By: Ika Yuni Wulansari, SST Pertemuan ke-5. Happiness is a choice Health is a choice Life is a choice…

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
PENGERTIAN DAN PROSEDUR
Advertisements

Probability proportional to size (pps) Sampling
PENGERTIAN DAN PROSEDUR
THE RATIO ESTIMATOR VARIANCE DAN BIAS RATIO PENDUGA SAMPEL VARIANCE
SUPLEMEN SIMPLE RANDOM SAMPLING
SAMPEL ACAK SEDERHANA / SIMPLE RANDOM SAMPLING
Praze061 STRATIFIED RANDOM SAMPLING  Pengertian, alasan, persyaratan dan keuntungan  Pendugaan rata-rata, proporsi, total serta dan ragamnya  Penentuan.
Penarikan Sampel Dua Fase ( Two phase / Double sampling )
Materi 1 Pengertian dan prosedur penduga beda dan penduga regresi
PENGERTIAN DAN PROSEDUR SIMPLE RANDOM SAMPLING
PROBABILITY PROPORTIONAL TO SIZE (PPS) SAMPLING
Metode Penarikan Contoh I (Praktikum)
SAMPEL ACAK SEDERHANA / SIMPLE RANDOM SAMPLING
Metode Penarikan Contoh II
Metode Penarikan Contoh II
Simple Random Sampling (SRS)
PENGERTIAN DAN PROSEDUR
Suatu variabel berskala ukur nominal atau ordinal merupakan variabel kualitatif, tidak memiliki satuan ukur, dan terdiri atas kategori-kategori yang konkrit.
3). Klaster dengan jumlah unit tidak sama (unequal cluster)
DOUBLE SAMPLING (TWO PHASE SAMPLING)
….About Me…. Quotes: “ Do U see a star? It’s in your heart… That’s a hope.” Ika Yuni Wulansari, SST Lecturer June 2 nd, 1986
Simple Random Sampling (SRS)
DATA DAN SUMBER DATA PERTEMUAN 10.
POPULASI DAN SAMPEL.
Cluster Sampling By. Kadarmanto, Ph.D.
Penarikan sampel dua fase ( Two phase / Double sampling )
Quote of Today Pinter + Seger + Nggak Bener = Keblinger.
PENGERTIAN DAN PROSEDUR
Statistika Oleh : Nopem K.S, S.Pd, M.Pd IKIP BUDI UTOMO MALANG.
Sampling Klaster untuk Proporsi
Stratified Random Sampling
Analisis Data: Memeriksa Perbedaan
PENGERTIAN DAN PROSEDUR
ESTIMASI PROPORSI POPULASI
SEKOLAH TINGGI ILMU STATISTIK
PENDUGA REGRESI (REGRESSION ESTIMATOR)
PENGERTIAN DAN PROSEDUR STRATIFIED RANDOM SAMPLING
SIMPLE RANDOM SAMPLING (SRS)
METODE PENARIKAN SAMPEL (SAMPLING)
SAMPLING ACAK STRATIFIKASI
Teknik Penyusunan Laporan / Metodologi Penelitian
SYSTEMATIC RANDOM SAMPLING
Metode Penarikan Contoh II
Teknik Pengambilan Sampel
II. PENGUMPULAN, PENGOLAHAN, PENYAJIAN, ANALISIS DAN PENYIMPULAN DATA
BAB X TEKNIK SAMPLING (PROBABILITY)
Teknik Sampling.
Distribusi Sampling.
Pendahuluan Tujuan yang umum dan penting: mempelajari suatu kelompok besar (populasi) dengan cara melakukan pengujian data dari beberapa anggota kelompok.
Materi 11 METODE DAN DISTRIBUSI SAMPLING
TEKNIK SAMPLING Oleh : Herry Yulistiyono, MSi.
Pengambilan Sampel Probabilitas
INISIASI 2/Populasi & Sampel
STATISTIKA DASAR.
PENDAHULUAN.
TEKNIK PENENTUAN SAMPEL
METODE PENELITIAN KUANTITATIF (10) FIKOM UNIVERSITAS BUDILUHUR.
POPULASI DAN SAMPEL.
Pengantar Statistik Juweti Charisma.
DATA STATISTIKA Statistika aderismanto01.wordpress.com.
STATISTIKA DESKRIPTIF
METODE PENARIKAN SAMPEL
Pertemuan ke-1 Matakuliah Statistika Akuntansi UII
Pengumpulan DATA.
Teori Penarikan Sampel
STATISTIKA DAN PROBABILITAS Rahmat Thaib, S.Kom.,M.Kom.
Sesi 3 Metode Sampling Dosen: Nurul Huriah Astuti, SKM, MKM
Sesi 4: Metode Sampling Dosen: Nurul Huriah Astuti, SKM, MKM
Sesi 2: Dasar Teori Rancangan Sampel
Transcript presentasi:

By: Ika Yuni Wulansari, SST Pertemuan ke-5

Happiness is a choice Health is a choice Life is a choice…

Anda tidak dapat mengajarkan apapun kepada orang lain, anda hanya dapat menolong orang itu untuk menemukan sesuatu dalam dirinya sendiri. ( Galileo )

Urusan kita dalam kehidupan bukanlah untuk melampaui orang lain, tetapi untuk melampaui diri sendiri, untuk memecahkan rekor kita sendiri, dan untuk melampaui hari kemarin dengan hari ini (Stuart B. Johnson)

 Suatu variabel berskala ukur nominal atau ordinal adalah merupakan variabel kualitatif, tidak mempunyai satuan ukur, dan terdiri atas kategori-kategori yang kongkret. Analisis yang layak dan lumrah adalah didasarkan pada proporsi-proporsi dari kategori.  Misalnya : Y1, Y2,..., Yn adalah suatu populasi data untuk suatu variabel kualitatif. Dalam populasi berukuran N tersebut, masing-masing terdapat N1, N2,..., Nn elemen yang termasuk dalam kategori-1, kategori-2,..., kategori-k sedangkan N1 + N Nk = N.

,Yi = 0, 1

, WOR, WR, WOR, WR Singh, pg. 32 Cochran, pg. 59 Singh, pg. 32 Cochran, pg. 59

,WR,WOR

Ukuran Sampel:,WR,WOR

Sebuah sampel yang terdiri dari 100 rumah tangga dipilih dari populasi yang terdiri dari 2000 rumah tangga dengan SRS WOR. Dari sampel diketahui bahwa 15 RT memiliki TV dengan jumlah anggota RT masing-masing 8, 7, 3, 3, 5, 4, 3, 4, 5, 6, 6, 5, 4, 3, 2. Estimasilah total RT yang memiliki TV dan RSE-nya! Estimasilah total penduduk di wilayah tersebut dengan RSE-nya!

 Konsep dan Definisi Penarikan sampel berstrata adalah suatu metode dimana populasi yang berukuran N, dibagi menjadi sub populasi-sub populasi yang masing –masing terdiri atas N 1, N 2, N 3, N 4, …,N L elemen. Diantara dua sub populasi tidak boleh ada yang saling tumpang tindih. Sehingga N 1 +N 2 + N 3 +N 4 +….+ N L = N. Selanjutnya setiap anak populasi disebut sebagai Strata (stratum).

Dalam pembentukan strata terdapat persyaratan yakni :  Unit di dalam strata homogen  Variasi yang terdapat antar strata besar (heterogen)  Rata-rata setiap strata beda nyata.

 Di dalam penerapan penarikan sampel berstrata, kita dapat memperoleh keuntungan sebagai berikut :  Dengan sampel berstrata dapat diperoleh nilai estimasi dengan presisi lebih tinggi untuk setiap strata maupun untuk populasi secara keseluruhan.  Pada setiap strata, dapat dipergunakan rancangan penarikan sampel yang tergantung keadaan setiap strata dan kebutuhannya.  Setiap strata dapat dianggap sebagai populasi tersendiri, sehingga bisa saja menentukan presisi yang dikehendaki pada setiap strata dan disajikan tersendiri.  Dalam beberapa hal membawa manfaat pada pengelolaan administrasi.

 …… Pelajari dulu ya…