HARI MINGGU PRAPASKAH IV

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
SELANJUTNYA INSPIRASI LUK. 15:11-32
Advertisements

Katekese Inisiasi Kristiani/Katolik
Edisi : XXX/4 Nov 2012 HARI MINGGU BIASA XXXI “ Tuhan itu esa, Kasihilah Tuhan,Allahmu dan Kasihilah sesamamu manusia “ Bacaan I : Ul 6:2-6; Mzm 18:2-4,
Lesson 4 for July 26, 2014 KESELAMATAN.
BAGAIMANA SUPAYA DISELAMATKAN
BAPA SURGAWI KITA YANG PENGASIH
Edisi : XLIV/ 10 Feb 2013 HARI MINGGU BIASA V “Tuhan, pergilah dari padaku, karena aku ini seorang berdosa “ “Tuhan, pergilah dari padaku, karena aku ini.
“Roh Kebenaran akan memimpin kamu kedalam seluruh kebenaran“
“Bertobatlah, sebab Kerajaan Surga sudah dekat” Edisi : LXXXVI/ 8 Des 2013 HARI MINGGU ADVEN II “Bertobatlah, sebab Kerajaan Surga sudah dekat” Bacaan.
“Akulah Roti Hidup yang telah turun dari surga”
HARI MINGGU MASA PRAPASKAH : II
Kebaktian Minggu, 10 Maret 2013 Lapas Kelas II A Jl. Kapten Patimura Km. 8 Jambi 10:00 – selesai Roma 3:9-31.
PENGAKUAN IMAN KRISTEN HARI MINGGU : MASA NATAL
“Engkau adalah Mesias“
BAGI PUTRA-PUTRI KOMUNI PERTAMA
PERAYAAN MISTERI KRISTEN HARI MINGGU MASA PRAPASKAH : I
SEKILAS INFO : Edisi : XIII/8Juli 2012 HARI MINGGU BIASA XIV
Edisi : XXIV/23 Sept 2012 HARI MINGGU BIASA XXV “ Putra Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia, dan mereka akan membunuhNya” Barangsiapa ingin.
“Tuhan Menuntun Jalan”
“Akulah Terang Dunia” HARI MINGGU PRAPASKAH : IV
PERAYAAN SUCI HATI YESUS YANG MAHA KUDUS (Jumat, 15 Juni 2012)
BERGEMBIRA DAN BERSUKACITALAH
Edisi : XXXII/18 Nop 2012 HARI MINGGU BIASA XXXIII “ Kedatangan Anak Manusia“ Ia akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi Pada.
MENGHADIRKAN ALLAH LEWAT ZIARAH BAGI PUTRA-PUTRI SEKOLAH MINGGU
Edisi : XXXVI/ 16 Des 2012 HARI MINGGU ADVEN : III “Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia yang lebih berkuasa daripadaku akan datang dan membuka tali.
“Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan mengganjar engkau” Edisi : C / 9 Maret 2014 HARI MINGGU PRAPASKAH : I “Bertahan dalam setiap cobaan” Bacaan.
PERAYAAN MISTERI KRISTEN
SUPAYA KAMU JANGAN DISESATKAN”
“TENTANG LITURGI EKARISTI”
HARI RAYA KERAHIMAN ILAHI “Minggu Kerahiman ILahi“
“Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang”
“Inilah Putra-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan” Edisi : XCII/ 12 Jan 2014 HARI MINGGU BIASA I “ H ari R aya P embaptisan Tuhan” Bacaan Minggu.
UNDANGAN INFOKOM INFO PARKIR
EDISI PERDANA DOA MINGGU PASKAH II
“Akulah kebangkitan dan hidup, barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun sudah mati” Edisi : IV / 6 April 2014 HARI MINGGU PRAPASKAH : V “Akulah.
“YESUS, INGATLAH AKAN AKU, APABILA ENGKAU DATANG SEBAGAI RAJA”
“Bapa, telah tiba saatnya; permuliakanlah Anak-Mu, supaya Anak-Mu mempermuliakan Engkau” Edisi : XII /1 Juni 2014 HARI MINGGU PASKAH VII “Hari Minggu Komunikasi.
MEMAHAMI DAN MEMAKNAI MASA ADVEN
“YESUS DIKANDUNG DARI KUASA ROH KUDUS, DILAHIRKAN OLEH PERAWAN MARIA”
JUMAT AGUNG Makna Hari Jumat Agung: Hari ini ditetapkan sebgai hari laku tanpa dosa dengan kewajiban berpantang dan berpuasa bagi seluruh anggota Gereja.
HARI MINGGU BIASA XXXIV
Paus Benediktus XVI Memulai Pekan Doa bagi Persatuan
MISTERI PASKAH PADA MASA GEREJA LITURGI – KARYA TRITUNGGAL
“Seorang nabi besar telah muncul di tengah-tengah kita, dan Allah telah datang menyelamatkan umat-Nya” KOLEKTE HARI SABTU DAN MINGGU, 1 JUNI 2013 dan 2.
HARI RAYA SEMUA ORANG KUDUS
SELAMAT HARI RAYA PASKAH 2013
“TENTANG KEUTAMAAN MANUSIA”
SAKRAMEN-SAKRAMEN PENYEMBUHAN
MARTABAT PRIBADI MANUSIA “TENTANG DOSA MANUSIA”
“Yesus membangkitkan anak Yairus dan menyembuhkan perempuan sakit”
Dipersiapkan oleh: Vonny
DIDALAM YESUS TIDAK ADA PENGHUKUMAN
Edisi : LVIII/ 19 Mei 2013 HARI RAYA PENTAKOSTA “Jika kamu mengasihi Aku,dan menuruti firman-Ku maka Bapa-Ku akan mengasihi dan timggal bersama engkau.
“Yesus membawa pemisahan“
HARI RAYA PEMBAPTISAN TUHAN YESUS
HARI MINGGU KITAB SUCI NASIONAL
PENGAKUAN IMAN KRISTEN
“Hari Komunikasi Sedunia“
PERAYAAN MISTERI KRISTEN
“Hari Minggu Evangelisasi”
MENGAPA BULAN MEI DISEBUT SEBAGAI BULAN MARIA
Bacaan injil : Yoh 15:26-27 ; 16:12-15
“Berdirilah dan pergilah, Imanmu telah menyelamatkan engkau”
MISTERI PASKAH DALAM SAKRAMEN-SAKRAMEN GEREJA “Hari Minggu Panggilan“
Presentasi Agama Kristen tentang “Agama Katholik”
PEMBEKALAN PRODIAKON PITC RUMPUT, 15 MARET 2015
Ibadah Penutupan Masa Raya Pentakosta
TEMA APP 2012 KATOLIK SEJATI HARUS PEDULI DAN BERBAGI
SAKRAMEN (Pertemuan keempat)
MERAYAKAN ADVEN MENYIAPKAN NATAL
Transcript presentasi:

HARI MINGGU PRAPASKAH IV Dilarang merayakan Sakramen apapun pada hari ini, kecuali Sakramen Rekonsiliasi dan pengurapan orang sakit. Upacara pemakamanpun harus dilaksanakan tanpa nyanyian, musik, atau bunyi lonceng. Sangat dianjurkan agar umat diajak ikut merayakan Ibadat Bacaan dan Ibadat Pagi di Gereja. Hanya satu salib boleh dipergunakan untuk penghormatan itu, agar salib itu sungguh-sungguh mendukung simbolisasi ritualnya. Penghormatan pribadi dapat dilakukan secara bersama-sama. Setelah Ibadat selesai, altar dikosongkan kembali. Salib yang dihormati tadi tetap di tempatnya dengan didampingi empat lilin. Boleh juga dipindahkan ketempat khusus di dalam gereja yang dihiasi, agar umat dapat kembali menghormati dan berdoa/meditasi secara pribadi dihadapan salib itu. Bantuk-bentuk devosi yang berkaitan dengan kesengsaraan Yesus dapat diadakan untuk mengisi waktu-waktu hening hingga Sabtu Suci siang. Misalnya : Perarakan Salib (drama penyaliban), devosi tujuh sabda Yesus di salib, dan sebagainya. Bacaan Yesaya 52:13-53:12: Hamba yang disiksa karena dosa-dosa kita. Ibrani 4:14-16;5:7-9: Ketaatan Yesus demi keselamatan kita.. Yohanes 18:1-19:42: Kisah sengsara Tuhan. Unsur-unsur khas Imam dan para petugas berarak memasuki ruang ibadat tanpa iringan, tanpa nyanyian. Lalu mereka menghormati altar dengan cara merebahkan diri di depannya (simbol pernyataan kefanaan manusia). Pewartaan (proklamasi) Injil tentang Kisah Sengsara Tuhan hendaknya dibawakan dengan cara sesuai dengan hakikatnya (liturgis), yakni Yesus sendiri yang bersabda. Bukanlah suatu tafsiran dramatik kisah sengsara itu (kateketis), yang tidak menyimbolkan “Allah bersabda”. Jika dibawakan oleh para diakon atau awam, mereka meminta berkat dulu kepada Imam Selebran sebelum membawakan Kisah Sengsara. Doa Umat Meriah dibawakan secara khusus, baik secara kuantitatif (ada 10 ujud panjang) maupun kualitatif (dibacakan dan dinyanyikan). Ujud-ujud doa itu adalah untuk Gereja, Paus, para klerus dan awam, para calon baptis, kesatuan umat kristiani, bangsa Yahudi, mereka yang tidak percaya akan Kristus, semua pegawai umum, dan untuk mereka yang berkekurangan. Jika dirasa perlu, uskup dapat mengijinkan untuk menambahkan ujud khusus yang menyangkut kepentingan umat. Penghormatan Salib Suci merupakan puncak liturgi hari ini. Perayaan dipimpin oleh Imam Selebran dengan tiga seruan: “Lihatlah kayu salib…” dan membuka selubung satu per satu (dari tiga tali ikatan). Penghormatan dilaksanakan juga secara pribadi oleh umat, setelah Imam dan para petugas melakukannya. Dapat satu persatu atau serentak bersamaan jika banyak umat hadir (jadi, tidak harus memperbanyak jumlah salib untuk dihormati!). Selama ritus ini lagu-lagu bertema kesengsaraan dapat dinyanyikan. Ritus komuni diawali dengan persiapan altar dan meletakkan sibori-sibori berisi Tubuh Kristus dan diakhiri dengan Doa yang dilanjutkan dengan Doa untuk umat (Ritus Penutup). Ritus Penutup: Imam menutup perayaan ini dengan mengulurkan kedua tangannya ke atas jemaat ( = Berkat, tapi bukan dengan tanda salib besar). Lalu dilanjutkan dengan pararakan keluar dalam keheningan atau membiarkan tetap dalam suana “merenung dan berdoa”, berjaga-jaga lagi hingga malam!. Edisi : XLVIII/ 10 Maret 2013 HARI MINGGU PRAPASKAH IV “Yesus menerima orang-orang berdosa” PERUMPAMAAN TENTANG ANAK YANG HILANG Bacaan Minggu ini, 10 Maret 2013 Bacaan Minggu Depan, 17 Maret 2013 Bacaan I : Yos 5:9a, 10-12 Bacaan I : Yes 43:16-21 II : 2Kor 5:17-21 II : Flp 3:8-14 Mzm 34:2-3,4-5,6-7 Mzm 126:1-2ab,2cd-3,4-5,6 Bacaan Injil Lukas 15:1-3, 11-32 Bacaan Injil Yohanes 8:1-11 Para pemungut cukai dan orang-orang berdosa biasanya datang kepada Yesus untuk mendengarkan Dia. Maka bersungut-sungutlah orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat, katanya: “Ia menerima orang-orang berdosa dan makan bersama-sama dengan mereka.” Lalu Ia mengatakan perumpamaan ini kepada mereka: “Ada seorang mempunyai dua anak laki-laki . Kata yang bungsu kepada ayahnya: Bapa, berikanlah kepadaku bagian harta milik kita yang menjadi hakku. Lalu ayahnya membagi-bagikan harta kekayaan itu diantara mereka. Beberapa hari kemudian anak bungsu itu menjual seluruh bagiannya itu lalu pergi ke negeri yang jauh. Di sana ia memboroskan harta miliknya itu dengan hidup berfoya-foya. Setelah dihabiskan semuanya, timbullah bencana kelaparan di dalam negeri itu dan ia pun mulai melarat. Lalu ia pergi dan bekerja pada seorang majikan di negeri itu. Orang itu menyuruhnya ke ladang untuk menjaga babinya. Lalu ia ingin mengisi perutnya dengan ampas yang menjadi makanan babi itu, tetapi tidak seorang pun yang memberikannya kepadanya. Lalu ia menyadari keadaannya, katanya: betapa banyaknya orang upahan bapaku yang berlimpah-limpah makanannya, tetapi aku di sini mati kelaparan. Aku akan bangkit dan pergi kepada bapaku dan berkata kepadanya: Bapa, aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa, aku tidak layak lagi disebut anak bapa; jadikanlah aku sebagai salah seorang upahan bapa. Maka bangkitlah ia dan pergi kepada bapanya. Ketika ia masih jauh, ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ayahnya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia. Kata anak itu kepadanya : Bapa, aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa, aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa. Tetapi ayah itu berkata kepada hamba-hambanya : Lekaslah bawa kemari jubah yang terbaik, pakaikanlah itu kepadanya dan kenakanlah cincin pada jarinya dan sepatu pada kakinya. Dan ambillah anak lembu tambun itu, sembelihlah dia dan marilah kita makan dan bersukacita. Sebab anakku ini telah mati dan menjadi hidup kembali, ia telah hilang dan didapat kembali. SELAMA MISA/IBADAT, HANDPHONE MOHON DIMATIKAN ! “Barang siapa meninggikan dirinya, ia akan direndahkan, dan barang siapa merendahkan dirinya, ia akan ditinggikan”

PENGUMUMAN GEREJA LAGU-LAGU PERAYAAN LITURGI : MINGGU, 10 MARET 2013 Maka mulailah mereka bersukaria. Tetapi anaknya yang sulung berada di ladang dan ketika ia pulang dan dekat ke rumah, ia mendengar bunyi seruling dan nyanyian tari-tarian. Lalu ia memanggil salah seorang hamba dan bertanya kepadanya apa arti semuanya itu. Jawab hamba itu : Adikmu telah kembali dan ayahmu telah menyembelih anak lembu tambun, karena ia mendapatnya kembali dengan sehat. Maka marahlah anak sulung itu dan ia tidak mau masuk. Lalu ayahnya keluar dan berbicara dengan dia. Tetapi ia menjawab ayahnya, katanya ; Telah bertahun-tahun aku melayani bapa dan belum pernah aku melanggar perintah bapa, tetapi kepadaku belum pernah bapa memberikan seekor anak kambing untuk bersukacita dengan sahabat-sahabatku. Tetapi baru saja datang anak bapa yang telah memboroskan harta kekayaan bapa bersama-sama dengan pelacur-pelacur, maka bapa menyembelih anak lembu tambun itu untuk dia. Kata ayahnya kepadanya :”Anakku, engkau selalu bersama-sama dengan aku, dan segala kepunyaanku, adalah kepunyaanmu. Kita patut bersukacita dan bergembira karena adikmu telah mati dan menjadi hidup kembali, ia telah hilang dan didapat kembali.” PENGUMUMAN GEREJA 1. Petugas Liturgi Minggu depan, Masa Prapaskah V, 17 Maret 2013 Lektor : Sdri. Margaretha Mazmur : Sdri. Leonita Dirigen : Ibu Elizabeth (Ibu Ely) Kolektan : Ibu Dora dan Ibu Agnes Viktor Dekorasi : Kel : Bpk/Ibu Aan dan Kel Bpk/Ibu Tony Petugas Misdinar : Leo dan Ihut PERTEMUAN LINGKUNGAN APP-2013 PERTEMUAN IV, TEMA : CARA HIDUP KRISTIANI DALAM BEKERJA -Lingkungan St. Stefanus-Branti, hari Sabtu, 16 Maret 2013, pukul 19.00 WIB, bertempat di rumah keluarga Ibu Surip-Candimas. -Lingkungan St. Thomas-Natar, hari Sabtu, 16 Maret 2013, pukul 16.00 WIB, bertempat di rumah keluarga Bpk. Tantanus-Sarirejo. 3. KOLEKTE HARI MINGGU, 3 Maret 2013 Kolekte : Rp 350.000,- Dana Perawatan Gereja : Rp 340.000,- Sekolah Minggu : Rp -- Parkir : Rp 56.500,- RENUNGAN ““Hidup yang tidak disadari adalah hidup yang tidak layak untuk dijalani”, itulah ungkapan seorang filsuf. Kunci pertobatan adalah kesadaran. Banyak peristiwa yang menimpa kita, baik yang menyenangkan maupun yang menyedihkan berlalu begitu saja, dan tidak membawa pengaruh apa-apa pada hidup kita. Tetapi, bila kita menyadari apa yang sedang terjadi, peristiwa itu menjadi tempat perwahyuan Allah, dan inilah yang membarui hidup kita. Pertobatan anak bungsu dalam bacaan Injil hari ini bersumber pada kesadaran. Dia menyadari apa yang sedang menimpa dirinya, siapa dia dan siapa bapanya. Kesadaran diri dan kerendahan hati itulah yang menggerakkan hati Bapa. Maka yang lari bukan si anak bungsu, tetapi Bapa yang baik hati. Dia lari menyambutnya karena Dia melihat hati dan kebutuhan anak-Nya. Dia tidak minta apa-apa bahkan janji penyesalan pun tidak. Sebaliknya, Dia malah memberi baju baru, sepatu baru, cincin dan mengadakan pesta untuknya. Sungguh….! suatu pertobatan yang dilandasi oleh kesadaran hati yang tulus. --------------------------------------- Bapa Yang Maharahim, Engkau menyatakan diri melalui peristiwa manusiawi biasa. Berilah aku kepekaan untuk menyadari kehadiran-Mu itu, dan semakin rindu bertemu dengan-Mu dalam peristiwa hidupku sehari-hari. Amin. PERAYAAN-PERAYAAN LITURGIS SELAMA PEKAN SUCI DAN TRIHARI PASKAH (0leh : Rm. C.H. SURYANUGRAHA, OSC) PERAYAAN JUMAT AGUNG Pengenangan Sengsara Tuhan Makna Hari Jumat Agung: Hari ini ditetapkan sebgai hari laku tapa dan tobat dengan kewajiban berpantang dan berpuasa bagi seluruh anggota Gereja. Hari ini disebut sebagai hari Puasa Paskah karena sudah termasuk dalam rangkaian Trihari Paskah; dibedakan dengan hari-hari puasa Prapaskah (40 hari). Sudah dimulai sejak Kamis malam, hinga menjelang Sabtu Malam Paskah. Saat itu Sang Pengantin Pria sudah meninggalkan Gereja. maka kita pun berpuasa. b. Perayaan atau Ibadat Pengenangan Sengsara Tuhan: Gereja merenungkan kesengsaraan Kristus, menghormati salib, merenungkan asal-usulnya, yakni dari lambung Kristus yang tergantung di kayu salib, serta mendoakan keselamatan seluruh dunia. 2. Ketentuan liturgi Tidak ada perayaan Ekaristi, namun komuni kudus dibagikan kepada umat hanya dalam Ibadat Pengenangan Sengsara Tuhan (kecuali untuk orang-orang sakit/ viatikum). Perayaan dimulai pada jam 15.00 atau karena alasan pastoral boleh juga tidak lama setelah jam 12.00. Jangan sesudah jam 21.00. Tatacara dan urutan Ibadat (Liturgi Sabda, Ritus Penghormatan Salib, Ritus Komuni) harus ditaati dengan setia dan tertib. Warna liturgi : merah. Semua bacaan (Pertama dan Kedua) harus dibacakan. Masmur Tanggapan dan Bait Pengantar Injil dinyanyikan. Pewarta Injil tentang Kisah Sengsara (Yohanes) dinyanyikan atau dibacakan oleh (para) diakon atau petugas yang layak. Sesudahnya Imam Selebran memberi homili, lalu hening sejenak. LAGU-LAGU PERAYAAN LITURGI : MINGGU, 10 MARET 2013 (Dikutip dari SARAN LAGU KALENDARIUM TAHUN C/I-2013 1. Pembukaan : 603 2. Kyrie : 339 3. Gloria : - 4. Mazmur : 857 5. Alleluya : 965 Persembahan : 379 Kudus : 385 Bapa Kami : - Anak Domba Allah : 406 Komuni : 430 11. Lagu Penutup : 597 “Jika kamu tidak bertobat, kamu semua akan binasa atas cara demikian”