Kuliah ke 5 Biologi molekuler Erlindha Gangga

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
TRANSLASI Perubahan bahasa dari urutan nukleotida dari mRNA menjadi urutan asam amino polipeptida Lokasi : ribosom Cetakan / template : mRNA Pembawa asam.
Advertisements

GENETIKA Sintesis Protein Bagian 2
Materi genetik.
Hari ini kita membahas gambaran umum transkripsi dan translasi
RNA STRUCTURE ARNI AMIR.
EKSPRESI GEN DAN KODE GENETIK
REPLIKASI TRANSKRIPSI TRANSLASI
Bahan Genetik organisme pd umumnya adalah DNA.
Oleh: Annisa Pendidikan Biologi 3A UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
SINTESIS PROTEIN Drs. Sutarno, MSc.PhD.
Transkripsi By Lina elfita.
DNA, GEN DAN SINTESIS PROTEIN
BIOLOGI MOLEKULER REPLIKASI KULIAH KE TIGA ERLINDHA GANGGA A.
GENETIKA MOLEKULER PART THREE
Proses biologis dalam sel Prokariot (Replikasi)
SINTESIS PROTEIN Drs. Sutarno, MSc.PhD.
Sub Pokok Bahasan : 1. SIFAT BAHAN GENETIK
KODE GENETIK DAN SINTESA PROTEIN
HEREDITAS Judul SINTESIS PROTEIN Part 1
BIOLOGI DASAR MODUL 1 STRUKTUR DNA Dr. Djoko Agus Purwanto, Apt., MSi.
Regulasi Ekspresi Gen Prokariot: Regulasi Operon Triptofan
ASAM NUKLEAT & PROTEIN FARMASI – FMIPA, UHAMKA 2007 Priyo Wahyudi.
TRI SETYAWATI DEPARTEMEN BIOKIMIA FKIK TADULAKO
3.
Biologi Molekuler.
REPLIKASI, TRANSKRIPSI & TRANSLASI
BAB III. SUBSTANSI GENETIK
PEWARISAN PADA TINGKAT SEL DAN MOLEKUL
Asam Ribonukleat (RNA)
Disusun oleh: Azis Setyono (131176)
GENETIKA MIKROORGANISME
SINTESIS PROTEIN.
ASAM NUKLEAT SEBAGAI BAHAN GENETIK
TRANSKRIPSI Biosintesis RNA.
SINTESIS PROTEIN Syarat sintesis protein :
M A T E R I G E N E T I K.
SINTESIS PROTEIN Syarat sintesis protein :
Dr. Henny Saraswati, M.Biomed
DNA: Deoxyribonucleic Acid RNA: Ribonucleic Acid
Tia Paramitha Biologi Sel
TUGAS BIOLOGI SINTESIS PROTEIN
Nukleosida: Basa purin / pirimidin + ribosa/deoksiribosa Nukleotida:
Transkripsi dan Translasi pada Prokariota dan Eukariota
Metabolisme asam nukleat II
DNA Saikhu Akhmad Husen.
DOGMA SENTRAL GENETIK.
STRUKTUR ULTRA NUKLEUS ASAM NUKLEAT DAN SINTESIS PROTEIN
TRANSLASI Sintesis Protein.
Bahan Genetik organisme pd umumnya adalah DNA.
DNA in the human genome is arranged into 24 distinct chromosomes--physically separate molecules that range in length from about 50 million to 250 million.
HAVE YOU EVER EAT SOMETHING LIKE THIS ? PROTEIN THIS IS IT
REVIEW DNA/RNA: sebuah polimer yang mengandung rantai-rantai monomer nukleotida. Nukleotida : terdiri atas gula (deoksiribosa/ribosa), basa nitrogen purin.
SINTESIS PROTEIN 1 6 April 2016.
By: Putri Ramadheni, M.Farm, Apt
Struktur DNA. Struktur DNA DNA Percobaan pada tahun 1950an menunjukkan bahwa DNA membawa sifat hereditas Pada 1953 – Watson dan Crick menemukan bahwa.
KROMOSOM KROMOSOM Kromosom merupakan struktur padat yg tersusun dr komponen molekul berupa protein histon dan DNA (kumpulan dr kromatin) Kromosom akan.
DOGMA SENTRAL GENETIK.
SINTESA PROTEIN Adinda Nurul Huda M, SP, MSi
KELOMPOK 5 -WAGE PRANOWO -ARDY GUNAWAN -MASSUGITO -DIMAS SOCHI -RAHMAT DEDI -AYU AGUSTINA -EVA SIREGAR -MAYANG SHINTANA -EMILIA AZIZAH -RONALDI SAPUTRAS.
SINTESIS PROTEIN.
Oleh : TITTA NOVIANTI, S.Si., M. Biomed.
SINTESA PROTEIN & KODE GENETIK Marisa, dr.
+ Asam Nukleat Oleh: Fitri Aldresti Off B.
Susi Novaryatiin, S.Si., M.Si.
DNA in the human genome is arranged into 24 distinct chromosomes--physically separate molecules that range in length from about 50 million to 250 million.
Oleh : TITTA NOVIANTI, S.Si., M. Biomed.
KELOMPOK 1 MK : BIOTEKNOLOGI HASPER. Genetika adalah ilmu yang mempelajari sifat keturunan. Keturunan adalah proses biologis dimana orangtua atau induk.
Metabolisme asam nukleat II
STRUKTUR DAN EKPRESI GEN (mekanisme pengaturan sifat) SECARA MOLEKULAR
FAUZIYAH HARAHAP MATERI GENETIK DAN REGULASI EKSPRESI GEN
Transcript presentasi:

Kuliah ke 5 Biologi molekuler Erlindha Gangga EKSPRESI GEN Kuliah ke 5 Biologi molekuler Erlindha Gangga

Gen diekspresikan melalui proses pembentukan / sintesa protein dan enzim DNA : Sebagai Pembawa Informasi genetik. Informasi ini akan diteruskan / ditransfer kepada generasi selanjutnya. Transfer informasi genetik dari sel induk ke sel anak malalui proses replikasi.

Mengalirnya informasi dari DNA menuju protein tidak dapat berjalan secara langsung. Pertama DNA akan digunakan sebagai model / cetakan dalam sintesis RNA sesuai dengan aturan pasangan basanya, hanya komplementer dari DNA (basa Timin akan diganti menja di Urasil) pada RNA Rangkaian basa DNA yang digunakan sebagai cetakan RNA ialah rangkaian yang diapit oleh promotor dan terminator. Ruas DNA tersebut setara dengan ruas gen. Polimer RNA dapat menjadi promotor & terminator

Terdiri dari 2 tahap : Transkripsi 1. Transkripsi 2. Translasi Adalah proses sintesis RNA dengan menggunakan DNA sebagai cetakan. DNA berlaku sebagai arsitek yang merancang pola penyusunan protein sedangkan RNA yang akan menjadi duta sebagai pembawa informasi genetik berupa kode kode genetik atau kodon kodon.

Basa mRNA akan membetuk rangkaian kodon RNA hasil transkripsi salah satunya adalah m RNA yang akan berperan sebagai cetakan protein. Basa mRNA akan membetuk rangkaian kodon ( adalah rangkaian 3 basa yang berdampingan pada m RNA yang menyandikan satu asam amino ) Pesan genetik mRNA diterjemahkan menjadi rangkaian asam amino berdasarkan sandi genetik. Hal yang perlu diketahui pada proses transkripsi : Promotor site Enzim RNA Polimerase Antisense ( - ) strand Terminator Terminologi / Tahap transkripsi Inisiasi Elongasi Terminasi

Promotor site adalah : Titik awal proses transkripsi dimana promotor merupakan rangkaian nukleotida yang dikenali oleh transkriptase /enzim RNA Polimerase dan tempat melekat dan mulainya proses transkripsi. Pada promotor ditemui 3 titik penting yang berkaitan dengan proses transkripsi . Titik isyarat awal . Daerah penempelan . Titik awal transkripsi

Titik Isyarat awal : Merupakan daerah yang menunjukkan faktor sigma Titik Isyarat awal : Merupakan daerah yang menunjukkan faktor sigma. Yang memberitahukan bahwa dihilir ada utas DNA yang harus ditranskrip sikan. Situs Penempelan/ pelekatan : dihilir ditemukan suatu tempat daerah pelekatan enzim transkriptase yang tersusun oleh 7 pasangan basa dengan rangkaian konsensus yang kadang sering disebut kotak pribnow ( pasangan basa AT ) ps bs kaya akan A-T yang lebih mudah terdenaturasi ( lebih mudah membuka pilinan double heliks ) dibandingkan ps bs G-C.

Titik permulaan transkripsi : Merupakan nukleotida DNA pertama yang ditranskripsikan kedalam nukleotida RNA. Pada titik pelekatan ini transkripstase akan berasosiasi erat dengan DNA dan Ribonuleotide akan masuk untuk berpasangan dengan utas cetakan. Titik permulaan biasanya ( 90 %) merupakan suatu basa Purin

RNA Polimerase : Sering disebut dengan RNA Transkriptase untuk membedakannya dengan RNA yang bertugas dalam proses Replikasi.Enzim ini sering dijadikan model suatu organisme. Enzim ini tersusun atas struktur yang kompleks ( tersusun atas + 15 subunit - subunit ) aktif yang disebut Holoenzim. Holoenzim terdiri dari enzim inti & faktor σ(sigma ) Enzim inti : Mengkatalisis sintesis RNA Faktor σ(sigma ) : Mengenali tanda awal transkripsi yang terdapat pada utas DNA cetakan. Sub unit – sub unit ini tidak disatukan dengan ikatan kovalen tetapi dengan ikatan sekunder

Antisense strand : DNA adalah double strand pada proses transkripsi salah satu dari utas DNA akan menjadi cetakan / template. Sedangkan utas yang satunya akan menjadi utas pendamping (utas antipararel ) bagi utas cetaka. Rangkaian nukleotida RNA yang disintesis merupakan utas anti pararel terhadap utas cetakan atau sama dengan utas pendamping. Utas cetakan disebut Antisense strand (-) Utas yang tidak digunakan sebagai cetakan disebut Antisense strand (+)

Terminator : Rangkaian nukleotida pada DNA yang mengisyaratkan bahwa transkripsi harus berakhir. Semua terminator pada prokariot mengandung rangkaian polidrom , tepat sebelum titik penutup Polidrom adalah : adalah dua rangkaian pasangan nukleotida yang terpasang terbalik yang dipisahkan oleh rangkaian nukleotida dengan jarak kecil. Titik penutup adalah pasangan basa AT

Terminator akan menghasilkan RNA dengan struktur pada ujungnya berupa jepitan rambut yang terbentuk akibat adanya pasangan antipararel antara nukleotida ulang terbalik. Disamping itu terbentuk juga utas /rangkaian poli U Utas jepit rambut berfungsi untuk mengurangi kecepatan atau bahkan menghentikan kerja transkriptase menjelang proses akhir transkripsi.

Inisiasi :Proses penempelan kompleks RNA polime Inisiasi :Proses penempelan kompleks RNA polime rase pada promotor site. Elongasi : Setelah terjadi proses inisiasi subunit σ ( faktor sigma )akan melepaskan diri dan sintesis RNA dilanjutkan oleh Core enzim ( enzim yang tidak mengandung faktor sigma ) menggunakan utas cetakan arah 51 - 31 dan membutuhkan 4 macam nukleosida ( ribonukleosida 51trifosfat ) yaitu : r-ATP, r-CTP, r-GTP, r-UTP Terminasi Transkripsi berlangsung sampai ditemukannya tanda untuk berhenti. Tanda terminasi yang sederhana adalah bagian DNA yang dengan urutan basa GC disebut palidrome dan diikuti oleh bagian DNA yang kaya akan basa AT. Bila genom tidak mengandung palidrome maka terminasi menggunakan protein Rho

.Translasi Proses sintesis / pembentukan protein dengan menggunakan m RNA sebagai cetakan. Proses ini membutuhkan : m RNA terdiri dari 3 urutan basa yang akan dibaca/ diterjemahkan dalam bentuk triplet yang disebut kodon, tiap kodon menterjemah kan / menyandikan satu asam amino. misalnya ; AUU : Isoleusin ( Ile) CUA : Leusin ( Leu) GUA : Valin ( Val)

Ribosom Tahap Translasi Merupakan kompleks Ribosom RNA dengan protein yang terdiri dari sub unit besar dan sub unit kecil ( P site dan A site ) P site : Adalah tempat terikatnya t RNA dengan rantai polipeptida yang sedang tumbuh ( peptidyl t RNA ) A site : Tempat terikatnya aminoasil t RNA Tahap Translasi Inisiasi Elongasi Terminasi

Inisiasi : Elongasi : Diawali dengan proses aktivasi terhadap t RNA. P- site yang berisi f Met dan t RNA A – site kosong nantinya akan diisi oleh amino asil- t RNA sesuai dengan kodon berikutnya Selanjutnya pembentukan ikatan peptida antara asam amino baru dengan f Met. Elongasi : Perpanjangan sintesis protein dengan pembacaan kodon ( sandi genetik). tRNA akan dilepaskan dari P- site, A- site kembali kosong,dan akan diisi oleh aminoasil- tRNA yang baru sesuai dengan kodon baru ( step 1 ). Amino asil yang baru akan membentuk ikatan peptida dengan rantai polepeptida sebelumnya ( step 2) Kompleks kembali bergerak tRNA kembali dilepaskan dan A site kembali kosong , proses ini berlangsung terus sampai ditemukan stop kodon ( UAG,UGA,UAA )

Terminasi : Elongasi berhenti bila stop kodon yang ditemui terisi dengan protein Release Factor (RF) Proses ini berlangsung diikuti dengan dihidrolisisnya rantai peptida yang terbentuk dari tRNA. Kompleks ribosom dibebaskan dari mRNA. Protein yang dihasilkan akan mengalami perubahan agar dapat berfungsi secara fisiologis

Tahap Akhir Translasi Protein yang dihasilkan belum merupakan protein yang aktif karena belum dapat berfungsi secara fisiologi Tahap perubahan .Pembentukan struktur tersier/ kuarterner .Pembentukan jembatan sulfida .Modifikasi ikatan kovalen .Pemutusan rantai enzim proteolitik .Translokasi sisi aktif ( Protein targeting)