MANAJEMEN RESIKO AGRIBISNIS.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Bab 6 LINGKUNGAN GLOBAL.
Advertisements

SISTEM AGRIBISNIS OLEH : Dr. Ir
OLEH : SHANTI EMAWATI, S.Pt., MP.
PERENCANAAN PRODUKSI PERTANIAN
PERAN MANAJEMEN DALAM AGRIBISNIS
DISTRIBUSI By : Van Moekrie Tulang
MODEL KEMITRAAN.
SISTEM AGRIBISNIS.
DERIVATIF DAN MANAJEMEN RISIKO
PRICING MECHANISM & FUTURE MARKETS
BISNIS DAN PERLINDUNGAN KOSUMEN. BISNIS DAN PERLINDUNGAN KONSUMEN Masyarakat modern adalah masyarakat bisnis Pelaku bisnis beranggapan hanya bertanggung.
Derivatif dan Manajemen Risiko
Kuliah Pengantar Agroindustri
Lecture Note: Trisnadi Wijaya, SE., S.Kom
Pengadaan Bahan Baku (Lanjutan)
Lanjutan bab 3……………… Pertemuan 5.
MANAJEMEN PRODUKSI AGRIBISNIS.
MANAJEMEN PRODUKSI AGRIBISNIS.
1 Pertemuan 15 CORPORATE ACTION Matakuliah: F 0344 / PASAR UANG DAN PASAR MODAL Tahun: Semester Genap 2004 / 2005 Versi: 0 / 0.
PEMASARAN & DISTRIBUSI PRODUK AGRIBISNIS.
II. LINGKUNGAN INDUSTRI
ETIKA OPERASIONAL DRA. SUMIYARSIH,MM.
Information Systems, Organizations, and Strategy
MANAJEMEN PRODUKSI AGRIBISNIS.
DEP. EKONOMI SUMBERDAYA & LINGKUNGAN
BIAYA DAN EFISIENSI TATA NIAGA
TINGKATAN STRATEGI.
MATERI KULIAH PASCA UTS Dr. Ir. F. DIDIET HERU SWASONO, M.P.
OLEH : SHANTI EMAWATI, S.Pt., MP.
BAB IV LINGKUNGAN PEMASARAN.
DERIVATIF HEDGING.
OLEH : SHANTI EMAWATI, S.Pt., MP.
bisnis dan perlindungan konsumen
By : Dr. Ir. F. Didiet Heru Swasono, M.P. SMT GASAL_2014/2015
DERIVATIF VALUTA ASING ( Bagian pertama)
Pasar Valuta Asing.
PRODI AGROTEKNOLOGI Semester Gasal-2014/2015
MANAJEMEN PEMASARAN KOPERASI
Pokok bahasan Program pengaturan Program fasilitas Program intervensi.
Bab 8 Manajemen Eksposur Transaksi
Manajemen Eksposur Transaksi
Studi dan Analisis Pemasaran Pertanian
AGRIBISNIS BERBASIS PETERNAKAN AYAM RAS DI INDONESIA
4 SALURAN DISTRIBUSI POKOK BAHASAN.
By: Inggrita Gusti Sari Nst SE, MSI
MANAJEMEN PRODUKSI DALAM AGRIBISNIS
Risiko valuta asing.
MANAJEMEN PERBANKAN BAB Va MANAJEMEN KREDIT JENIS-JENIS KREDIT
PENENTUAN HARGA TRANSFER (TRANSFER PRICING)
RESIKO DAN KETIDAKPASTIAN
BAB IV PASAR KEUANGAN.
Manajemen Resiko Agribisnis
Perencanaan Usaha Stenly Mandagi, SP Fasilitator PL-I
PERTEMUAN 8.
Manajemen Risiko Keuangan
Manajemen Risiko Agribisnis
Manajemen Keuangan Internasional
MANAJEMEN PERBANKAN JENIS-JENIS KREDIT JAMINAN KREDIT
EKSPOR IMPOR.
Information Systems, Organizations, and Strategy
PERAN MANAJEMEN DALAM AGRIBISNIS
Pemasaran dalam Agrobisnis
LEMBAGA KEUANGAN BUKAN BANK (Part 2)
EDISI KEDELAPAN BUKU II EUGENE F. BRIGHAM JOEL F. HOUSTON
4 SALURAN DISTRIBUSI POKOK BAHASAN.
OLEH : SHANTI EMAWATI, S.Pt., MP.
Bab 8 Manajemen Eksposur Transaksi
Politeknik pos indonesia D4 logistik bisnis
DERIVATIVE AND RISK MANAGEMENT Merchita Restia R ( ) Sri Hidayati Zaenatuzzahro ( ) Intan Permatasari ( ) Tiara Ramadhan.
Anggota 1.Mutiara Emilia Hikmatunnisa W M.Firmansyah
Transcript presentasi:

MANAJEMEN RESIKO AGRIBISNIS

RESIKO DALAM AGRIBISNIS Resiko penurunan produksi Disebabkan bencana alam, hama/penyakit, kecelakaan, kesalahan budidaya Resiko penurunan mutu produk Kesalahan proses pengolahan,kesalahan input Resiko keuangan dan pembiayaan Karena perikatan/kontrak harga Resiko perubahan harga Perubahan preferensi, citarasa konsumen, supplai & demand Menurut Fleisher (1990) ada 3 sudut pandang dampak resiko: Dampak dan biaya sosial dari resiko yang terjadi Produsen/petani yang menitikberatkan kelangsungan hidup usaha Pembuat kebijakan, memprediksi kondisi kedepan

MENGELOLA RESIKO DALAM AGRIBISNIS UPAYA MENGURANGI DAMPAK RESIKO DALAM AGRIBISNIS : Resiko penurunan produksi Dengan penanggungan resiko pada asuransi Resiko penurunan mutu produk Penerapan teknologi budidaya dan pasca panen Resiko keuangan dan pembiayaan Diversivikasi, integrasi vertikal Resiko perubahan harga Kontrak dimuka, future market, hedging, agricultural options

DIVERSIFIKASI PENGERTIAN : Bergerak pada beberapa jenis produk/jasa yang berbeda Kerugian yang diderita pengusaha pada pada lini produk tertentu dapat ditutupi oleh lini produk lain -Tekanan efisiensi menyebabkan spesialisasi pada satu lini produk. Sehingga diversifikasi menjadi sulit dilakukan. Pencapaian kondisi Economic of scale akan lebih mudah dengan spesialisasi produk FAKTOR YANG MEMPENGARUHI UPAYA DIVERSIFIKASI : -Kebijakan pemerintah  fiskal, moneter Ketersediaan input  jumlah, jenis, mutu Lembaga pendukung yang berfungsi secara efektif dan efisien  Koperasi, perbankan, pemasaran, penelitian, pelatihan Sarana dan prasarana pendukung  transportasi, komunikasi, listrik, pengairan

INTEGRASI VERTIKAL PENGERTIAN : Bergerak pada beberapa level dalam sistem suatu komoditas tertentu Melakukan kerjasama dengan pelaku bisnis lainnya dalam komoditas tertentu Bisa menjamin resiko kekurangan bahan baku, melindungi diri dr pesaing baru, melindungi dari permainan tidak adil KEUNTUNGAN INTEGRASI VERTIKAL : -Masing-masing perusahan bisa berspesialisasi, sehingga tercapai economics of scale Masing-masing perusahaan meningkatkan integritas manajemen dan bisnis, sehingga lebih konsentrasi Masing-masing perusahaan saling tergantung, sehingga selalu upaya menjamin mutu dan harga Bisnis lebih mudah dikembangkan dengan membangun sistem komoditas dalam integritas yang memiliki daya saing tinggi

PENERAPAN TEKNOLOGI PENGERTIAN : Resiko dapat ditekan dengan penggunaan teknologi yang tepat Penggunaan teknologi komputer, dalam perencanaan sampai pengendalian akan mempercepat proses operasional Penggunaan sistem informasi manajemen akan membantu manajer mengambil keputusan secara cepat dan tepat Penerapan bioteknologi, khususnya rekayasa genetik akan meningkatkan produktifitas Pemakaian alat mekanik dan elektrik akan meningkatkan produktifitas

KONTRAK DIMUKA (FORWARD CONTRACTING) PENGERTIAN : Proses persetujuan pengiriman produk pada masa mendatang dengan harga yang ditetapkan sekarang Tidak akan terpengaruh fluktuasi harga Produsen mempunyai kewajiban mengirim produk sesuai jadwal, dan pembeli menerima produk CONTOH : -Peternak broiler membuat persetujuan kontrak harga dengan perusahaan inti bahwa harga panen ayam akan dibeli Rp 8000/kg Peternak harus menjual sesuai harga kontrak, walaupun harga pasar lebih tinggi Perusahaan harus membeli sesuai harga kontrak walaupun harga pasar lebih rendah

PASAR MASA DEPAN (FUTURE MARKET) PENGERTIAN : Suatu sistem pasar yang menyediakan fasilitas untuk menanggapi perdagangan secara cepat dalam unit produk yang terstandardisasi yang akan dikirim masa mendatang Future market tidak terkait komoditas secara fisik, tapi hanya janji-janji berupa kontrak pengiriman mendatang Para pedagang berspekulasi terhadap kemungkinan perubahan harga (memanfaatkan naik turunnya harga) CONTOH : -Bursa komoditas, mirip bursa saham -Pedagang menjual kontrak kapas dengan jumlah dan harga tertentu kepada pembeli pada periode waktu tertentu -Pedagang bisa membeli kembali kapas tersebut sesuai kesepakatan dengan penjual, karena dipekirakan harga akan naik

USAHA PERLINDUNGAN (HEDGING) PENGERTIAN : Suatu upaya perlindungan resiko transaksi dalam cash market dengan forward contracting yang menggunakan future market dan ambil posisi sama besar, tp berlawanan pd cash market dan future market secara simultan Ada 2 tipe perlindungan (hedge) : 1. Selling hedge Tipe hedge yang digunakan oleh orang/lembaga yg menyimpan sejumlah komoditas utk mengalihkan resiko kemungkinan turunnya harga dengan menjual future contract melalui future market. Bisa dilakukan oleh : petani, pedagang perantara, industri

USAHA PERLINDUNGAN (HEDGING) Buying hedge Tipe hedge yang digunakan oleh orang/lembaga yg ingin membeli komoditas tertentu utk digunakan masa mendatang dengan membeli future contract melalui future market menghadapi kemungkinan naiknya harga komoditas tsb. Bisa dilakukan oleh : pedagang perantara, industri Hedging sebagai sarana mentransfer resiko dan ambil keuntungan, dengan digunakan sebagai the storage hedge dan the preharvest hedge. The storage hedge : menutupi biaya penyimpanan, bunga, premi Asuransi The preharvest hedge : perbedaan antara harga tunai lokal dan harga mendatang (future price)

PASAR OPSI (OPTIONS MARKET) Penerapan hedging untuk proteksi pergerakan harga dapat digunakan Tetapi membatasi kesempatan mendapatkan keuntungan dari adanya pergerakan harga Options market  memberi hak kepada pembeli memilih opsi sebagai pembeli/penjual future contract atau tidak memilih sama sekali Pembeli opsi membeli/menjual future market pada waktu tertentu dimasa yang akan datang untuk harga yang telah disepakati Penggunaan options market memerlukan kecermatan dalam memprediksi pergerakan harga.

SELAMAT BEKERJA !!! TUGAS : PESERTA DIBAGI DALAM DELAPAN KELOMPOK. TIAP KELOMPOK MENGERJAKAN TIGA MASALAH (TOPIK), TIAP KELOMPOK MENCARI APA PENYEBAB TERJADINYA MASALAH TERSEBUT. MAKIN TAJAM MAKIN BAIK. CARI SOLUSI (JALAN KELUAR) MENGHADAPI MASALAH TERSEBUT. TIAP KELOMPOK MEMPRESENTASIKAN HASIL DISKUSI DI DEPAN KELAS, SESUAI WAKTU YANG TERSEDIA. SELAMAT BEKERJA !!!