MEMBANGUN KERJA SAMA TIM GOL. III

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
BUDAYA PERUSAHAAN DAN ETIKA
Advertisements

BEKERJASAMA DENGAN TIM o l e h: ALWY RAHMAN & RAHMAT MUHAMMAD PELATIHAN KARYA TULIS ILMIAH MAHASISWA DARI ALOKASI DANA BOPTN TAHUN 2013 UNTUK.
OLEH : DIAN ARLUPI UTAMI
Teknik Sukses dan Kerjasama
MENGELOLA PERUBAHAN ORGANISASI DAN INOVASI
12/15/ Kelompok  Dua orang atau lebih secara bebas dengan norma, tujuan, dan identitas yang sama.
Keterampilan Dasar Mengajar
By kelompok 10 : Ryan Giantara Elia Yohanes Fendi Muhamad Effendi
Manajemen Konflik TIM MANAJEMEN.
Disiapkan oleh: AGUS MAULANA
KONFLIK PADA DUNIA KERJA
PERTEMUAN 15.
PERTEMUAN 15 KONFLIK.
TEAM WORK.
METODE PEMBELAJARAN KEWIRAUSAHAAN DI SMK
STKIP-PGRI Banjarmasin
Komunikasi Efektif Agus Triyono.
PENGARAHAN / KEPEMIMPINAN
ya MEMBANGUN KERJA TIM ( TEAM BUILDING) DISAJIKAN OLEH
PERSAINGAN & KONFLIK.
DINAMIKA KELOMPOK DALAM KONTEKS PENDIDIKAN
Mengelola Dinamika Kelompok
BAB 16 DINAMIKA KELOMPOK 1. MODEL KELOMPOK
Pengertian Microteaching
PERILAKU KELOMPOK PERTEMUAN 6.
Manajemen Konflik.
MENGELOLA PERUBAHAN ORGANISASI DAN INOVASI ( bahan ke-5 )
TEAM WORK.
PROSES KOMUNIKASI PERTEMUAN 11.
DISTORSI PESAN dalam KOMUNIKASI ORGANISASI Pertemuan 12
KONSELING KELOMPOK.
BELAJAR DAN PEMBELAJARAN
PEMBELAJARAN TIM ( TIM Learning) kuliah minggu 6
KEGIATAN PEMBELAJARAN DAN PEMILIHAN MEDIA PEMBELAJARAN
MENGELOLA PERUBAHAN ORGANISASI DAN INOVASI
KELOMPOK.
1. Mengenal karakteristik peserta didik
KEGIATAN PEMBELAJARAN DAN PEMILIHAN MEDIA PEMBELAJARAN
KETRAMPILAN INTERPERSONAL
Kecakapan Antarpribadi
MEMAHAMI TIM KERJA Narti Elisa Andayani
KETRAMPILAN INTERPERSONAL
TEAM WORK.
DASAR- DASAR PERILAKU KELOMPOK
BAB 16 DINAMIKA KELOMPOK 1. ALASAN TERBENTUKNYA KELOMPOK
PERILAKU KELOMPOK DALAM ORGANISASI
PERTEMUAN 15 KONFLIK.
PERTEMUAN 15.
KOMUNIKASI : Memahami komunikasi & keahlian berkomunikasi
Keterampilan Dasar Mengajar
Pengertian Strategi Pembelajaran pkn Dick dan carey mengatakan “strategi pembelajaran adalah komponen umum dari suatu materi pembelajaran yang akan digunakan.
KEGIATAN PEMBELAJARAN DAN PEMILIHAN MEDIA PEMBELAJARAN
METODE PEMBELAJARAN KEWIRAUSAHAAN DI SMK
Keterampilan Dasar Mengajar
TEAM WORK.
TEAM WORK.
MENGELOLA PERUBAHAN ORGANISASI DAN INOVASI Perubahan yang direncanakan (Planned Change) Perubahan yang direncanakan (Planned Change) usaha sistematik untuk.
TEAM WORK.
KEGIATAN PEMBELAJARAN DAN PEMILIHAN MEDIA PEMBELAJARAN
TEAM WORK.
Pertemuan 4 KELOMPOK DAN TIM
Mengelola Dinamika Kelompok
Interpersonal Skills Pertemuan :3 Team Work Collaboration
TEAM WORK.
Pertemuan 9 :Conflict Management Disusun : Lies Sunarmintyastuti
KET. INTER-INTRA PERSONAL
KET. INTER-INTRA PERSONAL
Mengelola Dinamika Kelompok
MENSUKSESKAN TIM KERJA DI LEMBAGA PAUD Dosen : Silvie Mil, SE, M.Pd
KELOMPOK KERJA (TEAMWORK) KELAS EAP PENGANTAR MANAJEMEN Disusun oleh : 1. Audhira Syafa Azzahra 2. Maria Ekawati 3. Hasri Fazari 4. Annisya Putri 5. Losdiani.
Transcript presentasi:

MEMBANGUN KERJA SAMA TIM GOL. III 3 SESI – 9 JAM

TUJUAN PEMBELAJARAN UMUM PESERTA DIHARAPKAN MEMILIKI PENGETAHUAN, KETERAMPILAN DAN SIKAP AGAR DAPAT BERPERAN AKTIF DAN POSITIF DALAM KELOMPOK KERJA DIORGANISASI MASING-MASING UNTUK MENCAPAI TUJUAN ORGANISASI SECARA PRODUKTIF

TUJUAN PEMBELAJARAN KHUSUS MENJELASKAN HAKIKAT KELOMPOK, TUJUAN MEMBENTUK KELOMPOK, JENIS-JENIS KELOMPOK, SERTA HAMBATAN UMUM KERJA KELOMPOK MENJELASKAN TAHAPAN PERKEMBANGAN KELOMPOK DAN DIMENSI TUGAS DALAM KELOMPOK MENJELASKAN POLA KOMUNIKASI DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM KELOMPOK MENJELASKAN MANAJEMEN KONFLIK DALAM KELOMPOK MENJELASKAN ASPEK-ASPEK YANG TERCAKUP DALAM UPAYA MEMBANGUN KELOMPOK YANG BERFUNGSI SEBAGAI TIM YANG EFEKTIF

STRATEGI PEMBELAJARAN Pengantar: Hakikat kelompok Tujuan membentuk kelompok Tahap perkembang-an dan aktivitas kelompok Komunikasi dan Pengb. Keputusan Manajemen Konflik Membangun Tim Yang Efektif Praktik dan Permainan Peran melalui Permainan-Permainan Ice Breaking Drum track A Frame Trolly Ball Pipe Transfer water Transfer Balls Eggs Drops Dll. FEED BACK Indikator dalam Membangun Kerja Sama Tim KERJA TIM CERAMAH DISKUSI TANYA JAWAB PRAKTIK

TEAM : TOGETHER EVERONE ACHIEVE MORE Bersama setiap orang mencapai lebih banyak dan lebih baik PRIDE : PERSONAL RESPONSIBILITY IN DELIVERING Tanggung jawab pribadi untuk memberikan yang terbaik

Hakikat Kelompok PENGERTIAN KELOMPOK: MERUPAKAN SEKUMPULAN DUA ORANG ATAU LEBIH YANG SALING BERINTERAKSI DALAM SATU KESATUAN MENCAPAI SUATU TUJUAN YANG TELAH DITETAPKAN BERSAMA DLM. WADAH TERTENTU

TUJUAN MEMBENTUK KELOMPOK MENSINERGIKAN KEKUATAN GUNA MENCAPAI TUJUAN DENGAN PELAKSANAN PEMBAGIAN TUGAS DAN FUNGSI DALAM SUATU ORGANISASI

ALASAN BERGABUNG DALAM KEL. RASA AMAN MEMILIKI STATUS PENGHARGAAN DIRI PERSAHABATAN PENGARUH KINERJA UNGGUL

JENIS-JENIS KELOMPOK FORMAL, KEL. YANG SENGAJA DIBENTUK UNTUK MELAKSANKAAN TUGAS DAN FUNGSI ORGANISASI DAN KEWENANGAN MASING-MASING INFORMAL, KEL. YANG TERBENTUK BEGITU SAJA BERDASARKAN PERTEMENAN, KEPENTINGAN, MINAT DISFUNGSIONAL, KELOMPOK YANG BERDIRI ATAS SEJUMLAH INDIVIDU YANG MELAKSANAKAN TUGAS DAN DAN FUNGSI MASING-MASING FUNGSIONAL, YANG TERDIRI DARI ATAS ORANG-2 YANG MEMPUNYAI HUBUNGAN TERTENTU DAN SATU SAMA LAIN SALING BERGANTUNG PRODUKTIF, KEL. YANG BERFUNGSI SECARA EFEKTIF DAN EFISIEN

HAMBATAN KINERJA KELOMPOK PIKIRAN KELOMPOK KEENGGANAN SOSIAL RENDAHNYA : KOMPETENSI ANGGOTA MOTIVASI ANGGOTA HUBUNGAN (KOMUNIKASI) KEPEMIMPINAN (KETERBATASAN) TEKNOLOGI FAKTOR KEPRIBADIAN ANGGOTA KOMITMEN

SALING KETERGANTUNGAN DALAM MENGAHADAPI TANTANGAN KEBERSAMAAN KEKUATAN DAN KUALITAS KELOMPOK DALAM KERJA TIM MENURUT PATT WILLIAM SALING KETERGANTUNGAN DALAM MENGAHADAPI TANTANGAN KEBERSAMAAN SALING PERCAYA RINCIAN/PEMBAGIAN TUGAS JELAS TRAMPIL MEMECAHKAN MASALAH KETERBUKAAN MEMEMAHAMI PERBEDAAN ADANYA PENGAKUAN

SIMULASI SIMULASI DAPAT DILAKUKAN DENGAN MENGGUNAKAN PERMAINAN: 1. ANGIN PUYUH 2. TUPAI TUJUAN : MEMBENTUK KELOMPOK DAN ARTI PENTINGNYA KELOMPOK.

BAB 2 TAHAPAN PERKEMBANGAN DAN AKTIVITAS KELOMPOK

TAHAP PERKEMBANGAN KELOMPOK FORMING, (PERTAMA) TAHAP INI MASING KEL PADA TAHAP MENCARI BENTUK. SALING TARIK MENARIK KEPENTINGAN, KELOMPOK TIMBUL RAS OPTIMIS DAN PESIMIS, MASIH BERSIFAT SKEPTIS, KETAKUTAN AKAN KETIDAKMAMPUAN DAN KETIDAKSESU-AIAN, MASIH MENETUKAN APA YANG AKAN DIKERJAKAN

STORMING, (KEDUA) KELEMPOK SUDAH TERBENTUK TETAPI MASIH BESAR KECURIGAAN DI MASING-MASING ANGGOTANYA (DITANDAI DENGAN SALING MENYALAHKAN, MENGHINDAR, BERARGUMENTASI DEFENSIF, ADANYA KETEGANGAN, MASIH MENGELUH ATAS BEBAN KERJA).

NORMING (KETIGA) KELOMPOK MEMBENTUK NILAI-NILAI DAN ATURAN UNTUK KEBERSAMAAN DITANDAI DENGAN MULAI MAU MENERIMA PERBEDAAN, MENGADAKAN REKONSILIASI, KONFLIK DPT DIKENDALIKAN, LEBIH HARMONIS “SENSE TOGETHERNESS”, MEMBERIKAN KRITIK YANG KONSTRUKTIF, MERASAKAN DIALAM ANGGOTA TIM, SALING AKRAB, MEMAHAMI KEWAJIBAN, ATURAN DAN NORMA, ANGGOTA MENGUTAMAKAN UNTUK BEKERJA SAMA

PERFORMING KELOMPOK MERASAKAN DALAMSATU TUJUAN DAN DALAM KESAMAAN ARAH DALAM HARMONISASI GERAK LANGKAH DITANDAI DENGAN KEMATANGAN KEPUTUSAN DAN TIDAK, TAHU KEMANFAATAN YANG DIHARAPKAN DARINYA, MEMBICARAKAN PENYEMPURNAAN, MENGEMBANGKAN SOLUSI., MENCOBA MELAKUKAN PERUBAHAN, DENGAN CIRI ANGGOTA LEBIH MENGERTI SATU SAMA LAIN, MAMPU MENGENDALIKAN DIRI TRAMPIL DALAM BEKERJA MELAKSANAKAN FUNGSI MANAJEMEN DENGAN BAIK MENIKMATI RASA SUASANA PERSAHABATAN

TAHAP BUBAR SETIAP KELOMPOK DAPAT BUBAR DIKARENAKAN: PERUBAHAN NILAI PERBEDAAN TUJUAN PERUBAHAN PERSEPSI PERKEMBANGAN DAN KEMAJUAN MISAL SATUAN TUGAS KOMITE KEPANITIAAN DSB

TAHAP PERKEMBANGAN TIM R.Y. CHANG PERKEMBANGAN/PERGERAKAN TIM YANG DINAMIS ADALAH: MENETAPKAN ARAH (DRIVE) BERGERAK (STRIVE) MEMPERCEPAT GERAK (THRIVE) SAMPAI (ARRIVE)

MENETAPKAN ARAH (DRIVE) MEMFOKUSKAN PADA MISI MENENTUKAN STRATEGI MENETAPKAN TUJUAN SKALA PRIORITAS PROSEDUR KERJA PERATURAN

BERGERAK (STRIVE) TUJUAN TIM HARUS MENJADI KESEPAKATAN TANGGUNG JAWAB ANGGOTA TIM DITENTUKAN DAN JELAS TIM HARUS ARIF DAN BIJAKSANA MASING-MASING ANGGOTA SALING MENGISI KEKURANGAN DAN KELEBIHAN

MEMPERCEPAT GERAK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KERJA UMPAN BALIK DALAM MEMECAHKAN MASALAH (KONFLIK, KERJA SAMA, PEMB. KEP. YANG EFEKTIF) PENGUASAAN WILAYAH CEPAT DAN EFEKTIF

SAMPAI (ARRIVE) TUJUAN TERCAPAI PRESTASI DIPEROLEH MENINJAU KEMBALI KONSOLIDASI

DIMENSI AKTIVITAS KEL. AKTIVITAS TUGAS, SEMUA KEL. MAU MELAKSANAKAN: BERINISIATIF MENCARI INFORMASI MEMBERIKAN INFORMASI MENGIHTISARKAN MENETAPKAN STANDAR

AKTIVITAS PEMELIHARAAN MEMOTIVASI KELOMPOK MENGHARMONISASIKAN MENGIKUTI MENJAGA

SIMULASI PUZZEL PERSON : - USIA - TINGGI BADAN - BERAT BADAN - WARNA PAKAIAN (CELANA/BAJU/T.SHIRT) - BERDASARKAN HOBY KELOMPOK ANGKA (1,2,3,4.DST) DIIKUTI ATRIBUT DAN YEL-YELNYA TUJUAN : PEMBENTUKAN KELOMPOK SESUAI DENGAN YANG TELAH DIPUTUSKAN BERSAMA MELALUI DISKUSI KELOMPOK.

PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM KELOMPOK BAB 3 KOMUNIKASI DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM KELOMPOK KOMUNIKASI DALAM KELOMPOK: BENTUK INTERAKSI ANTAR ORANG UNTUK UNTUK MENENTUKAN BAGAIMANA SESEORANG BERPERILAKU DAN MENGIDENTIFIKASI DIRI DALAM SUATU KELOMPOK

PROSES DAN KOMPONEN KOMUNIKASI PENYAMPAIAN PESAN PENGIRIM MEDIA PENERIMA PESAN INFOR-MASI FEED BACK

POLA KOMUNIKASI DALAM KELOMPOK KOMUNIKASI POLA KOMANDO (instruktif) A B C D

POLA KOMUNIKASI DUA ARAH B C D E F

POLA KOMUNIKASI TERBUKA C D

HAMBATAN KOMUNIKASI DISTORSI PENGHILANGAN SEBAGIAN INFORMASI TERLALU BANYAK INFORMASI PENENTUAN WAKTU PENERIMAAN PESAN HAMBATAN FISIK

PENINGKATAN EFEKTIVITAS KOMUNIKASI MENYIMAK MENULIS MELAKSANAKAN RAPAT

KEPUTUSAN DALAM KELOMPOK 2. PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM KELOMPOK CARA PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM KELOMPOK ADALAH UNTUK MENGIDENTIFIKASI ALTERNATIF PENINGKATAN PRODUKTIVITAS KELOMPOK. MODEL PENGAMBILAN KEPUTUSAN ADALAH DENGAN: KEPUTUSAN KURANG TANGGAPAN KEPUTUSAN BERDASARKAN KEWENANGAN KEPUTUSAN MINORITAS KEPUTUSAN MAYORITAS KEPUTUSAN BULAT

PEDOMAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN DENGAN KONSENSUS HINDARKAN ARGUMEN SECARA MEMBABI BUTA JANGAN MENGUBAH SUDUT PANDANG. UNTUK MRNGHINDARI KONFLIK HINDARI PENGGUNAAN PROSEDUR MENGHINDARI KONFLIK UPAYAKAN MELIBATKAN ORANG BANYAK HINDARKAN MENGUTAMAKAN HASIL KEPUTUSAN MENANG – KALAH ADAKAN DISKUSI DENGAN MELIBATKAN BANYAK ORANG

KEKUATAN DAN KELEMAHAN PENG.KEPTSAN KELOMPOK KEKUATAN/MASLAHAT INFORMASI ALTERNATIF PEMAHAMAN PENERIMAAN KOMITMEN

KELEMAHAN TEKANAN SOSIAL UNTUK KOMPROMI DOMINASI PERSEORANGAN PERTIMBANGAN WAKTU

TEKNIK PENINGKATAN PENG. KEPUTUSAN KELOMPOK CURAH GAGASAN, ANGGGOTA MENGEMUKAKAN GAGASAN DAN ALTERNATIF SEBANYAK MUNGKIN: TIDAK BOLEH ADA KRITIK SELURUH GAGASAN BOLEH DIKEMUKAKAN KUANTITAS DICARI MENUMPANG GAGASAN

2. KELOMPOK NOMINAL, PERBEDAAN ANGGOTA YANG SANGAT TAJAM YANG MEMUNCULKAN EMOSI MENGHIMPUN GAGASAN MENCATAT GAGASAN PEMUNGUTAN SUARA KLARIFIKASI PENYEMPURNAAN GAGASAN

3. TEKNIK DELPHI PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM SITUASI DI MANA PARA ANGGOTANYA TIDAK DAPAT BERTEMU LANGSUNG, LANGKAH YANG DIAMBIL: PENYEBARAN ANGKET/KOESIONER KEP. PADA ANGGOTA PENGEMBALIAN ANGKET/KOESIONER TANGGAPAN PANEL GAGASAN PANEL DILONTARKAN KEMBALI TANGGAPAN ANGGOTA PENGULANGAN KEMBALI SAMPAI DENGAN KONSENSUS KEPUTUSAN DIAMBIL

SIMULASI PERMAINAN YANG DIGUNAKAN A.L.: PESAN BERANTAI GAMBAR BERANTAI TRANSFER WATER (MEMINDAHKAN BOLA) PIPA BOLA TUJUAN : MENINGKATKAN HUBUNGAN MELALUI DISKUSI DALAM RANGKA PENGAMBILAN KEPUTUSAN YANG TEPAT UNTUK MENCAPAI TUJUAN KELOMPOK.

BAB 4 MANAJEMEN KONFLIK MANAJEMEN KONFLIK = MENGELOLA KONFLIK PENGERTIAN KONFLIK: TERJADINYA KETIDAKSEPAKATAN DALAM SATU KELOMPOK ATAU SITUASI SOSIAL TERHADAP TOPIK TERTENTU MENGAKIBATKAN PERTIKAIAN EMOSIONAL DAN MENIMBULKAN FRIKSI ANTAR ANGGOTA KELOMPOK

JENIS-JENIS KONFLIK KONFLIK SUBSTANTIF (MENDASAR) KONFLIK TERJADI DISEBABKAN TIDAK ADANYA KESEPAKATAN YANG MENDASAR ATAS TUJUAN YANG INGIN DICAPAI KONFLIK EMOSI (HUBUNGAN. PROSONAL) KONFLIK TERJADI KARENA ANGGOTA MENGALAMAI MASALAH HUBUNGAN ANTARPRIBADI (MARAH, EMOSI DLL) JENIS-JENIS KONFLIK

TINGKAT KONFLIK KONFLIK DENGAN: DIRI SENDIRI ORANG LAIN ANTAR KELOMPOK ANTARORGANISASI

SIFAT KONFLIK KONFLIK DESTRUKTIF JENIS KONFLIK YANG DAPAT MERUSAK KINERJA ORGANISASI, DAN MENGAKIBATKAN KERUGIAN ORGANISASI 2. KONFLIK KONSTRUKTIF JENIS KONFLIK YANG DAPAT MENIMBULKAN MASLAHAT/ MANFAAT BAGI KINERJA ORGANISASI, DAN MENGAKIBATKAN KEUNTUNGAN ORGANISASI

PENANGGULANGAN KONFLIK PENDEKATAN TIDAK LANGSUNG, Fokuskan pada tujuan Laporkan pada pimpinan Mendesain ulang organisasi Pembentukan sikap anggota kelompok

PENDEKATAN LANGSUNG, DAPAT DIGUNAKAN DENGAN METODE: KONFLIK KALAH - KALAH KONFLIK MENANG - KALAH KONFLIK MENANG - MENANG

SIMULASI PERMAINAN YANG DIGUNAKAN: SPIDER WEB (JARING LABA-LABA) EGS DROPS, DAN SEJENISNYA TUJUAN : KELOMPOK UNTUK MENGATASI KONFLIK ATAU PERBEDAAN POLA PIKIR MENJADI MOTIVASI DALAM MENCAPAI TUJUAN KELOMPOK

BAB 5 MEMBANGUN TIM YANG EFEKTIF PENGERTIAN TIM: SEKELOMPOK ORANG DENGAN KEAHLIAN YANG SALING MELENGKAPI YANG BEKERJA SAMA UNTUK MENCAPAI TUJUAN BERSAMA YANG BERTANGGUNG JAWAB DENGAN MEMBERIKAN YANG TERBAIK. SKENARIO TIM EFEKTIF SEKELOMPOK ORANG SINERGI MEMILIKI SATU TUJUAN KESELURUHAN . JUMLAH KERJA SAMA FLEKSIBILITAS BEKERJA BERSAMA MELAPOR PADA SATU ATASAN MELAYANI PELANGGAN TERBAIK

JENIS-JENIS TIM TIM REKOMENDASI, DIBENTUK UNTUK MASALAH KHUSUS TIM PELAKSANA, MELAKSANAKAN TUGAS DAN FUNGSINYA TIM FASILITASI, MEMFASILITASI PELAKSANAN PEKERJAAN (KORDINATOR)

MEMBINA KERJA TIM PROSES PEMBINAAN TIM: PENGENALAN MASALAH/ PELUANG PENGUMPULAN DAN ANALISIS DATA PENYUSUNAN RENCANA TINDAKAN PELAKSANAAN TINDAKAN PENILAIAN HASIL TUJUAN TRANSFORMASI RASA MEMILIKI MENUMBUHKAN RASA SALING PERCAYA MENGEMBANGKAN BAURAN KETERAMPILAN MENINGKATKAN KREATIVITAS MEMPERJELAS NILAI-NILAI PERILAKU ANGGOTA

MEMBINA PRESTASI TIM Membuat Peraturan sebagai Landasan Kerja Tim Hindari Masalah yang Dapat Diprediksikan Memilih orang yang tidak kompeten dalam tim Pertemuan tim yang tidak efektif Bekerjasama secara Kolaboratif Membangun Kepercayaan Tepati janji Berikan informasi yang akurat dan terkini Laksanakan tugas dengan sungguh sungguh Libatkan orang lain dalam pengambilan keputusan

lanjutan…. 5. Pacu Kreativitas 6. Pengambilan Keputusan Keputusan Kompromis Keputusan Konsensus 7. Manajemen Konflik Sadari bahwa adanya pertentangan adalah merupakan hal yang biasa Jangan emosi dan dengarkan dengan baik pendapat anggota Bersikaplah dewasa dan profesional

lanjutan…. 8. Lakukan Evaluasi Teratur Evaluasi kerjasama tim Evaluasi peraturan tim Rayakan adanya kemajuan 9. Jadilah Pemimpin yang Efektif Delegasikan wewenang Dorong partisipasi anggota Jangan bergaya memerintah 10. Jangan Mudah Menyerah

HAMBATAN KINERJA TIM KARENA ADANYA KOMPLEKS TIM PADA : SITUASI TERTENTU PERAN ANGGOTA KOMPLEKS INISIATOR PENCARI INFORMASI PEMBERI INFORMASI PENGIKHTISAR MOTIVATOR PENGHARMONISAN PENENTU STANDAR PENGIKUT PENJAGA SINDROM APOLO (ORANG YANG KOMPETEN/AHLI YANG BERKINERJA SANGAT BURUK)

SINDROM APOLO (AHLI TAPI KINERJA BURUK) BANYAK WAKTU UNTUK BERDEBAT KESULITAN MENGAMBIL KEPUTUSAN CENDERUNG BERTINDAK SENDIRI-SENDIRI TAKUT MENEGHADAPI TANTANGAN

KRAKTERISTIK TIM YANG BERKINERJA UNGGUL KEBERSAMAAN TUJUAN TANGGUNG JAWAB BERSAMA KEPEMIMPINAN YANG MEMBERDAYA RESPONSIF INOVATIF DAN KREATIF KOMUNIKAIF BERFOKUS PADA TUGAS PEMECAHAN MASALAH

MENJADI ANGGOTA TIM YANG BERNILAI ADANYA KONTRIBUSI ANGGOTA MENGENALI ANGGOTA TERBAIK MENJADI MITRA KERJA YANG TERBAIK

SIMULASI SIMULAI PADA BAB INI MENGGUNAKAN PERMAINAN : - DRUM TRACK (LOMBA DRUM) - A. FRAME (EGRANG) - GENTONG BOCOR/PIPA BOCOR TUJUAN : MENINGKATKAN KINERJA KELOMPOK UNTUK LEBIH EFEKTIF DAN EFISIEN DALAM MENCAPAI TUJUANNYA

BAB 6 PENUTUP UNTUK DAPAT MEREALISASIKAN MEMBANGUN KERJA SAMA TIM YANG MEMILIKI BAIK MAKA PERLU DILAKUKAN ADANYA PENEKANAN TERHADAP KEBERSAMAAN DALAM MENCAPAI TUJUAN, TANGGUNG JAWAB BERSA-MA TERHA-DAP TUGAS YANG DIHADAPI, MEMILIKI KEPEMIMPINAN YANG MEMBERDAYAKAN POTENSI SUMBER DAYA YANG TERSEDIA, RESPONSIF TERHADAP KEPEKAAN YANG TERJA-DI DALAM ORGANISASI, SELALU MELAKUKAN KARYA-KARYA YANG INOVATIF DAN KREATIF SESUAI PERKEMBANGAN IPTEK, MEMILIKI SIFAT YANG KOMUNIKATIF, BERORIEN-TASI PADA TUGAS, DAN MAMPU MENGHASILKAN PEMECAHAN MASALAH YANG BAIK SESUAI DENGAN TIDAK MENIMBULKAN PERMASALAHAN BARU.

SEKIAN, TERIMA KASIH