RUDI GUNAWAN, 6301404115 HUBUNGAN KELENTUKAN OTOT TUNGKAI KEKUATAN OTOT TUNGKAI DAN PANJANG TUNGKAI DAN KECEPATAN HASIL TENDANGAN BOLA TITIK PINALTI JARAK.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
KUKUH ARIF PRABOWO, KEMAMPUAN VO2MAKS ATLET PENCAK SILAT KETEGORI TANDING PADA KEJUARAAN PENCAK SILAT PEKAN OLAHRAGA MAHASISWA RAYON KOTA SEMARANG.
Advertisements

ERWIN SETIAWAN, HUBUNGAN ANTARA TINGKAT INTELEGENSI QUOTIEN (IQ) DENGAN KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKBOLA SISWA LPSB BHALADIKA USIA TAHUN.
AZIS KURNIAWAN, HUBUNGAN KEKUATAN OTOT TUNGKAI KELENTUKAN SENDI PANGGUL DAN KEKUATAN OTOT LENGAN TERHADAP KECEPATAN RENANG GAYA KUPU KUPU 50.
NGADIYANTO, HUBUNGAN TINGGI BADAN DAN PANJANG LENGAN DENGAN SERVIS ATAS BOLA VOLI PADA SISWA PUTERA KELAS V SD NEGERI TANGKIL KULON TAHUN PELAJARAN.
ERY YULIYONO, Sumbangan power otot lengan dan otot tungkai terhadap hasil lempar cakram pada siswa kelas IX SMA N. 1 Limbangan Tahun 2009/2010.
DHINI NURUL HAYATI, HUBUNGAN INTELLIGENCE QUOTIENT DENGAN HASIL BELAJAR PENCAK SILAT SENI JURUS TUNGGAL PADA MAHASISWA PKLO SEMESTER 2 FAKULTAS.
SEPTIAN KUKUH SATRIA, SUMBANGAN KEKUATAN OTOT TUINGKAI, PANJANG TUNGKAI DAN KECEPATAN LARI TERHADAP TENDANGAN JARAK JAUH PADA MAHASISWA PUTRA.
AHMAD SHOFFIANTO, SUMBANGAN POWER LENGAN DAN KELENTUKAN TOGOK TERHADAP HASIL JAUHNYA LEMPARAN KE DALAM PADA PEMAIN KLUB TALENTA SUKOREJO KABUPATEN.
MAD MUSHOFA, PERBEDAAN HASIL LATIHAN MENENDANG BOLA MENGGUNAKAN KURA KURA KAKI BAGIAN DALAM DAN KURA - KURA KAKI BAGIAN LUAR TERHADAP KETEPATAN.
FX.VITRI BUDI SETIAWAN, SURVEY KEMAMPUAN TEKNIK DASAR SEPAK BOLA DAN KEMAMPUAN FISIK SISWA SEKOLAH SEPAK BOLA (SSB) INDONESIA MUDA (IM) KABUPATEN.
HARA KURNIAWAN, HUBUNGAN TINGGI BADAN PANJANG LENGAN DAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI TERHADAP KECEPATAN BOLA PADA SMASH NORMAL PEMAIN BOLA VOLI.
GYNANJAR SHAKTI NUR WIDODO, Pengaruh Minuman Suplemen ''Pocari Sweet'' antara sebelum dan sesudah minum suplemen terhadap keterampilan pukulan.
HAJAR WALUYO JATI, HUBUNGAN PANJANG TUNGKAI KEKUATAN OTOT TUNGKAI DAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI TERHADAP HASIL KETEPATAN TENDANGAN KE GAWANG PADA.
HADI PRAYUDA, HUBUNGAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI DAN KEKUATAN OTOT LENGAN TERHADAP KECEPATAN RENANG GAYA KUPU-KUPU 50 METER PADA ATLET PUTRI KLUB.
FIRMAN ANISAH, SUMBANGAN DAYA LEDAK OTOT LENGAN BAHU KEKUATAN OTOT LENGAN BAHU DAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI TERHADAP HASIL JUMPING SERVIS DALAM.
WISNU IRAWAN, Korelasi denyut nadi dan kapasitas vital paru terhadap kapasitas aerobik pada pemain futsal tim CTRMP Seamarang.
DIAN RIBOWO, PENGARUH VARIASI LATIHAN UMPAN DARI KANAN, TENGAH DAN KIRI TIANG GAWANG TERHADAP HASIL TENDANGAN KE GAWANG PADA SISWA EKSTRA KURIKULER.
IDHA AYU KHANIFAH, PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN PASING BAWAH BERPASANGAN MENGGUNAKAN RINTANGAN TALI DAN TEMBOK SASARAN TERHADAP KEMAMPUAN PASSING.
JOKO SANTOSO, PENGARUH LATIHAN MENENDANG MENGGUNAKAN KURA-KURA KAKI DALAM DAN KURA-KURA KAKI PENUH TERHADAP KETEPATAN PASSING LAMBUNG PADA PEMAIN.
PURWA ADHI PRABAWANTO, SIGNIFIKANSI HUBUNGAN POWER OTOT TUNGKAI, TINGGI BADAN DAN KEKUATAN OTOT PERUT DENGAN KETEPATAN BOLA DALAM JUMPING SERVICE.
SUTANTO RIHATIN, PENGARUH LATIHAN JUMP SERVICE DENGAN MENGGUNAKAN AWALAN TANPA AWALAN TERHADAP KEMAMPUAN JUMP SERVICE DALAM PERMAINAN BOLAVOLI.
ESKA BINIASTY, Hubungan Antara Kekuatan Otot Tungkai, Panjang Tungkai dan Daya LedakOtot Tungkai dengan Kecepatan Renang Gaya Dada (Breaststroke)
RETNO WIDIASTUTI, SIGNIFIKANSI HUBUNGAN TINGKAT IQ (INTELLIGENCE QUOTIENT) TERHADAP HASIL PORPROV ATLET SENAM YANG BERLATIH DI KLUB PERSANI.
OKTAVIANA, KORELASI KEPRIBADIAN DENGAN HASIL BELAJAR PENCAK SILAT SENI JURUS TUNGGAL PADA MAHASISWA PKLO FIK UNNES SEMESTER 2 TAHUN AKADEMIK.
ENDAH SULASMI, SURVEI TINGKAT KESEGARAN JASMANI SISWA KELAS IV, V, VI PUTRA PUTRI USIA TAHUN SDN KEMUNING KECAMATAN KRAMAT KABUPATEN TEGAL.
SUTARTI, TINGKAT KESEGARAN JASMANI SISWA KELAS IV, V PUTRA SD NEGERI 03 DAN 04 CIBELOK KECAMATAN TAMAN KABUPATEN PEMALANG TAHUN PELAJARAN 2009/2010.
LAILA NOOR QOMARIYAH SUKISNO, HUBUNGAN ANTARA KOORDINASI MATA-TANGAN, KELENTUKAN TOGOK DAN KEKUATAN OTOT LENGAN DENGAN KEMAMPUAN SERVIS ATAS.
BAGUS PUTRA WIHANANSA, HUBUNGAN ANTARA KEKUATAN TANGAN PANJANG LENGAN DAN TINGGI BADAN DENGAN KETEPATAN PUKULAN SMASH PENUH MAHASISWA PUTRA.
HERI IRAWAN, SUMBANGAN KEKUATAN GENGGAMAN PANJANG LENGAN DAN TINGGI BADAN TERHADAP KETEPATAN PUKULAN DROPSHOT PENUH PADA MAHASISWA IKK BULUTANGKIS.
SUDARJO, HUBUNGAN ANTARA KELENTUKAN OTOT PUNGGUNG DAN KEKUATAN OTOT LENGAN TERHADAP KEMAMPUAN GULUNGAN PERUT PADA ATLET GULAT KABUPATEN KENDAL.
ALI SA'ID ALWASYI, HUBUNGAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI DAN KEKUATAN OTOT PERUT DENGAN KEMAMPUAN SMASH SEMI PADA MAHASISWA PUTRA ICK BOLA VOLI PENDIDIKAN.
CANDRA ADI WIBOWO, Survai Tingkat Kesegaran Jasmani Siswa SMA Negeri 1 Candiroto Kabupaten Temanggung Tahun Ajaran 2005/2006.
LEO HERFANDA DARMAWAN, SURVEY KEMAMPUAN KAPASITAS OKSIGEN MAKSIMAL (VO2MAX) PADA PEMAIN PUTRA PB REMAJA KOTA SEMARANG TH 2009.
SUPARDI, KORELASI PANJANG LENGAN, KEKUATAN OTOT LENGAN, OTOT TUNGKAI DAN KELENTUKAN OTOT PUNGGUNG TERHADAP KEMAMPUAN TOLAK PELURU.
REDY GANJAR MASKULIN, PERBANDINGAN PEMBELAJARAN ATLETIK DENGAN PENDEKATAN BERMAIN MENOLAK BOLA BERPASANGAN, MELEMPAR BOLA KEBELAKANG (SHOKEN)
SUHARTI, PERBEDAAN METODE LATIHAN BEBAN DENGAN ANGKAT PELURU ANTARA BEBAN TETAP SET MENINGKAT DAN BEBAN MENINGKAT SET TETAP TERHADAP HASIL TOLAK.
FREDI IRAWAN, SUMBANGAN KEKUATAN OTOT LENGAN DAN KELENTUKAN ARTICULATIO TALOCRURALIS TERHADAP WAKTU TEMPUH RENANG 50 METER GAYA PUNGGUNG PADA.
AHMAD RIFAI, SUMBANGAN KEKUATAN DORONGAN LENGAN, PERUT, DAN TUNGKAI TERHADAP HASIL FLICK PEMAIN PUTRA UKM HOKI UNNES TAHUN 2010.
PAMUNGKAS PUJO SAPUTRO, HUBUNGAN KEKUATAN OTOT LENGAN PANJANG LENGAN TERHADAP HASIL SERVIS BAWAH BOLA VOLI PADA SISWA PUTRI SMP NEGERI 6 PEKALONGAN.
SUPRAYOGI, PERBEDAAN LATIHAN LONCAT NAIK TURUN BANGKU DAN LATIHAN LONCAT MELEWATI KOTAK TERHADAP HASIL KEMAMPUAN LOMPAT JAUH PADA SISWA PUTRA.
EROS KHADIANTO, HUBUNGAN PANJANG TUNGKAI KEKUATAN OTOT TUNGKAI DAN KELENTUKAN TUNGKAI TERHADAP TENDANGAN JARAK JAUH PEMAIN SSB APAC INTI KABUPATEN.
EXTA WANLI, PENGARUH LATIHAN FOREHAND DRIVE DENGAN METODE BALL SENSE APLICATION DAN METODE KONVENSIONAL TERHADAP KEMAMPUAN MELAKUKAN FOREHAND.
SUDARMO, Kondisi Fisik Atlet Hockey Tim Jawa Tengah Tahun 2007.
DWI KURNIAWAN, PERBEDAAN SIGNIFIKANSI HUBUNGAN KEMAMPUAN KARDIORESPIRATORY DAN PERSENTASE LEMAK TUBUH ANTARA SENAM AEROBIC DENGAN SENAM BODY.
FAJAR HIDAYAT, PERBEDAAN EFEKTIFITAS LATIHAN LAY UP DARI DEPAN MENGGUNAKAN LAY UP BANK SHOT DAN LAY UP TANPA BANK SHOT TERHADAP HASIL LAY UP.
ZANWAR AL MURTADHO, PENGARUH LATIHAN BULUTANGKIS MENGGUNAKAN SKOR 15 DAN SKOR 21 TERHADAP PENINGKATAN VO2 MAKS PADA PEMAIN PUTRA PB PENDOWO.
ANNAS NUZULA RAHMAN, HUBUNGAN KECEPATAN DRIBBLE DAN HASIL UNDERBASKET TERHADAP HASIL LAY UP PADA UKM BOLABASKET PUTRA UNNES TAHUN 2007.
EKO WILIYANTO, KEMAMPUAN DRIBBLE LAY UP SISI KANAN DENGAN TANGAN KANAN DAN DRIBBLE LAY UP SISI KIRI DENGAN TANGAN KIRI TERHADAP HASIL LAY UP.
REDDY PRAMANDHIKA, PERBANDINGAN METODE BELAJAR RENANG DENGAN MENGGUNAKAN ALAT BANTU PELAMPUNG DAN BERTEMAN TERHADAP TEKNIK RENANG GAYA BEBAS.
RINTO ARIBOWO, PERBEDAAN BELAJAR SEPAK SILA DENGAN BANTUAN TALI DAN KONVENSIONAL TERHADAP HASIL BELAJAR SEPAK SILA DALAM PERMAINAN SEPAK TAKRAW.
RIO RIZKI PANDAWA, Sumbangan power otot, kelentukan dan panjang tungkai terhadap jauhnya tendangan bola pada siswa Ekstrakurikuler Sepak bola.
REMANTO, PERBANDINGAN TINGKAT KESEGARAN JASMANI SISWA PUTRA KELAS IV DAN V SD DESA TERTINGGAL (IDT) DAN DESA MAJU (NON IDT) DI KECAMATAN PETARUKAN.
RAMON SETIYONO, PENGARUH LATIHAN PUSH UP NORMAL DAN PUSH UP KAKI DITINGGIKAN TERHADAP JAUHNYA HASIL THROW IN TANPA AWALAN PADA SSB MAHESA JENAR.
WAHYU ADHI NUGROHO, PENGARUH LATIHAN SET UP STATIS DAN DINAMIS TERHADAP HASIL MENYUNDUL BOLA DENGAN MELONCAT PADA PEMAIN SEPAKBOLA KLUB TERSONO.
AGUS SUPRIYONO, PERBEDAAN HASIL BELAJAR PASSING ATAS JARAK BERTAHAP DENGAN JARAK TETAP TERHADAP KEMAMPUAN PASSING ATAS SISWA PUTRA KELAS IV.
RIZKY WIDYA GANEFIASARI, SUMBANGAN KEKUATAN OTOT TUNGKAI DAN KELENTUKAN OTOT TUNGKAI TERHADAP KECEPATAN TENDANGAN EOLGOL DOLYO CHAGI PADA TAEKWONDOIN.
ERLINA BUDININGSIH, TINGKAT KONDISI FISIK ATLET PUTRI KLUB BOLAVOLI JATIDIRI KOTA SEMARANG TAHUN 2009/2010.
AHMAD ZAMRONI, SUMBANGAN KELENTUKAN TOGOK, KEKUATAN OTOT LEHER DAN OTOT PERUT TERHADAP HASIL HEADING KAKI SEJAJAR PEMAIN PS. KERTOHARJO KOTA.
SISWORO, PENGARUH TINGKAT KESEGARAN JASMANI TERHADAP KECERDASAN SISWA PUTERI KELAS V SD NEGERI PEBATAN 01 TAHUN PELAJARAN 2008/2009.
SETYO RAHARJO, TINGKAT KONDISI FISIK MAHASISWA ANGGOTA UNIT KEGIATAN MAHASISWA DAYUNG UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG TAHUN 2006.
KRISNAWAN LAKSITO ADI, PENGARUH LATIHAN JUMP SHOOT SUDUT 45 DERAJAT DAN 135 DERAJAT TERHADAP HASIL JUMP SHOOT PEMAIN BOLABASKET PUTRA NGALIYAN.
UNGGI AMANNU, Hubungan power lengan dan kelentukan pergelangan tangan dengan ketepatan free throw pada siswa Ekstrakurikuler Bola Basket SMA.
MUHAMAD HERMAN JULIYANTO NUR IMAN H.S., HUBUNGAN KEKUATAN OTOT LENGAN DAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI TERHADAP HASIL TEMBAKAN BEBAS PADA PEMAIN.
ANTON SUGIONO, PENGARUH PEMBELAJARAN PENJASORKES MELALUI PERMAINAN SEPAKBOLA YANG DIMODIFIKASI TERHADAP HASIL BELAJAR GERAK DASAR BERMAIN SEPAKBOLA.
SISSANTO, SUMBANGAN KEKUATAN OTOT LENGAN,KEKUATAN OTOT PERUT,DAN KELENTUKAN OTOT PUNGGUNG TERHADAP KEMAMPUAN SERVIS FLAT PADA PEMAIN TENIS PUTERA.
SOLIKHA, HUBUNGAN KEKUATAN OTOT LENGAN DAN PANJANG LENGAN DENGAN HASIL SERVIS BAWAH BOLA VOLI MINI PADA SISWA PUTRI KELAS V-VI SD NEGERI KRATON.
TONY OKTAWAN, SURVEI BERMAIN SEPAKBOLA PADA SISWA PUTRA KELAS V (LIMA) SD/MI DI GUGUS WR. SUPRATMAN KECAMATAN KEPIL KABUPATEN WONOSOBO TAHUN.
GIGIH SARWOEDI WINOTO, PERBEDAAN METODE FOREHAND DRIVE ANTARA METODE TIGA TAHAP DAN METODE GLOBAL TERHADAP KEMAMPUAN FOREHAND DRIVE PADA PETENIS.
ABNASIH, HUBUNGAN ANTARA PANJANG TUNGKAI TERHADAP KECEPATAN LARI CEPAT 60 METER PADA SISWA KELAS IV DAN V SD NEGERI SERUTSADANG DAN SD NEGERI.
AGUS SETIADI, HUBUNGAN ANTARA KEKUATAN OTOT LENGAN DAN KELINCAHAN DENGAN KEMAMPUAN PUKULAN DRIVE PADA MAHASISWA PESERTA UKM TENIS UNIVERSITAS.
Transcript presentasi:

RUDI GUNAWAN, HUBUNGAN KELENTUKAN OTOT TUNGKAI KEKUATAN OTOT TUNGKAI DAN PANJANG TUNGKAI DAN KECEPATAN HASIL TENDANGAN BOLA TITIK PINALTI JARAK 10 PERMAINAN FUTSAL PADA SISWA PESERTA EKSTRA KURIKULER DI SMK PALAPA SEMARANG TAHUN AJARAN 2008/2009

Identitas Mahasiswa - NAMA : RUDI GUNAWAN - NIM : PRODI : Pendidikan Kepelatihan Olahraga - JURUSAN : Ilmu Kepelatihan Olah Raga - FAKULTAS : Ilmu Keolahragaan PEMBIMBING 1 : DRS. KRISWANTORO M.Pd - PEMBIMBING 2 : DRS. KUMBUL SLAMET SPD, M.Kes - TGL UJIAN :

Judul HUBUNGAN KELENTUKAN OTOT TUNGKAI KEKUATAN OTOT TUNGKAI DAN PANJANG TUNGKAI DAN KECEPATAN HASIL TENDANGAN BOLA TITIK PINALTI JARAK 10 PERMAINAN FUTSAL PADA SISWA PESERTA EKSTRA KURIKULER DI SMK PALAPA SEMARANG TAHUN AJARAN 2008/2009

Abstrak Permasalahan penelitian adalah : 1) Apakah ada hubungan kelentukan otot tungkai dengan kecepatan hasil tendangan? 2) Apakah ada hubungan kekuatan otot tungkai dengan kecepatan hasil tendangan? 3) Apakah ada hubungan panjang tungkai dengan kecepatan hasil tendangan? 4) Apakah ada hubungan kelentukan otot tungkai, kekuatan otot tungkai, dan panjang tungkai dengan kecepatan hasil tendangan? Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui : 1) Hubungan kelentukan otot tungkai dengan kecepatan hasil tendangan. 2) Hubungan kekuatan otot tungkai dengan kecepatan hasil tendangan. 3) Hubungan panjang tungkai dengan kecepatan hasil tendangan. 4) Hubungan kelentukan otot tungkai, kekuatan otot tungkai, dan panjang tungkai dengan kecepatan hasil tendangan. Metode penelitian menggunakan survey test. Populasi penelitian siswa peserta ekstrakurikuiler futsal SMK Palapa Mijen yang berjumlah 20 siswa. Semua populasi dijadikan sampel. Metode pengolahan data menggunakan penghitungan-penghitungan statistik. Sebelum dilakukan uji sumbangan, dilakukan uji persyaratan analisis yakni 1) uji normalitas menggunakan kolmogorov-Smirnov tes, 2) Uji Homogenitas menggunakan Chi-Square dan 3) untuk uji linieritas garis regresi dengan melihat nilai F, 4) Uji keberartian model. Uji hubungan dengan uji regresi sederhana dan regresi ganda. Pengolahan data dengan komputerisasi dengan sistem SPSS versi 10. Hasil penelitian adalah : 1) Korelasi kelentukan otot tungkai dengan kecepatan tendangan diperoleh angka sebesar dan nilai signifikansi sebesar 0.896, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan atau korelasi antara kelentukan otot tungkai dengan kecepatan hasil tendangan. 2) Untuk kekuatan otot tungkai dengan kecepatan laju bola, angka korelasi sebesar < 0.5 dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara kekuatan otot tungkai dengan kecepatan hasil tendangan. 3) Untuk panjang tungkai menunjukkan hasil angka korelasi sebesar < 0.5, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara panjang tungkai dengan kecepatan hasil tendangan. 4) Untuk semua variabel menunjukkan bila dilihat dengan uji regresi ganda diperoleh nilai F hitung sebesar dengan nilai signifikansi sebesar > dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan. Saran penelitian ialah : 1) Kepada Pembina, pelatih, dan pemain futsal SMK Palapa Mijen Semarang harap diperhatikan bahwa walau tidak ada hubungan yang signifikan, tetapi bukan berarti latihan untuk ketiga variabel tersebut boleh diabaikan. Pemberian beban latihan pada program latihan agar ada peningkatan kekuatan khususnya otot tungkai sehingga menghasilkan tendangan yang lebih baik. 2) Bagi peneliti yang lebih lanjut disarankan untuk mengadakan penelitian dengan menggunakan kekuatan maksimal.

Kata Kunci

Referensi Aang Witarsa,1984. Teknik Sepakbola, Jakarta : Pusdiklat PSSI. A. Sarumpaet, Permainan Besar, Jakarta : Depdikbud, Dirjen Pendidikan Tinggi, Proyek Pembinaan Tenaga Kependidikan Astrand, P.O. Rodhahl, K 1986, Textbooks of Work Physiology 3 rd ed, New York : Mc Graw-Hill Company, Brooks G.A., Fahly, T.D Excercise Physiology ; Human Bioenergetics and its Application, New York : 1st John, Wilwy and Son Inc. Depdikbud, 1977, Tes Ketrampilan Bermain Sepakbola, Jakarta : Depdikbud , 1980 Alat-alat tes dan pengukuran kesegaran jasmani dan penggunaannya : Jakarta : Pusat Kesegaran Jasmani dan Rekreasi, Depdikbud , 1992 Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta : Balai Pustaka. Depdiknas 2002 Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta : Balai Pustaka. Ery Pratignyo DK, Tes dan Pengukuran, Semarang : UNNES. Fakultas Ilmu Keolahragaan, 2002, Pedoman Penyusunan Skripsi Mahasiswa Program Strata 1, Semarang : FIK UNNES. Fox, E.L. 1984, Sport Physiologi, 2nd Tokyo Japan : WB Sanders Book Co. Gabbard, C, Le Blanc E. Lowy, S. 1987, Physical Education for Children Building The Foundation, New Jersey : Prentice Hall Inc Englewood Cliffs. Harsono (1998 Coaching dan Aspek Psikologi dalam Coaching. Jakarta: Tambak Kusuma. ( co/_C8wB vZyAWw /R1p. PvN2SFCI/AAAAAAAA Dw/V15 co Pr Wwnk/S1 600-h/futsal_grade jpg). Imam Hidayat, 1997 Biomekanika Olahraga, Bandung : FPOK IKIP Bandung. M. Sajoto,1995. Peningkatan dan Pembinaan Kondisi Fisik dalam Olahraga. Jakarta : Effhar dan Dahara Prize. Murhananto, Dasar-dasar Permian Futsal, Tangerang : PT Agromedia Pustaka. Remmy Muhctar, 1992 Olahraga Pilihan Sepakbola, Yakarta : Dekdikbud. Singgih Santoso, 2005, Statistik Parametrik, Jakarta : PT Elex Media Komputindo. Soejoko Hendromartono. 1992, Olahraga Pilihan Renang. Jakarta: Depdikbud Proyek Pembinaan Tenaga Kependidikan. Strauss, R.H, Sport Medicine, Philadelphia : WB Sunders Company. Suharno HP Ilmu Kepelatihan Olahraga,Yogyakarta.FPOK IKIP Yogyakarta. Suharsimi Arikunto (2002 Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, Jakarta : PT. Rineka Cipta. Sukatamsi ( 2001 Permainan Besar I Sepakbola, Jakarta : Pusat Penerbitan Universitas Terbuka. Sutrisno Hadi, 1990, Metodologie Research, Yogyakarta, Andi Offset. Syahri Alhusin, 2003 Aplikasi Statistik Praktis dengan SPSS 10 for Windows. Yogyakarta : Graha Ilmu; Syaifudin, 1992 Anatomi Fisiologi Untuk Siswa Perawat. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran. Thomson, 1981, Clem. W. Oh.D,F.A.C.S.M, 1981, Manual of Structural Kinesiology, London : The C.V. Mosby Company. Winarno Surakhmad Metodologi Penelitian, Bandung, Badan Penerbitan IKIP Bandung.

Terima Kasih