Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Nama kelmpok : maskar nurlailah. r
Advertisements

Frekuensi Quartz Crystal atau Ceramic Resonator (kedua istilah ini disebut Osilator) yang dapat digunakan berkisar antara 0 Hz hingga 24 MHz, bahkan.
BAB IV MODE PENGALAMATAN
PERTEMUAN MINGGU KE-13 PIPELINE DAN RISC.
Arsitektur Komputer “Mode Pengalamatan”
Mode Pengalamatan.
Kode MK : TI Revisi Terakhir : Sesi 8 Tim Jurusan Mode Pengalamatan dan Set Instruksi.
Fitur Assembler Berorientasi Mesin (SIC/XE Assembler) Format Instruksi, Addressing Mode, dan Relokasi Program.
Organisasi Komputer STMIK – AUB SURAKARTA
© 2009 Fakultas Teknologi Informasi Universitas Budi Luhur Jl. Ciledug Raya Petukangan Utara Jakarta Selatan Website:
Organisasi dan Arsitektur Komputer
ARSITEKTUR SET INSTRUKSI
CPU (CENTRAL PROCESSING UNIT)
ARSITEKTUR SET INSTRUKSI
Mode Pengalamatan Mengatasi keterbatasan format instruksi
Organisasi dan Arsitektur Komputer
UNIVERSITAS PANCA MARGAEMBEDDED SYSTEM Addressing Mode.
ORGANISASI KOMPUTER Mode Pengalamatan 10-Apr-17.
ADDRESSING MODE (PENGALAMATAN DATA).
ARSITEKTUR SET INSTRUKSI
10. Set Intruksi : Karakteristik dan Fungsi
11. Set Intruksi : Teknik Pengalamatan
SET INSTRUKSI.
Mode Pengalamatan.
Pengantar Bahasa Rakitan
ORGANISASI & ARSITEKTUR KOMPUTER 2 STRUKTUR & FUNGSI CPU IBP WIDJA, MT
1 Pertemuan 4 Mode Pengalamatan Matakuliah: T0483 / Bahasa Rakitan Tahun: 2005 Versi: 1.0.
EE-2623 Mikroprosesor & Antarmuka
MODE DAN FORMAT PENGALAMATAN.
PERTEMUAN KE-16 PERKULIAHAN SISTEM OPERASI
TEL 2112 Dasar Komputer & Pemograman Sistem Komputer
PENDAHULUAN Pembuatan perangkat lunak yang efisien untuk mikroprosesor membutuhkan pengenalan yang menyeluruh mengenai mode pengalamatan yang digunakan.
PIPELINING INSTRUCTION
Pertemuan 5 (SET INSTRUKSI ARM, MOTOROLA, DAN INTEL)
Central Processing Unit
Organisasi & Arsitektur Komputer
ARSITEKTUR SET INSTRUKSI
Set Instruksi:.
Mode Pengalamatan Mengatasi keterbatasan format instruksi
Komponen CPU (2) ALU,I/O Interconnection & Interupsi
Struktur dan Fungsi CPU (II)
Pertemuan 3 (Bahasa Assembly)
Pertemuan III SET Instruksi.
MODE PENGALAMATAN DAN SET INSTRUKSI
Mode Pengalamatan.
CPU (CENTRAL PROCESSING UNIT)
ARSITEKTUR SET INSTRUKSI
Mode Pengalamatan &Jenis-Jenis Instruksi
Set Instruksi:.
Mode Pengalamatan.
Computer Organization and Architecture
Slide 6 Mikroprosesor Sub. Assembly Language___
CPU (CENTRAL PROCESSING UNIT)
PROCESSING DEVICE CPU (Central Processing Unit); memproses arahan, melaksanakan pengiraan dan menguruskan laluan informasi menerusi system komputer. ALU.
PERTEMUAN MINGGU KE-11 PIPELINE DAN RISC.
Pengantar Bahasa Rakitan
ARSITEKTUR SET INSTRUKSI
Pengantar Bahasa Rakitan
Mode Pengalamatan Mulyono.
Ilustrasi kinerja CPU.
Pengantar Teknik Elektro
Pertemuan IV Struktur dan Fungsi CPU (III)
STRUKTUR KOMPUTER DASAR
ARSITEKTUR SET INSTRUKSI
Set Instruksi.
CPU (CENTRAL PROCESSING UNIT)
Pengantar Bahasa Rakitan
PERTEMUAN MINGGU KE-13 PIPELINE DAN RISC.
ARSITEKTUR SET INSTRUKSI
Karakteristik Set Instruksi 14 JP. Karakteristik Set Instruksi Pengertian Set Instruksi Set instruksi adalah kumpulan dari instruksi yang dapat dijalankan.
Transcript presentasi:

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

KELOMPOK 4 MARSUDI WIDODO (08018321) AMRI FEBRIANTO (08018326) RIZAL PRATAMA P (08018327) INDRAYANTO (08018442) YULI AGUS P (08018443)

JENIS – JENIS PENGALAMATAN

A. Apakah Mode Pengalamatan itu? Mode Pengalamatan adalah bagaimana cara menunjuk sebuah alamat dimana operand diambil. Mode pengalamatan diterapkan pada set instruksi dimana pada umumnya instruksi terdiri dari opcode (kode operasi) dan alamat .

B. Jenis – Jenis Pengalamatan Direct Indirect Immediate Register Addressing Register Indirect Addressing Displacement Addressing Stack Addressing

C. Penerapan Mode Pengalamatan Anggap kita mempunyai contoh register dan memory sebagai berikut, (bagian kiri datanya dan bagian kanan alamatnya). 15 102 6 101 5 100 ……………….. 10 52 7 51 3 50 …………….. 43 12 2 1 Memori …………………. PC IR AC Z Y …………….. 51 D 50 C B A Register

1. DIRECT Untuk pemanggilan alamat operand berupa register namanya Register Addressing. Dengan contoh instruksi LOAD C akan menghasilkan Acc <-50, karena alamat C berisi register bilangan 50. Untuk pemanggilan alamat operand berupa memory namanya Direct Addressing.

Dengan contoh instruksi LOAD 3 akan menghasilkan Acc<-43, karena alamat 3 berisi bilangan 43. Hanya memerlukan sebuah referensi memori dan tidak memerlukan kalkulasi khusus. Keuntungan : Field alamat berisi efektif address sebuah operand.

Kerugian : Keterbatasan field alamat karena panjang fied alamat biasanya lebih kecil dibandingkan panjang word.

2. INDIRECT Mode pengalamatan tidak langsung. Field alamat mengacu pada alamat word di dalam memori, yang pada gilirannya akan berisi alamat operand yang panjang. Untuk alamat pemanggilan berupa register namanya Register Indirect Addressing. Dengan contoh instruksi LOAD (D) akan menghasilkan Acc<-7, karena alamat register D berisi alamat memory 51, sedangkan alamat memory 51 berisi bilangan 7.

Untuk pemanggilan alamat berupa operand berupa memory namanya Indirect Addressing. Dengan contoh instruksi LOAD (50) akan menghasilkan Acc<-43, karena alamat memory 50 berisi alamat memory 3, sedangkan alamat memory 3 berisi bilangan 43. Keuntungan : Ruang alamat menjadi besar sehingga semakin banyak alamat yang dapat referensi.

Kerugian : Diperlukan referensi ganda dalam satu fetch, sehingga memperlambat proses operasi.

3. IMMEDIATE Bentuk pengalamatan ini yang paling sederhana. Operan benar-benar berada dalam instruksi atau bagian dari instruksi = operand sama dengan field alamat. Umumnya bilangan akan disimpan dalam bentuk komplemen dua. Bit paling kiri sebagai tanda.

Ketika operand dimuatkan dalam register data, bit tanda akan digeser kekiri hingga maksimum word data. Immediate tidak membutuhkan alamat memory/register, karena tempat untuk alamat operand diisi langsung oleh operandnya. Contoh 1 : LOAD #9, akan menghasilkan Acc<-9. Nilai dibelakang tanda # dianggap sebagai operandnya.

Contoh 2 : ADD Y , #2, #5, akan menghasilkan register Y <-7 Contoh 2 : ADD Y , #2, #5, akan menghasilkan register Y <-7. Kedua operand adalah 2 dan 5, denagn demikian 2+5=7. Keuntungan : Mode ini adalah tidak adanya referensi memory selain dari instruksi yang dipelukan untuk memperoleh operand. Menghemat siklus instruksi sehingga proses keseluruhan akan cepat. Kerugian : Ukuran bilangan dibatasi oleh ukuran field alamat

4. REGISTER ADDRESSING Metode pengalamatan register mirip dengan mode pengalamatan langsung. Perbedaanya terletak pada field alamat yang mengacu pada register, bukan pada memori utama. Field yang mereferensi register memilki panjang 3 atau 4 bit, sehingga dapat mereferensi 8 atau 16 register general purpose.

Keuntungan : Kerugian : Diperlukan field alamat berukuran kecil dalam instruksi dan tidak diperlukan referensi memori. Akses keregister lebih cepat dari pada akses ke memori, sehingga proses eksekusi akan lebih cepat. Kerugian : Ruang alamat menjadi terbatas.

5. REGISTER INDIRECT ADDRESSING Metode register pengalamatan tidak langsung mirip dengan mode pengalamatan tidak langsung. Perbedaanya field alamat mengacu pada alamat register. Letak operand berada pada memori yang ditunjuk oleh isi register. Keuntungan dan keterbatasan pengalamatan tidak langsung pada dasarnya sama dengan pengalamatan tidak langsung.

Keterbatasan field alamat diatasi dengan pengaksesan memori yang tidak langsung sehingga alamat yang dapat direferensi makin banyak. Dalam satu siklus pengambilan dan penyimpanan, mode pegelamatan register tidak langsung hanya menggunakan satu refensi memori utama sehinnga lebih cepat dari pada mode pengalamatan tidak langsung.

6. DISPLACEMENT ADDRESSING Menggabungkan pengalamatan langsung dan register tidak langsung. Mode ini mensyaratkan instruksi memiliki dua buah field alamat, sedikitnya sebuah field yang eksplisit. Field eksplisit bernilai A dan field implicit mengarah pada register. Operand berada pada alamat A ditambah isi register.

Tiga model Displacement : 1. Relative Addressing, register yang direferensi secara implicit adalah program counter (PC). Alamat efektif didapatkan dari alamat instruksi saat itu ditambahkan ke field alamat. Memanfaatkan konsep lokalitas memori untuk menyediakan operand-operan berikutnya. 2. Base Register Addressing, register yang direferensikan berisi sebuah alamat memori, dan filed alamat berisi perpindahan dari alamat itu. Referensi register dapat eksplisit maupun implicit. Memanfaatkan konsep loakalitas memori.

3. Indexing adalah field alamat mereferensi alamat memori utama, dan register yang dideferensikan berisi pemindahan postif dari alamat tersebut. Merupakan kebalikan dari model base register. Field alamat dianggap sebagai alamat memori dalam indexing. Manfaat penting dalam indexing adalah untuk eksekusi program-program iterative.

7. STACK ADDRESSING Stack adalah array lokasi yang linear = pushdown list = last-in-first-out-queue. Stack merupakan blok lokasi yang terbalik Blok ditambahkan ke puncak stack sehingga setiap saat blok akan terisi secara parsial. Yang berkaitan dengan stack adalah pointer yang nilainya merupakan alamat bagian paling atas stack. Dua elemen teratas stack dapat berada di dalam register CPU, dalam hal ini stack pointer mereferensi ke elemen ketiga stack.

Stack pointer tetap berada di dalam register. Dengan demikian, referensi-referensi ke lokasi stack di dalam memori pada dasarnya merupakan pengalamatan register tidak langsung

MODE PENGALAMATAN (TABEL) Aplikasi memori terbatas Tidak ada referensi eA=TopOfStack Stack Kompleks Fleksibel eA=A+(R) Displacement Referensi memori ekstra Ruang alamat besar eA=(R) Regist Ind Ruang alamat terbatas Tidak ada referensi memori eA=R Register Ruang memori ganda eA=(A) Indirect Ruang alamat sederhana Sederhana eA=A Direct Besaran operand terbatas Operand = A Immediate kerugian Keuntungan Algoritma Mode

Mode Pengalamatan Pentium eA=(PC)+A Relative eA=(SR)+(I)xS+(B)=A Base with scaled index and displacement eA=(SR)+(B)+(I)+A Scaled index with displacement eA=(SR)+(B)+A Base with Displacement eA=(SR)+(B) Base eA=(SR)+A Displacement eA=R Register Operand=A Immediate Algoritma Mode Keterangan SR = register segment PC = program counter A = isi field alamat B = register basis I = register indeks S = factor skala

TERIMA KASIH Jazaa kumullah khairan katsiiraa. Wassalamu’alaikum Wr.Wb SEKIAN TERIMA KASIH Jazaa kumullah khairan katsiiraa. Wassalamu’alaikum Wr.Wb