SISTIM OPERASI (Operating System) IKI-20230

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
SISTIM OPERASI (Operating System) IKI-20230
Advertisements

Manajemen Berkas.
FILE pada FORTRAN Pertemuan 9
Basic Issue In System Administration. Bassic Issue In System Administration Creating and managing accounts Performing administrative task Access control.
Bagian Ke-6 Manajemen File Pertemuan Ke-6
Bagian Ke-4 Pertemuan Ke-4
Tim Teaching Grant Mata Kuliah Sistem Operasi
Sistem Operasi (pertemuan 7) Memori Razief Perucha F.A Jurusan Informatika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Syiah Kuala
Struktur Sistem Operasi
SISTEM BERKAS Riyanto, Skom,.
STRUKTUR DIREKTORI.
Cache Memory.
Computer System Structure
Manajemen File.
Manajemen Sistem File Konsep File Metode Akses Struktur Direktori
Sistem Berkas & Keamanan Data
PERTEMUAN – 9 KULIAH SISTEM OPERASI SISTEM BERKAS
Struktur Sistem Operasi
PRESENTASI MANAJEMEN FILE
Sistem Terdistribusi 010 – File Service Oleh : Muh. Ary Azali.
PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI - B PERTEMUAN - 3. INSTRUKSI EKSTERNAL Instruksi eksternal merupakan instruksi penunjang di dalam pengoperasian komputer,
Sistem Operasi “Overview”
Struktur Sistem Operasi
“ SISTEM BERKAS DAN KEAMANAN DATA ”
Manajemen File/Berkas
SISTEM BERKAS Sistem File.
SISTEM OPERASI Pertemuan 6 : Manajemen File
PENGENALAN NETWORK OPERATING SYSTEM NOVELL NETWARE 3.12
Perancangan Database Pertemuan 07 s.d 08
Slide 6 – Management Proses
Sistem File Persyaratan penyimpanan jangka panjang
METHOD, ARRAY DAN STRING
VALUE ORGANIZATION Konsep File QUALITY TEAMWORK.
PENGANTAR TEKNOLOGI SISTEM INFORMASI B
Sistem Manajemen File dan Direktori
SISTEM OPERASI MANAJEMEN FILE Disajikan Oleh :.
Pengantar Teknologi Sistem Informasi 1B
Manajemen File.
File-System Implementation
Manajemen Sistem File Konsep File Metode Akses Struktur Direktori
Binary Search Tree. Sebuah node di Binary Search Tree memiliki path yang unik dari root menurut aturan ordering – Sebuah Node, mempunyai subtree kiri.
Mata Kuliah : Sistem Operasi
Struktur Sistem Operasi
Strukture File dan Direktori
SISTEM MANAJEMEN FILE DEFIANA ARNALDY, M.Si
Sistem Berkas.
STRUKTUR DIREKTORI.
“ SISTEM BERKAS DAN KEAMANAN DATA ”
Manajemen File STMIK MDP PALEMBANG.
MANAJEMEN MEMORI.
“File system, I/O, Security”
File Service Sistem Terdistribusi.
Sistem Operasi ~ Teknik Informatika ~ STT Wastukancana Purwakarta
Teknik Pemrograman Terstruktur1
“ SISTEM BERKAS ” Oleh : Didik Haryanto ( ) A.
Sistem Operasi “File system “.
Mata Kuliah Sistem Operasi
Pemrograman Berorientasi Objek
STRUKTUR SISTEM OPERASI
“ SISTEM BERKAS DAN KEAMANAN DATA ”
Sistem Operasi ~ Teknik Informatika ~ STT Wastukancana Purwakarta
SISTEM MANAJEMEN FILE.
Modul Sistem Operasi / 2010 / Maria Cleopatra, S.Kom
PENGENALAN NETWORK OPERATING SYSTEM NOVELL NETWARE 3.12
PENGENALAN NETWORK OPERATING SYSTEM NOVELL NETWARE 3.12
Manajemen Sistem File Konsep File Metode Akses Struktur Direktori
Manajemen File/Berkas
Riyani Purwita Rachmawati, S.Pd
PENGENALAN NETWORK OPERATING SYSTEM NOVELL NETWARE 3.12 Network Operating System Netware 3.12 dibuat oleh Novell Inc. yang merupakan lanjutan dari versi.
Fathiah, S.T.,M.Eng Universitas Ubudiyah Indonesia
Transcript presentasi:

SISTIM OPERASI (Operating System) IKI-20230 File System Ch. 10 Johny Moningka (moningka@cs.ui.ac.id) Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia Semester 2000/2001

Ch. 10: File-System Interface File Concept Access :Methods Directory Structure Protection Consistency Semantics

File Concept Contiguous logical address space Types: Data Program numeric character binary Program

Aspek Sudut Pandang User Media penyimpanan data/informasi: magnetic disk, magnetic tape, dan optical disk Untuk kenyamanan user OS menyediakan sudut pandang lojik yang sama bagi semua media dengan abstraksi unit-unit storage lojik yaitu file

Aspek Isi dan Struktur Isi File Struktur file Representasi program atau data yang terekam dalam secondary storage Struktur file Bebas maupun berformat Secara umum file merupakan deretan bit, byte, baris, atau record yang artinya didefinisikan sendiri oleh user perancangnya

Atribut-atribut File Atribut dari file yang berlaku bebas dari user, proses maupun sistem Minimal file memiliki atribut nama Atribut-atribut lain: type informasi yang tersimpan, lokasi dalam device, ukuran dari data (byte, word, block), proteksi untuk mengendalikan akses, waktu (create, modifikasi terakhir, akses terakhir) dan identifikasi ownership

File Structure None - sequence of words, bytes Simple record structure Lines Fixed length Variable length Complex Structures Formatted document Relocatable load file Can simulate last two with first method by inserting appropriate control characters. Who decides: Operating system Program

File Attributes Name – only information kept in human-readable form. Type – needed for systems that support different types. Location – pointer to file location on device. Size – current file size. Protection – controls who can do reading, writing, executing. Time, date, and user identification – data for protection, security, and usage monitoring. Information about files are kept in the directory structure, which is maintained on the disk.

Operasi-operasi File Enam operasi dasar yang berkaitan dengan manajemen file sistem: Create file Write file Read file Reposition dalam file Delete file Truncate file

Add. Operasi-operasi File Create file: (1) menemukan free space; (2) entry baru dibuat dalam tabel direktori yang mencatat nama dan lokasi; serta (3) ukuran yang diinisialisasi 0 Write file: (1) OS melihat ke direktori untuk mencari lokasinya dalam disk; (2) melakukan transfer dari memori ke lokasi dalam disk (suatu pointer digunakan sebagai penunjuk lokasi penulisan berikutnya); dan (3) entry dalam direktori di update

Add. Operasi-operasi File Read file: OS melakukan hal yang sama dengan penulisan file kecuali operasinya membaca dari lokasi dalam disk ke dalam memori Reposition dalam file: (1) OS melihat ke direktori untuk mencari entry yang dimaksud, (2) pointer di set dengan harga (lokasi) tertentu yang diberikan Delete file: (1) OS melihat ke direktori mencari entry dengan nama yang dimaksud; (2) kemudian membebaskan space yang teralokasi; (3) serta menghapus entry tsb Truncate file: sama dengan menghapus file kecuali entry tidak dihapuskan tapi ukuran file diisi 0

Operasi-operasi File Lain Operasi-operasi lain pada dasarnya dilakukan dengan kombinasi operasi-operasi dasar tadi, contoh: Append file Rename file Get atribut file Set atribut file

File Types – name, extension

Open File Table Status file open terjadi saat reference pertama kali pada file dilakukan OS memelihara suatu tabel mencatat sejumlah informasi file-file yang open: File pointer: offset pada file yang akan diakses File open count: berapa banyak yang meng-open file tsb Disk location: lokasi blok pertama file dl disk

Pemanggilan Open File Table Beberapa sistem memungkinkan open & close dilakukan secara implisit dari proses (artinya: OS yang menangani sendiri) Sebagian sistem mengharuskan proses me-lakukan pemanggilan system call open/ close tersebut

Proses Open File Table Saat pemanggilan open, OS melakukan: mencari dalam direktori entry yang sesuai dengan nama yang diberikan jika belum ada, OS membuat entry baru dalam open file table dan menyalin informasi dalam directori entry tsb ke dalam entry open file table yang baru dibuat me-return ke proses pemaggil pointer entry dalam open file table untuk digunakan sebagai file handler dalam setiap operasi berikutnya

Open File Table Dua Level Dalam lingkungan multiuser operasi open/close lebih rumit di mana beberapa user dapat meng-open file yang sama pada saat yang bersamaan OS menggunakan dua level tabel internal open file table per proses open file table dari sistem

Open File Table per Proses Masing-masing proses memiliki tabel sendiri yang menyimpan informasi dari file-file yang dipakai Tabel-tabel per proses ini memiliki pointer ke open file table sistem

Open File Table dari Sistem Berisikan informasi yang independen terhadap proses: lokasi file dalam disk, tanggal akses, ukuran file open count: jumlah proses yang sedang mengakses file

Mekanisme Jika file sudah diopen oleh suatu proses, proses lain yang meng-open dilakukan dengan menambah entry baru pada tabel proses dengan file pointer baru, dan pointer ke entry ybs dalam tabel sistem dan open count bertambah satu Saat eksekusi close, open count berkurang satu dan bila menjadi 0 maka entry dihapus

Metoda Akses Sequential Access Direct Access (random access) Akses dilakukan dengan satu arah pembacaan/penulisan (dari awal hingga akhir) jika ingin mundur maka perlu dilakukan rewind Direct Access (random access) Akses dilakukan bisa pada posisi mana saja dalam file Metoda lain Abstraksi lebih tinggi dari direct access Index file & relative file Tabel Informasi index: record dan pointer ke file direct access.

Access Methods Sequential Access read next write next reset no read after last write (rewrite) Direct Access read n write n position to n rewrite n n = relative block number

Directory Structure Directory: A collection of nodes containing information about all files. Both the directory structure and the files reside on disk. Backups of these two structures are kept on tapes.

Structure F 1 F 2 F 3 F 4 F n Directory Files

Information in a Device Directory Name Type Address Current length Maximum length Date last accessed (for archival) Date last updated (for dump) Owner ID (who pays) Protection information (discuss later)

Directory Operations Search for a file Create a file Delete a file List a directory Rename a file Traverse the file system

Logical Organizations Efficiency – locating a file quickly. Naming – convenient to users. Two users can have same name for different files. The same file can have several different names. Grouping – logical grouping of files by properties, (e.g., all Pascal programs, all games, …)

Single-Level Directory A single directory for all users. Naming problem Grouping problem

Two-Level Directory Separate directory for each user. Path name Can have the saem file name for different user Efficient searching No grouping capability

Tree-Structured Directories

Tree-Structured Directories Efficient searching Grouping Capability Current directory (working directory) cd /spell/mail/prog type list

Tree-Structured Directories Absolute or relative path name Creating a new file is done in current directory. Delete a file rm <file-name> Creating a new subdirectory is done in current directory. mkdir <dir-name> Example: if in current directory /spell/mail mkdir count

Deleting “mail”  deleting the entire subtree rooted by “mail”. prog copy prt exp count Deleting “mail”  deleting the entire subtree rooted by “mail”.

Acyclic-Graph Directories Have shared subdirectories and files.

Acyclic-Graph Directories (Cont.) Two different names (aliasing) If dict deletes list  dangling pointer. Solutions: Backpointers, so we can delete all pointers. Variable size records a problem. Backpointers using a daisy chain organization. Entry-hold-count solution.

General Graph Directory

General Graph Directory (Cont.) How do we guarantee no cycles? Allow only links to file not subdirectories. Garbage collection. Every time a new link is added use a cycle detection algorithm to determine whether it is OK.

Protection File owner/creator should be able to control: what can be done by whom Types of access Read Write Execute Append Delete List

UNIX: protection Mode of access: read, write, execute Three classes of users RWX a) owner access 7  1 1 1 RWX b) groups access 6  1 1 0 c) public access 1  0 0 1 Ask manager to create a group (unique name), say G, and add some users to the group. For a particular file (say game) or subdirectory, define an appropriate access.

Attach a group to a file chgrp G game owner group public chmod 761