Uji Teratogenik Untuk memprediksi apakah suatu senyawa menimbulkan cacat bawaan pada manusia.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
UJI KULIT DAN MATA Esti Dyah Utami, M.Sc., Apt.
Advertisements

2. TOKSIK vs ORGANISME
TERATOLOGI EKSPERIMENTAL
Wien/perk1_genap Terdiri atas 3 periode, yaitu :  Periode OVUM/ZYGOTE/GERMINAL  Kehamilan 1 – 2 minggu  Periode EMBRIO  Kehamilan 3 – 8 minggu.
Dr. Ramlan Ginting, S.H., LL.M
SIKLUS ESTRUS, OVARI, UTERUS, DAN PSEUDOPREGNANCY
SUMBERDAYA (RESOURCES) Anything needed by an organism or group of organism. Something useful (but for humanity what is useful or useless can change because.
Cultural Determinants of Schemas
Hewan yang dipakai untuk suatu penelitian medis : Yaitu Semua hewan
Teratologi Terapan.
Prosedur Pewarnaan Tulang Janin
Measures of Association
Game Theory Purdianta, ST., MT..
Kajian keamana BTP Mita Ristanti.
 Dari 10 biota penelitian ternyata menghasilkan efek 5 biota mati (50%)  TERNYATA LC terjadi pada konsentrasi 5ppm  Hasil tersebut disebut : TOKSISITAS.
Pert. 4. Mengapa harus memiliki strategi IS/IT?
OBAT YANG MEMPENGARUHI JANIN INTRA UTERIN
BLACK BOX TESTING.
Pengertian Media Periklanan
Research Design (Cont). Jenis Perancangan Riset Jenis perancangan mana yg akan digunakan ? Peneliti perlu memikirkan tentang apa yang mereka inginkan.
GENE THERAPY AN INTRODUCTION Agustina Setiawati, M.Sc., Apt.
PENGANTAR FARMAKOLOGI
Mengapa kita selalu memakai hewan coba ?
1 Pertemuan 09 Kebutuhan Sistem Matakuliah: T0234 / Sistem Informasi Geografis Tahun: 2005 Versi: 01/revisi 1.
1 Pertemuan 10 Statistical Reasoning Matakuliah: T0264/Inteligensia Semu Tahun: Juli 2006 Versi: 2/1.
Bagian Farmakologi & Terapi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas
Masalah Transportasi II (Transportation Problem II)
1 Pertemuan 22 Analisis Studi Kasus 2 Matakuliah: H0204/ Rekayasa Sistem Komputer Tahun: 2005 Versi: v0 / Revisi 1.
9.3 Geometric Sequences and Series. Objective To find specified terms and the common ratio in a geometric sequence. To find the partial sum of a geometric.
Sunarmi Aprlia intan M Amalia
Diskusi Panel Kelompok 5 PD Reguler 2012.
Prosedur Pewarnaan Tulang Janin
ANALISA KESELAMATAN KERJA
Sunarmi Amalia Aprilia intan murniati
Evaluasi Pelatihan.
Pengujian Hipotesis (I) Pertemuan 11
UJI INVIVO PADA GINJAL Arnita Yeyen Fitri Annisa Pulan Widyanati
An Editing Process: Rereading
UP.5 Kesejahteraan Hewan Laboratorium Prof. drh. Bambang Hariono, Ph.D
the formula for the standard deviation:
Teknologi Reproduksi dan Bioteknologi
Pencegahan penyakit dan kesehatan ayam
ANIMAL RESEARCH Arnita Yeyen ( )
Evidance Based Practice
Silvia rahmayani KEHAMILAN DENGAN PMS.
KONDISI GASTROINTESTINAL SELAMA KEHAMILAN OLEH : SHELLA JANNATIYAH
POKOK BAHASAN III FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TOKSISITAS.
Sembuh dengan gejala sisa Belum sembuh
Manajemen Keuangan Pelayanan Kesehatan
TEMU - 9 TUJUAN Diakhir kuliah mahasiswa memiliki pengetahuan dasar tentang faktor risiko dan studi epidemiologi analitik.
Macam-macam Air Types of water
(Hepatitics Drug) Website:
Evidence-Based Medicine Prof. Carl Heneghan Director CEBM University of Oxford.
Anemia pada Remaja Puteri Siti Fathimatuz Zahroh UPT Puskesmas Karangmojo II.
REPRODUKSI 4 oct 2012.
Tahap persiapan : Mempersiapkan kandang
Evaluasi Pelatihan.
THE INFORMATION ABOUT HEALTH INSURANCE IN AUSTRALIA.
Group 3 About causal Conjunction Member : 1. Ahmad Fandia R. S.(01) 2. Hesti Rahayu(13) 3. Intan Nuraini(16) 4. Putri Nur J. (27) Class: XI Science 5.
Anemia pada Remaja Puteri Puskesmas Cipedes dr Rinny Oktafiani 2017.
Persamaan Schroedinger II Erwin Schrödinger ( ) A careful analysis of the process of observation in atomic physics has shown that the subatomic.
Lesson 2-1 Conditional Statements 1 Lesson 2-1 Conditional Statements.
Anemia pada Remaja Puteri dr. Aris Rahmanda UPTD Puskesmas Bojong Rawalumbu – Peserta Dokter Intership Indonesia 2016.
PERCOBAAN DASAR (RUTE PEMBERIAN OBAT) PRAKTIKUM FARMAKOLOG KE-1.
Al Muizzuddin F Matematika Ekonomi Lanjutan 2013
Hukum Konservasi Muatan dan energi.
HANDLING RUSH PRESIDENT UNIVERSITY NURLAELA RIZKINA.
Draw a picture that shows where the knife, fork, spoon, and napkin are placed in a table setting.
Wednesday/ September,  There are lots of problems with trade ◦ There may be some ways that some governments can make things better by intervening.
Metode Pengumpulan Data E. Syahrul
Transcript presentasi:

Uji Teratogenik Untuk memprediksi apakah suatu senyawa menimbulkan cacat bawaan pada manusia

Tragedi talidomid 1961 Senyawa kimia dapat menimbulkan efek teratogenik pada hewan coba Seb. 1961 senyawa kimia baru tdk secara rutin dilakukan pemeriksaan teratogenik (bagian dari evaluasi keamanan)

Hewan coba yg digunakan : Dianjurkan pada minimal 2 spesies bintang. Kebanyakan tikus atau mencit, dan kelinci Pilihan strain , sedapatnya strain bebas dr malformasi spontan Usia, BB hewan kurang lebih sama Ditempatkan pd kondisi lingkungan yg baik, Panas, cahaya, kegaduhan seminimum mgk Waktu, cara pemberian , lama paparan obat penting dlm menentukan efek teratogenik pd hewan coba

Makanan yg sama. Biasanya digunakan tiga level dosis Dosis tinggi : toksik, tetapi tdk mematikan pd induk Dosis rendah memberikan efek klinik Dosis intermediate diatara dua dosis lainnya Cara pemberian obat pada hewan coba sama spt penggunaannya di klinik Bila oral melalui sonde lambung.

Senyawa diberikan pada hari ke 6 -15 kehamilan pada tikus dan mencit,pada kelinci hari ke 6-18 Jumlah hewan coba: pada rodent sekurangnya 20 ekor betina hamil, pada non-rodent 8-10 betina hamil per kelompok Hewan coba dikandangkan masing Hewan coba betina dan jantan dikandangkan bersama hanya utk waktu singkat (1 hari) pd saat tikus/mencit masa proestrus/estrus

waktu mating perlu ditentukan untuk menentukan permulaan kehamilan Kopulasi diketahui dg adanya vaginal plug dan sperma pada vaginal smear

Hewan coba dieperiksa tiap hari, BB ditimbang secara rutin, tiap hari selama kehamilan Careful handling Perdarahan per vagina mungkin berhubungan dg resorpsi, aborsi

Kehamilan harus diakhiri tdk lebih dari satu hari sebelum perkiraan melahirkan Dilakukan sectio caesaria: pd mencit hari ke 19, tikus hari ke 21, kelinci hari ke 29 Induk dimatikan dg eter, fraktur cervical, atau suntikan iv magnesium sulfat jenuh

Dihitung dan dicatat jumlah corpus luteum jumlah fetus hidup, dan resorpsi Masing2 fetus ditimbang Semua fetus diperiksa utk malformasi external Fetus ditempatkan pada alkohol 70 % utk pemeriksaan tulang, dan pada cairan Bouin’s utk pemeriksaan visceral (selang-seling) Tiap botol diberi nomer

Pemeriksaan visceral Tikus biasanya dibiarkan selama 2 minggu pd cairan Bouin’s sebelum diperiksa Setelah fetus diperiksa kembali utk malformasi eksternal dilakukan potongan2 (Freehand,razor-blade sections) dilakukan menggunakan tehnik Wilson (1965). Potongan kmd dperiksa dibawah mikroskop utk melihat malformasi. Bila perlu dilakukan pemeriksaan histologis

Pemeriksaan tulang Tikus Setelah 2 hari pada alkohol 70 % dilakukan incisi kecil pada dinding abdomen lalu dimasukkan kembali ke alkohol70 % selama 3 hari. Selanjutnya visceral fetus dikeluarkan diperiksa abnormalitas visceral . Fetus dimasukkan kembali ke alkohol sampai keesokan harinya dan semalam dalam aceton

Selanjutnya ditempatkan pada potassium hydroxide/alizarin solution selama 2 hari, lalu dicuci dg air dan dibersihkan dg campuran ethanol, glycerol dan benzyl alcohol selama 2 hari Lalu dipindahkan pd alkohol 70 % utk pemeriksaan Pd beberapa lab utk pemeriksaan tulang rutin dgn X ray, alizarin hanya digunakan bila hasil meragukan

FDA menganjurkan: 1/3 utk pemeriksaan visceral, 2/3 utk pemeriksaan tulang recommended by the U.S.A. Food & Drug Utk kelinci : semua fetus diperiksa external, visceral, dan tulang

Categorization of drug risks to the fetus (FDA) Category A Controlled studies in women fail to demonstrate a risk to the fetus in the first trimester (and there is no evidence of a risk in later trimesters), and the possibility of fetal harm appears remote. Category B Either animal studies have not demonstrated a fetal risk but there are no controlled studies in pregnant women, or animal studies have shown an adverse effect (other than a decrease in fertility) that was not confirmed in controlled studies in women in the first trimester (and there is no evidence of a risk in later trimesters).

Category C Either studies in animals have revealed adverse effects on the fetus (teratogenic or embryocidal or other) and there are no controlled studies in women, or studies in women and animals are not available. Drugs should be given only if the potential benefit justifies the potential risk to the fetus. Category D There is positive evidence of human fetal risk, but the benefits from use in pregnant women may be acceptable despite the risk (e.g., if the drug is needed in a life-threatening situation or for a serious disease for which safer drugs cannot be used or are ineffective).

Category X Studies in animals or human beings have demonstrated fetal abnormalities, or there is evidence of fetal risk based on human experience or both, and the risk of the use of the drug in pregnant women clearly outweighs any possible benefit. The drug is contraindicated in women who are or may become pregnant.

Thank You