Menuju Gerbang Pernikahan oleh: Febriani Petty K, S.Psi.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
LANGKAH DAN STRATEGI LOBI (II)
Advertisements

CINTA, SEKS DAN PERKAWINAN
Oleh : NI MADE RASTIKA DEWI
MASA DEWASA AWAL DAN MADYA
MANAJEMEN MUTU TERPADU (MMT) BAHASA KE
PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK
Assalamu ‘alaikum wr. wb
PESERTA DIDIK DAN KEBUTUHANNYA
KOMUNIKASI YANG POSITIF
DAYA TARIK DAN BUDAYA LOVE, INTIMATE & MARRIED. KONSEP  DAYA TARIK INTERPERSONAL MENCAKUP PENGALAMAN SUKA, CINTA, PERSAHABATAN, KAGUM, BIRAHI  TELAAH.
KEPUASAN KERJA Kepuasan kerja didefinisikan sebagai keadaan emosional yang menyenangkan sebagai hasil dari penilaian terhadap suatu pekerjaan (Locke,
PERKEMBANGAN PSYCHO-FISIK ANAK
Pergaulan remaja sehat
komunikasi dengan anak Anda
Keterampilan Komunikasi Interpersonal dan Konseling pada Pasien
THE CHILD WITH SPECIAL NEEDS Nama : sigit wisnu tamtomo nim :
Komunikasi Efektif.
KOMUNIKASI DALAM KEPERAWATAN ANAK
Empat macam kepribadian
PENERIMAAN DIRI REMAJA PENYANDANG TUNADAKSA
Membangun Saling Percaya
PERILAKU ASERTIF MENANTU LAKI-LAKI YANG TINGGAL SERUMAH DENGAN MERTUA
KARAKTERISTIK PERKEMBANGAN MASA DEWASA AWAL
PACARAN SEHAT.
Psikologi Sosial tentang Hubungan Dekat
KELOMPOK 4 : Ribka Junita Magdalena M
Perkembangan Peserta Didik “Fase Remaja(Adolescence)”
Periode Bayi (Infancy)
Perkembangan Psikososial Dewasa Awal
PRINSIP–PRINSIP Perkembangan
USIA PRSEKOLAH 30 bulan – 6 tahun.
FASE PERKEMBANGAN USIA (MASA REMAJA AWAL)
TAHAP-TAHAP PERKEMBANGAN MANUSIA
DISTORSI PESAN dalam KOMUNIKASI ORGANISASI Pertemuan 12
Menyampaikan Berita Duka
KONSEP BELAJAR ORANG DEWASA (Adult Learning)
KOMUNIKASI BISNIS.
Kesehatan Pranikah.
MASA DEWASA AWAL DAN MADYA
KETRAMPILAN INTERPERSONAL
Pertemuan 12 Psikologi Pendidikan Keluarga
Perkembangan Fisik dan Kognitif Masa Dewasa Madya
ASSALAMU’ALAIKUm WR WB
MK PSIKOLOGI PERKEMBANGAN Ratna D. Suryaratri
KETRAMPILAN INTERPERSONAL
“harga diri rendah (hdr)
KOMUNIKASI DALAM PERSAHABATAN
Tugas Perkembangan Manusia Sepanjang Rentang Kehidupan
GANGGUAN KONSEP DIRI KONFLIK PERAN
DEWASA MADYA By : Shella Novayanti Indah Sari ( )
MANUSIA DAN CINTA KASIH
Keluarga dan Pernikahan
NARKOBA, SEKS BEBAS, HIV/AIDS DAN GENERASI BANGSA
Keluarga dengan Anak Usia Prasekolah
Perkembangan dewasa awal
Kepuasan Kerja, dan Stress
Empat macam kepribadian
«KOMUNIKASI DALAM HUBUNGAN AKRAB»
BAB III PROSES BELAJAR MENGAJAR ORANG DEWASA
KET. INTER-INTRA PERSONAL
KET. INTER-INTRA PERSONAL
SMART PARENTING KKN Universitas Muhammadiyah Purwokerto 2016.
NYANYIAN KASIH YANG INDAH
PERKAWINAN USIA DINI Karya Tulis Ilmiah Firman, S.Ag.
FASE DEWASA AWAL MK PSIKOLOGI PERKEMBANGAN Ratna D. Suryaratri.
SISTEM REPRODUKSI WANITA
Komunikasi dalam Keluarga
Transcript presentasi:

Menuju Gerbang Pernikahan oleh: Febriani Petty K, S.Psi. Disampaikan Dalam Seminar Pra Nikah Kamis, 29 Juli 2010 Fakultas MIPA UI

Let’s Play First

Saatnya Bicara... Apa yang dipikirkan dan dibayangkan tentang pernikahan ?

Kapan Menikah? Rata-rata pada tahap perkembangan dewasa muda (usia 20-40 tahun) Keadaan fisikberada pada kondisi puncak dan kemudian menurun secara perlahan. Sisi psikososial terjadi proses pemantapan kepribadian dan gaya hidup. Sisi biologis membuat keputusan tentang hubungan yang intim. (Papalia, Olds, & Feldman, 2001; Santrok, 2002, dalam Chairy, 2006).

Bekal Pernikahan Pemahaman Komitmen Cinta

Bekal Pernikahan-- Pemahaman Pemahaman diri dan calon pasangan Pemahaman arti pernikahan Pemahaman motivasi pernikahan diri dan pasangan Pemahaman pengetahuan (terutama agama) serba- serbi pernikahan

Bekal Pernikahan-Komitmen Komitmen (keterikatan) Komitmen memungkinkan seseorang berkorban untuk pasangannya (Waite & Gallagher, dalam Chairy, 2006) Komitmen dalam pernikahan juga terwujud dalam keputusan untuk mendidik anak bersama.

Bekal Pernikahan--Cinta Passionate Love : reaksi emosional  gelora & gairah Biasa di masa perkenalan. Companiate Love : kasih sayang  percaya & toleransi Tumbuh dan berkembang sejalan dengan usia pernikahan. Lebih dewasa dan bersifat jangka panjang. (Hatfield, dalam Lubis, 2002, dalam Chairy,2006)

Ketrampilan yang diperlukan KomUnikasi efektif, Problem solving, ekspresi cintA, hubungan Seks.

KomUnikasi efektif Gaya komunikasi dipengaruhi oleh cara komunikasi dalam keluarga mereka sendiri, kondisi emosi dan fisik, dan juga pengalaman sebelumnya. Pria cenderung bicara singkat dan padat, bosan mendengarkan cerita yang panjang, dan ingin selalu memberikan solusi. Sedangkan, wanita senang bercerita mendetil, ingin didukung, namun belum tentu membutuhkan solusi.

KomUnikasi efektif Pria bicara dengan melibatkan fakta tanpa perasaan, sedangkan wanita, kebalikannya; melibatkan perasaan serta pengalaman subyektif. Umumnya pria memerlukan waktu untuk berpikir sendiri atau menjauh dari pasangannya.

Problem solving 2 masalah yang muncul dalam pernikahan, yaitu masalah yang berulang serta masalah yang bisa dipecahkan. Masalah berulang, terkait sifat pasangan  terima apa adanya. Masalah yang bisa dipecahkan dimusyawarahkan.

Ekspresi cintA (Gary Chapman, dlm Ginanjar) words of affirmation (ungkapan afirmasi). Bentuknya antara lain: kata-kata yang membesarkan hati, ungkapan dengan nada suara lembut, permintaan dengan kerendahan hati, atau pujian. quality time (waktu berkualitas). Bentuknya antara lain: memberikan perhatian penuh, kasih sayang dan  menikmati kebersamaan. Menikmati kebersamaan ini bisa berupa komunikasi timbal balik (saling mendengar dan bercerita) dan melakukan kegiatan bersama. receiving gifts (menerima hadiah). Bentuk ungkapan cinta ini adalah yang paling mudah dipelajari. Contohnya adalah memberi hadiah dan kejutan.

Ekspresi cintA(Gary Chapman, dlm Ginanjar) physical touch (sentuhan fisik). Bentuknya antara lain: pijatan, kecupan, menggandeng tangan, mengusap punggung, dll. Ungkapan sentuhan ini sangat efektif dalam mengkomunikasikan cinta. acts of service (pelayanan). Memberikan bantuan pada  pasangan ketika sedang membutuhkan bantuan. Bantuan ini hanya akan memperkuat rasa cinta jika dilakukan dengan senang hati, bukan karena rasa bersalah atau terpaksa.

hubungan Seks Ketrampilan hubungan seksual yang dimaksud disini adalah segala kegiatan, mulai dari bersentuhan, hingga bersanggama. Seks adalah sebuah aspek penting dalam pernikahan dan nantinya akan mempengaruhi kepuasan pasangan dalam pernikahan. Seks mempengaruhi kesehatan mental seseorang

hubungan Seks Masalah yang sering dijumpai: frekuensi hubungan seksual tidak sesuai , tidak puas dalam berhubungan seks, namun tidak berani mengutarakannya, kehadiran anak seakan menjadikan hubungan seks menjadi kurang penting, perasaan cinta dan gairah menurun drastis, dan disfungsi seksual.

KESIMPULAN Tidak ada pernikahan yang sempurna. Pernikahan adalah proses menuju kesempurnaan dan kematangan dua pribadi. Siap menikah berarti siap PKC.