METODE PENILAIAN LOKASI

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
KELOMPOK 1 1.Berliana Josefa 2.Yetty Gloria 3.Maya Tressia 4.Shanty Sawita 5.Eko Suryadarma.
Advertisements

Nilai Waktu dan Uang (Time Value of Money)
Pertemuan 8 Kualitas dan Efisiensi Produksi
MACAM-MACAM BIAYA. DARI SISI PEMANFAATANNYA BIAYA DIGOLONGKAN MENJADI 2 MACAM YAITU : BIAYA EXPLISIT : BIAYA UNTUK FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI. BIAYA.
MANAJEMEN MATERIAL.
Dwi Retno Andriani, SP.,MP
PAKET PENDAFTARAN Silver (1 Star)Rp. 1, ,- Platinum (3 Star)Rp ,- Titanium (7Star)Rp ,- (juga sebagai Mobile Stockist) PLAN.
MANAJEMEN PERSEDIAAN PERSEDIAAN: BENTUK PERSEDIAAN:
MANAJEMEN PERSEDIAAN Manajemen persediaan berada di antara fungsi manajemen operasi yang paling penting karena persediaan membutuhkan modal yang besar.
PROGRAM LINEAR 1. PENGANTAR
Analisis Proses Bisnis Pertemuan V
ANALISIS COST-VOLUME-PROFIT
METODE HASIL PRODUKSI Dasar teori yg digunakan adalah bahwa aktiva digunakan untuk berproduksi, shg beban depresiasi didasarkan pd hasil produksi Umur.
SISTEM PERHITUNGAN BAGI HASIL SISI PENDANAAN
ANALISIS BIAYA,LABA DAN EBIT
Fisika Dasar Oleh : Dody
ANGGARAN BEP.
(Manajemen Persediaan)
jumlah produk yang harus diproduksi dalam satu periode mendatang.
BIAYA PENGGABUNGAN USAHA
POLA PRODUKSI oleh;: Nurul K.
PERMINTAAN, PENAWARAN DAN KESEIMBANGAN PASAR
STRATEGI LOKASI STIE PUTRA BANGSA.
ANALISIS BREAK EVEN POINT (BEP)
M E T O D E H A R G A P O K O K P R O S E S (2)
ANUITAS BERTUMBUH DAN ANUITAS VARIABEL
ANALISIS BIAYA-VOLUME-LABA (COST-VOLUME-PROFIT ANALYSIS)
PERTAMUAN 6 DAN 7 hal 275 Hansen/Mowen
ANGGARAN BIAYA OVERHEAD PABRIK
OLEH IR. INDRAWANI SINOEM, MS
PENGANTAR TATA LETAK DAN PEMILIHAN LOKASI PABRIK
Akuntansi manajemen Analisis Titik Impas Ajang Mulyadi.
perencanaan laba: COST-VOLUME-PROFIT ANALYSIS
PENGUKURAN PRODUKTIVITAS
TEORI PRODUKSI PENGERTIAN TEORI PRODUKSI.
POKJA ULP, PENJADWALAN & PEMASUKAN PENAWARAN JASA KONSTRUKSI DAN KONSULTANSI LKPP ULP FT UNDIP 2013.
FUNGSI PENERIMAAN R R = f(Q) Q
BIAYA, TARIF ANGKUTAN DAN PEMBENTUKAN HARGA
LOKASI FASILITAS Keputusan lokasi berpengaruh thd :
BIAYA PRODUKSI JANGKA PANJANG
PENERAPAN TURUNAN PERTAMA
Konsep biaya Arus biaya Chapter 2. Konsep dasar biaya Cost adalah KAS atau setara dg KAS yg dikorbankan untuk mendapatkan barang/jasa yg diperkirakan.
Manajemen Persediaan Pertemuan ke-10.
ANGGARAN, AKTUAL DAN PEMBEBANAN
PENERAPAN FUNGSI LINIER PART 2
B E P TITIK PULANG POKOK.
Analisis Breakeven Operating Leverage
ANALISA BREAK EVEN POINT ( BEP )
Fungsi Penerimaan.
PENENTUAN HARGA POKOK VARIABEL
ANALISA EKONOMI Fanny Widadie.
By: Evaliati Amaniyah, SE, MSi
Pemilihan Lokasi Usaha / Industri.
MODEL APC (AMERICAN PRODUCTIVITY CENTER) MODEL
ANALISIS TITIK IMPAS BREAK EVENT POINT (BEP).
Operations Management
ANALISIS TITIK IMPAS Kulaih ke - 14.
STRATEGI LOKASI ADELINA LUBIS, SE, M.Si.
Analisis Hubungan Biaya, Volume dan Laba (Cost-Volume-Profit)
PERTEMUAN KE-5 STRATEGI LOKASI
TEORI LOKASI BIAYA MINIMUM
Aspek Teknis dan Teknologi Informasi
PERENCANAAN FASILITAS
Perencanaan lokasi Desi Harsanti Pinuji.
STRATEGI LOKASI Manajemen Operasional, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas islam Malang (unisma) oleh: Fauziah, SE., MM.
Keputusan Lokasi.
Manajemen Produksi/Operasi
PERENCANAAN LOKASI PABRIK
POKOK PEMBAHASAN MATERI 7 : PEMILIHAN LOKASI PERUSAHAAN
PERTEMUAN KE-5 STRATEGI LOKASI
Transcript presentasi:

METODE PENILAIAN LOKASI 1)FACTOR RATING 2) ANALISIS NILAI IDEAL 3) ANALISIS EKONOMI 4) ANALISIS VOLUME-BIAYA 5) PENDEKATAN PUSAT GRAVITI 6) METODE TRANSPORTASI

FACTOR RATING CONTOH : BOBOT LOKASI I LOKASI II % NILAI B X N PASAR 25 PENDEKATAN UMUM YG BERGUNA UTK. MENGEVALUASI & MEMBANDINGKAN BERBAGAI ALTERNATIF LOKASI DG CARA MEMBERIKAN BOBOT THD. FAKTOR-FAKTOR YG PERLU DIPERTIMBANGKAN DLM PEMILIHAN LOKASI. FAKTOR KUALITATIF DIUBAH MENJADI KUANTITATIF DG CARA MENGALIKAN BOBOT DENGAN SKALA NILAI CONTOH : BOBOT LOKASI I LOKASI II % NILAI B X N PASAR 25 100 80 20 BAHAN BAKU 90 18 TENAGA KERJA TENAGA LISTRIK 15 12 AIR 10 60 6 PRASARANA UMUM 5 4 PERLUASAN JUMLAH 93 LOKASI I PUNYA TOTAL NILAI TERTIMBANG > LOKASI II, JADI DIPILIH LOKASI I

METODE ANALISIS NILAI IDEAL METODE INI HAMPIR SAMA DG METODE FACTOR RATING, BEDANYA BOBOT MENUNJUKKAN NILAI IDEAL UNTUK SETIAP FAKTOR; DG DEMIKIAN NILAI MAKSIMUM SETIAP FAKTOR SAMA DG NILAI IDEALNYA CONTOH: FAKTOR NILAI IDEAL LOKASI I LOKASI II PASAR 25 20 BAHAN BAKU 18 TENAGA KERJA TENAGA LISTRIK 15 12 AIR 10 6 PRASARANA UMUM 5 4 PERLUASAN JUMLAH 100 93 90 LOKASI I > LOKASI II, MAKA DIPILIH LOKASI II

ANALISIS EKONOMI METODE INI MENGGUNAKAN PENDEKATAN KUANTITATIF & KUALITATIF SECARA BERSAMA-SAMA AGAR LENGKAP. DATA YG SIFATNYA KUALITATIF DIANALISIS DG MENGGUNAKAN METODE FACTOR RATING, KEMUDIAN HASIL ANALISIS DATA KUALITATIF & KUANTITATIF DIPAKAI UTK MENGAMBIL KEPUTUSAN CONTOH: BIAYA DALAM JUTAAN RUPIAH FAKTOR BIAYA LOKASI I II III IV BIAYA TENAGA KERJA 380 397 422 452 BIAYA TRANSPORTASI 98 90 88 72 BIAYA UMUM & ADMINISTRASI 37 27 33 32 BIAYA BAHAN BAKAR & UTILITI 17 12 11 18 JUMLAH BIAYA 532 526 554 574

FAKTOR NON BIAYA LOKASI I II III IV SIKAP MASYARAKAT BS B KEAKTIFAN SERIKAT BURUH K FASILITAS TRANSPORTASI FASILITAS PERUMAHAN FASILITAS KESEHATAN C FASILITAS PENDIDIKKAN KEAMANAN LINGKUNGAN KS SARANA SOSIAL PERATURAN DAERAH SUMBER AIR TAWAR KETERANGAN: BS = BAIK SEKALI B = BAIK C = CUKUP K = KURANG KS =KURANG SEKALI FAKTOR NON BIAYA YG BERSIFAT KUALITATIF, HRS DIUBAH MENJADI KUANTITATIF DG MENGGUNAKAN METODE

ANALISIS VOLUME-BIAYA (TITIK IMPAS) MENEKANKAN PD FAKTOR TOTAL BIAYA PRODUKSI DR BERBAGAI ALTERNATIF LOKASI YG AKAN DIPILIH, DAN PILIHAN LOKASI YGBERDASARKAN TOTAL BIAYA PRODUKSI YG TERENDAH ASUMSI YG BERLAKU ADALAH: BIAYA TETAP DIANGGAP KONSTAN UTK SUATU JARAK TKT VOLUME TERTENTU, BIAYA VARIABEL DIANGGAP LINIER, TKT PRODUKSI YG DIKEHENDAKI DIKETAHUI, & HANYA BERLAKU UTK SATU JENIS PRODUK CONTOH: LOKASI BIAYA TETAP BIAYA VARIABEL TOTAL BIAYA I 320 000 15 (10 000) 470 000 II 250 000 20 (10 000) 450 000 III 200 000 30 (10 000) 500 000 KETERANGAN: BIAYA DLM RIBUAN RUPIAH TKT. PRODUKSI DIASUMSIKAN SEBESAR 10.000 UNIT

III II BIAYA JUTAAN RUPIAH 600 I 500 400 300 200 LOKASI II UNGGUL LOKASI I UNGGUL LOKASI III UNGGUL 100 2 4 6 8 10 12 14 16 PRODUKSI (RIBU UNIT)