1 System Dynamics Ir. Abdul Wahid, MT. Departemen Teknik Gas dan Petrokimia FTUI.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Pasar Kerja di Perkotaan
Advertisements

Pay Structure Decision
Laju Pertumbuhan Penduduk
1 Achmad Rozi El EROY. 2 Pendahuluan Perusahaan sebagai bagian dari lingkungan ekonomi perlu mencermati situasi dan kondisi ekonomi. Optimaslisasi kekuatan.
STRUKTUR TATA RUANG KOTA
PEREKONOMIAN TERBUKA Samuelson Ch.30
Populasi Penduduk Dunia
1 DAMPAK PNPM, PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT, PADA PELUANG KERJA DAN PEMBERANTASAN KEMISKINAN Jakarta – April 12, 2007 Gustav F. Papanek Boston Institute.
Pertumbuhan Penduduk Oleh : Rouhdy Rangga ( )
1 System Dynamics Ir. Abdul Wahid, MT. Departemen Teknik Gas dan Petrokimia FTUI.
PENGANTAR ILMU EKONOMI MAKRO
MAKROEKONOMI, edisi ke-6
SAVING, WEALTH AND POPULATION Bahan Kuliah Ekonomi Kependudukan Program Pasca Sarjana Kependudukan dan Ketenagakerjaan Universitas Indonesia, 2011 Oleh:
PENDAPATAN NASIONAL Mengukur tingkat kegiatan ekonomi yang dicapai dan perubahan serta pertumbuhannya dari tahun ke tahun $ DR. NURITA ANDRIANI.
Analisis dan Simulasi Proses Ir. Abdul Wahid Surhim, MT.
OVERVIEW Konsep dasar dan arti penting klasifikasi industri.
Ir. Abdul Wahid, MT. Departemen Teknik Gas dan Petrokimia FTUI
Assalamualaikum.
MIGRASI Andri Wijanarko.
PENGANTAR EKONOMI MAKRO
Manajemen Sumber Daya Manusia
FAKULTAS EKONOMI/ MANAJEMEN Nama: Bobby Sanjaya NIM:
MASALAH TENAGA KERJA DAN PENGANGGURAN DI NSB
Ir. Abdul Wahid, MT. Departemen Teknik Gas dan Petrokimia FTUI
Analisis dan Simulasi Proses
Kuantitas Air Bersih Pertemuan ke-3 dan 4.
Pengangguran dan Inflasi
The Solow Growth Model Model lanjutan yang mengikutsertakan pertumbuhan penduduk dan kemajuan teknologi.
Unemployment. 2 Supply and Demand Model 3 Supply - Demand Model Wage Employment Supply Demand Rp 10 5 Rp 15 E D’ S’ 37 Unemployment = 4.
POPULASI & PEMBANGUNAN
REVIEW MATERI EKONOMI MAKRO (BAHAN UAS)
Saparila Worokinasih, S.Sos., M.Si
PENGANTAR TEORI EKONOMI MAKRO
MASALAH PEMBANGUNAN MANUSIA: KEPENDUDUKAN
Populasi Penduduk Dunia
PENGANTAR EKONOMI MAKRO
MAKROEKONOMI, edisi ke-6
PEREKONOMIAN TERBUKA Samuelson Ch.30
Urbanisasi dalam Perencanaan Wilayah.
TEORI EKONOMI MAKRO ISLAM
PENGANTAR FLUKTUASI EKONOMI
Anggaran Fleksibel, Varians Biaya-Langsung, dan Pengendalian Manajemen
INFLASI.
MAKROEKONOMI, edisi ke-6
KONDISI PENDUDUK INDONESIA
MODEL EKONOMI MAKRO JANGKA PANJANG
MUTASI & PROMOSI Pertemuan 10 5/12/2018 Yulizar Kasih/MSDM/STMIK-MDP.
MAKROEKONOMI, edisi ke-6
PENGANGGURAN MODUL KULIAH BAGIAN VII PENGANTAR EKONOMI MAKRO
Pengangguran.
PEREKONOMIAN TERBUKA Rowland B.F.P
Labor Economics Series
Unemployment Unemployment.
Presented by Prasetyo Widyo Iswara, S.E., M.A.
PENGANTAR EKONOMI MAKRO BAB I PENDAHULUAN. Pengertian Makro Ekonomi Ilmu ekonomi makro mempelajari variabel- variabel ekonomi secara agregat (keseluruhan).
PENGANTAR EKONOMI MAKRO
Pengangguran.
MANAJEMEN DAN BISNIS Lingkungan Bisnis Pertemuan 10 1.
PENGANGGURAN, INFLASI DAN KEBIJAKAN PEMERINTAH
Mengapa Perlu Belajar Pasar Keuangan?.
(Makroekonomi) Ruang Lingkup Analisis Ekonomi Makro
Pengangguran dan Inflasi
KEPENDUDUKAN DAN KETENAGAKERJAAN. 1. KEPENDUDUKAN DAN KETENAGAKERJAAN 11. HUBUNGAN KEPENDUDUKAN DAN KETENAGAKERJAAN OVERVIEW.
PENGANGGURAN Pertumbuhan Penduduk Inflasi GDP Upah Kurs Kenaikan BBM Perkembangan IT.
MAKROEKONOMI, edisi ke-6
MODEL EKONOMI MAKRO JANGKA PANJANG
Urbanisasi dalam Perencanaan Wilayah.
PENGANTAR EKONOMI MAKRO
Siklus Hidup Produk (Product Life Cycle)
PENGANTAR EKONOMI MAKRO MERI YANTI,S.E.M.Si BAB I PENDAHULUAN.
Transcript presentasi:

1 System Dynamics Ir. Abdul Wahid, MT. Departemen Teknik Gas dan Petrokimia FTUI

2 Daftar Isi Pengantar Perkuliahan3 Bab 1 Pengantar Sistem Dinamik7 Bab 2 Feedback Loop65 Bab 3 Model Lebih Kompleks163 Bab 4 Modeling Exercise180 Bab 5 Building Model188 Bab 6 Exploring S-Shaped Growth218 Bab 7 Urban Dynamics249

URBAN DYNAMICS 3

4 1. Background of the Urban System Siklus kehidupan dari suatu kota dipengaruhi oleh periode pertumbuhan ekonomi yang diikuti oleh periode transisi menuju kesetimbangan. Selama masa pertumbuhan, kota tersebut memiliki perekonomian yang sehat:aktivitas bisnis diperluas dan angka pengangguran rendah. Population dan besarnya jumlah Business Stuctures berkembang dengan pesat. Selama masa transisi, keadaan menjadi kurang mendukung. Laju Construction dari Business Structures menurun, dan begitu pula dengan laju perpindahan penduduk ke dalam kota. Dalam keadaan kesetimbangan, disaat Population dan jumlah Business Structure sudah tidak bertambah lagi, kota mengalami banyak masalah, seperti jumlah pengangguran yang tinggi.

5 2 Preliminary Exploration of The Urban System Kearah masalah apakah model yang akan dibuat? Apakah alasan membuat model? Apakah key variables dari sistem? 3 General Description of The Urban System Tersedianya pekerjaan dan janji-janji untuk mendapatkan pendapatan yang lebih besar yang menjadi penyebab utama dari Inmigration dari sebuah Urban area. Orang cenderung pindah dari daerah dimana kesempatan kerja banyak atau Labor Availability rendah. Saat seseorang pindah baik ke dalam atau keluar kota, mereka menambah atau mengurangi jumlah orang di daerah dari Labor force.Dunia bisnis tidak dapat mengacuhkan Labor availability di daerah mereka serta keputusan untuk perluasan. Bila Labor availability tinggi, pengusaha dapat memilih pekerja dan akan mempersingkat waktu untuk mengisi sebuah lowongan pekerjaan, serta akan menurunkan kompetisi upah pekerja diantara bisnis-bisnis yang lain. 4 Detailed Instruction for Building The Urban Growth Model Model yang dibuat terdiri dari dua bagian: Business Structures dan Population.

6 4.1 The Business Structures Sector Level = Business Structures initial value = 1000 Rate = Demolition Ditentukan oleh Business Structures dan Average Structure lifetime = 50 tahun Rate = Construction Dipengaruhi oleh Business Sturctures dan beberapa faktor, yaitu : *Construction Fraction = 0.02 *Land Availability Multiplier merupakan fungsi nonlinier dari Land Fraction Occupied. Land Fraction Occupied = Business Structures * Land per Structure total Land Area Land per Structure = 1 acre per structure total Land Area = 5000 acre Land Availability = 0 bila seluruh Land Area telah digunakan. Land Availability = 1 bila dalam keadan seimbang. Labor Availability Multiplier = Labor Fokrce / Jobs Labor Force = Population * Labor Participation Fraction Labor Participation Fraction = 0.35 Jobs = Business Structures * Jobs per Structure Jobs per Structure = 20 Labor Availability = 1 bila dalam keadaan seimbang.

7 4.2 The Population Sector Level = Population initial value = orang Rate = Deaths Average lifetime = 67 tahun Rate = Out migration Out migration = 0.08*Population Rate = In migration, dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu : * Inmigration normal = 0.08 In migration = Inmigration normal * Population * Jobs Attractiveness Multiplier yang tergantung pada Labor Availabiliy

Eksplorasi URBAN DYNAMICS 1. Problem Statement Pertumbuhan yang cepat dari ‘Population dan Business Structures’ dari urban system. Variabel pokok dari sistem ini adalah Business Structures, Population dan Labor Availability. 2. Besarnya Construction of Business Structures menjadi besar ketika Land Fraction Occupied rendah.

9 3. Hubungan-hubungan itu digambarkan dalam ithink seperti berikut : (urban.itm)

10 Grafik yang dihasilkan dari sistem