PLANOLOGI TKS 217 Probo Hardini. RENCANA PERKULIAHAN Jumlah Pertemuan: 16 kali tatap muka Tim Teaching: Probo Hardini Ir. Hizom, MM Hadi Iswanto, S.T.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
STUDI KELAYAKAN BISNIS
Advertisements

Perancangan Sistem Informasi Terstruktur (3 SKS)
Perancangan Sistem Informasi (2 SKS)
Perencanaan Kota Minggu 8.
Pandangan Tentang Tantangan Penataan Ruang Kedepan
Program S2 Infrastruktur Teknik Sipil
ANALISIS DAN PERANCANGAN PERUSAHAAN
Stereokimia Pendahuluan.
I. Tujuan Instruksional Umum (TIU) Diharapkan mahasiswa mempunyai: 1
KOORDINASI DALAM PERENCANAAN RUANG
PENGANTAR TEKNIK INDUSTRI
Analisis dan Perancangan Sistem Kerja (3 SKS)
Silabus Riset Operasi Bobot: 4 SKS.
GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN
KECAKAPAN ANTAR PERSONAL
PERENCANAAN WILAYAH REGIONAL PLANNING
RPKPS Manajemen Industri.
Advertising Research Halomoan Harahap.
Perencanaan Tata Guna Lahan
PERENCANAAN PROYEK DAN INDUSTRI
Kontrak Kuliah Komunikasi Data
MORFOLOGI DAN STRUKTUR RUANG KOTA
IKI Teknik Perangkat Lunak Introduction. 2 Perangkat Kuliah Pengasuh: Eko K. Boediardjo R. Indra Budi
Tetty Harahap ST. M. Eng Universitas Indo Global Mandiri 2017
PERENCANAAN TRANSPORTASI
PENGENALAN TELEKOMUNIKASI
PENDAHULUAN MATEMATIKA EKONOMI.
SILABUS MANAJEMEN PEMASARAN
Silabus Fauziyah, S.E., M.Si.
Dosen : Bethani Suryawardani, SE., MM.
Materi Kuliah – [0]: SPK Kontrak Belajar SPK.
PENGEMBANGAN KURIKULUM, SILABUS DAN RENCANA PELAKSANAAN PERKULIAHAN
TATA GUNA DAN PENGEMBANGAN LAHAN
PENGEMBANGAN KURIKULUM, SILABUS DAN RENCANA PELAKSANAAN PERKULIAHAN
STRUKTUR KOTA DAN SISTEM KOTA
D3 Manajemen Administrasi Semester V 3 SKS
Proses Perencanaan Wilayah dan Kota
Manajemen Keuangan ( 4 September 2017 sd 5 Januari 2018 )
TATA GUNA DAN PENGEMBANGAN LAHAN
Tatap Muka 1.a. SAP Anna.Keprib
Inisialisasi Basis Data
Pengantar Praktikum Rekayasa Perangkat Lunak
Aljabar Linier dan Matriks
ANALISIS LOKASI DAN POLA KERUANGAN
Tujuan Mata Kuliah PIP Tujuan Mata kuliah:
SILABUS KEBIJAKAN DAN PERENCANAAN SOSIAL
Algoritma dan Pemrograman
PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN PRODUKSI
RENCANA PEMBELAJARAN MATEMATIKA EKONOMI
ANALISIS LOKASI DAN POLA KERUANGAN
Pengantar Mata kuliah Geografi Politik
MATERI DAN ATURAN PERKULIAHAN
TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM
1. PENGANTAR DAN PENJELASAN MATERI PERKULIAHAN
Aljabar Linier dan Matriks
MATERI MK PLANOGI PERTEMUAN KE-10
Sistem Basis Data STMIK – AUB Surakarta.
Silabus dan sap ekonomi manajerial
Materi EKMA4568 PEMASARAN JASA
TEKNIK EVALUASI PERENCANAAN
Analisis dan Perancangan Sistem Kerja (3 SKS)
MATA KULIAH SISTEM BASIS DATA
Pendidikan Matematika FKIP UNS
PELUANG PROFESI AHLI PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA
Are you ready?.
Penggunaan GIS dalam berbagai Aplikasi. Gis Banyak dimanfaatkan oleh : Perencana Tata Guna lahan ( Ilmu Tanah ) Arsitektur Lanskap Ahli-ahli Teknik Sipil.
PENGANTAR ILMU EKONOMI
ANALISIS LOKASI DAN POLA KERUANGAN
Silabus Riset Operasi Bobot: 4 SKS.
Transcript presentasi:

PLANOLOGI TKS 217 Probo Hardini

RENCANA PERKULIAHAN Jumlah Pertemuan: 16 kali tatap muka Tim Teaching: Probo Hardini Ir. Hizom, MM Hadi Iswanto, S.T. Penilaian: 1. UTS 2. UAS 3. Tugas 4. Quis Kompetensi: Mahasiswa mampu menerapkan konsep planologi dalam bidang ketekniksipilan untuk menunjang pengembangan wilayah

Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian planologi Mahasiswa mampu menjelaskan konsep- konsep perencanaan dalam planologi Mahasiswa mampu menjelaskan jenis-jenis perencanaan dalam lingkup planologi Mahasiswa mampu menjelaskan konsep-konsep perancangan kota Mahasiswa mampu menjelaskan dinamika yang terjadi dalam bidang planologi Mahasiswa mampu membandingkan konsep dan implementasi planologi dlm pengembangan kota Mahasiswa mampu menerapkan konsep planologi dalam bidang ketekniksipilan untuk menunjang pengembangan wilayah Mahasiswa mampu menjelaskan konsep-konsep perencanaan wilayah PETA KOMPETENSI

MATERI PEMBELAJARAN 1. Pengertian Planologi : Lingkup Planologi dan Perkembangan Perkotaan 1.1. Lingkup dan Definisi Planologi 1.2. Definisi Ruang, Kawasan, Kota, dan Wilayah 1.3. Keterkaitan antara Kawasan, Kota, dan Wilayah 1.4. Perkembangan Kota 2. Konsep-Konsep Perencanaan dalam Planologi 2.1. Definisi dan Fungsi Perencanaan 2.2. Pendekatan Perencanaan 2.3. Tipologi Perencanaan 2.4. Proses Perencanaan 3. Jenis-Jenis Perencanaan 3.1. Hirarki dan Produk Perencanaan Tata Ruang 3.2. Perencanaan Transportasi (Transport Planning) 3.3. Perencanaan Tata Guna Lahan (Land Use Planning) 3.4. Perencanaan Infrastruktur (Infrastructure Planning) 3.5. Perencanaan Menyeluruh (Comprehensive Planning)

4. Perencanaan Wilayah 4.1. Pengertian dan Kebutuhan Perencanaan Wilayah 4.2. Proses Pengembangan Wilayah 4.3. Pertumbuhan Wilayah dan Model Pertumbuhan Wilayah 4.4. Peran Kota dalam Pertumbuhan Wilayah 5. Perancangan Kota 5.1. Definisi dan Lingkup Perancangan Kota 5.2. Elemen-Elemen Perancangan Kota 5.3. Koefisien Dasar Bangunan 5.4. Koefisien Lantai Bangunan 6. Koordinasi dalam Perencanaan Tata Ruang 6.1. Analisis Kebijakan 6.2. Koordinasi di dalam Perencanaan 7. Dinamika Planologi

Rencana Materi Per Tatap Muka Pertemuan Ke-Materi 1 Kontrak Pembelajaran Pendahuluan 21. Lingkup Planologi & Perkembangan Perkotaan 1.1. Lingkup dan Definisi Planologi 1.2. Definisi Ruang, Kawasan, Kota, dan Wilayah 1.3. Keterkaitan Kawasan, Kota, dan Wilayah 31. Lingkup Planologi & Perkembangan Perkotaan 1.4. Perkembangan Kota 42. Konsep-Konsep Perencanaan dalam Planologi 2.1. Definisi dan Fungsi Perencanaan 2.2. Pendekatan Perencanaan 52. Konsep-Konsep Perencanaan dalam Planologi 2.3. Tipologi Perencanaan 2.4. Proses Perencanaan 63. Jenis-Jenis Perencanaan 3.1. Hirarki dan Produk Perencanaan Tata Ruang 3.2. Perencanaan Transportasi (Transport Planning) 73. Jenis-Jenis Perencanaan 3.3. Perencanaan Tata Guna Lahan (Land Use Planning)

83. Jenis-Jenis Perencanaan 3.4. Perencanaan Infrastruktur (Infrastructure Planning) 93. Jenis-Jenis Perencanaan 3.5. Perencanaan Menyeluruh (Comprehensive Planning) 104. Perencanaan Wilayah 4.1. Pengertian dan Kebutuhan Perencanaan Wilayah 4.2. Proses Pengembangan Wilayah 114. Perencanaan Wilayah 4.3. Pertumbuhan Wilayah dan Model Pertumbuhan Wilayah 4.4. Peran Kota dalam Pertumbuhan Wilayah 124. Perencanaan Wilayah 4.5. Hirarki dan Sistem Kota 135. Perancangan Kota 5.1. Definisi dan Lingkup Perancangan Kota 5.2. Elemen-Elemen Perancangan Kota 145. Perancangan Kota 5.3. Koefisien Dasar Bangunan 5.4. Koefisien Lantai Bangunan 156. Koordinasi dalam Perencanaan Tata Ruang 6.1. Analisis Kebijakan 6.2. Koordinasi di dalam Perencanaan 16Dinamika Planologi

Literatur Catanese, Anthony J. & Snider, James C., 1989, Urban Planning. Second Edition, Mc Graw Hill Inc. Daldjoeni, N., 1992, Geografi Baru, Organisasi Keruangan dalam Praktek dan Teori, Penerbit Alumni, Bandung. Djojodipuro, Marsudi, 1989, Teori Lokasi, Lembaga Penerbit FE UI, Jakarta. Gallion, Arthur B. & Eisner, Simon, 1986, The Urban Pattern: City Planning and Design. Fifth Edition, Van Nostrand Company. Glasson, Jhon, 1974, An Intriduction to Regional Planning, Hutchinson, London. Hoover, Edgard M., 1989, Regional Economic Levi, Jhon M., 1986, Contemporary Urban Planning, Prentice Hall, New Jersey. Nas, Peter J.M., 1986, The Indonesian City: Studies in Urban Development & Planning, Foris Publication, Cinnaminson. Patton, Carl V., & Sawicki, David S., 1986, Basic Method of Policy Analysis & Planning, Prentice Hall, New Jersey. Shirvani, Hamid, 1985, Urban Design Proccess, Van Nostrand Company Inc. Susilo, Nining I., 1999, Ekonomi, Perencanaan, dan Manajemen Kota, Lembaga Penerbit FEUI, Jakarta. Tim Penyusun P2KTW-BPPT, 2002, Pedoman Pengembangan Sistem Transportasi Perkotaan, BPPT, Jakarta. Tim Penyusun P2KTW-BPPT, 2002, Pedoman Perancangan Kota, BPPT, Jakarta. Tim Penyusun P2KTW-BPPT, 2002, Pedoman Perencanaan Kota, BPPT, Jakarta. Watson, Donald et all, 2001, Time Saver Standar for Urban Design, Mc Graw Hill.