SEJARAH DAN PERKEMBANGANNYA

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
PROFESI DI BIDANG TEKNOLOGI INFORMASI
Advertisements

PROFESI DI BIDANG TEKNOLOGI INFORMASI
Etika Profesi Informatika
BAB III PROFESIONALISME KERJA
Pekerjaan, Profesi dan Profesional
Pekerjaan, Profesi dan Profesional
Pekerjaan, Profesi dan Profesional
Profesi Teknologi Informasi Lukito Edi Nugroho. TI ? Teknologi Informasi Rekayasa ilmu dalam pengolahan data menjadi suatu bentuk yang lebih berguna dan.
MATAKULIAH ETIKA PROFESI SEMESTER GENAP TA
PETEMUAN 8 ETIKA PROFESI.
PETEMUAN 7 ETIKA PROFESI.
TINJAUAN PROFESI DI BIDANG TEKNOLOGI INFORMASI
PROFESIONALISME BIDANG KERJA IT
Bab 4 Profesi di bidang Teknologi Informasi
Pertemuan 2 Sejarah dan Perkembangan Etika Profesi
Bab VIII Pekerjaan di Bidang Teknologi Informasi
Profesionalisme Kerja Bidang IT
Etika Profesi Informatika
Sejarah dan Perkembangan Etika Profesi
Sejarah dan Perkembangan Etika Profesi
Etika Profesi & Budi Pekerti
Bab I : Sejarah Hukum dan Etika dalam TIK
Maria Christina, M.Kom ETIKA DAN REGULASI. Komputer ditemukan oleh Howard Aiken pada tahun 1973, Penemuan komputer di tahun 1973 ini menjadi tonggak lahirnya.
PROFESIONALISME BIDANG KERJA IT MUHAJIR SYAMSU.
Profesi Dibidang Teknologi Informasi
Doris Febriyanti M.Si ETIKA PROFESI Doris Febriyanti M.Si
ETIKA KOMPUTER : TINJAUAN SEJARAH DAN PERKEMBANGAN
BRAINWARE (KETERAMPILAN PENGGUNA) FUNGSI & MANFAAT TI
Pertemuan II Etika Komputer: Sejarah dan Perkembangannya
Etika Profesi dan Spesialisasi Pekerjaan
TINJAUAN PROFESI DI BIDANG TEKNOLOGI INFORMASI
4 Profesi di Bidang Informatika
PROFESI DI BIDANG TEKNOLOGI INFORMASI
PROFESI DI BIDANG TEKNOLOGI INFORMASI
Sejarah Etika Komputer
Gempa Hendratna, S.Pd, M.Kom AMIK AL MUSLIM 2015
TINJAUAN PROFESI DI BIDANG TEKNOLOGI INFORMASI
Model pengembangan standar profesi
ETIKA KOMPUTER SEJARAH DAN PERKEMBANGANNYA
TINJAUAN UMUM ETIKA.
Etika Profesi & Budi Pekerti
Sejarah dan perkembangannya,
ETIKA PROFESI DALAM BIDANG TEKNIK INFORMATIKA
Profesionalisme Kerja Bidang IT
Oleh: Devie Rosa Anamisa, S.Kom
Etika Profesi.
Pertemuan 2 ETIKA PROFESI.
Pekerjaan, Profesi dan Profesional
PENG. SISTEM & TEKN. INFORMASI
Etika Profesi Dalam Sistem Informasi
BAB II ETIKA KOMPUTER : SEJARAH & PERKEMBANGANNYA
ETIKA KOMPUTER : SEJARAH & PERKEMBANGANNYA
Pengantar Teknologi Informasi (PTI)
Pertemuan 2 Sejarah dan Perkembangan Etika Profesi
Pertemuan II Etika Komputer: Sejarah dan Perkembangannya
Bab II SEJARAH DAN PERKEMBANGAN ETIKA
KAJIAN ETIKA PROFESI DI BIDANG IT.
Pertemuan IV Profesi di Bidang Teknologi Informasi
TINJAUAN PROFESI DI BIDANG TEKNOLOGI INFORMASI
Profesi di Bidang Teknologi Informasi
ETIKA Teknologi Informasi/Komputer
Profesi di bidang Teknologi Informasi
Etika Profesi Pertemuan 6 Tinjauan Profesi di Bidang TI
Bab I : Sejarah Hukum dan Etika dalam TIK
Profesionalisme Kerja Bidang IT
Profesi di Bidang Teknologi Informasi Pertemuan 4
Standarisasi Profesi Bidang TI Pertemuan 6
PROFESI DI BIDANG TEKNOLOGI INFORMASI
Profesionalisme di bidang TI
ETIKA KOMPUTER SEJARAH DAN PERKEMBANGANNYA
Transcript presentasi:

SEJARAH DAN PERKEMBANGANNYA ETIKA KOMPUTER : SEJARAH DAN PERKEMBANGANNYA

NORBERT WIENER (AWAL 1940-AN) ERA 1940-1950-AN NORBERT WIENER (AWAL 1940-AN) HARUS MEMPERHATIKAN SISI LAIN DARI PERKEMBANGAN TEKNOLOGI, YAITU ETIKA PERKEBANGAN PENELITIAN DAN TEKNOLOGI  MEMBERIKAN KEBAIKAN DAN MALAPETAKA 1950 : BUKU “ THE HUMAN USE OF HUMAN BEINGS ”  TIDAK MENGGUNAKAN ISTILAH ETIKA KOMPUTER, NAMUN MELETAKKAN FONDASI UNTUK ANALISA DAN RISET TENTANG ETIKA KOMPUTER

ERA 1960-AN DONN PARKER (1960) “THAT WHEN PEOPLE ENTERED THE COMPUTER CENTER THEY LEFT THEIR ETHICS AT THE DOOR”  KETIKA ORANG2 MASUK PUSAT KOMPUTER, MEREKA MENINGGALKAN ETIKA MEREKA DI AMBANG PINTU “ RULES OF ETHICS IN INFORMATION PROCESSING “ ATAU PERATURAN TENTANG ETIKA DALAM PENGOLAHAN INFORMASI PELOPOR KODE ETIK PROFESI BAGI PROFESIONAL DI BIDANG KOMPUTER  PADA TAHUN 1968 DITUNJUK UNTUK MEMIMPIN PENGEMBANGAN KODE ETIK PROFESIONAL

ERA 1970-AN 1. JOSEPH WEIZENBAUM  PROGRAM KOMPUTER ELIZA BUKU “ COMPUTER POWER AND HUMAN REASON “ (1976) : GAGASAN TENTANG PERLUNYA ETIKA KOMPUTER 2. WALTER MANER (1970-AN) MENGGUNAKAN ISTILAH COMPUTER ETHICS 1978 : STARTER KIT IN COMPUTER ETHICS : MATERI KURIKULUM UNTUK PARA PENGAJAR UNIVERSITAS DALAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN ETIKA KOMPUTER

ERA 1980-AN 1. JAMES MOOR (PERTANGAHAN 80-AN) -ARTIKEL : WHAT IS COMPUTER ETHICS 2. DEBORAH JOHNSON (1985) - BUKU : COMPUTER ETHICS  BUKU TEKS PERTAMA YANG DIGUNAKAN LEBIH DARI SATU DEKADE

ERA 1990-AN SAMPAI SEKARANG DONALD GOTTERBARN, KEITH MILLER, SIMON ROGERSON, DIANNE MARTIN : MELAKUKAN RISET MENGENAI TANGGUNG JAWAB PROFESIONAL DALAM BIDANG KOMPUTASI MEYELENGGARAKAN KONFERENSI ETHICOMP PERTENGAHAN 90-AN SIMON ROGERSON MENDIRIKAN CENTRE OF COMPUTING AND SOCIAL RESPONSIBILITY  ETIKA KOMPUTER MENJADI SALAH SATU BIDANG ILMU UTAMA PADA BANYAK PUSAT RISET DAN PERGURUAN TINGGI DI DUNIA DAN AKAN TERUS BERKEMBANG SESUAI DENGAN PERKEMBANGAN KOMPUTER

DI INDONESIA? PERGURUANG TINGGI TIDAK MENYEBUT BIDANG STUDINYA SEBAGAI ETIKA KOMPUTER, NAMUN MEMASUKKANNYA DALAM BIDANG YANG RELEVAN MISALNYA : MEMASUKKAN ETIKA KOMPUTER DALAM MATA KULIAH ETIKA PROFESI DI BIDANG TI

PANDANGAN DALAM ETIKA KOMPUTER WALTER MANER : PERMASALAHAN ETIS SEBELUMNYA SUDAH ADA, DIPERPARAH DENGAN ADANYA KOMPUTER YANG MENIMBULKAN PERMASALAHAN BARU AKIBAT PENERAPAN TEKNOLOGI INFORMASI DEBORAH JOHNSON : KOMPUTER MEMILIKI STANDAR MORAL BARU, YANG MEMAKSAKAN KITA SEBAGAI PENGGUNANYA UNTUK MENERAPKAN NORMA-NORMA BARU DALAM DUNIA YANG “BELUM DIPETAKAN” JAMES MOOR : ETIKA KOMPUTER SEBAGI BIDANG ILMU YANG TIDAK TERIKAT SECARA KHUSUS DENGAN TEORI FILSAFAT MANA PUN DAN KOMPATIBEL DENGAN PENDEKATAN PEMECAHAN MASALAH ETIS WIENER : ETIKA KOMPUTER MENGIDENTIFIKASI DAN MENELITI DAMPAK TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP NILAI2 MANUSIAWI

5. DONALD GOTTERBARN : ETIKA KOMPUTER HARUS DIPANDANG SEBAGAI SUATU CABANG ETIKA PROFESIONAL YANG TERKAIT DENGAN STANDAR KODE DAN PRAKTIK YANG DILAKUKAN OLEH PARA PROFESIONAL DI BIDANG KOMPUTER  PROPESIONAL ETHICS MELEKAT ERAT DALAM ETIKA KOMPUTER

ISU DALAM ETIKA KOMPUTER 1. KEJAHATAN KOMPUTER (KEJAHATAN YANG DITIMBULKAN KARENA PENGGUNAAN KOMPUTER SECARA ILEGAL) MISALNYA: PENYEBARAN VIRUS, CARDING (PENCURIAN MELALUI INTERNET) 2. CYBER ETHICS (PENGGUNA INTERNET DARI BERBAGAI NEGARA DAN BUDAYA YG BERAGAM YANG SALING BERINTERAKSI DAN BERKOMUNIKASI PERLU ADANYA ATURAN DAN PRINSIP DALAM MELAKUKAN KOMUNIKASI VIA INTERNET)  MUNCUL NETIKET : ACUAN ETIKA DALAM BERKOMUNIKASI MENGGUNAKAN INTERNET

3. E-COMMERCE (PERDAGANGAN YANG MENGGUNAKAN MEKANISME ELEKTRONIK YANG ADA DALAM JARINGAN INTERNET) MUNCUL MASALAH: MASALAH JUAL BELI, PERLINDUNGAN KONSUMEN, PAJAK ATURAN/ HUKUM DALAM TRANSAKSI E- COMMERCE (UNCITRAL MODEL LAW ON ELECTRONIC COMMERCE, 1996) 4. PELANGGARAN HAK ATAS KEKAYAAN INTELEKTUAL MISALNYA : PEMBAJAKAN PERANGKAT LUNAK, SOFTLIFTING (PENGGUNAAN LISENSI YANG MELEBIHI KAPASITAS PENGGUNAAN YANG SEHARUSNYA), PENJUALAN CD ATAU PERANGKAT LUNAK ILEGAL

TANGGUNG JAWAB PROFESI MUNCUL ORGANISASI PROFESI  DI INDONESIA : IPKIN (IKATAN PROFESI KOMPUTER DAN INFORMATIKA, 1974)  KODE ETIK PROFESI SEBAGAI BENTUK TANGGUNG JAWAB PROFESI

PROFESI DI BIDANG TEKNOLOGI INFORMASI BIDANG PERANGKAT LUNAK (SOFTWARE): SISTEM ANALIS (BERTUGAS MENGANALISA SISTEM YANG AKAN DIIMPLEMENTASIKAN, MULAI DARI MENGANALISA KELEBIHAN DAN KEKURANGAN, HINGGA STUDI KELAYAKAN DAN DESAIN SISTEM YANG AKAN DIKEMBANGKAN) PROGRAMER (BERTUGAS MENGIMPLEMENTASIKAN RANCANGAN SISTEM ANALIS YAITU MEMBUAT PROGRAM SESUAI DENGAN SISTEM YANG DIANALISA)

WEB DESIGNER (MELAKUKAN KEGIATAN PERENCANAAN, STUDI KELAYAKAN, ANALISIS DAN DESAIN TERHADAP SUATU PROYEK PEMBUATAN APLIKASI BERBASIS WEB) WEB PROGRAMER (BERTUGAS MENGIMPLEMENTASIKAN RANCANGAN WEB DESIGNER YAITU MEMBUAT PROGRAM BERBASIS WEB SESUAI DENGAN DESAIN YANG DIRANCANG)

2. BIDANG PERANGKAT KERAS (HARDWARE) TECHNICAL ENGINEER (PEMELIHARAAN, DAN PERBAIKAN PERANGKAT SISTEM KOMPUTER) NETWORKING ENGINEER (PERAWATAN DAN PERBAIKAN MASALAH2 DALAM JARINGAN)

3. OPERASIONAL SISTEM INFORMASI EDP OPERATOR ( MENGOPERASIKAN PROGRAM2 YANG BERKAITAN DENGAN ELECTRONIC DATA PROCESSING DALAM PERUSAHAAN ATAU ORGANISASI) SYSTEM ADMINISTRATOR (BERHUBUNGAN DENGAN PENGATURAN OPERASIONAL SISTEM, MISALNYA MENGATUR HAK AKSES TERHADAP SISTEM) MIS DIRECTOR (MANEJEMEN TERHADAP SISTEM SECARA KESELURUHAN TERMASUK PERANGKAT KERAS, LUNAK MAUPUN SUMBER DAYA MANUSIANYA)

4. PENGEMBANG BISNIS TI BEKERJA DALAM BERBAGAI BIDANG DI SEKTOR INDUSTRI TI

PEKERJAAN DI BIDANG TI SEBAGAI PROFESI KOMPETENSI DAN TANGGUNG JAWAB KOMPETENSI : SIFAT UNTUK SELALU MEMPERDALAM DAN MEMPERBAHARUI PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN SESUAI DENGAN TUNTUTAN PROFESI DAN PERKEMBANGAN TANGGUNG JAWAB : KESADARAN UNTUK MEMBEBANKAN HASIL PEKERJAAN SEBAGAI TANGGUNG JAWAB PRIBADI

KOMPETENSI Menurut ILO/ASPDEP pada seminar penyusunan Regional Model Competency Standards, Bangkok, 1999, kompetensi meliputi : Keterampilan melaksanakan tugas individu dengan efesien (Task skill). Keterampilan mengelola beberapa tugas yang berbeda dalam pekerjaannya (Task management skill). Keterampilan merespon dengan efektif hal-hal yang bukan merupakan pekerjaan rutin dan kerusakan (Contigency management skill). Keterampilan menghadapi tanggung jawab dan tuntutan lingkungan termasuk bekerja dengan orang lain dan bekerja dalam kelompok (Job/role environmet skill).

KOMPONEN KOMPETENSI PROFESIONAL 1. Kompetensi Spesialis  Kemampuan untuk : - Keterampilan dan pengetahuan - Menggunakan perkakas dan peralatan dengan sempurna Mengorganisasikan dan menangani masalah 2. Kompetensi Metodik - Mengumpulkan dan menganalisa informasi - Mengevaluasi informasi - Orientasi tujuan kerja - Bekerja secara sistematis

3. Kompetensi Individu  Kemampuan untuk : - Inisiatif - Dipercaya - Motivasi - Kreativ 4. Kompetensi Sosial - Berkomunikasi - Kerja kelompok - Kerjasama

STANDARISASI PROFESI TI MENURUT SEARCC >> SEARCC (SOUTH EAST ASIA REGIONAL COMPUTER CONFIDERATION)  SRIG-PS (SPECIAL REGIONAL INTEREST GROUP ON PROFESIONAL STANDARDISATION) : CROSS COUNTRY  PEKERJAAN HARUS RELEVAN DENGAN KONDISI REGION DAN NEGARA SERTA MEMILIKI KESAMAAN PEMAHAMAN ATAS FUNGSI SETIAP PEKERJAAN FUNCTION ORIENTED  BERORIENTASI PADA FUNGSI: GELAR SETIAP NEGARA AKAN BERBEDA NAMUN YANG PENTING ADALAH FUNGSI YANG DIBERIKAN PADA PEKERJAAN ADALAH SAMA

3. TESTABLE/ CERTIFIABLE  PEKERJAAN HARUS BERSIFAT TESTABLE ARTINYA FUNGSI YANG DIDEFINISIKAN DALAM PEKERJAAN DAPAT DIUKUR 4. APPLICABLE  FUNGSI YANG DIDEFINISIKAN HARUS DAPAT DITERAPKAN PADA MAYORITAS PROFESIONAL TI DI REGION MASING2

JENIS PEKERJAAN YANG DIREKOMENDASIKAN SRIGPS-SEARCC PROGRAMMER  MELAKUKAN PEMROGRAMAN TERHADAP SUATU SISTEM SYSTEM ANALIST (ANALIS SISTEM)  MELAKUKAN ANALISIS DAN DESAIN SEBUAH SISTEM SEBELUM DILAKUKAN IMPLEMENTASI/PEMROGRAMAN LEBIH LANJUT PROJECT MANAGER (MENEJER PROYEK)  MELAKUKAN MENEJEMAN DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN TERHADAP PROYEK2 BERBASIS SISTEM INFORMASI

INSRTUCTOR (INSTRUKTUR)  MELAKUKAN BIMBINGAN, PENDIDIKAN DAN PENGARAHAN TERHADAP ANAK DIDIK/PEKERJA DI LEBEL BAWAHNYA SPECIALIST  MEMBUTUHKAN KEAHLIAN KHUSUS, MISALNYA : DATA COMMUNICATION, DATABASE, SECURITY, SYSTEM SOFTWARE SUPORT, IS AUDIT