Multikulturalisme dan Tantangan Global Masa Depan

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Ciri-Ciri Kematangan Moral
Advertisements

Seminar Pendidikan Agama Islam
WARGA NEGARA DAN PARTISIPASI POLITIK
MASYARAKAT MADANI NURUL RIZKY AMALIA
WAWASAN KEBANGSAAN MERUPAKAN TOLOK UKUR TUMBUHNYA NASIONALISME INDONESIA Kelompok: Uun Triyani – Nim Chusnulia Nugraheni – Nim
HAM Untuk mempertahan kan hidup (ps 28 a) Membentuk keluarga (28b)
DADANG SUNDAWA JL. GEGERASIH
Masyarakat Madani (Civil Society)
Nama Dosen : Bpk Mujiyono
Partisipasi dalam Pembangunan. 1.Apa pembangunan itu ? Moeljarto, 1996, hal 1. Pembangunan pada dasarnya adalah usaha sadar dan melembaga untuk mewujudkan.
Persoalan Hak Asasi Manusia
Pendidikan Karakter di SMP oleh Eko Widodo
DAN KESEJAHTERAAN UMAT
Pengantar Kewarganegaraan
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (PKn)
DISUSUN OLEH: MISNANI. S.Ag. M.Pd. I
Kelompok 4 Adi Jadmiko (03) Doni Pradana (08) Gilang Pratama (13)
Pert. 9 Dosen: Dr. Syahrial Syarbaini, MA.
KULIAH I Latar belakang : PKN
MASYARAKAT MADANI Kelompok 7.
Demokrasi dalam Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa, dan Bernegara
KONSEPSI KEWARGANEGARAAN
SELAMAT DATANG MAHASISWA BARU UNJ 2016
Pendidikan Tinggi dan Nilai-Nilai Keadaban Publik
HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA
PANCASILA SEBAGAI PARADIGMA PEMBANGUNAN
Kurikulum PKN dan Agama
“PENDIDIKAN NASIONAL BERFUNGSI
HAK DAN KEWAJIBAN NEGARA/ PEMERINTAH
CITA-CITA, TUJUAN DAN VISI NEGARA INDONESIA
Latar Belakang, Konsep, Implementasi dan Tantangan
INSTRUMEN HAM INDONESIA
21 MEI 1998 ORBA BERGANTI REFORMASI DIANGGAP THE THIRD WAVE OF DEMOCRACY PADA DASAWARSA 1990-AN JULI 1995 TERBENTUK CIVITAS INTERNASIOANL DI PRAHA DIHADIRI.
KONFIGURASI SISTEM GLOBAL
MASYARAKAT MADANI CIVIL SOCIETY INGGRIS) CIVITAS DEI (LATIN)
Pengantar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
PENDAHULUAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Erlin Meilani W A
Overview Mata Kuliah Manaj. Organisasi Swadaya
Pancasila Sebagai Sumber Nilai Dan Paradigma Pembangunan
Apa dan Mengapa Demokrasi?
H.Ghazaly Ama La Nora,S.Ip,M.Si Mercu Buana University
HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA
KEWARGANEGARAAN DR.Suharto,SH,M.Hum Kewarganegaraan_AKC.
MASYARAKAT MADANI, GOOD GOVERNANCE, DAN GLOBALISASI
HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA
HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA
1. Konsep Masyarakat Madani Pengertian Masyarakat Madani
Masyarakat madani.
HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA
Budaya demokrasi menuju masyarakat madani
MASYARAKAT MADANI, GOOD GOVERNANCE, DAN GLOBALISASI
INSTRUMEN HAM INDONESIA
Agustinus Giyanti Wanda Lioni Pini Septiana Cristy
Pengantar Pendidikan Kewarganegaraan di Perguruan Tinggi
Teori konstitusi.
Nilai Kemanusiaan sebagai dasar pengembangan ilmu
HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN & MASYARAKAT MADANI
Nilai persatuan dalam bermasyarakat dan bernegara
MASYARAKAT MADANI, GOOD GOVERNANCE, DAN GLOBALISASI
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
DEMOKRASI INDONESIA DAN MASYARAKAT MADANI
Pendidikan Pancasila Masnur Marzuki, SH, LLM.
PENDIDIKAN KARAKTER.
Pancasila sebagai Ideologi Nasional
WAWASAN NUSANTARA Latar Belakang, Konsep, Implementasi dan Tantangan.
DEMOKRASI (2) MASYARAKAT MADANI.
PEMBINAAN GERAKAN NASIONAL REVOLUSI MENTAL
GLOBALISASI DAN PERUBAHAN KOMUNITAS LOKAL Materi Sosiologi Kelas XII Bab 2. (Kurikulum Revisi 2016) Bagian 3.
Transcript presentasi:

Multikulturalisme dan Tantangan Global Masa Depan Pengantar Pengertian Multikulturalisme Multikulturalisme dalam Nasionalisme Indonesia Baru Profil Manusia Indonesia dalam Era Milenium Ketiga Membangun Masyarakat Indonesia Baru (Madani).

Pengantar Masyarakat Transisional Masyarakat Tradisional Masyarakat Modern Masyarakat Indonesia Baru

Masyarakat Transisional Milenium 3; suatu dunia yang jauh berbeda dengan masa sebelumnya. Revolusi transportasi dan informasi; memicu tata kehidupan dunia berubah begitu cepat dan dahsyat. Individu menyadari tentang keberadaannya, apakah ia terasing atau merupakan bagian dari umat manusia yang lebih besar?!

Masyarakat Transisional Kita (masyarakat Indonesia) saat ini, sedang berada dalam masa transisi: dari masyarakat tradisional ke masyarakat modern. Kita digelisahkan dengan keharusan untuk mengambil keputusan yang tepat di dalam proses perubahan yang cepat dan dahyat ini. Cara-cara tradisional tidak semuanya dapat digunakan lagi untuk menghadapi perubahan besar dan global dewasa ini.

Masyarakat Trasidisonal Kesadaran akan kehidupan sangat terbatas; tidak melebihi pandangan visualnya. Dunia kehidupan bergerak sangat lambat. Banyak bersikap dan bertindak bertumpu pada hal- hal irasional tahayul.

Masyarakat Transisional Persoalan kita: “Bagaimana kita sebagai anggota masyarakat, anggota keluarga, dan warga negara dapat mengambil sikap yang tepat terhadap perubahan yang begitu cepat dan mendasar di dalam kehidupannya itu?” “Optimis, atau pesimis?”

Masyarakat Modern Manusia modern, menembus kehidupan tanpa batas. Dipenuhi dengan rasa keterasingan dan kegelisahan, menghadapi perubahan yang sangat cepat dan dahsyat: “tertinggal atau terlibat?” Suatu masyarakat yang penuh resiko; ciri msyarakat modern (Ulrich Beck).

Masyarakat Modern Pengambilan keputusan yang tepat dalam masyarakat berisiko tinggi (modern) hanya dapat diambil apabila masyarakatnya memiliki kesadaran dan kemampuan intelektual. Modal intelektual (menguasai IPTEK), mutlak diperlukan untuk dapat mengambil keputusan yang tepat menuju masyarakat masa depan “Knowledge sociaty”. Diimbangi dengan gerakan moral, yaitu membangun suatu komunitas yang bukan sekadar cerdas, akan tetapi juga beradab.

Masyarakat Modern Yang Beradab Masyarakat Berbasis ilmu pengetahuan (knowledge society) merupakan wajah masyarakat dunia masa depan. Masyarakat yang maju, cerdas, damai dan sejahtera (civil society) hanya akan tercipta berdasarkan kehidupan yang mengakui hak-hak azasi manusia dan partisipasi anggota dalam membangun masyarakatnya (masyarakat madani).

Masyarakat Modern Multikulturalisme merupakan suatu resiko yang harus diambil dalam mengembangkan dan membina masyarakat bangsa Indonesia masa depan. Di atas konsep multikulturalisme inilah diambil keputusan-2 rasional, demokratis, pegembangan paham liberalisme yang tepat, pengakuan kebhinekaan, kebebasan beragama, nasionalisme baru dari masyarakat baru Indonesia, kesatuan tekad untuk membangun suatu dunia lain; yaitu dunia yang bebas dari kemiskinan serta pengakuan terhadap hak azasi semua manusia Indonesia.

Masyarakat Indonesia Masa Depan (Masyarakat Madani, Multikultural) Masyarakat yang maju, cerdas, demokratis, menghormati hak asasi manusia. Masyarakat yang religius, manusiawi, bersatu, demokratis, adil, sejahtera, maju, mandiri, baik dan bersih dalam penyelenggaraan negara (Visi Indo 2020. TAP MPR No.VII/MPR 2001). Merupakan pilihan yang harus diambil oleh bangsa Indonesia agar tetap dapat survive di masa depan (pengakuan terhadap pluralisme demi keutuhan NKRI).

Nasionalisme Indonesia Baru Bukan terutama hadapi musuh dari luar, tapi kemiskinan dan kebodohan yang masih dirundung oleh sebagian besar masyarakat. Masyarakat yang berdiri di atas pegakuan akan kebhinekaan masyarakat dan budaya Indonesia, yaitu masyarakat Indonesia Multikultural. Umat manusia yang berkomunikasi dengan diri sendiri, sesama manusia, dan dengan alam dalam rangka membangun dunia yang lebih baik dan penuh toleransi (Manuel Castells).