONSEP *
(The Curiculum staf of Babadan 2 State Junior High School)
RANCANGAN PENILAIAN HASIL BELAJAR BERBASIS KOMPETENSI DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL NOVEMBER, 2006.
TENTANG STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN
ASESMEN PEMBELAJARAN MATEMATIKA
RANCANGAN PENILAIAN HASIL BELAJAR
STANDAR PENILAIAN.
RANCANGAN PENILAIAN HASIL BELAJAR
DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
PETUNJUK TEKNIS PENYUSUNAN PERANGKAT PENILAIAN PSIKOMOTOR
EVALUASI PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013
CAPASITY BUILDING EALUASI DIRI SEKOLAH PROPINSI RIAU/KEPRI
MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS
DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL PENGEMBANGAN SILABUS PEMBELAJARAN.
MATERI-3 EVALUASI PEMBELAJARAN
PENILAIAN.
PENGERTIAN-PENGERTIAN
RANCANGAN PENILAIAN HASIL BELAJAR
Keluar 1.
PENILAIAN BERBASIS KELAS
PROGRAM STUDI PGSD 3 SKS 3 JS
Skenario Kegiatan ( durasi waktu 225’)
Evaluasi Pembelajaran (2 SKS)
EVALUASI DAN PENGUKURAN TEORI DAN IMPLEMENTASI
DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL NOVEMBER, 2006
Penilaian Pembelajaran
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No.20/2007
PENILAIAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK berdasarkan PERMENDIKNAS RI NOMOR 20 TAHUN 2007 Tanggal 11 Juni 2007 TENTANG STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN Oleh:
PENILAIAN HASIL BELAJAR SISWA
PENILAIAN HASIL BELAJAR
PENILAIAN AUTENTIK Oleh : Nurul Usrotun Hasanah, SE, M.Pd
BAB IV PEMAHAMAN PENILAIAN
EVALUASI PEMBELAJARAN.
PENILAIAN DI SD KURIKULUM 2013
RANCANGAN PENILAIAN HASIL BELAJAR
EVALUASI PEMBELAJARAN SEJARAH
PENILAIAN KELAS MERUPAKAN SATU PILAR DALAM PELAKSANAAN KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI ADALAH KEGIATAN GURU YANG TERKAIT DENGAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN TENTANG.
“Standar Penilaian Pendidikan Nasional”
PENILAIAN KELAS DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PUSAT KURIKULUM JAKARTA, 2004.
RANCANGAN PENILAIAN HASIL BELAJAR
SEMINAR DAN WORKSHOP PROFESIONALISME GURU SMA AL ASHRIYYAH NURUL IMAN dengan tema RANCANGAN PENILAIAN HASIL BELAJAR narasumber Farhan, S.Pd.I Ahad,
STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN
PENILAIAN KELAS DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PUSAT KURIKULUM JAKARTA, 2004.
Tes dan Pengukuran Olahraga
DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL PENGEMBANGAN SILABUS PEMBELAJARAN.
ASESMEN PEMBELAJARAN MATEMATIKA
RANCANGAN PENILAIAN HASIL BELAJAR
RANCANGAN PENILAIAN HASIL BELAJAR
PENILAIAN TINGKAT KELAS
KONSEP PENILAIAN AUTENTIK PADA PROSES DAN HASIL BELAJAR
A PENGERTIAN DAN KONSEP *
RANCANGAN PENILAIAN HASIL BELAJAR
PEMBELAJARAN EVALUASI. Pengertian Penilaian Hasil Belajar oleh Pendidik adalah proses pengumpulan informasi/data tentang capaian pembelajaran peserta.
SISTEM PENILAIAN BERBASIS KOMPETENSI
PENGEMBANGAN INSTRUMEN
PENDALAMAN MATERI PEMBELAJARAN PESERTA TUNANETRA
Transcript presentasi:

EVALUASI PEMBELAJARAN SENI RUPA/KERAJINAN Dr. Tri Hartiti Retnowati

KARAKTER MORAL--> AKHLAK MULIA Kejujuran Keadilan Kedisiplin Kerjasama Kebersihan Tanggungjawab Kepedulian Hemat Ketaatan beribadah

SISTEM PENILAIAN SENI RUPA

Pengertian Proses pengumpulan, pelaporan dan penggunaan informasi tentang hasil belajar peserta didik dengan menerapkan prinsip-prinsip penilaian, pelaksanaan berkelanjutan, bukti-bukti otentik, akurat dan konsisten sebagai akuntabilitas publik Lanjut..

PENGERTIAN-PENGERTIAN Pengukuran adalah kegiatan yang sistematik untuk menentukan angka pada objek atau gejala Pengujian terdiri dari sejumlah pertanyaan yang memiliki jawaban benar atau salah Penilaian adalah penafsiran hasil pengukuran dan penentuan pencapaian hasil belajar Evaluasi adalah penentuan nilai suatu program dan penentuan pencapaian tujuan suatuprogram

SISTEM PENILAIAN Sistem Penilaian mencakup jenis ujian, bentuk soal, dan pelaksanaannya, pengelolaan & pelaporan hasil ujian. Jenis Ujian adalah berbagai tagihan, seperti ulangan atau tugas-tugas yang harus dikerjakan oleh peserta didik.

PRINSIP PENILAIAN mencakup semua aspek kompetensi utk memantau 1. Sahih:mencerminkan kemampuan yg diukur 2. Objektif: prosedur kriteria jelas tdk subjektif 3. Adil: tdk menguntungkan, merugikan 4. Terpadu:tak terpisahkan dr kegiatan pembljrn 5. Terbuka:prosedur, kriteria dpt diketahui semua 6. Menyeluruh dan berkesinambungan: mencakup semua aspek kompetensi utk memantau perkembangan siswa 7. Sistematis:berenacana,berthp dng langkah baku 8. Beracuan kriteria: didasarkan pada ukuran…. 9. Akuntabel: dpt dipertanggungjawabkan….

PENILAIAN HASIL BELAJAR Nonmeasurement (Pengamatan ):proyek, produk, portofolio, perfomance Measurement /Pengukuran (ulangan,ujian akhir,UN) /soal-soal ASSESSMENT (Penilaian kelompok MP)

Measurement (Ujian akhir, UN, ulangan) Alat: Ujian, ulangan, tes dilakukan oleh pendidik Ujian Nasional (UN) oleh pihak lain MEASUREMENT/ PENGUKURAN (Ujian, UN, Ulangan) Hal: Kognitif Data kuantitatif lanjut

ASSESSMENT Interpretasi informasi hasil pengukuran (data kuantitatif) Pengumpulan data hasil belajar kualitatif melalui pengamatan dengan teknik penilaian proyek, produk, performance, dan portofolio ASSESSMENT Penilaian kelompok Mata pelajaran Dilakukan secara menyeluruh untuk semua domain; kognitif, afektif, psikomotorik (pengetahuan, sikap dan praktik) lanjut

Evaluasi EVALUASI UMUM pengukuran kinerja institusi pendidikan (pengelola, program, satuan pendidikan) Pengendalian, penjaminan dan penentapan mutu EVALUASI KHUSUS Pengambilan keputusan anak lulus atau mengulang Remedial atau tidak

PRINSIP PENILAIAN Assessment Purposes Keeping track, Melacak kemajuan siswa Checking up, Mengecek ketercapaian kemampuan. Finding out, Mendeteksi kesalahan Summing up, Menyimpulkan Valid Reliabel Terfokus pada kompetensi Objektivitas Menyeluruh Mendidik

Validitas: menilai dan alat penilaian yang digunakan harus sesuai dengan yang seharusnya dinilai Reliabilitas ( Terpercaya)

Terfokus pada kompetensi Dalam pelaksanaan kurikulum berbasis kompetensi, penilaian harus terfokus pada pencapaian kompetensi (rangkaian kemampuan), bukan pada penguasaan materi (pengetahuan) semata.

Menyeluruh Penilaian harus menyeluruh dengan menggunakan beragam cara dan alat untuk menilai beragam kompetensi atau kemampuan siswa, sehingga tergambar profil kemampuan siswa

Objektivitas Penilaian harus adil, terencana, berkesinambungan, menggunakan bahasa yang dapat dipahami siswa, dan menerapkan kriteria yang jelas dalam pembuatan keputusan atau pemberian angka (skor).

Mendidik Penilaian dilakukan bukan untuk mendiskriminasi siswa (lulus atau tidak lulus) atau menghukum siswa tetapi untuk mendiferensiasi siswa (sejauh mana seorang siswa membuat kemajuan atau posisi masing-masing siswa dalam rentang cakupan pencapaian suatu kompetensi).

TUJUAN PENILAIAN Menilai kemampuan individual melalui tugas tertentu Menentukan kebutuhan pembelajaran Membantu dan mendorong siswa Membantu dan mendorong guru untuk mengajar yang lebih baik Menentukan strategi pembelajaran Akuntabilitas lembaga Meningkatkan kualitas pendidikan

FUNGSI PENILAIAN DALAM PENDIDIKAN Dasar mengadakan seleksi Dasar penempatan Diagnostik Umpan balik Menumbuhkan motivasi belajar dan mengajar Pengembangan ilmu

CIRI-CIRI PENILAIAN DALAM PENDIDIKAN Penilaian dilakukan secara tidak langsung Menggunakan ukuran kuantitatif Menggunakan unit-unit atau satuan yg tetap Bersifat relatif Sering terjadi kesalahan: sumber kesalahan a.l alat ukurnya, orang yang melakukan penilaian (waktu menilai,kecenderungan “murah”, “mahal”, adanya hallo effect, pengaruh nilai terdahulu. Kekeliruan menjumlah angka

Tugas I Mencari teori tentang validitas dan reliabilitas tes hasil belajar Tulis: deskripsi, jenis-jenis, dan cara mencari/menghitungnya Beri komentar bila diterapkan pada tes pembelajaran seni rupa Tulis sumber penulisannya Penulisan maksimal 2 lembar Dikumpulkan tanggal 8 Februari 2011

KETUNTASAN HASIL BELAJAR

ACUAN PENILAIAN KRITERIA Prinsipnya semua siswa memiliki kemampuan yang sama dan bisa belajar apa saja, hanya waktu yang diperlukan untuk mencapai kemampuan tertentu berbeda. Standar ketuntasan harus ditentukan terlebih dahulu. Hasil penilaian : Lulus dan Tidak Lulus INDIKATOR Karakteristik, ciri-ciri, tanda-tanda, perbuatan, atau respon yang harus dapat dilakukan atau ditampilkan oleh peserta didik, untuk menunjukkan bahwa siswa ybs. telah mencapai KD tertentu.

Prinsip-prinsip Penilian Hasil Belajar Berbasis Kompetensi Belajar tuntas (mastery learning), siswa tidak diperkenankan mengerjakan pekerjaan berikutnya, sebelum mampu menyelesaikan pekerjaan dengan prosedur yang benar, dan hasil yang baik. (John B. Carrol, A Model of School Learning) Jika siswa dikelompokkan berdasarkan tingkat kemampuannya untuk beberapa mata pelajaran, dan diajar sesuai dengan karakteristik mereka, maka sebagian besar dari mereka akan mencapai ketuntasan.

BELAJAR TUNTAS, Lanjutan ….. Nitko, (1996 – P. 291) : Siswa harus mencapai skor 80-90% sebelum beralih pada modul/topik berikutnya. Guru dapat menentukan skor/batas lulus untuk setiap target belajar. Patokan yang digunakan 80 % atau yang mendekati.

Ketuntasan Belajar : adalah Tingkat/Batas Standar Kompetensi Yang Harus Dicapai oleh Siswa per mata pelajaran. Nilai ketuntasan belajar maksimum adalah 100. Nilai ketuntasan belajar siswa (Pengetahuan & Pemahaman Konsep dan Praktik) dinyatakan dalam bentuk bilangan bulat dengan rentang 0 – 100 Sekolah dapat menetapkan Standar Ketuntasan Belajar Minimal (SKBM) di bawah nilai ketuntasan belajar maksimal (100), namun sekolah harus merencanakan target dalam waktu tertentu untuk mencapai nilai ketuntasan belajar maksimum Nilai SKBM ditetapkan pada awal tahun pelajaran untuk setiap mata pelajaran dan dievaluasi pada setiap semester.

Penetapan SKBM dilakukan oleh forum guru baik yang berada di dalam lingkungan sekolah (akan lebih baik bila melibatkan sekolah lain yang telah melaksanakan Kurikulum 2004 atau forum MGMP Kab/Kota setempat). Penetapan SKBM dilakukan melalui analisis ketuntasan belajar minimum pada setiap Kompetensi Dasar (KD) Penetapan SKBM setiap KD dimaksud, dilakukan melalui analisis Indikator Pencapaian (IP) pada KD yang terkait, karena Indikator Pencapaian menjadi acuan pembuatan Soal Ujian. Soal Ujian harus mampu mencerminkan pencapaian IP dan tidak perlu ada pembobot hasil ujian harian, mingguan, bulanan – semesteran.

9. Penetapan NILAI SKBM dilakukan Sbb: SKBM setiap KD merupakan rata-rata SKBM setiap INDIKATOR . INDIKATOR berfungsi sebagai KRITERIA Ketuntasan Belajar KD Siswa dinyatakan telah mencapai KETUNTASAN BELAJAR bila telah MENCAPAI ketuntasan belajar untuk setiap INDIKATOR pada KD dimaksud. SKBM setiap STANDAR KOMPETENSI (SK) merupakan rata-rata SKBM dari setiap KD yang terkait.

10. Setiap KD dan IP dimungkinkan adanya perbedaan SKBM, dan penetapannya harus memperhatikan : TINGKAT ESSENSIAL (kepentingan) setiap Indikator Pencapaian terhadap KD dan KD terhadap Standar Kompetensi (SK), yang harus dicapai oleh siswa pada setiap semester/tahun pelajaran. Guru harus terlebih dahulu menentukan kriteria untuk dapat menentukan tingkat esensial IP/KD secara tepat, contoh : SANGAT ESSENSIAL (INDIKATOR KUNCI) – LINK CONTOH - Bermakna dan bermanfaat untuk mencapai Indikator lain. - Bermakna dan bermanfaat untuk pembekalan Kecakapan Hidup - Mampu Mewakili Indikator Lain CATATAN : Setiap Indikator Kunci Harus Diuji untuk mengetahui tingkat pencapaian siswa terhadap KD tertentu.

PENYIAPAN BAHAN PENILAIAN Penilaian Proses: a. Tes Tes Tertulis: tes objektif (pg, isian, bs, menjodohkan), tes uraian Tes Lisan: kuis Tes Perbuatan: Demonstrasi, Eksperimen b. Non Tes Teknik penilaian melalui observasi Teknik melalui wawancara Jenis Tagihan Penilaian Produk: Laporan Hasil Karya Individu Kelompok

BENTUK INSTRUMEN Tes Tertulis - Obyektif : Pilihan ganda, Menjodohkan, Benar Salah - Non Obyektif : Kuis/Jawaban Singkat, uraian Tes Lisan - Pedoman Wawancara Tes Perbuatan Daftar Cek, Lembar Pengamatan Non Tes - Angket, Kuesioner, Check-list, Inventori, Skala Sikap, dan pengamatan. Produk - Daftar Cek/Pedoman Penskoran

PENILAIAN PRODUK Total 100 No Aspek Penilaian Skor maksimum Nilai 1. 2. 3 Perencanaan Pembuatan Bentuk dan desain Penyiapan Bahan dan alat Proses Pembuatan Sikap dalam berkarya Ketepatan waktu Keselamatan kerja Teknik yang digunakan Produk yang dibuat Komposisi Proporsi dan keseimbangan Kasar halus motif 30 20 10 40 Total 100

Contoh kisi-kisi NO Komp Dasar Indikator Materi Pengalaman Belajar 1 Jenis Sekolah : Jumlah Soal: Kelas Semester : Bentuk Soal: Praktik Mata Pelajaean : Kesenian Kurikulum : 2004 NO Komp Dasar Indikator Materi Pengalaman Belajar 1 Membuat karya seni rupa terapan Nusantara dua dan tiga dimensi di wilayah Nusantara berdasarkan fungsi Membuat karya seni rupa terapan dua dimensi yang digali dari seni rupa Nusantara dengan beragam teknik dan bahan dengan kebutuhan masyarakat dan budaya Kerajinan tenun ikat Sumatra Selatan Mendemonstrasikan pembuatan motif kerajinan teknik jumputan

Contoh Observasi Penggunaan Teknik Skor 9-10 jika siswa melakukan dengan tepat penggunaan teknik mencakup prosedur dan penggunaan alat dan bahan Skor 7- 8 jika siswa melakukan dengan kurang tepat penggunaan teknik mencakup prosedur dan penggunaan alat dan bahan Skor ≤ 6 jika siswa melakukan dengan kurang tepat penggunaan teknik mencakup prosedur dan penggunaan alat dan bahan

Standar Kompetensi Kelompok Mata Pelajaran (SK-KMP) Agama dan Akhlak mulia Kewarganegaraan dan Kepribadian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Estetika Jasmani, Olah raga dan Kesehatan

ESTETIKA Memahami konsep dan pentingnya budaya Menampilkan sikap apresiasi terhadap seni budaya Menampilkan kreativitas melalui seni budaya Meningkatkan peran serta seni budaya pada tingkat lokal, regional dan global Mengolah dan mengembangkan rasa humanistis. Tujuan : mengembangkan karakter peserta didik menjadi manusia yang humanistis dan memahami seni budaya melalui olah cipta, rasa, dan karsa

Karakteristik Mata Pelajaran Seni Budaya MUSIK Tari Teater Rupa

MUSIK / TARI / RUPA / TEATER Multidimensional Multikultural Multikecerdasan Interpeersonal, Intrapersonal, linguistik, matematik, musikal, kinestetik, spasial, naturalistik, spiritual, dan emosi Kesadaran dan kemampuan apresiasi terhdap beragam seni budaya Nusantara dan mancanegara Apresiasi Kreasi

Aktivitas M P SENI BUDAYA Menampung ke khas-an Pengalaman mengembangkan Apresiasi dan Kreasi Eksplorasi elemen, prinsip, proses, dan teknik dalam konteks keeragaman budaya

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMP/MTs. : ................................... Mata Pelajaran : ................................... Kelas/Semester : ................................... Standar Kompetensi : ................................... Kompetensi Dasar : ................................... Indikator : ................................... Alokasi Waktu : ..... x 40 menit (… pertemuan) A. Tujuan Pembelajaran B. Materi Pembelajaran C. Metode Pembelajaran D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Pertemuan 1 Pertemuan 2 dst E. Sumber Belajar F. Penilaian

CONTOH TAKSONOMI BLOOM UNTUK SENI RUPA Bagaimana Pendapatmu tentang lukisan ini?   Mengapa? (Evaluasi)   Bagaimana cara yang lain untuk menggambarkan objek? (Sintesis)   Terangkan apa yang ingin disampaikan pelukisnya tentang objek yang digambarkan.  (Analisis)  Jika kamu dapat mewawancarai pelukisnya, pertanyaan apa saja yang ingin kamu sampaikan? (Aplikasi)  Apakah objek atau tema lukisan ini?  (Pemahaman)  Ceritakan tentang lukisan ini.  (Pengetahuan) 

Tugas II Mencari teori tentang validitas dan reliabilitas tes hasil belajar Tulis: deskripsi, jenis-jenis, dan cara mencari/menghitungnya Beri komentar bila diterapkan pada tes pembelajaran seni rupa Tulis sumber penulisannya Penulisan maksimal 3 lembar Dikumpulkan tanggal 26 Juli 2010