Finite Automata I (FA) Pertemuan 23:

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Pertemuan 7 FINITE AUTOMATA DENGAN OUTPUT
Advertisements

Fradika Indrawan,S.T – UAD – Pert I
Pertemuan 11 PUSH DOWN AUTOMATA (PDA)
Oleh: BAGUS ADHI KUSUMA, ST
Pengantar Teknik Kompilasi
CS1023 Pemrograman Komputer
Pertemuan 4 Non Deterministic Finite Automaton (NFA)
Pertemuan 2 Konsep dalam Teori Otomata dan Pembuktian Formal
Pengantar Matematika Diskrit
Pengantar Matematika Diskrit
KONSEP DASAR TEORI BAHASA DAN OTOMATA
Teori Bahasa & OTOMATA.
Pertemuan 3 Finite Automata
PUSH DOWN AUTOMATA & MESIN TURING
PUSHDOWN AUTOMATA & TURING MACHINE
Kuliah 2 : Analisis Leksikal
TEORI BAHASA DAN AUTOMATA
Structure Data - Array Pertemuan 7 Matakuliah: T0456 / Algoritma dan Metode Object Oriented Programming Tahun: 2007.
ALGORITMA Matakuliah : T0974 / Algoritma dan Metode Object Oriented Programming I Tahun : 2008 Versi : 1/0.
PENDAHULUAN.
BAB XIV MESIN TURING.
Matematika Komputasi.
Teori Matematika terhadap materi teori bahasa dan automata
Pertemuan 3 FINITE AUTOMATA
PUSH DOWN AUTOMATA.
PUSH DOWN AUTOMATA ( PDA )
Teori Bahasa & OTOMATA.
Mata kuliah :K0144/ Matematika Diskrit Tahun :2008 Fuzzy Logic
Pertemuan 2 REGULAR EXPRESSION (RE)
Bina Nusantara Analisis Aljabar Boole (Off Class) Pertemuan 14 : Mata kuliah : K0144/ Matematika Diskrit Tahun: 2008.
Apakah Matematika Diskrit itu?
1 Pertemuan 7 FINITE AUTOMATA DENGAN OUTPUT Matakuliah: T0162/Teori Bahasa dan Automata Tahun: 2005 Versi: 1/0.
4. Undecidabality (Bagian 1)
Pengantar IF2091 Struktur Diskrit
Teori-Bahasa-dan-Otomata
Diagram dan Tabel Transisi
Teori Bahasa Otomata D. Sinaga, M.Kom.
Firrar Utdirartatmo:Teori Bahasa dan Otomata JJ Learning Yogyakarta,
TEORI GRAF DAN OTOMATA Pendahuluan Bagus Adhi Kusuma, S.T., M.Eng.
TEORI BAHASA DAN AUTOMATA TATA BAHASA LEVEL BAHASA
2. Review Teori Bahasa Formal dan Otomata
PENDAHULUAN.
OTOMATA DAN TEORI BAHASA 1
Pertemuan 11 PUSH DOWN AUTOMATA (PDA)
Pengantar Matematika Komputer
Pertemuan 1 Teori Bahasa dan Automata
Pertemuan 6 KONVERSI NFA MENJADI DFA Lanjutan..
Pengantar Teknik Kompilasi
Finite State Automata ♦ model matematika yang dapat menerima input dan mengeluarkan output ♦ Memiliki state yang berhingga banyaknya dan dapat berpindah.
Matematika Diskrit.
Pertemuan 18 Optimalisasi Kode dan Mewarnai Graph I
Mesin Turing.
Pengantar A Matematika Diskrit
Pengantar Teknik Kompilasi
JENIS-JENIS DATA Denny Agustiawan, M.pd
Pertemuan 4 Non Deterministic Finite Automaton (NFA)
Pengantar Teknik Kompilasi
Pengantar Struktur Diskrit
Pengantar Matematika Diskrit
Pengantar Teknik Kompilasi
Kuis 1 Tekom MDS 9 September 2015.
Pengantar Matematika Diskrit
Pengantar Matematika Diskrit
Tinjauan Instruksional Khusus:Mahasiswa akan dapat menjelaskan cara kerja Deterministic Finite Automata (DFA),Non-Deterministic Finite Automata (NDFA),Non.
Pengantar IF2091 Struktur Diskrit
Pengantar Teknik Kompilasi
Pengantar Matematika Diskrit
Pengantar Teknik Kompilasi
Grammar dan Bahasa Automata
Pengantar Teknik Kompilasi
Transcript presentasi:

Finite Automata I (FA) Pertemuan 23: Mata kuliah :K0144/ Matematika Diskrit Tahun :2008 Finite Automata I (FA) Pertemuan 23: Bina Nusantara

Learning Outcomes Mahasiswa dpt membandingkan berbagai bentuk algoritma FA untuk suatu ekspresi/Syntax program agar dapat dianalisis diterima/ditolak.. Bina Nusantara

Outline Materi: Algoritma Cheking Recoqnizer String, syntax & semantics Operasi String Aplikasi string Language.. Bina Nusantara

Pengertian Mathematical machines adalah model-model komputasi yang ditulis secara matematis dan merupakan dasar dari komputer modern yang berfungsi untuk menganalisis jalannya (execute) program serta merupakan model komputasi yang berfungsi sebagai acceptor (recognizer) dan transduser. Bina Nusantara

Klasifikasi Math.Machine Secara umum mathematical machines dapat diklasifikasikan dalam beberapa jenis, yaitu : - Finite Automata (FA) - Push-down Automata (PDA) - Turing Machine (TM) Bina Nusantara

Algoritma Cheking Ilustrasi model matematis (Finite Automata) untuk parity checking: Untuk memahami model matematis (finite automata) diberikan satu ilustrasi untuk parity checking, seperti berikut ini. Perhatikan masalah parity checking berikut : Jika rangkaian bit-bit diatas dianggap sebagai suatu string, bagaimana menggambarkan Finite Automata untuk memeriksa kebenaran string tersebut ? Bina Nusantara

Algoritma OddParity begin odd := false; for I := 1 to 9 do if frame [I] = 1 then if odd then odd := false else odd := true fi fi; od; parity := odd end. Bina Nusantara

Jika algoritma diatas diperhatikan maka ada dua situasi (state) yaitu pertama, ketika jumlah bit ‘1’ genap; kedua, ketika jumlah bit ‘1’ ganjil. Ketika ‘0’ dilalui maka state tidak berubah; akan tetapi ketika dijumpai ‘1’, maka state akan berubah. Bina Nusantara

Recognizer Untuk mengerti tentang finite automata, berikut ini diberikan satu contoh finite autumata untuk menggambarkan parity checking (Recognizer). Bina Nusantara

Semantics : FA digambarkan dalam bentuk graph berarah (direct graph) Dalam FA diatas, checking dimulai dari state even (genap); proses berakhir (dengan kebenaran) jika berakhir pada state odd (ganjil) - Periksa kebenaran string-string be-rikut : 010100110  (salah / rejected) 100011110  (benar / accepted) 001111001  (benar / accepted) Bina Nusantara

String : String adalah sesuatu deretan/sekuen dari karakter-karakter (definisi informal). Demikian juga string digunakan untuk membangun Building block dari bahasa pemrograman String dalam bahasa programming dibentuk dari karakter-karakter ASCII atau EBCDIC (untuk mesin-mesin tertentu). Dalam bahasa programming, string dapat berupa variable-names, bilangan, reserved words, dsb. Bina Nusantara

String ; (2) String adalah sekuen terbatas dari elemen-elemen  . Himpunan seluruh String yang dibentuk dari , dinotasikan * Contoh : Bahasa Indonesia terdiri dari kata-kata. Kata-kata dalam bahasa Indonesia adalah string-string yang dibentuk dari alphabet {a,b,c,...,spasi,-,’} Contoh string : aku, kamu, mengapa, dsb Bina Nusantara

Syntax & Semantics : Syntax suatu bahasa adalah aturan yang menentukan apakah suatu string merupakan bagian dari bahasa yang didefinisikan. Semantics suatu bahasa adalah aturan yang menterjemahkan arti dari suatu string. Bina Nusantara

Operasi string : Operasi string terdiri dari dua, yaitu : - Concatenation dan Substring Concatenation dua buah string A dan B, yang dinotasikan AB, adalah sekuen yang terdiri dari sekuen A yang diikuti dengan sekuen B. Contoh : Misalkan string A adalah ‘protes’ dan string B adalah ‘keras’, maka string AB adalah ‘proteskeras’ dan string BA adalah ‘kerasprotes’. Perhatikan bahwa operasi concatenation tidak bersifat komutatif. Bina Nusantara

Operasi string : (2) ‘abcd’ adalah substring dari ‘cdabcdcdxy’ A dikatakan sebagai substring dari B bila seluruh sekuen simbol-simbol di A sbgi subsekuen di B Contoh : ‘abcd’ adalah substring dari ‘cdabcdcdxy’ ‘xyab’ adalah bukan substring dari ‘cdabcdcdxy’ Panjang string A, dinotasikan  (A), adalah jumlah simbol pada string A. Suatu string yang panjangnya 0 disebut string kosong Contoh :  (‘protes’) = 6  (‘keras’) = 5.. Bina Nusantara

FA sebagai Model Komputasi Finite Automata merupakan model komputasi paling sederhana yang menggambarkan bagaimana fungsi komputer dalam menjalankan program Ide dasar dari Finite Automata adalah bahwa komputer merupakan finite structure dimana informasi diproses dalam bentuk string Penggambaran FA : Finite Automata dapat digambarkan dengan beberapa cara, yaitu : Dengan Graph Berarah Dengan Notasi Formal 5-tuple Dengan Tabel State.. Bina Nusantara

Terima kasih, Semoga berhasil Bina Nusantara