Kelompok 5 Chandra Wijaya Jeffry Kristajaya

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
PENGETAHUAN material KONSEP DASAR LOGAM.
Advertisements

Penyolderan Dan Pematrian
Lanjutan dari kelompok sebelumnya ^.^
UJI KEKERASAN DAN MIKRO STRUKTUR PADA KOMPOSIT AL DAN SiC
Jenis, sifat dan penggunaannya
Teknologi bahan konstruksi
Pengetahuan Bahan Nama : Verawati H ( ) Agatha ( )
RUFAIDA NUR ROSTIKA, ST, MT
Klasifikasi Material Material Teknik.
Bahan Listrik Bahan – Bahan listrik dapat dikelompokkan
Sifat Intensif suatu materi dapat dikelompokkan menjadi :
PENGUJIAN SIFAT MEKANIK LOGAM
Bahan Logam dan Non Logam
MINDRY( ) JURUSAN TEKNIK MESIN
SIFAT-SIFAT PADATAN PADA KONDISI KRIOGENIK
Nama. : Eko Budiono NPM. : Jurusan. : Teknik Mesin Pembimbing
Cetakan, Inti & Perhitungannya
PERUBAHAN MATERI PENDEFINISIAN PERUBAHAN MATERI
Pengaruh Panas Las pada Struktur Mikro
beryllium magnesium calcium
UNSUR ,SENYAWA & CAMPURAN
Memahami Dasar-dasar Mesin
BAHAN BANGUNAN ALAMI - METAL week 10
Pertemuan <<22>> <<PENCEGAHAN KOROSI>>
Pertemuan <<20>> <<ALLOY/LOGAM PADUAN>>
Awal penggunaan logam oleh orang adalah ketika orang membuat perhiasan
PROSES PENGECORAN.
Pemotongan Logam.
OKSIDASI DAN REDUKSI.
ILMU BAHAN Material Science
SIFAT-SIFAT MATERIAL TKI-112 PENGETAHUAN BAHAN Pertemuan 2 Oleh :
Teknologi Dan Rekayasa
Gas Tungsten Arc Welding
Teknologi Dan Rekayasa
MODUL 3 Fasa-fasa Struktural: Pembentukan dan Transisinya
Teknologi Dan Rekayasa
ASS. WR. WB.
REFRIGERATION TUBE FITTING
SUMBER DAYA ALAM.
Logam (Pertanyaan) Jawaban Pilihan Jawaban Pertanyaan A A: Logam berat
Irma Damayantie, S.Ds., M.Ds. Prodi Desain Interior - FDIK
Teknologi Dan Rekayasa
Logam (Tembaga, Kobalt. Nikel)
Logam Non Besi dan Paduannya 3 Mahfudz Al Huda Reference:
Reaksi Redoks Spontan Reaksi redoks spontan adalah reaksi redoks yang berlangsung serta-merta. Contohnya adalah reaksi antara logam zink dengan larutan.
IPA Terpadu MATERI DAN PERUBAHANNYA
Jenis, sifat dan penggunaannya
Material teknik disampaikan oleh Catur Pramono UNTIDAR
Proses Terjadinya Korosi
PENGGUNAAN WADAH Wadah yang masih dipakai dan sangat penting dalam pengemasan bahan pangan yang diolah dengan panas adalah kaleng yang dibuat dari tinplate.
STEEL & OTHERS FERROUS DISAMPAIKAN OLEH : CATUR PRAMONO JURUSAN TEKNIK MESIN FT. UNIVERSITAS TIDAR.
DIAGRAM FASA Fe-C 0,8 1,7 4,2 6,67%C.
Pembuatan dan Pengolahan Logam
Tugas Teknik pengecoran
Teknologi bahan konstruksi dosen pengampu donny d. j
Mechanical Enginering Timah Team. People of Timah team presentations Teguh Restu Muslimin Alhuda Teguh Mohammad F Rahmat Jumari.
Sodium Lauryl Sulfat An Ionik Surfaktan
NON-FERROUS METALS SUTOYO, M.ENG.
Created by : Wiembi Kristi Kalista 12-1
Assalamualaikum wr. wb.
OLEH: MUHAMMAD FAIZAL S
POROS Poros merupakan salah satu bagian yang terpenting dari setiap mesin, hampir semua mesin meneruskan tenaga bersam-sama dengan putaran. Poros ini dapat.
Korosi galvanis Aloysius Dede Mavendra
Pertemuan 4.
Dasar Mesin Teknik Sepeda Motor (021) Memahami Dasar-dasar Mesin (DKK – 1)
BESI DAN BAJA EMANUEL ROBERTO, ST. Besi dan Baja Besi dan baja merupakan logam yang paling banyak digunakan manusia untuk berbagai keperluan. Hal ini.
 Aluminium (atau aluminum, alumunium, dan almunium) dalam sistem periodik ialah unsur kimia yang terletak pada golongan 13 periode 3. Lambang aluminium.
TEMBAGA dan PADUANNYA Disusun Oleh: Ahmad syamsul bahri Surya dewi syaputri
Macam –macam Logam Pengecoran dan Sifatnya
Reaksi Redoks dan Elektrokimia
Transcript presentasi:

Kelompok 5 Chandra Wijaya 5303013018 Jeffry Kristajaya 5303013019 Indriani ayu 5303013020

PADUAN TEMBAGA PERUNGGU POSFOR BRONS ALUMUNIUM PERUNGGU TIMAH PUTIH KUNINGAN KUNINGAN BERKEKUATAN TARIK YANG TINGGI KUNINGAN KHUSUS PERUNGGU (BRONS) PADUAN TEMBAGA YANG DAPAT DI KERASKAN DENGAN PRESIPITASI PERUNGGU POSFOR PERUNGGU TIMAH PUTIH BRONS ALUMUNIUM

KUNINGAN Kuningan sudah ada sejak zaman romawi,kuningan terdiri dari 6 fasa ß,α,𝛾,𝜖,𝜗,ƞ Tetapi dalam industri ß,α memiliki peran paling penting. Fasa α merupakan fasa yang lunak yang paling mudah dikerjakan,sedangkan fasa α+ß Mempunyai kekuatan yang tinggi tetapi tidak bisa dikerjakan jadi hanya digunakan untuk paduan coran saja.

KUNINGAN KHUSUS : Untuk memperbaiki ketahanan korosi,ketahanan aus,mampu mesin dll KUNINGAN BERKEKUATAN TARIK YANG TINGGI :

PERUNGGU Gabungan dari Cu dan Sn Paduan dari Cu dengan unsur logam lainnya selain dari Zn Mudah dicor,lebih tahan dari korosi,aus dan memiliki kekuatan yang lebih tinggi dibanding tembaga murni dan kuningan.

PERUNGGU TIMAH PUTIH: Ada 8 fasa yaitu 𝛼,𝛽,𝛾,𝛿,𝑛,𝜀,𝜖 dan sn. Dimana Sn lebih mahal daripada kuningan oleh karena itu dipergunakan sebagai bahan baku lalu selanjutnya dicampur 4-12%sn. PERUNGGU POSFOR(BRONS POSFOR) Mempunyai sifat baik dalam keelatisan,kekuatan dan ketahanan terhadap aus .terdapat 3 macam brons posfor yaitu brons biasa,brons posfor untuk pegas dan brons posfor untuk bantalan BRONS ALUMUNIUM Memiliki kemampuan cor yang kurang baik tetapi memiliki sifat mampu bentuk yang baik dan ketahanan korosi yang baik.

PERUBAHAN SIFAT MEKANIS YANG DISERTAI OLEH PRESIPITASI Menunjukan perubahan kekerasan terhadap waktu penuaan setelah pelakuan perlarutan pada temperatur yang bersangkutan. pada tahap terakhir dari presipitasi fasa antara dan apabila telah terjadi presipitasi fasa keseimbangan ,paduan menjadi lunak kembali hal ini dinamakan penuaan lebih.

ALUMUNIUM MURNI Paduan alumunium : Klasifikasi Al:Standar Alumunium Association di Amerika(AA) Paduan Al utama : 1.Al-Cu dan Al-Cu-Mg Memiliki sifat daerah luas dari pembekuannya,penyusutan yang besar,risiko besar yang mebuat coran lebih mudah retak maka digunakanlah 4%cu dan 0,5%Mg dapat mengeras.

Magnesium dan Paduannya Magnesium dan paduannya merupakan bahan yang paling ringan di antara logam logam industri (1,8) dan memiliki karakteristik meredam getaran yang baik, biasanya digunakan didalam pesawat terbang, komponen rudal,perkakas listrik portabel, tangga, koper, sepeda, barang olahraga, dan komponen ringan umum Tetapi ada juga keburukannya yaitu mudah menyala dan tidak tahan korosi

Perkembangan magnesium dan paduanya Logam Mg telah dibuat & dikembangkan secara industri pada tahun 1930an dengan jalan elektrolisa campuran kloridanya yang terfusikan 1956an dikembangkan secara industri dengan cara pedgeon dimana campuran dolomit yang dikalsinasikan, dan ferosilikon dalam bentuk bubuk direduksi dalam vakum pada temperatur tinggi Jadi sekarang logam yang sangat murni lebih mudah didapatkan, tabel 2.30 menunjukan perbandingan bahan yg dibuat dengan cara tsb.

Pengaruh logam magnesium bila dicelupkan ke dalam air laut/garam Logam magnesium dengan kemurnian yang biasa yang terbuat dari proses elektrolisa akan rusak dalam waktu yang singkat apabila dicelupkan ke dalam air laut/garam. Sedangkan logam magnesium dengan kemurnian yang tinggi yang terbuat dari proses pidgeon dari reduksi destilasi akan sukar untuk terkorosi. Jadi, untuk menghindari pengaruh buruk dari ketakmurnian, maka dibuat ingot murni dengan jalan destilasi sehingga didapat Mg yang tahan korosi.

Sifat-sifat Magnesium Magnesium murni memiliki kekuatan tarik sebesar 110 N/mm2 dalam bentuk hasil pengecoran (Casting), angka kekuatan tarik ini dapat ditingkatkan melalui proses pengerjaan. Magnesium bersifat lembut dengan modulus elsatis yang sangat rendah. Magnesium memiliki perbedaan dengan logam-logam lain termasuk dengan aluminium, besi tembaga dan nickel dalam sifat pengerjaannya dimana magnesium memiliki struktur yang berada didalam kisi hexagonal sehingga tidak mudah terjadi slip. Oleh karena itu,magnesium tidak mudah dibentuk dengan pengerjaan dingin.Disamping itu, presentase perpanjangannya hanya mencapai 5 % dan hanya mungkin dicapai melalui pengerjaan panas.

Titanium dan paduannya Titanium mempunyai titik cair yang tinggi yaitu 1668°C dan berat jenisnya 4,54 kira” 60% dari baja. Titanium mempunyai ketahanan korosi yang sangat baik, hampir sama dengan ketahanan korosi baja tahan karat. Titanium sendiri merupaka suatu logam yang aktif, titanium membentuk lapisan pelindung yang halus pada permukaannya, yang mencegah berlajutnya korosi ke dalam. Jika titanium dipanaskan di udara akan terjadi lapisan kulit TiO,Ti2O, dan TiO2. Sedangkan hidrogen yang terbentuk dari uap air di udara diabsorb oleh titanium. Selanjutnya O dan N, juga diabsorb oleh titanium, yang menyebabkan titanium keras. Oleh karena itu titanium menjadi getas kalau dipanaskan ≥700°.

Paduan Titanium fasa α Paduan Ti-8%Al-1%Mo-1%V Paduan Ti-5%Al-2,5%Sn Sangat baik untuk las Memiliki interstisi rendah (atom C,N,O, dsb). Paduan Ti-8%Al-1%Mo-1%V Temperatur dan kekuatan melar tinggi dalam suhu tinggi Paduan yang terbaik daripada paduan fasa α dan fasa α+β

Titanium fasa α+β Paduan Ti-4%Al-3%Mo-1%V Paduan Ti-6%Al-4%V Mempunyai kekuatan pada temperatur tinggi (<150° C) Paduan Ti-4%Al-3%Mo-1%V Kekuatannya paling baik dan mudah di bentuk

Paduan Titanium fasa β Paduan Ti-13%V-11%Cr-3%Al Kekuatannya tinggi Batas melarnya sampai ±400° C Titanium juga ketahanan korosi sangat baik tetapi mahal juga

Nikel dan Paduannya Nikel terbuat secara elektrolisa Nikel Mond dihasilkan dengan pirolisa dari nikel karbonil Nikel baik sekali dalam ketahanan panas dan korosinya Nikel ada yang dinamakan kupronikel

Paduan Cu-Ni yang mengandung 45%Ni Paduan Ni-Cu Paduan Cu-10-30%Ni Namanya tembaga putih / kupronikel Memiliki ketahanan dan korosinya baik Paduan Cu-Ni yang mengandung 45%Ni Namanya konstantan Memiliki ketahanan tinggi Koefisien muai yang rendah

Paduan Ni-Cr Ni-Cr (nikhrom) Terdiri dari 20%Cr dan 80%Ni Nimonik dan inkonel merupakan paduan yang tahan panas terutama pada komponen-komponen khusus

Seng dan Paduannya Seng logam kedua setelah Cu sebagai logam tetapi bukan besi Kekuatannya rendah, titik cair rendah (419° C), tak bisa rusak di udara baisa, sebagai lapisan pada besi Paduan 4%Al-1%Cu-Mg-Zn Untuk pengecoran cetak Dapat menghasilkan paduan coran berbentuk rumit Perhiasan Komponen mobil, dsb

Timbal dan Paduannya Timbal mempunyai massa jenis yang tinggi (11,36), titik cair rendah, dan ketahanan rendah terhadap asam Paduan dalam pelapis kabel mengadung 1% dari As,Ca,Sb, dsb Memiliki titik cair rendah sehingga dapat dipakai dalam paduan solder lunak

Bahan Magnet Bahan magnet keras Bahan magnet lunak Mempunyai permeabiliti yang tinggi tetapi histerisis dan arus eddy lebih rendah Cth : silikon Bahan magnet keras Cth : alnico, besi dengan domen magnet tunggal dianil

Kurva Pemagnetan Perhatikan Gb. 2.63 Menunjukkan kurva umum dari pemagnetan bahan feromagnet Bahan feromagnet tergantung pada sifat-sifat atomnya Gb. 2.64 Menunjukkan tahap mula pemagnetan secara skematik Sifat-sifat yang diinginkan untuk bahan magnet lunak adl fluks histerisis sekecil mungkin dan permeabilitas serta pemagnetan jenuh sebesar mungkin

Besi Silikon Memadukan silikon pada besi, tahanan listrik mnjadi lebih besar sehingga mengurangi kerugian yang disebabkan arus eddy dan memperkecil kerugian histerisis Silikon dipadukan dengan besi maka mampu membentuk besi menjadi buruk

Paduan Fe-Ni Lunak Perhatikan tabel 2.23 Peralatan komunikasi perlu kepekaan yang tinggi dan kehalusan, dimana silikon tidak cocok dalam hal ini, karna permeabilitasnya tinggi dan histerisisnya rendah Cth : Fe-Ni , yang peka terhadap pengolahan panas dan mekanis terutama pada kadar Ni 50-80%

-TERIMAKASIH-