W A R N A 4/14/2017.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Putu Indah Ciptayani S.Kom
Advertisements

Color Image Processing
Interaksi Manusia dan Komputer - part 2 Danny Kriestanto, S.Kom., M.Eng.
Session 1 GUI (grafik user interface dan Pengenalan warna)
Mahmud Yunus, S.Kom., M.Pd., M.T.
Surface Rendering dan Warna
COLOR SPACE Achmad Basuki Politeknik Elektronika Negeri Surabaya.
Citra Berwarna.
PENGANTAR DESKTOP PUBLISHING
S1 Tekinik Informatika Disusun Oleh Dr. Lily Wulandari
Pengolahan Citra 2-Akuisisi Citra Dari berbagai sumber
Aplikasi Pengolahan Citra DETEKSI WARNA
Macam-macam Skema Warna
Representasi RGB pada Citra Digital
Operasi-operasi dasar Pengolahan Citra Digital~3
COLOR MANAGEMENT.
Pengolahan Citra Digital
Teori Warna Grafik Komputer 2.
Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota Fakultas Teknik Universitas Indonusa Esa Unggul Topik 10 Teori Warna.
Grafika Warna Dewi Octaviani S.T, M.C.s.
Citra Abu-abu, Biner, Berwarna,
Pengolahan Citra Berwarna
Metodologi Hybrid Berdasar Informasi Spasial dan Spektral Unsupervised dan Supervised Prof.Dr. Aniati Murni (R 1202) Dina Chahyati, M.Kom, (R 1226) Fakultas.
RENDERING (Warna & Pencahayaan)
Konsep dan Terminologi
IMAGE ENHANCEMENT (PERBAIKAN CITRA)
Pengolahan Citra Berwarna
Warna Tanah.
Nurul Hanifah R KDG-15.1.A Menu Pengertian Warna Spektrum Warna
WARNA.
PENGOLAHAN WARNA CITRA
Basic Design Principles
DASAR DESAIN GRAFIS.
6th Meeting Color (Warna).
Hieronimus Edhi Nugroho, M.Kom
Image Processing 1. Pendahuluan.
MODUL 9 Ekstraksi Fitur Warna
Pertemuan 3 : Persepsi Citra & Warna
EDY WINARNO fti-unisbank-smg 31 maret 2009
Warna Tanah.
BAB II. PEMBENTUKAN CITRA
Pengolahan Citra Digital
Color Image Processing
Pertemuan 24 Matakuliah : R0054/Pengantar Perancangan Arsitektur
Transformasi dan Model Warna Citra Digital
Sketsa Ide/Image Store Pertemuan 22-24
Informatics Engineering Dept
COLOR MANAGEMENT.
PENILAIAN INDERAWI II.
Teori Warna Grafik Komputer 2.
SIFAT FISIK PRODUK PERTANIAN "WARNA"
INTERFERENSI Irnin Agustina D.A., M.Pd
LATIHAN UAS EKO NURSULISTIYO.
Operasi Aritmatika dan Geometri pada citra
Informatics Engineering Dept
Nilai & Warna, Ruang, Gerakan
EDY WINARNO fti-unisbank-smg 14 April 2009
TINGKAT KEABUAN DAN WARNA CITRA
DESAIN GRAFIS IMK 2015 Laseri, S.Kom.
Pengolahan Citra Digital
PENINGKATAN KUALITAS CITRA (Image Enhancement)
Pengolahan Citra Digital
KELOMPOK 9 perpaduan warna
Dosen Pengampu Mata Kuliah : Muhammad Fauzi. M.Ds
Pengertian Pixel Pixel :
Pengolahan Citra Digital. Pembentukan Citra Citra dibagi menjadi 2 macam : 1.Citra kontinyu : adalah citra yang dihasilkan dari sistem optik yang menerima.
KONSEP DASAR CITRA DIGITAL (2) dan SISTEM PEREKAMAN CITRA
Bekerja dengan Warna.
PERSENTASE Dasar Desain Grafis Sekolah: SMK Telkom Makassar Program Keahlian : Teknologi Komunikasi Dan Informatika Kompetensi Keahlian : Teknik Komputer.
Mengenal Warna. Warna dapat didefinisikan secara obyektif/fisik sebagai sifat cahaya yang dipancarkan, atau secara subyektif/psikologis merupakan bagian.
Transcript presentasi:

W A R N A 4/14/2017

A. Dasar-Dasar Warna Warna yang diterima mata dari sebuah objek ditentukan oleh warna yang dipantulkan oleh objek tersebut. Warna sinar yang direspon oleh mata adalah sinar tampak (visible spectrum) dengan panjang gelombang berkisar antara 400 nm (biru) sampai 700 nm (merah) 4/14/2017

A. Dasar-Dasar Warna 4/14/2017

A. Dasar-Dasar Warna Sebagai contoh : suatu objek berwarna hijau karena objek tersebut memantulkan sinar hijau dengan panjang gelombang 450 sampai 490 nano meter (nm). Warna-warna yang diterima oleh mata manusia merupakan hasil kombinasi cahaya dengan panjang gelombang berbeda. 4/14/2017

A. Dasar-Dasar Warna Penelitian memperlihatkan bahwa kombinasi warna yang memberikan rentang warna yang paling lebar adalah red (R), green (G), dan blue (B) Ketiga warna di atas dinamakan warna pokok (primaries), dan sering disingkat sebagai warna dasar RGB. 4/14/2017

A. Dasar-Dasar Warna Warna-warna lain dapat diperoleh dengan mencampurkan ketiga warna pokok tersebut dengan perbandingan tertentu (meskipun tidak sepenuhnya benar, karena tidak semua kemungkinan warna dapat dihasilkan dengan kombinasi RGB saja). 4/14/2017

A. Dasar-Dasar Warna Sesuai dengan teori Young (1802) yang menyatakan bahwa sembarang warna dapat dihasilkan dari pencampuran warna-warna pokok C1, C2, dan C3 dengan persentase tertentu. Rumus umum : C = a C1 + b C2 + c C3 4/14/2017

A. Dasar-Dasar Warna Bila citra warna didigitasi, maka tiga buah filter digunakan untuk mengekstraksi intensitas warna merah, hijau, dan biru, dan bila ketiganya dikombinasikan kita akan memperoleh persepsi warna baru. 4/14/2017

B. Atribut Warna Selain RGB, warna juga dapat dimodelkan berdasarkan atribut warnanya. Setiap warna memiliki 3 buah atribut, yaitu intensity (I), hue (H), dan saturation (S) 4/14/2017

B. Atribut Warna Intensity/brigthness/luminance, atribut yang menyatakan banyaknya cahaya yang diterima oleh mata tanpa mempedulikan warna. Kisaran nilainya adalah antara gelap (hitam) dan terang (putih). 4/14/2017

B. Atribut Warna b. Hue, menyatakan warna sebenarnya, seperti merah, violet, dan kuning. Hue digunakan untuk membedakan warna-warna dan menentukan kemerahan (redness), kehijauan (greenness), dsb, dari cahaya. 4/14/2017

B. Atribut Warna c. Saturation, menyatakan tingkat kemurnian warna cahaya, yaitu mengindikasikan seberapa banyak warna putih diberikan pada warna. Sebagai contoh, warna merah adalah 100 % warna jenuh (saturated color), sedangkan warna pink adalah warna merah dengan tingkat kejenuhan sangat rendah (karena ada warna putih di dalamnya). 4/14/2017

B. Atribut Warna Jadi, jika hue menyatakan warna sebenarnya, maka saturation menyatakan seberapa dalam warna tersebut. Dalam praktek, hue dikuantisasi dengan nilai dari 0 sampai 255. 4/14/2017

B. Atribut Warna 0 menyatakan merah, lalu memutar nilai spektrum tersebut kembali lagi ke 0 untuk menyatakan merah lagi (ini dapat dipandang sebagai sudut dari 0o sampai 360o). Jika suatu warna mempunyai saturation = 0, maka warna tersebut tanpa hue, yaitu dibuat dari warna putih saja. 4/14/2017

B. Atribut Warna Jika saturation = 255, maka tidak ada warna putih yang ditambahkan pada warna tersebut. Saturation dapat digambarkan sebagai panjang garis dari titik pusat lingkaran ke titik warna. 4/14/2017

B. Atribut Warna Intensity nilainya dari gelap sampai terang (dalam praktek, gelap = 0, terang = 255). Intensity dapat digambarkan sebagai garis vertikal yang menembus pusat lingkaran. 4/14/2017

B. Atribut Warna Ketiga atribut warna (I, H, dan S) digambarkan dalam model IHS (ada juga yang menyebutnya HSV, dengan V = Value = I), seperti gambar berikut. 4/14/2017

B. Atribut Warna Terang I Biru S H Merah Hijau Gelap 4/14/2017

B. Atribut Warna Titik Warna Saturation  = hue 4/14/2017

C. Sistem Koordinat Warna CIE (Commission International de I’Eclairage) atau International lighting Committee adalah lembaga yang membakukan warna pada tahun 1931. CIE mula-mula menstandarkan panjang gelombang warna-warna pokok sebagai berikut : R : 700 nm G : 541,1 nm B : 435,8 nm 4/14/2017

C. Sistem Koordinat Warna Warna-warna lain dapat dihasilkan dengan mengkombinasikan ketiga warna pokok tersebut. Model warna yang digunakan sebagai acuan dinamakan model RGB. RGB bukan satu-satunya warna pokok yang dapat digunakan untuk menghasilkan kombinasi warna. 4/14/2017

C. Sistem Koordinat Warna Warna lain dapat juga digunakan sebagai warna pokok (misalnya C = Cyan, M = Magenta, dan Y = Yellow). Karena itu CIE mendefenisikan model warna dengan menggunakan warna-warna fiktif (yaitu warna yang secara fisik tidak dapat direalisasikan), yang dilambangkan dengan X, Y dan Z. 4/14/2017

C. Sistem Koordinat Warna Model warna tersebut dinamakan model XYZ. Warna-warna dispesifikasikan dengan jumlah relatif warna pokok fiktif. Keuntungan utama dari model ini adalah luminance dan brigthness sinyal disediakan langsung oleh Y. 4/14/2017

C. Sistem Koordinat Warna Jadi nilai Y memberikan citra greyscale dari citra berwarnanya. Kromatis (chromaticity of color) masing-masing warna pokok, menunjukkan persentase relatif suatu warna pokok di antara warna pokok lainnya pada warna yang diberikan, yang didefenisikan sebagai : 4/14/2017

C. Sistem Koordinat Warna 4/14/2017

C. Sistem Koordinat Warna Warna putih acuan dinyatakan dengan x = y = z = 1. Jlh seluruh nilai kromatis warna adalah satu : x + y + z = 1 atau z = 1 – (x + y). Jelas hanya 2 nilai x dan y yg dibutuhkan untuk menspesifikasikan kromatisitas warna, karena jika x dan y diketahui, z dapat dihitung dengan persamaan di atas. 4/14/2017

CIE Colorspace CIE (Commision Internationale d’Eclairage) mendefinisikan spektrum warna seperti gambar berikut: 8

D. Model Warna CMY dan CMYK Warna cyan (C), magenta (M), dan yellow (Y) adalah warna komplementer terhadap red, green dan blue. Dua buah warna disebut komplementer jika dicampur dengan perbandingan yang tepat menghasilkan putih, Misalnya magenta dicampur green, karena itu magenta adalah komplemen dari green. 4/14/2017

D. Model Warna CMY dan CMYK Model CMY dapat diperoleh dari model RGB dengan perhitungan sbb : C = 1 – R M = 1 – G Y = 1 – B 4/14/2017

D. Model Warna CMY dan CMYK Model CMY dapat digunakan untuk mencetak citra berwarna, tetapi karena ketidak sempurnaan tinta, model CMY tidak dapat menghasilkan warna hitam dengan baik. Karena itu model CMY disempurnakan menjadi model CMYK, yang dalam hal ini K menyatakan warna keempat. 4/14/2017

D. Model Warna CMY dan CMYK Dengan perhitungan sbb : K = min (C, M, Y) C = C – K M = M – K Y = Y – K 4/14/2017

E. Tranformasi Warna RGB ke IHS Meskipun basis RGB bagus untuk menampilkan informasi warna, tetapi ia tidak cocok untuk beberapa aplikasi pemrosesan citra. Pada aplikasi pengenalan objek, lebih mudah mengindentifikasi objek dengan perbedaan hue-nya. 4/14/2017

E. Tranformasi Warna RGB ke IHS Caranya dengan memberikan nilai ambang pada rentang nilai-nilai hue (panjang gelombang spektrum) yang melingkupi objek. Masalahnya, bagaimana melakukan pengambangan pada ruang warna RGB dan rumus untuk mengapliksikannya. 4/14/2017

E. Tranformasi Warna RGB ke IHS Masalah ini lebih mudah dipecahkan bila nilai RGB dikonversi ke nilai intensity (I), hue (H) dan saturation (S). Model warna IHS merepresentasikan warna dalam terminologi intensity, hue, dan saturation. Dari diagram kromatisitas, buatlah segitiga yang menghubungkan warna pokok red, green, blue. 4/14/2017

E. Tranformasi Warna RGB ke IHS 4/14/2017

E. Tranformasi Warna RGB ke IHS Titik-titik pada segitiga menyatakan warna yang dihasilkan dari pencampuran warna titik sudut, sedangkan titik-titik di dalam segitiga menyatakan warna yang dapat dihasilkan dengan mengkombinasikan tiga warna titik sudut. Titik tengah segitiga menyatakan warna putih, yaitu pencampuran warna pokok dengan fraksi yang sama. 4/14/2017

E. Tranformasi Warna RGB ke IHS Komponen RGB dari citra berwarna dapat dikonversikan ke model HIS. Dengan mengasumsikan komponen RGB telah dinormalisasikan ke 1, maka I dihitung dengan rumus : I = 1/3 (R + G + B) Persamaan di atas sering digunakan untuk mengubah citra berwarna menjadi citra skala abu. 4/14/2017

E. Tranformasi Warna RGB ke IHS H dihitung dengan rumus : Nilai S dihitung dengan rumus : 4/14/2017

Bagaimana Warna Dinyatakan Warna dinyatakan dalam komponen RGB (red, green, blue), CMYK (cyan, magenta, yellow, black), HSV, HLS atau YIQ. Mengubah RGB ke CMYK: C = 1 - R M = 1 - G Y = 1 - B K = min(C,M,Y) C’ = C - K M’ = M - K Y’ = Y - K RGB color cube 7