AGUS SUPRIYANTO, 3201402006 IMPLEMENTASI PENDEKATAN KONTEKSTUAL DALAM PEMBELAJARAN PENGETAHUAN SOSIAL GEOGRAFI MATERI POKOK UNSUR SOSIAL WILAYAH INDONESIA.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
UMMI HANIK, PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SEBAGAI ALAT BANTU GURU (TEACHING AIDS) BERBASIS MULTI MEDIA PADA MATA PELAJARAN IPA POKOK BAHASAN.
Advertisements

ANI' BARIROH, IMPLEMENTASI PENDEKATAN KONTEKSTUAL BERBANTUAN LKS UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI SISWA KELAS XI SMA PGRI 3 TAYU.
ATIK WIDARTI, Efektivitas Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think-Pair-Share terhadap Hasil Belajar Pokok Bahasan Segiempat Pada.
HAJAR PAMUJI, PEMANFAATAN LINGKUNGAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR GEOGRAFI DI MADRASAH ALIYAH NEGERI KABUPATEN PATI KELAS XI IPS TAHUN AJARAN 2008/2009.
NOVITA EKA PERTIWI, Hubungan Antara Aktivitas Belajar Siswa dalam Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Game Turnament (TGT) dengan Hasil.
FITRI AYUDYA SARI, KESIAPAN GURU SEJARAH SMA NEGERI DI KABUPATEN BREBES UTAR DALAM MELAKSANAKAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) TAHUN.
SUHARNINGSIH, PERSEPSI GURU NON PENJASORKES TERHADAP KOMPETENSI GURU PENJASORKES SEKOLAH DASAR KECAMATAN SEMARANG SELATAN KOTA SEMARANG TAHUN.
BAKHTIAR SETYO NUGROHO, Analisis Kesiapan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi FIS UNNES Angkatan 2007 Sebagai Calon Tenaga Pendidik.
ANDRESTA SETYA, FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESULITAN BELAJAR MATA PELAJARAN TIK SISWA KELAS VII SEMESTER 1 SMP HIDAYATULLAH SEMARANG.
RETNO PUJI HASTUTI, KEEFEKTIFAN PENERAPAN METODE SIMULASI PADA KONSEP SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA DI KELAS VIII SEMESTER II SMPN I DUKUHTURI.
HARTANTO, TINGKAT PEMAHAMAN GURU PADA KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN DI SMA NEGERI 4 PURWOREJO KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2008/2009.
NOOR QOMARUDIN MALIK, ANALISIS KESALAHAN SISWA KELAS VII SMP 4 KUDUS DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA PADA POKOK BAHASAN SEGIEMPAT DENGAN.
BIMA GALUH PRADIPTA, HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI SMA 4 TEGAL TAHUN PELAJARAN.
MARTYAS WIJAYANTI, KEEFEKTIFAN PENGGUNAAN STRATEGI PEMBELAJARAN INKUIRI (SPI) DENGAN BANTUAN ALAT PERAGA DALAM MATERI POKOK SEGITIGA TERHADAP.
IKA KUSUMANINGRUM, EFEKTIFITAS PEMBUATAN POLA LANGSUNG DIATAS BAHAN DAN DIATAS KERTAS PADA PEMBELAJARAN PEMBUATAN POLA CELANA PADA SISWA TATA.
KARTIKA CANDRA DEWI, IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN IPS TERPADU BERDASARKAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN DI SMP NEGERI SE- KECAMATAN TAYU.
KHOLISOH, upaya meningkatkan hasil belajar siswa kelas vii a smpn 1 balapulang dalam pokok bahasan persamaan linear satu variabel melalui model.
YUNI UMARYATI, PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INDEX CARD MATCH (MENCARI PASANGAN) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VIII E SMP N.
EKA HERAWATI, STUDI PERBANDINGAN PEMBELAJARAN IPS GEOGRAFI PADA GURU IPS SMP NEGERI DENGAN GURU IPS SMP SWASTA DI KOTA TEGAL TAHUN AJARAN 2008/2009.
RUNANA, Strategi Pembelajaran Kooperatif dengan Memanfaatkan Lingkungan sebagai Sumber Belajar untuk Meningkatkan Perkembangan Sosial Siswa.
SILVIA DESY LESTARI, MINAT ANAK TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR BIDANG STUDI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DAN HUBUNGANNYA DENGAN PRESTASI BELAJAR.
AKHMAD WAFI SURURI, Hubungan Tingkat Pemanfaatan Internet Sebagai Sumber Belajar Berbasis TIK Terhadap Hasil Belajar Geografi Pada Siswa SMA.
GATOT IRIYANTO, PERSEPSI GURU NON PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN TERHADAP KINERJA GURU PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN.
KHUSNIATI KHOTIMAH, IDENTIFIKASI KESULITAN DAN PEMECAHAN MATA DIKLAT PENERAPAN KONSEP DASAR LISTRIK DAN ELEKTRONIKA (PKDLE)PADA SISWA SMK NEGERI.
DWI PUJIASTUTI, PELAKSANAAN METODE DEMONSTRASI PADA MATERI POKOK PETA, ATLAS DAN GLOBE BIDANG STUDI IPS (GEOGRAFI) KELAS VII SMP N 1 GABUS PATI.
AVITA ISTARIHANA, KESIAPAN KONSELOR UNTUK MELAKSANAKAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING SESUAI KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) DI.
RADITYA HAPSARI, FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PENCAPAIAN KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL (KKM) HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI.
RIZQI IRFANI, Kemampuan Daya Tampung Sekolah Terhadap Kesempatan Bersekolah Masyarakat ( Studi Kasus Pada Satuan Pendidikan menengah Di Kabupaten.
BHAYU BILLIANDRI, SURVEI KENDALA-KENDALA BELAJAR RENANG GAYA BEBAS PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI NGARGOGONDO KECAMATAN BOROBUDUR KABUPATEN MAGELANG.
WIDAYATI SUNARSASI, upaya meningkatkan hasil belajar siswa kelas viii c smp negeri 9 tegal dalam pokok bahasan dalil phytagoras melalui model.
RINI WIDIASTUTI, upaya menumbuhkan semangat siswa kelas vii smpn 2 getasan kabupaten semarang tahun pelajaran 2006/2007 untuk mencapai tuntas.
SRI MUNAWAROH, KEEFEKTIFAN PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN TALKING STICK TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MATERI PRINSIP DAN MOTIF EKONOMI.
ARUM SETYA WICAKA, Pelaksanaan Proses Pembelajaran Dengan Pendekatan Kontekstual Pada Bidang Studi Ilmu Pengetahuan Sosial Di SMP Negeri 1 Pati.
NAFSUL MUTMAINAH, PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI KELAS X SMA MUHAMMADIYAH.
ADHY DWI ROKHMAWAN, Perbedaan Hasil Belajar antara Tes Tertulis dengan Tes Lisan Pokok Bahasan Konstruksi Pondasi Dangkal pada Siswa Program.
SINTA DYANA SANTI, PENGARUH KONDISI SOSIAL EKONOMI ORANG TUA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SOSIOLOGI SISWA KELAS XII IPS SMA N 1 KARANG TENGAH KABUPATEN.
AYU PUSPITASARI, AKTIVITAS BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPS PADA PENERAPAN METODE DISKUSI DI SMP NEGERI 12 SEMARANG.
ANDY AGUS SETIAWAN, PERBEDAAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI POKOK BAHASAN HIDROSFER DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEHIDUPAN ANTARA METODE KOOPERATIF TIPE.
SETYO BUDI, PEMANFAATAN ANIMASI MAKRO MEDIA FLASH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI NOTASI MUSIK BAGI SISWA KELAS VII DI SMP.
SULISTYOWATI, upaya meningkatkan hasil belajar siswa kelas vii f smp negeri 1 bojong kabupaten tegal melalui model pembelajaran cooperative.
MARTINA DESY PRAMELIA, KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CIRC BERBANTUAN ALAT PERAGA TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA.
MALIKA HAJAR NURU SOFWAN, PERSEPSI SISWA TERHADAP MODEL PEMBELAJARAN SEJARAH MENGGUNAKAN MEDIA FILM DOKUMENTER PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI.
SANDRA PUSPITA, HUBUNGAN ANTARA SARANA DAN PRASARANA MENJAHIT DENGAN EFISIENSI MENJAHIT PADA MATA PELAJARAN MENJAHIT II SISWA KELAS XI SMK NEGERI.
PUJI SETIANINGRUM, PEMBELAJARAN MODEL PROGRAM PADA MATA PELAJARAN IPS MATERI SEJARAH DI SMP NEGERI 1 CEPIRING.
ROBY CHOIRUL ANAM, PERBANDINGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI POKOK BAHASAN LITOSFER ANTARA PENGGUNAAN MEDIA WINDOWS MOVIE MAKER DENGAN POWER POINT.
IKA WIJAYANTI, PENGARUH MEDIA GAMBAR TERHADAP SIKAP PROSOSIAL SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 BAWANG KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN AJARAN 2008/2009.
BAMBANG BUDIYANTO, KESIAPAN GURU-GURU FISIKA TERHADAP PELAKSANAAN KTSP DI SMA NEGERI SE KABUPATEN SRAGEN.
FITRI ARUM SASI, Penerapan Model Pembelajaran Investigasi Kelompok dan Pendekatan JAS pada Materi Interaksi Antar Makhluk Hidup dengan Menggunakan.
FITRIA YUNI ASTUTI, KEEFEKTIFAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENT) DAN TAI (TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION)
RANI FATMAWATI, EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) DAN METODE CERAMAH POKOK BAHASAN BADAN USAHA DAN PERUSAHAAN.
BURHANI FAJAR KURNIAWAN, IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD DALAM UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA DIKLAT PRODUKTIF AKUNTANSI KOMPETENSI.
EKO WAHYU BUDI YANTO, OPTIMALISASI PENGGUNAAN MEDIA PETA DALAM PROSES PEMBELAJARAN IPS DI SMP N 1 BLORA, SMP N 2 BLORA, SMP N 3 CEPU KABUPATEN.
RISCHA AGUSTINA, PERSEPSI GURU IPS TENTANG KONSEP DAN PENERAPAN PEMBELAJARAN IPS TERPADU PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI KECAMATAN MEJOBO KABUPATEN.
PURNAMI TRI WAHYUNI, Efektivitas Metode Student Centered Learning yang Berbasis Fun Chemistry untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kimia Pokok Bahasan.
RUSDIHARTO, PERSEPSI GURU NON PENJASORKES TERHADAP KINERJA GURU PENJASORKES SEKOLAH DASAR DABIN I DAN II UPTD PENDIDIKAN KECAMATAN UNGARAN TIMUR.
ULIN KHERONI, PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF GROUP INVESTIGATION (GI) DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI MATA PELAJARAN EKONOMI PADA SISWA.
HADI SETIAWAN, EFEKTIVITAS PENGGUNAAN ANIMASI KOMPUTER PROGRAM MACROMEDIA FLASH MX SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATA.
ANDINI NURUL ARIFIANI, KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN STAD DENGAN METODE PENEMUAN TERBIMBING BERBANTUAN ALAT PERAGA DAN LKS TERHADAP HASIL BELAJAR.
DESTI HAYUNINGTYAS, PERSEPSI GURU NON PENJASORKES SEKOLAH DASAR TERHADAP KOMPETENSI GURU PENJASORKES SEKOLAH DASAR DI WILAYAH GUGUS AHMAD YANI.
ESTI RAHAYU, KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING DAN MODEL PENGAJARAN LANGSUNG TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIK SISWA.
IIS SETYOWATI, Aktivitas Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Outdoor Study pada Mata pelajaran IPS di SMP Negeri 1 Bodeh Kabupaten Pemalang.
ADNAN FAOZI, PENERAPAN MOVING CLASS PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI SMA KOTA SEMARANG TAHUN 2009.
ISMAIL, Perberdaan Hasil Belajar Kesehatan dan Keselamatan Kerja dengan Menggunakan Ceramah dan Ceramah-Modul pada Siswa Kelas X Mekanik Otomotif.
RATNA NUR IKA ZUMASTIANTI, Pelaksanaan Lesson Studi dalam rangka meningkatkan kinerja guru geografi di SMP Negeri 2 Juwana Kabupaten Pati.
INTAN NOVITA SARI, Komparasi Hasil Belajar Geografi Pokok Bahasan Hidrosfer Model Pembelajaran Ceramah Bervariasi dan Student Team Achievement.
DYAH DWI ANGGRAINI, Pengaruh pemanfaatan media pembelajaran flip chart terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS geografi kompetensi.
SETYANTO ARI NUGROHO, SURVEI PERSEPSI GURU NON PENJASORKES TERHADAP KINERJA GURU PENJASORKES DI SD SE KECAMATAN SUMBER KABUPATEN REMBANG TAHUN.
ANTON SUGIONO, PENGARUH PEMBELAJARAN PENJASORKES MELALUI PERMAINAN SEPAKBOLA YANG DIMODIFIKASI TERHADAP HASIL BELAJAR GERAK DASAR BERMAIN SEPAKBOLA.
ANI WIJIANTI, Perbandingan Penerapan Model Pembelajaran Kooperatife Tipe STAD Menggunakan Media Pembelajaran Kartu Soal Dengan Model Pembelajaran.
ANGGIT WIANTI, PENGARUH AKTIVITAS BELAJAR SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR GEOGRAFI PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS DI KECAMATAN GOMBONG KABUPATEN KEBUMEN.
Transcript presentasi:

AGUS SUPRIYANTO, IMPLEMENTASI PENDEKATAN KONTEKSTUAL DALAM PEMBELAJARAN PENGETAHUAN SOSIAL GEOGRAFI MATERI POKOK UNSUR SOSIAL WILAYAH INDONESIA (STUDI DESKRIPTIF PADA SISWA KELAS VIII SMP 40 SEMARANG TAHUN 2006/2007

Identitas Mahasiswa - NAMA : AGUS SUPRIYANTO - NIM : PRODI : Pendidikan Geografi - JURUSAN : Geografi - FAKULTAS : Ilmu Sosial PEMBIMBING 1 : Dra. Erni Suharini, M.Si - PEMBIMBING 2 : Drs. Sutardji - TGL UJIAN :

Judul IMPLEMENTASI PENDEKATAN KONTEKSTUAL DALAM PEMBELAJARAN PENGETAHUAN SOSIAL GEOGRAFI MATERI POKOK UNSUR SOSIAL WILAYAH INDONESIA (STUDI DESKRIPTIF PADA SISWA KELAS VIII SMP 40 SEMARANG TAHUN 2006/2007

Abstrak Salah satu bentuk dari usaha pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan adalah dengan melaksanakan pembaharuan kurikulum pendidikan, karena kurikulum pendidikan merupakan faktor yang esensial dalam dunia pendidikan. Pembaharuan tersebut adalah dengan digantinya Kurikulum 1994 beserta suplemennya dengan Kurikulum 2004 yang dikenal dengan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK), yang telah diberlakukan secara nasional pada tahun ajaran 2004/2005. Salah satu ciri dari Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) adalah Pendekatan Kontekstual, yaitu learning by doing yang artinya bahwa dalam proses pembelajaran hendaknya menciptakan kesempatan siswa untuk mengalami secara nyata yang dipelajari terkait dengan kehidupan dan dunia nyata. Pendekatan kontekstual adalah pendekatan pembelajaran yang berfokus pada siswa dan apa yang akan dikerjakan oleh siswa. SMP Negeri 40 Semarang telah menerapkan pendekatan kontekstual dalam pembelajaran khususnya pembelajaran geografi sejalan dengan dilaksanakannya Kurikulum Berbasis Kompetensi. Akan tetapi dari observasi awal menunjukan bahwa prestasi siswa pada materi pokok unsur sosial wilayah Indonesia masih dibawah standar ketuntasan belajar minimal (SKBM) yang telah ditetapkan yaitu 6,5. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah, bagaimanakah implementasi pendekatam kontekstual dalam pembelajaran pengetahuan sosial geografi materi pokok unsur sosial wilayah Indonesia pada siswa kelas VIII SMP 40 Semarang? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan implementasi pendekatan kontekstual dalam pembelajaran Pengetahuan Sosial Geografi materi pokok unsur sosial wilayah Indonesia pada siswa kelas VIII SMP Negeri 40 Semarang dan untuk mengetahui prestasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 40 Semarang tahun ajaran 2006/2007 pada materi pokok unsur sosial wilayah Indonesia. Manfaat penelitian ini adalah diharapkan dapat menjadi evaluasi bagi guru bidang studi Pengetahuan Sosial Geografi dalam melaksanakan pembelajaran kontekstual khususnya pada materi pokok unsur sosial wilayah Indonesia. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII SMP 40 Semarang sebanyak 232 siswa. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan taknik Proportional Random Sampling, sebanyak 58 siswa. Variabel penelitian ini adalah: Implementasi pendekatan kontekstual dalam pembelajaran pengetahuan sosial geografi dan prestasi belajar siswa pada materi pokok unsur sosial wilayah Indonesia. Metode analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif persentase. Penelitian deskriptif merupakan penelitian non hipotesis sehingga dalam langkah penelitian tidak perlu merumuskan hipotesis. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan di SMP 40 Semarang dapat diketahui bahwa implementasi pendekatan kontekstual dalam pembelajaran pengetahuan sosial geografi materi pokok unsur sosial wilayah Indonesia sudah dalam kriteria cukup, yaitu mencapai 57,6%. Bagi guru mata pelajaran geografi di SMP Negeri 40 Semarang hendaknya tidak hanya memanfaatkan media yang ada disekolah tetapi kreatif untuk membuat media pembelajaran sendiri. Proses pembelajaran hendaknya tidak hanya dilakukan di dalam kelas tetapi juga di lingkungan sekitar. Bagi pihak sekolah diharapkan agar melengkapi fasilitas terutama berkaitan dengan perangkat pendukung pembelajaran seperti media audiovisual, CD pembelajaran dan bukubuku literatur.

Kata Kunci Pendekatan Kontekstual, Pembelajaran Geografi.

Referensi Ali, Muhamad Penelitian Kependidikan Prosedur dan Strategi. Jakarta: Rineka Cipta Arikunto, Suharsimi Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta , Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara Daldjoeni, Pengantar Geografi. Bandung: Alumni Bandung Darsono, Max Belajar dan Pembelajaran. Semarang: MKK Unnes Depdikbud, Standar Kompetensi SMP/MTs. Jakarta: Depdikbud Depdiknas, Pendekatan Kontekstual (Contekstual Theacing and Learning: Jakarta: Depdiknas Hadi, Sutrisno Statistik Jilid 2. Yogyakarta: Andi Yogyakarta Kepmendiknas No. 232/U/2000, No. 045/U/ d/naskahakademik/bidangketerampilan/keterampilan/pedoman.doc (13 Juli 2006) Mudiyastuti, Sri Diktat Perkuliahan Berbasis Kompetensi. Semarang: Jurusan Geografi Mulyasa, E Kurikulum Berbasis Kompetensi: Konsep, Karakteristik, Implementasi, dan Inovasi. Cetakan ketujuh. Bandung: PT Remaja Rosdakarya Nurhadi, dkk Pembelajaran Kontekstual dan Penerapannya dalam KBK, Malang: UM Press Kurikulum 2004 Pertanyaan dan Jawaban. Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia. Nurdin S, Guru Profesional dan Implementasi Kurikulum. Jakarta: Quantum Theacing Sugandi, Teori Pembelajaran. Semarang: Unnes Press Sulistyo,H Budi dan Suprobo Geografi SMP Kelas VIII. Jakarta: Erlangga. Sumaatmadja, Nursid Metodologi Pengajaran Geografi. Jakarta: Bumi Aksara

Terima Kasih