Identifikasi Pembayaran Sistem TransJakarta menggunakan Smart Card Dessy Wulandari AP 93205004

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
PENGAKUAN PENDAPATAN Penjualan Tunai Penjualan Kredit
Advertisements

START.
MACAM-MACAM BIAYA. DARI SISI PEMANFAATANNYA BIAYA DIGOLONGKAN MENJADI 2 MACAM YAITU : BIAYA EXPLISIT : BIAYA UNTUK FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI. BIAYA.
BUNGA VALUATION T E O R I TINGKAT MATEMATIKA BISNIS 1 tahun
PAJAK PENGHASILAN PASAL 25
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
INFORMASI BEASISWA UNHAS
Akuntansi keuangan lanjutan 1
03/04/2017 BARISAN DAN DERET KONSEP BARISAN DAN DERET 1.
BAB 4 DERET Kuliah ke 2.
PEMESANAN TIKET BUS BERBASIS WEB MENGGUNAKAN PHP DAN Dwi Yuliani
Studi Kelayakan Bisnis
LATIHAN SOAL-SOAL 1. Himpunan 2. Aritmatika Sosial 3. Persamaan GL.
Z - SCORE Presented by Astuti Mahardika, M.Pd.
Soal Latihan PT. Hamka berusaha dalam pesanan combro. Tanggal 26 April 2000 mendapat pesanan dari PT Nada 1000 combro, dimana yang dibebankan persatuan.
adalah PPh yang tidak dapat dikreditkan dengan total utang pajak
1 Diagram berikut menyatakan jenis ekstrakurikuler di suatu SMK yang diikuti oleh 400 siswa. Persentase siswa yang tidak mengikuti ekstrakurikuler.
Pasa 7 UU No. 36 Tahun 2008 (1) Penghasilan Tidak Kena Pajak per tahun diberikan paling sedikit sebesar : a. Rp ,-- untuk diri Wajib Pajak orang.
Latihan Soal Persamaan Linier Dua Variabel.
Ch # 5 Harga Pokok Pesanan.
Assalamu’alaikum Wr.Wb
Mari Kita Lihat Video Berikut ini.
Laporan Keuangan dan Siklus Akuntansi
BAB 4 ANUITAS BIASA.
BAB 12 PERDAGANGAN MARGIN.
AKUNTANSI AKTIVA TETAP
AKTIVA TETAP ( FIXED ASSET)
PERSAMAAN AKUNTANSI.
LATIHAN SOAL DATA TUNGGAL

PEMBUATAN APLIKASI PARKIR DENGAN MENGGUNAKAN VISUAL Ahmad Zamakhsari
ELASTISITAS PERMINTAAN DAN PENAWARAN
Elastisitas.
MATEMATIKA EKONOMI Bagian 1 - Deret
Persamaan Linier dua Variabel.
Kuliah Pertemuan ke: 10 PPh Ps. 24
KPK dan FPB 1. KPK A. Tinjauan Kontekstual
BIAYA MODAL (COST OF CAPITAL)
PERMINTAAN, PENAWARAN DAN KESEIMBANGAN PASAR
Pendugaan Parameter dan Besaran Sampel
SEGI EMPAT 4/8/2017.
INSTITUT PERTANIAN BOGOR Kontrak Perkuliahan 1. Kuliah Bahasa Inggris dimulai pada minggu I tanggal 19 Februari Responsi Bahasa Inggris dimulai.
UKURAN PEMUSATAN DATA Sub Judul.
UNIKA WIDYA MANDALA SURABAYA
KELOMPOK II FITRAH YULIA ASTARI MUHAMMAD FAUZAN
NERACA LAJUR DAN JURNAL PENUTUP
ANUITAS BERTUMBUH DAN ANUITAS VARIABEL
PERUSAHAAN AFILIASI LAPORAN KONSOLIDASIAN
BIAYA PENGGUNAAN MODAL (COST OF CAPITAL)
Informasi Pendaftaran KALBIS & Biaya Kuliah Periode 2014/2015
"SISTEM TICKETING TRANSJAKARTA BERBASIS SMART for further detail, please visit
Penilaian Persediaan: Pendekatan Berbasis Kos
SEGI EMPAT Oleh : ROHMAD F.F., S.Pd..
PI. Jurusan akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Gunadarma, 2009 Perhitungan Bagi Hasil Deposito Mudharabah Pada PT. Bank Muamalat, Tbk. for further.
BIAYA, TARIF ANGKUTAN DAN PEMBENTUKAN HARGA
PENGAKUAN PENDAPATAN Penjualan Tunai Penjualan Kredit
ELASTISITAS PERMINTAAN DAN PENAWARAN
TEORI PENDUGAAN (TEORI ESTIMASI)
PERTEMUAN KE 11 JURNAL KHUSUS Tujuan pembelajaran
PENAWARAN (SUPPLY) Tugas Individu Kewirausahaan Oleh:
Kriptografi dalam Kehidupan Sehari-hari
Analisa Kinerja Bank Devisa Dan Non Devisa di Indonesia Azizatul Hosniah / for further detail, please visit
UKURAN PEMUSATAN DAN LETAK DATA
Studi Kelayakan Bisnis
ELASTISITAS PERMINTAAN DAN PENAWARAN
By: Evaliati Amaniyah, SE, MSi
APLIKASI INFORMASI TERMINAL ANGKUTAN UMUM DI KOTA Fuji Setiawan
Akuntansi keuangan lanjutan 1
Andri Wijanarko,SE,ME Teori Konsumsi Andri Wijanarko,SE,ME
ANALISIS SISTEM PENGGAJIAN PADA PT
Transcript presentasi:

Identifikasi Pembayaran Sistem TransJakarta menggunakan Smart Card Dessy Wulandari AP

Latar Belakang Masalah Teknologi kartu baik itu berupa kartu ATM, kartu Kredit, maupun kartu GSM Handphone, saat ini bukan lagi monopoli masyarakat di kota-kota besar saja, namun juga telah merambah ke kota- kota kecil bahkan pedesaan. Pertumbuhan kartu ini baik dari sisi jumlah pengguna maupun teknologinya sendiri benar-benar melesat dengan sangat cepat. Salah satu teknologi yang paling banyak diimplementasikan dalam berbagai jenis kartu adalah teknologi Smart Card.

Latar Belakang Masalah 2 Penelitian dalam penulisan ini dilakukan untuk menganalisis Smart Card yang dikeluarkan oleh PT.Bank DKI untuk digunakan sebagai Kartu Tanda Mahasiswa di Universitas Gunadarma yang berbentuk seperti kartu ATM. Kartu tersebut tidak hanya sebagai kartu pengenal mahasiswa, tetapi juga dapat digunakan untuk melakukan transaksi keuangan, seperti membayar uang perkuliahan, serta dapat digunakan sebagai alat pembayaran untuk transportasi umum Bus TransJakarta.

Identifikasi & Batasan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan, maka dapat diidentifikasikan & dibatasi masalah, yaitu: bagaimana analisis pendapatan untuk penumpang bus TransJakarta yang menggunakan 1 koridor dengan yang menggunakan lebih dari 1 koridor

Tujuan Penelitian Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pendapatan penumpang bus TransJakarta yang menggunakan 1 koridor dengan yang menggunakan lebih dari 1 koridor Dengan Kegunaan Penelitian: ● Untuk Pengembangan Ilmu Pengetahuan ● Untuk Operasional

TINJAUAN PUSTAKA ● Jenis Smart Card & Standardisasinya: 1.Memory Card 2.Microprosessor Card 3.Contactless Card ● Pengembangan Teknologi Smart Card tunduk pada standardisasi yang ditetapkan oleh ISO / IEC dan atau CEN

Metode Penelitian

Pendapatan Berdasarkan Tarif Flat KoridorPendapatan 1Rp 226,646,000,- 2Rp 80,188,500,- 3Rp 75,411,000,- Pendapatan dengan Tarif Flat (1 hari) Koridor 1 = Jumlah Penumpang Rata-rata 1 hari * Rp.3.500,- Pendapatan dengan Tarif Flat (1 hari) Koridor 2 = Jumlah Penumpang Rata-rata 1 hari * Rp.3.500,- Pendapatan dengan Tarif Flat (1 hari) Koridor 3 = Jumlah Penumpang Rata-rata 1 hari * Rp.3.500,-

Pendapatan Berdasarkan Koridor Pendapata Per Koridor Tarif Tambahan 25%Tarif Tambahan 50% Penumpang pindah koridor 15% (1a) Penumpang pindah koridor 30% (2a) Penumpang pindah koridor 60% (3a) Penumpang pindah koridor 15% (1b) Penumpang pindah koridor 30% (2b) Penumpang pindah koridor 60% (3b) Pendapatan Koridor 1 (P1) Rp236,359,000Rp246,072,000Rp365,499,000Rp241,215,500Rp255,785,000Rp284,925,000 Pendapatan Koridor 2 (P2) Rp83,624,500Rp87,061,500Rp93,934,500Rp85,342,500Rp90,498,000Rp100,807,500 Pendapatan Koridor 3 (P3) Rp78,642,000Rp81,874,000Rp88,338,000Rp80,257,500Rp85,105,500Rp94,801,500

Kenaikan Pendapatan Jumlah perpindahan penumpang antar koridor 15% dengan tarif tambahan 25% = 4.28% Jumlah perpindahan penumpang antar koridor 30% dengan tarif tambahan 25% = 8.57% Jumlah perpindahan penumpang antar koridor 60% dengan tarif tambahan 25% = 17.14%

Kenaikkan Pendapatan Jumlah perpindahan penumpang antar koridor 15% dengan tarif tambahan 50% = 6.43% Jumlah perpindahan penumpang antar koridor 30% dengan tarif tambahan 50% = 12.86% Jumlah perpindahan penumpang antar koridor 60% dengan tarif tambahan 50% = 25.71%

Model Sistem Otomatis

Penutup Berdasarkan hasil pengumpulan data, maka didapatkan simpulan dari penulisan ini, yaitu: Jumlah penumpang rata-rata bus TransJakarta untuk satu hari pada koridor satu adalah orang/hari, sedangkan untuk koridor dua adalah orang/hari, dan untuk koridor tiga adalah orang/hari. Pendapatan rata-rata per hari bus TransJakarta berdasarkan tarif flat untuk koridor satu adalah Rp ,-. Untuk koridor dua pendapatan rata- rata per hari bus TransJakarta adalah Rp ,-. Dan untuk koridor tiga pendapatan rata-rata per hari bus TransJakarta adalah Rp ,- Dengan menggunakan tarif berdasarkan koridor, maka pendapatan akan naik antara 4.28% sampai dengan 25.71%. Smart Card sebagai alat pembayaran bus TransJakarta memberikan kemudahan dan waktu yang lebih efisien bagi penumpang juga memberikan kemudahan dalam penghitungan pendapatan.

SELESAI TERIMA KASIH