PENGUMPULAN BUKTI AUDIT DAN EVALUASI BUKTI PEMERIKSAAN

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Pertemuan - 8 Teknik Audit Berbantuan Komputer
Advertisements

Audit Sistem Informasi
STMIK Ichsan - 30 September 2004 Sistem Informasi dalam Pengembangan Sumber Daya Manusia Oleh : Arbyn Dungga, ST OLAMiNet.
Audit Wikipedia (id)‏ Audit atau pemeriksaan dalam arti luas bermakna evaluasi terhadap suatu organisasi, sistem, proses, atau produk. Audit dilaksanakan.
Pemahaman atas Struktur Pengendalian Internal
PENGANTAR CBIS KELOMPOK 1 ADVENT ARAMANA ANTON PURNAMA ATIKA WULANDARI
Audit Sistem Informasi Berbasis Komputer
PENGENDALIAN INTERNAL DAN RESIKO KENDALI
Auditing Computer-Based Information Systems
TUJUAN AUDIT SI/TI Pertemuan 2.
SISTEM AUDIT SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL PERGURUAN TINGGI
Bab_7 Bukti Audit BUKTI AUDIT
Pengumpulan dan Penilaian Bukti Audit
SEJARAH DAN PEMAHAMAN AUDIT SISTEM/TEKNOLOGI INFORMASI
KELOMPOK V NAMA KELOMPOK: ALI SOFYAN DELSY
Pengumpulan dan Penilaian Bukti Audit
BAB VIII STRUKTUR PENGENDALIAN INTERN
AUDIT SISTEM INFORMASI
Penilaian Risiko Kontrol dan Pengujian Kontrol
PERANCANGAN BASIS DATA
PROSEDUR AUDIT.
Monitoring & Evaluasi.
MENILAI RISIKO PENGENDALIAN
SOP dan Audit Keamanan Keamanan Jaringan Pertemuan 12
Wisnu Haryo Pramudya, S.E., M.Si., Ak., CA
Pengenalan Kertas Kerja
Audit Teknologi Informasi
AUDIT SISTEM INFORMASI dan TUJUANNYA
Pengumpulan dan penilaian bukti audit
PENAKSIRAN RISIKO DAN DESAIN PENGUJIAN
Metodologi Audit Sistem Informasi
Audit Sistem Informasi berbasis Komputer
MODUL 3 RESKINO TUJUAN AUDIT, PROGRAM AUDIT, dan KERTAS KERJA AUDIT
Bab_7 Bukti Audit BUKTI AUDIT
AUDIT MUTU INTERNAL TIM GAMA SOLUTION.
SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL
LAPORAN HASIL AUDIT SISTEM INFORMASI
AUDIT SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER
DOKUMENTASI.
Defenisi Sistem Informasi Manajemen :
ASSALAMU’ALAIKUM WR.WB
Pertemuan 11 & 12 D O K U M E N T A S I.
Desain Sistem Akuntansi
BAHAN BUKTI AUDIT Pertemuan 10
AUDIT DALAM LINGKUNGAN SISTEM INFORMASI KOMPUTER
Pengumpulan dan penilaian bukti audit
Review Sistem Informasi Managemen
PEMERIKSAAN OLEH INTERNAL AUDITOR
MENDOKUMENTASIKAN PEKERJAAN AUDIT
DOKUMENTASI.
KONSEP AUDIT SISTEM INFORMASI
KONSEP SISTEM INFORMASI Sistem Informasi Perusahaan
STRUKTUR PENGENDALIAN INTERN (SPI)
Audit pengolahan Data Elektronik
Penerimaan Penugasan dan Perencanaan Audit
Kelompok 7 : Adora Aline alfiana (01) Dinda Rakhmawati Setiani (06)
Sistem informasi manajemen
LAPORAN HASIL AUDIT SISTEM INFORMASI
Kelompok 6 Maria Widi Hapsari
Pemahaman dan Pengujian Pengendalian Internal Oleh: Dela Audina Dewi Sartika Elvirha Dwi Martika Pengendalian Internal 1.
Pemahaman Struktur pengendalian intern
KONSEP SISTEM INFORMASI
BAB 5 BUKTI PEMERIKSAAN Bukti Audit Kompetensi Bukti Audit
AUDIT MUTU INTERNAL (AMI)
BAGIAN 12 PENGARUH TI TERHADAP AUDIT
ADI PRIHANDONO, SKOM, MKOM
1. Pokok Bahasan Pengertian audit Pengertian audit Jenis audit Jenis audit Pengertian audit internal Pengertian audit internal Manfaat audit internal.
BUKTI AUDIT Kasus : Kadangkala bukti terpenting tidak terdapat dalam catatan akuntansi Sifat Bukti Audit Bukti Audit  informasi yang digunakan oleh auditor.
REVIEW AUDITING Halaman.
Pertemuan 6 Audit Teknologi Informasi Kel 4 : - Aditya pratama.
Transcript presentasi:

PENGUMPULAN BUKTI AUDIT DAN EVALUASI BUKTI PEMERIKSAAN Pertemuan - 11 PENGUMPULAN BUKTI AUDIT DAN EVALUASI BUKTI PEMERIKSAAN

Pengumpulan Bukti Audit

Kategori Bukti Audit Bukti langsung/tidak langsung Bukti Primer/Sekunder Testimonial evidence (hasil wawancara)

Kualitas Bukti Audit Ukuran dapat tidaknya suatu bukti digunakan sebagai bahan untuk menarik kesimpulan atau memberikan rekomendasi oleh auditor. Faktor yang menentukan kualitas bukti audit : Relevansi Nilai Penting (materiality) Kompetensi (sumber bukti audit diperoleh) Kecukupan dan kelengkapan bukti Tepat waktu

Instrumen Pemeriksaan Pengamatan (Observasi) Cara memeriksa dengan menggunakan panca indera – mata, yang dilakukan secara kontinyu selama kurun waktu tertentu untuk membuktikan suatu keadaan/masalah. Wawancara (Interview) Teknik pemeriksaan berupa tanya jawab secara lisan dan tertulis antara auditor dengan auditee untuk memperoleh bahan bukti audit.

Instrumen Pemeriksaan 3. Kuesioner Mengirim surat pengantar beserta daftar pertanyaan ke responden yang telah ditentukan. 4. Konfirmasi Upaya memperoleh penegasan dari sumber lain yang independen baik secara lisan maupun tertulis dalam rangka pembuktian pemeriksaan.

Instrumen Pemeriksaan 5. Inspeksi Fisik Cara memeriksa untuk memperoleh bukti secara langsung (ada di tempat dimana masalah itu berada) biasanya diusahakan agar ada wakil dari instansi atau pihak ketiga yang membantu menyertai inspeksi. 6. Perbandingan Usaha untuk mencari kesamaan dan perbedaan antara dua atau lebih keadaan. 7. Penelaahan Dokumen (Bagan organisasi, manual prosedur, manual operasi, notulen rapat, surat perjanjian, flowchart )

Hal-hal yang perlu dipahami oleh auditor : Indikator kinerja untuk menentukan sistem bekerja dengan baik atau tidak. (response time) 2. Parameter workload untuk menentukan sumberdaya yang diperlukan. (jumlah CPU)

EVALUASI BUKTI PEMERIKSAAN Keamanan aset & Integritas data Efektivitas sistem Kegunaan Kemudahan pakai Efektivitas ekonomis Efisiensi sistem

Evaluasi Bukti Pemeriksaan Test of controls : mengetahui apakah pengendalian yang ada telah sesuai dengan prosedur. Substantive test : Test of transaction : mengevaluasi apakah ada kesalahan pemrosesan transaksi. Test of balances or overall results : menjamin laporan yang dihasilkan benar dan akurat.

1. Evaluasi keamanan aset & Integritas data Expected loss : asset, rusak, dicuri, digunakan oleh orang yang tidak berwenang. Integritas Data : 1. Besarnya nilai (uang) pada error exist 2. Jumlah kuantitas kesalahan 3. Seringnya terjadi kesalahan

2. Evaluasi Efektivitas Sistem 4 atribut untuk mengukur efektivitas sistem : History of repair maintenance History of adaptive maintenance History of perfective maintenance Run-time resources consumption

Model dari Faktor yang mempengaruhi Efektivitas Sistem Informasi Kualitas Sistem Kualitas Informasi Dirasakan Kegunaannya Computer self-effiacy Dirasakan Mudah digunakan Penggunaan: Jumlah Jenis Kepuasan SI Dampak Individu: Task QWL Dampak Organisasi

Hal-hal yang berpengaruh pada efektivitas sistem : Waktu respon Keandalan dari Sistem Kemudahan pemakaian Kegunaan fungsionalitas yang disediakan oleh sistem Kemudahan belajar Dokumentasi yang berkualitas dan membantu berbagai fasilitas Keterpaduan dengan sistem lain yang ada

Sasaran (goal) independen diantara komponen sistem informasi Perangkat Keras independence independence Perangkat Lunak Data independence

3. Evaluasi Kegunaan Evaluasi manfaat dapat dilakukan dengan menilai : 1. Komputerisasi memudahkan penyelesaian pekerjaan. 2. Komputerisasi meningkatkan kinerja. 3. Komputerisasi meningkatkan produktivitas. 4. Komputerisasi meningkatkan efektivitas. 5. Berguna dalam pelaksanaan tugas.

4. Evaluasi Kemudahan pakai Ukuran kemudahan aplikasi adalah : Mudah dipelajari Sistem bekerja seperti yang diharapkan Sistem aplikasinya jelas dan mudah dipahami. Interaksi dengan sistem informasi dilakukan secara fleksibel Dapat dengan cepat menjadi skilful dengan sistem informasi Sistem informasi akan mudah untuk digunakan

Item penilaian kepuasan pelanggan : Hubungan relasi antar staff. Proses bila terjadi permintaan perubahan. Ketepatan waktu informasi yang dibutuhkan. Pelatihan yang diberikan kepada calon pemakai. Relevansi yang dilaporkan bagi dirinya. Banyak laporan yang dapat diperoleh. Kelengkapan dokumentasi yang tersedia. Ketergantungan terhadap sistem informasi.

5. Evaluasi efektivitas ekonomis Langkah 1 : Identifikasi manfaat (benefits) dari sistem informasi Langkah 2 : Identifikasi biaya (costs) dari sistem informasi Langkah 3 : Nilai manfaat (benefits) dan biaya (costs) dari sistem informasi Langkah 4 : Tentukan net present value dari sistem informasi

6. Evaluasi efisiensi sistem Indeks kinerja pengukuran efisiensi dapat dibedakan dalam 4 jenis : a. indikator ketepatan waktu, seberapa cepat sistem menyajikan output yang dibutuhkan oleh user. b. mengukur berapa banyak yang dilakukan sistem dalam periode waktu tertentu. c. mengukur tingkat kesibukan sistem d. mengukur tingkat ketersediaan sistem untuk memproses beban kerja user.

Kasus Sebagai manajer internal audit untuk sebuah Perguruan Tinggi Swasta yang cukup besar Tugas penting yang harus dilakukan adalah melakukan evaluasi secara rutin dan periodik terhadap efektivitas dari Sistem Informasi di Perguruan Tinggi tersebut Sistem yang dianggap kritis pada PT tersebut adalah sistem pengelolaan data siswa. Sistem tersebut merupakan salah satu dari online real-time update system yang pertama dikembangkan (sekitar 15 tahun yang lalu oleh University’s Administrative Information System Departement) Sistem tersebut sering digunakan oleh banyak staff dalam PT tersebut

Temuan dari Kasus Kualitas sistem lemah Sistem menyediakan reasonable response time dan reliable serta stable Komentar dari user, bahwa sistem sudah menyediakan fungsionalitas yang baik User interface terlihat very unfriendly Virtually no documentation and help facilities Poorly integrated with other system Based on proprietary rather than open system technology Maintenance costs relatively high

Hasil interview dengan user Hasil interview dengan user untuk menentukan kualitas informasi yang disediakan oleh sistem terindikasi tinggi Accurate, complete, timely, relevant Measure user’s perceptions of usefulness of the system  high rating Measure user’s perceptions of how easy the system is to use  hasilnya mengejutkan karena hasil rating tinggi sedangkan hasil pengamatan sangat rendah

Yang diminta Bekerja sama dengan manajer university’s Administrative Information System Departement untuk menentukan sejumlah sistem yang perlu di-redesign dan re-written Rekomendasi apa yang akan diberikan sehubungan dengan sistem pengolahan data siswa Jelaskan adanya temuan yang kontradiksi

Selesai