MEILANI SARIPUTRI, 3501406502 FUNGSI MUSEUM BATIK PEKALONGAN SEBAGAI SARANA PEWARISAN BUDAYA KERAJINAN BATIK BAGI PELAJAR DI PEKALONGAN.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
HAJAR PAMUJI, PEMANFAATAN LINGKUNGAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR GEOGRAFI DI MADRASAH ALIYAH NEGERI KABUPATEN PATI KELAS XI IPS TAHUN AJARAN 2008/2009.
Advertisements

PUJIATI, PENGARUH KONDISI SOSIAL DAN EKONOMI ORANG TUA TERHADAP MOTIVASI MELANJUTKAN PENDIDIKAN KE PERGURUAN TINGGI PADA SISWA KELAS XI SMA.
EKA DIYAH APRIYANI, Pembangunan Gedung Kantor Bupati Pekalongan Dan Perubahan Sosial Pada Masyarakat Desa Nyamok Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan.
INDAH SETIYORINI, Peran Keluarga Dalam Pendidikan Anak (Studi Kasus Pada Keluarga Miskin di Desa Kangkung Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak)
TAUFIK AGUS PURNOMO, WACANA EDUCATION FOR ALL DALAM NOVEL ORANG MISKIN DILARANG SEKOLAH (MIMPI- MIMPI TAK TERJAMAH) DAN REALITA PENDIDIKAN DI.
C.SRI HENDARSIH RAHAYUNINGTYAS, PEMBELAJARAN SENI BUDAYA SUB MATERI SENI MUSIK DI SMA KRISTEN YSKI SEMARANG.
Identitas Mahasiswa - NAMA : SISKA INDAH WIDRAWATI - NIM : PRODI : Pendidikan Sosiologi dan Antropologi - JURUSAN : SOSIOLOGI & ANTROPOLOGI.
ICHA RATRI PRABANINGRUM, MAKNA HAJI DI KELURAHAN KEDUNGWUNI BARAT KECAMATAN KEDUNGWUNI KABUPATEN PEKALONGAN.
MIMIN AKHMAD FURQON, Model Pendidikan dan Pengasuhan Sekolah Bertaraf Internasional di SMA Semesta Bilingual Boarding School Semarang.
PIPIT TANJUNG BIKI, SEJARAH PERKEMBANGAN KERAJINAN BATIK DI TINJAU DARI SOSIAL BUDAYA DI KABUPATEN BATANG TAHUN
ANIS SURYANINGSIH, INTERAKSI ANTAR SISWA RSBI DAN REGULER (studi Kasus di Kelas XI IPS SMA Kesatrian 1 Semarang.
KARTIKA CANDRA DEWI, IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN IPS TERPADU BERDASARKAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN DI SMP NEGERI SE- KECAMATAN TAYU.
H A I S, POLA BELAJAR MUDZAKAROH DI SMA KY AGENG GIRI BERBASIS PONDOK PESANTREN SALAF GIRIKUSUMO BANYUMENENG MRANGGEN KABUPATEN DEMAK.
AMALIA MARLIZA, IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SEPULUH PROGRAM UNGGULAN PUSKESMAS DALAM PELAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT (Kasus Puskesmas Bendan Kecamatan.
AGUS BUDI LEKSONO, MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR MATA PELAJARAN SOSIOLOGI KELAS X.
UCEP SUHENDAR, LATAR BELAKANG SOSIAL SISWA <br /> YANG AKTIF MEMANFAATKAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH SEBAGAI SUMBER BELAJAR<br.
DWI PRASETYO NUGROHO, Fungsi Internal Hubungan Masyarakat Pada Perusahaan Umum Bulog Divisi Regional Jawa Tengah.
YENI PURWATI, UPAYA MASYARAKAT DESA SEKITAR HUTAN DALAM MEMANFAATKAN HUTAN SEBAGAI PELUANG USAHA EKONOMI PERTANIAN (Studi Kasus di Desa Srigading.
RADITYA HAPSARI, FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PENCAPAIAN KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL (KKM) HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI.
DHITA YULIA NAWATI, LINGKUNGAN PENDIDIKAN DAN AKTIVITAS BELAJAR YANG MENDUKUNG PRESTASI BELAJAR SISWA (Studi di SMA Negeri 1 Bawang Banjarnegara)
LAZUARDI FAJAR NURRAKHMANSYAH, UPAYA MEWUJUDKAN NILAI-NILAI KEJUJURAN SISWA MELALUI KANTIN KEJUJURAN DI SMP NEGERI 7 SEMARANG.
NAFSUL MUTMAINAH, PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI KELAS X SMA MUHAMMADIYAH.
PRABOWO BAYU ARDI, KERIS SEBAGAI SALAH SATU SIMBOL IDENTITAS PRIYAYI JAWA DI KERATON NGAYOGYAKARTA HADININGRAT.
SINTA DYANA SANTI, PENGARUH KONDISI SOSIAL EKONOMI ORANG TUA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SOSIOLOGI SISWA KELAS XII IPS SMA N 1 KARANG TENGAH KABUPATEN.
SOVI NURHAYATI, Partisipasi Politik Masyarakat Sedulur Sikep Desa Karangrowo Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus.
MALIKA HAJAR NURU SOFWAN, PERSEPSI SISWA TERHADAP MODEL PEMBELAJARAN SEJARAH MENGGUNAKAN MEDIA FILM DOKUMENTER PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI.
SUNARDIONO, Upaya Pengembangan Objek Wisata Gonoharjo Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal.
HABIB THOYEB, KENDALA GURU DALAM MENGAJARKAN MATERI SEJARAH PERGERAKAN NASIONAL INDONESIA PADA SMP N 1 BATANG.
EKO YULI SATRIO, Motif dan Implikasi Penggunaan Situs Jejaring Sosial Facebook Pada Mahasiswa UNNES.
WISNU RAHARJO, PERAN PENYULUH PERTANIAN DALAM PENINGKATAN KINERJA USAHA TANI (STUDI KASUS TANAMAN UNGGULAN PADI DI KABUPATEN KUDUS).
EKO RUDYANTO, Pembelajaran Seni Grafis Cetak Saring pada Kelas XI IPA 5 SMA Negeri 2 Pati.
PUJI SETIANINGRUM, PEMBELAJARAN MODEL PROGRAM PADA MATA PELAJARAN IPS MATERI SEJARAH DI SMP NEGERI 1 CEPIRING.
ATMIRA SATYA MARDHIKA, PERAN ABDI DALEM DALAM MELESTARIKAN BUDAYA DI KERATON SURAKARTA HADININGRAT.
YOFI SULISTIYO, Pembelajaran Gitar Elektrik di Lilys Music School Semarang.
MOHAMAD HIZQIL MAHBUB, PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN DIKALANGAN SANTRI (Kasus di Pondok Pesantren Assaidiyyah Desa Kirig Kecamatan Mejobo Kabupaten.
DWI PURWANINGSIH, PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA CEPAT UNTUK MENEMUKAN IDE POKOK DENGAN TEKNIK SKIPPING POLA HORISONTAL SISWA KELAS X2 SMA.
ARIS SUNARDI, Pembelajaran Ansambel Musik di SMP Negeri I Cilacap.
AGIS YAYANA, MOBILITAS SOSIAL WARGA PENDATANG DI KELURAHAN KARANGJATI KECAMATAN BERGAS KABUPATEN SEMARANG.
DIAH PUTRIANA ARIFANI, Peranan BKM dalam Menumbuhkan Kemandirian Masyarakat di Bidang Pembangunan Fisik Melalui P2KP di Desa Sriwulan Kecamatan.
ERLIAN WIDYA NURSANTHI, MENINGKATKAN KONSEP DIRI MELALUI LAYANAN INFORMASI DENGAN MEDIA VISUAL PADA SISWA KELAS XI DI SMA NEGERI 1 BERGAS TAHUN.
DEWI ZULAEKAH, DAMPAK SERTIFIKASI GURU TERHADAP KUALITAS PEMBELAJARAN PADA MATA DIKLAT MENJAHIT DENGAN MESIN SISWA SMK NEGERI 6 SEMARANG.
FEBRIANA BUDHI PALUPI, BENTUK PERTUNJUKAN DAN MAKNA SIMBOLIS KESENIAN BABALU DI KABUPATEN BATANG.
PALUPI TRI WIDIASTUTI, PERANAN KEGIATAN MUSYAWARAH GURU MATA PELAJARAN (MGMP) SOSIOLOGI- ANTROPOLOGI KOTA SEMARANG DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME.
INDRI ARUM FACHRIYA, TARI TOPENG ENDEL DALAM PERKEMBANGAN DAN PELESTARIAN KESENIAN KHAS TEGAL (STUDI DI KECAMATAN DUKUHWARU KABUPATEN TEGAL)
DEWI PUJI LESTARI, PENGARUH LINGKUNGAN MASYARAKAT TERHADAP ETIKA BERBUSANA REMAJA DI DESA SENDANGREJO KECAMATAN TAYU KABUPATEN PATI.
AL KHORIYAH, PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR LEMPAR TANGKAP MENGGUNAKAN BOLA KASTI DALAM PENJASORKES MELALUI PENDEKATAN LINGKUNGAN.
URIP PRIYATUN, PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS PENGUMUMAN DENGAN METODE THINK PAIR AND SHARE MELALUI PEMANFAATAN MEDIA MASSA CETAK PADA.
DHEDY PRI HARYATNO, PETANI GARAM DI DESA KUWU KECAMATAN KRADENAN KABUPATEN GROBOGAN: SUATU KAJIAN STRATEGI ADAPTASI BUDAYA.
IKA WIJAYANTI, PENGARUH MEDIA GAMBAR TERHADAP SIKAP PROSOSIAL SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 BAWANG KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN AJARAN 2008/2009.
AWALIA FARAH DIBA LAILA, PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN NARASI DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK MENERUSKAN CERITA SISWA KELAS X SMA N 4.
ISTI RONDIYAH, Kesadaran Masyarakat dalam Membayar Pajak Bumi dan Bangunan (Studi Kasus di Desa Candi Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang.
PETIRIANA, BIMBINGAN BELAJAR REMEDIAL UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA DALAM MENGERJAKAN FAKTOR PERSEKUTUAN TERBESAR DAN KELIPATAN PERSEKUTUAN.
FITRI ARUM SASI, Penerapan Model Pembelajaran Investigasi Kelompok dan Pendekatan JAS pada Materi Interaksi Antar Makhluk Hidup dengan Menggunakan.
RIZKI YUSNIA, Upaya Sekolah Alam dalam Mensosialisasikan Nilai Sikap dan Perilaku Cinta Lingkungan Trhadap Anak (Studi Kasus di Sekolah Dasar.
FENDY DWI HARDIYANTO, FUNGSI LEMBAGA FILANTROPI POS KEADILAN PEDULI UMAT (PKPU) JAWA TENGAH DALAM MEMBANTU MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT.
PURNO PADMONOBO, SURVAI MANAJEMEN KLUB RENANG DE ZANDER KABUPATEN PURBALINGGA PADA TAHUN 2007/2008.
EKO WAHYU BUDI YANTO, OPTIMALISASI PENGGUNAAN MEDIA PETA DALAM PROSES PEMBELAJARAN IPS DI SMP N 1 BLORA, SMP N 2 BLORA, SMP N 3 CEPU KABUPATEN.
RISCHA AGUSTINA, PERSEPSI GURU IPS TENTANG KONSEP DAN PENERAPAN PEMBELAJARAN IPS TERPADU PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI KECAMATAN MEJOBO KABUPATEN.
SISKA YUNI LARASATI, Peran Serta Komite Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMA Ronggolawe Kabupaten Semarang.
SETYO RAHARJO, TINGKAT KONDISI FISIK MAHASISWA ANGGOTA UNIT KEGIATAN MAHASISWA DAYUNG UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG TAHUN 2006.
KRISTYANTO, Pembinaan Perilaku Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Pekalongan.
IIS SETYOWATI, Aktivitas Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Outdoor Study pada Mata pelajaran IPS di SMP Negeri 1 Bodeh Kabupaten Pemalang.
GILANG RAHMA PUTRA, Perlindungan Hukum Bagi Pekerja Malam Hari Dalam Bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja di PT. Waroeng Batok Industry Kabupaten.
INTAN NOVITA SARI, Komparasi Hasil Belajar Geografi Pokok Bahasan Hidrosfer Model Pembelajaran Ceramah Bervariasi dan Student Team Achievement.
SALVO EKA WIBOWO, PEMANFAATAN ELECTRONICS WORKBENCH VERSI 5.12 UNTUK MEDIA PEMBELAJARAN DI SMK JURUSAN TEKNIK PEMANFAATAN TENAGA LISTRIK.
NOVIA DWI TRANWATI, PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS CERPEN BERDASARKAN PENGALAMAN PRIBADI MELALUI MEDIA ANGKA SISWA KELAS X SMA DIAN KARTIKA.
ANI WIJIANTI, Perbandingan Penerapan Model Pembelajaran Kooperatife Tipe STAD Menggunakan Media Pembelajaran Kartu Soal Dengan Model Pembelajaran.
FARAH MEGA JANASTRI, Hambatan Mahasiswi untuk Berperan Aktif dalam Organisasi Intra Kampus (Studi Terhadap Peran Aktif Mahasiswi Anggota BEM.
SRI ROSDIANA SARI, PEMANFAATAN TENAGA KERJA ANAK PADA INDUSTRI BATIK DI KELURAHAN BUARAN KECAMATAN PEKALONGAN SELATAN KOTA PEKALONGAN (Kasus.
SRI LESTARI, Faktor-faktor yang Mempengaruhi Minat Siswa Terhadap Pemilihan Program Studi Pendidikan Kewarganegaraan Universitas Negeri Semarang.
Transcript presentasi:

MEILANI SARIPUTRI, FUNGSI MUSEUM BATIK PEKALONGAN SEBAGAI SARANA PEWARISAN BUDAYA KERAJINAN BATIK BAGI PELAJAR DI PEKALONGAN

Identitas Mahasiswa - NAMA : MEILANI SARIPUTRI - NIM : PRODI : Pendidikan Sosiologi dan Antropologi - JURUSAN : SOSIOLOGI & ANTROPOLOGI - FAKULTAS : Ilmu Sosial - cahzragibgt_r7 pada domain yahoo.com - PEMBIMBING 1 : Drs. MS. Mustofa, MA. - PEMBIMBING 2 : Kuncoro Bayu Prasetyo, S.Ant., MA. - TGL UJIAN :

Judul FUNGSI MUSEUM BATIK PEKALONGAN SEBAGAI SARANA PEWARISAN BUDAYA KERAJINAN BATIK BAGI PELAJAR DI PEKALONGAN

Abstrak Museum merupakan salah satu lembaga yang memiliki fungsi melakukan pewarisan budaya. Museum Batik seharusnya dapat menjalankan fungsinya dalam pewarisan budaya khususnya kerajinan batik bagi masyarakat. Bertolak dari pemahaman itu maka Museum Batik di Pekalongan seharusnya dapat pula berfungsi sebagai sarana pewarisan budaya kerajinan batik bagi pelajar dan masyarakat di sekitarnya. Seiring dengan pemahaman tersebut perlu di pelajari fungsi museum batik pekalongan sebagai sarana pewarisan budaya kerajinan batik bagi pelajar di Pekalongan. Permasalahan yang dipelajari adalah: 1) Bagaimana potensi Museum Batik Pekalongan sebagai sarana pewarisan budaya kerajinan batik bagi pelajar? 2) Bagaimana fungsi Museum Batik Pekalongan sebagai sarana pewarisan budaya kerajinan batik bagi pelajar di Pekalongan? 3) Apa implikasi yang muncul dengan keberadaan Museum Batik Pekalongan sebagai sarana pewarisan budaya kerajinan batik bagi pelajar? Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap, mengetahui, dan menjelaskan tentang: 1) Potensi Museum Batik Pekalongan sebagai sarana pewarisan budaya kerajinan batik bagi pelajar, 2) Fungsi Museum Batik Pekalongan sebagai sarana pewarisan budaya kerajinan batik bagi pelajar di Pekalongan, 3) Implikasi yang muncul dengan kebaradaan Museum Batik Pekalongan sebagai sarana pewarisan budaya kerajinan batik bagi pelajar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi dan wawancara. Subyek dari penelitian ini adalah pihak pengelola museum yang mengelola Museum Batik Pekalongan dan para pelajar serta guru SD serta masyarakat yang datang ke museum. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Analisis data menggunakan analisis data kualitatif Miles dan Huberman yang digabungkan dengan analisis pendekatan fungsionalisme. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) museum batik Pekalongan berpotensi menjadi sarana pembelajaran membatik bagi pelajar maupun masyarakat yang ingin mempelajari batik dan menjadi pusat informasi dan referensi beragam motif batik baik bagi pelajar, pengrajin batik maupun masyarakat yang ingin mempelajari batik. 2) Fungsi museum batik Pekalongan sebagai sarana pewaisan budaya bagi pelajar dan masyarakat diantaranya adalah melakukan fungsi pengenalan, fungsi pameran, fungsi konservasi dan fungsi pendidikan bagi pelajar dan masyarakat. 3) Keberadaan museum batik Pekalongan memunculkan beberapa implikasi antara lain menambah pengetahuan, minat, dan keterampilan membatik bagi para pelajar di Pekalongan. Simpulan penelitian ini adalah Museum Batik Pekalongan berfungsi sebagai sarana pewarisan budaya dan sarana pembelajaran batik bagi pelajar, serta bagaimana para pelajar memanfaatkan fungsi museum tersebut. Saran bagi pihak pengelola Museum Batik Pekalongan agar lebih memperhatikan perawatan koleksi kain batik yang telah dimiliki oleh museum sehingga keberadaannya dapat terus dilestarikan, dan lebih meningkatkan kerjasama dengan sekolah- sekolah di Pekalongan untuk mengenalkan batik pada siswa serta mempromosikan kunjungan ke museum pada sekolah-sekolah yang belum membawa siswa-siswinya untuk memanfaatkan dan mengikuti workshop batik di Museum Batik Pekalongan.

Kata Kunci Fungsi, Museum Batik Pekalongan, Pewarisan Budaya, Kerajinan Batik

Referensi Abdulsyani, Sosiologi Skematika, Teori, Dan Terapan. Jakarta: Bumi Aksara. Aji, Suryawan Wahyu Peran Museum Batik Pekalongan Dalam Melestarikan Kain Batik Dari Tahun Skripsi. Semarang: Fakultas Ilmu Sosial UNNES. Asmito, Sejarah Kebudayaan Indonesia. Jakarta: P2LPTK. Brata, Nugroho Trisnu PT. Freeport & Tanah Adat Kamoro Kajian Teori- Teori Antropologi. Semarang: UNNES PRESS Direktorat Jenderal Sejarah dan Purbakala Ayo Mengenal Museum. Jakarta: Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Monografi Museum Jawa & Bali. Jakarta: Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Museografia Majalah Ilmu Permuseuman. Jakarta: Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Pedoman Museum Indonesia. Jakarta: Departemen Kebudayaan dan Pariwisata. Endraswara, Suwardi Metodologi Penelitian Kebudayaan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Fathoni, Abdurrahmat Antropologi Sosial Budaya Suatu Pengantar. Jakarta: Rineka Cipta. Hariyono, M.T.P Ilmu Sosial dan Budaya Dasar. Semarang: Mutiara Wacana. Haviland, William A Antropologi jilid 1. Jakarta: Erlangga. Herimanto dan Winarno Ilmu Sosial dan Budaya Dasar. Jakarta: Bumi Aksara. Kaplan, David dan Robert A. Manners Teori Budaya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Koentjaraningrat, Sejarah Teori Antropologi I. Jakarta: UI-PRES. Maryaeni, Metode Penelitian Kebudayaan. Jakarta: Bumi Aksara. Miles, Matthew.B dan Huberman Analisis Data Kualitatif. Jakarta: UI PRESS Mustofa, Moh. Solehatul Kemiskinan Masyarakat Petani Desa di Jawa. Semarang : Unnes pers. Narwoko, J.Dwi dan Bagong Suyanto Sosiologi Teks Pengantar Dan Terapan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group. Prasetyono, Tri Peradaban Nusantara. Semarang: PT. Begawan Ilmu. Riyanto, H Jejak Museum Batik Pekalongan. Pekalongan: Humas Dan Protokol Kota Pekalongan. Sairin, Sajfri, Perubahan Sosial Masyarakat Indonesia Perspektif Antropologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Sedyawati, Edi Budaya Indonesia kajian Arkeologi, Seni dan Sejarah. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada. Sutaarga, Amir Studi Museologia. Jakarta. Proyek Pembinaan Museum. Tim Lembaga Research Kebudayaan Nasional (LRKN)- LIPI Kapita Selekta Manifestasi Budaya Indonesia. Bandung: PT. Alumni.

Terima Kasih