MENEMUKAN CARA BERFIKIR YANG BENAR:

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Q.S. At-Tahrim Ayat 8.
Advertisements

Soal Latihan 1 Diberikan pernyataan “Tidak benar bahwa dia belajar Algoritma tetapi tidak belajar Matematika”. (a)  Nyatakan pernyataan di atas dalam notasi.
Ilmu merupakan kata yang berasal dari bahasa Arab, masdar dari ‘alima – ya’lamu yang berarti Tahu atau Mengetahui. Dalam bahasa Inggeris Ilmu biasanya dipadankan dengan kata Science,
Bagaimana Berkhotbah dengan Jelas
BAB IV. PERILAKU TERPUJI ADIL, RIDHA DAN AMAL SALEH
Susunan dan Kekuasaan Badan Peradilan Umum dan Khusus
Menunjukkan berbagai peralatan TIK melalui gambar
KOMPETENSI DAN KUALIFIKASI GURU PROFESIONAL
Kekuatan dari Dalam Menggunakan Komunitas sebagai Sumber Pendidikan Hoa Phuong Tran, Ph.D. Asia Regional Learning and Education Advisor Plan International.
MU’JIZAT AL-QURAN.
KELAHIRAN ALAM SEMESTA
MEDIA DAKWAH BERBASIS INTERNET
Pendidikan Agama Islam
LATIHAN SOAL HIMPUNAN.
Sosialisasi EQA BAN-PT – Dikti, Juli-Agustus 2009.
AL-QURAN MEMAHAMI DAN MENGHAMPIRINYA
Filsafat PANCASILA.
Laporan Hasil Kegiatan Audit
BERKENALANDENGANPKBN2K. Clip ‘Doing Good’ Apakah menjadi ‘orang baik’ itu baik?Mengapa?
10 Kunci Sukses mengubah impian menjadi kenyataan dream will be come true Helmi Mubarok.
GPIB JEMAAT IMMANUEL DI BEKASI
Tujuan Hidup Manusia Penyembahan 2. Untuk menjadi keluarga Allah
JANJI DOA Pelajaran 10 Maret 10, 2012.
Bab IV Tanggung Jawab Manusia Sebagai Khalifah dan Hamba Alloh SWT
Tugas: Power Point Nama : cici indah sari NIM : DOSEN : suartin marzuki.
1 SISTEM POLITIK ISLAM
PEMINDAHAN HAK DENGAN INBRENG
ISBD: ILMU SOSIAL DAN BUDAYA DASAR
PERENCANAAN PENGAJARAN SEJARAH
Selamat Datang Dalam Kuliah Terbuka Ini
HAM dalam Perspektif Islam
Peluang.
AREAL PARKIR PEMERINTAH KABUPATEN JEMBRANA
Khotbah stefanus (Bagian 2)
Hikmah menerapkan kualitas berfikir: Mendalam, Obyektif dan Universal sebagai Langkah Sukseskan Berpikir.
Analisis Standar Penilaian
HUKUM PERDATA (Pengertian, Asas, Hak-hak Keperdataan Warga Negara, dan Hak-hak Masyarakat Hukum Adat) Oleh Sudi Prayitno Disampaikan dihadapan.
Hukum, HAM, dan Demokrasi dalam Islam
Pendidikan Agama Islam
Nilai penting berfikir
A GAMA I SLAM DISUSUN OLEH: MISNANI. S.Ag. M.Pd. I.
Materi II KEBENARAN TAUHID Orientasi Nilai-Nilai Dasar Islam (ONDI)
Bersyukur.
Manusia dan pandangan hidup
Bab 7 Etika Bisnis.
Bab 7 Etika Bisnis.
MOTIVASI AL-QUR’AN QS. AL-INSYIRAH
Bab 7 Etika Bisnis.
Pertemuan ke 8 Etika Bisnis
Bab 7 Etika Bisnis.
Hakekat Sosiologi Sebagai Ilmu Pengetahuan
SEJARAH Kelas X semester I
III. IMPLEMENTASI IMAN DAN TAQWA DALAM KEHIDUPAN MODERN
Politik dalam Islam Pegangan Guru. Politik dalam Islam Rumusan Masalah 1.Apa itu politik islam? 2.Nilai-nilai dasar dalam politik islam? 3.Apa itu negara.
Bab 7 Etika Bisnis.
BUKU PANDUAN BUDI PEKERTI
BAB IV. PERILAKU TERPUJI ADIL, RIDHA DAN AMAL SALEH
Definisi Agama Agama adalah salah satu istilah dalam bahasa Indonesia yang berasal dari bahasa sanskerta. Istilah ini terambil dari dua kata yaitu a dan.
Etika Bisnis.
Bab 7 Etika Bisnis.
PELAJARAN 9:ISU , MASALAH DAN CARA PNYELESAIAN MENURUT ISLAM
Bab 7 Etika Bisnis.
Agama Islam: Pendahuluan-1
Hakikat keimanan dan buahnya
10 Kesalahpahaman tentang Sukses
BAB VII Menjaga Sikap Istiqamah.
10 Kunci Sukses mengubah impian menjadi kenyataan dream will be come true Helmi Mubarok.
MOTIVASI AL-QUR’AN QS. AL-INSYIRAH
Bab 7 Etika Bisnis.
Bab 7 Etika Bisnis.
Transcript presentasi:

MENEMUKAN CARA BERFIKIR YANG BENAR: Next Step to be a Big Thinker

Pendahuluan Review Nilai Penting Berfikir Kedudukan cara berfikir yang benar terhadap kesuksesan perencanaan hidup kita Dalam masyarakat ada cara berfikir yang benar dan salah Bagaimana cara berfikir yang benar ?

Cara berfikir yang ada di Masyarakat Subyek memahami realitas Pengetahuan sehingga, butuh syarat: Subyeknya harus ahli disosialisasikan Sesuai dengan kebutuhan kita Diterima, disepakati dan diakui masyarakat (Konvensi) Norma Diikuti, menjadi kebiasaan umum dan ditradisikan Sehingga cara berfikir yang benar adalah: Sesuai dengan subyek, konvensi dan tradisi yang ada

Contoh kasus di masyarakat Dalam membuat visi hidup: Tanya guru BK, Psikolog, Konsultan Bisa diterima oleh masyarakat/tidak Menentang tradisi yang sudah dipegang teguh/tidak Dalam menjaga kesehatan Tanya ke dokter

STANDART KEBENARAN = Manusia Realitas Tahu akan realitas tsb Dalam meraih kesuksesan hidup harus berpijak pada kebenaran, untuk menemukan kebenaran membutuhkan cara berfikir yang benar Manusia Memahami Realitas Tahu akan realitas tsb = Sesuai dengan Pengetahuan Yg benar

Cara Berfikir yang benar Pengetahuan yang benar = realitas (obyek pengetahuan) Pengetahuan yang salah  realitas (obyek pengetahuan) Standart Benar = Obyektif (Benar/salah sesuai dgn obyeknya) Cara berfikir yang benar = berfikir obyektif

Cara Berfikir yang salah Subjektif Konvensional Tradisional Benar/salah tergantung subjek (siapa) yg mengatakan Yang menurut kita enak Benar/salah tergantung pendapat umum Jika sesuai pendapat/umum/orang banyak = Benar Jika tidak sesuai pendapat umum diakui sedikit orang = Salah Benar/salah tergantung Kebiasaan yg sudah turun-temurun Jika tradisi (kebiasaan lama) = Benar Jika ada yg baru = Salah

The Questions ?? Kebenaran tidak tergantung siapa yang berbicara, tapi kenyataannya apa. Kebenaran tidak tergantung pada : - Subyeknya  subyektif - Kebanyakan orang konvensional - Tradisi masyarakat  tradisional Tapi kebenaran tergantung pada kenyataan benda/realita tersebut seperti apa. (o) Apakah setiap yang diikuti banyak orang mesti benar ? (o) Apakah setiap yang menjadi tradisi masyarakat itu mesti benar ? (o) Apakah setiap yang seenaknya sendiri/tergantung masing - masing orang memilih itu mesti benar ?

Petunjuk yang ada dalam AQ Berfikir Subyektif : orang² yang mengikuti hawa nafsu, ikut²an (8:22-24) sesungguhnya hati orang2 yg tdk beriman adl orang yg peka dan tuli_ Tambahan: 17:36; 5:104 Berfikir Konvensional : sejarah turunnya Islam pertama kali di Mekkah (96:1-5) bacalah, bacalah dengan nama tuhanmu..... ayat pertama diturunkan kpd nabi, u/ belajar dan keluar dari kebiasaan/jgn ikuti masy yg salah Tambahan: 57:16; 43:78; 38:24 Berfikir Tradisional : tradisi masyarakat jahiliyah (2:130) dan apabila dikatakan tentang kebenaran pada mereka, mereka bilang tidak karena kami lebih mengikuti nenek moyang_tradisi Tambahan: 2:170; 26:136-137

Implikasi Berfikir Obyektif Dampak Tidak berfikir Obyektif: Kebodohan, jauh dari kebenaran, tidak menemukan visi yang tepat, life mapping yang berantakan… Hasil berfikir obyektif: Menemukan kebenaran, mendapatkan kesuksesan dan mendorong kemajuan peradaban….. Sebab-sebab kesalahan berfikir: Internal: (Hawa Nafsu, Kurang Pengetahuan) 28:49-50, 7:52 Eksternal: Pembiasaan Lingkungan

PELAJARAN HIDUP YANG DIDAPAT Kebenaran harus ditegakkan Berfikir yang BENAR adalah berfikir yang OBYEKTIF Berfikir yang SALAH adalah SUBYEKTIF, KONVENSIONAL DAN TRADISIONAL. Tantangan yang akan dihadapi penegak Obyektifitas Internal Eksternal

Final Conclution Beruntunglah kita, orang-orang yang menemukan kebenaran,… Menegakkan kebenaran merupakan kewajiban kita,…. So,…. SEKARANG SAATNYA, BERFIKIR OBYEKTIF !!! Demi Kebenaran, Keadilan dan Kesuksesan Hidup Kita !..!

Jadilah penegak kebenaran dan keadilan dengan berfikir yang obyektif ! Sampai ketemu minggu depan…